Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Tingkat Bahaya Erosi Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Pada SubDAS Ngasinan Kabupaten Trenggalek Jawa Timur Handoko, Shubhananda Aulia; Andawayanti, Ussy; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.083

Abstract

Perubahan fungsi tata guna lahan pada subDAS Ngasinan merupakan penyebab utama terjadinya banjir serta longsor pada beberapa daerah ketika hujan besar menerjang. Perubahan tata guna lahan menimbulkan erosi yang diakibatkan limpasan pada daerah tersebut meningkat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui besar laju erosi, kondisi tingkat bahaya erosi, dan memberikan saran berupa arahan konservasi lahan yang sesuai dengan kondisi subDAS Ngasinan. Analisa dilakukan menggunakan aplikasi ArcGIS dengan pendekata model ArcSWAT. Pemodelan aplikasi ArcSWAT menggunakan metode MUSLE untuk mendapatkan nilai erosi, sedimen, hingga limpasan. Hasil analisa pemodelan didapatkan nilai rerata laju erosi sebesar 34, 796 ton/ha/tahun atau 2,899 mm/tahun serta rerata sedimen 24,322 ton/ha/tahun. Berdasarkan hasil tersebut didapatkan nilai IBE Rendah (Potensial Kritis) 30 Ha, IBE Sedang (Semi Kritis) 18722 Ha, dan IBE Tinggi (Kritis) 37270 Ha. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kondisi DAS Ngasinan memerlukan sebuah arahan konservasi. Usaha konservasi yang akan dilakukan menggunakan metode vegetatif sesuai dengan arahan Balai Rehabilitasi dan Konservasi Tanah (BRLKT).
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) DALAM PERENCANAAN DIMENSI SALURAN DRAINASE DI UB FOREST SUMBERSARI Listyana, Kurnia Ulfi; Dermawan, Very; Cahya, Evi Nur
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v20i1.862

Abstract

 UB Forest Sumbersari is a forest for multidisciplinary research and development in Brawijaya University. In order to improve and reducing the environmental damage around the road due to water flow, the planned drainage system by implementing BIM. BIM has a major role in coordinating and integrating information exchange and knowledge between various disciplines and phases in the project implementation. In this study, the Autodesk Civil 3D and Autodesk Storm and Sanitary Analysis (SSA) are employed as a BIM platform. Autodesk Civil 3D is the latest version of AutoCAD Land Desktop development that has used the dynamic modeling concept. Autodesk Civil 3D helps facilitate in case of design changes as well as in the calculating of job volume such as the volume of cut and fill of the soil and volume of required materials in drainage channel planning. While SSA facilities plan on hydraulics such as flow depth, maximum velocity, channel slope, and channel dimensions. Based on the result of the SSA analysis, the dimensions of drainage channel are 30 cm x 30 cm, 50 cm x 50 xm, 65 cm x 65 cm, and 80 cm x 80 cm. And generated volume of cut equals to 3148,02 m3, while the volume of fill equals to  296,93 m3, with total required volume of gravel reaches 444,8 m3. Keywords:   drainage, Building Information Modeling, Autodesk Civil 3D, Storm and Sanitary Analysis,  UB Forest Sumbersari
Analisis Sebaran Genangan Banjir Pada Muara DAS Lamong Dengan Menggunakan Program SFINCS (Super-Fast Inundation of Coasts) Adilah, Ahmad Daffa; Dermawan, Very; Sajali, M Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.49

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Lamong yang berada pada Jawa Timur memiliki potensi terhadap bahaya banjir yang disebabkan oleh kenaikan permukaan air laut serta tingginya volume presipitasi. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui risiko banjir gabungan atau compound flooding pada wiliyah hilir DAS Lamong, yang diketahui bahwa wilayah pesisir merupakan daerah dataran rendah dan memiliki potensi terhadap genangan. Pemodelan banjir pada studi ini didasarkan pada analisis frekuensi dengan menghitung Debit banjir rancangan dianalisis menggunakan pendekatan hidrograf satuan sintesis, sedangkan simulasi banjir akibat curah hujan memanfaatkan intensitas hujan hasil analisis frekuensi. Adapun untuk memodelkan gelombang laut digunakan data pasang surut. Pemodelan studi ini menggunakan model SFINCS (Super-Fast INundation of CoastS) serta dapat membantu untuk memodelkan genangan yang disebabkan oleh sungai, hujan, ataupun genangan yang disebabkan gelombang laut sekaligus (compound flooding). Berbagai upaya mitigasi struktural dilakukan, seperti normalisasi sungai, pembangunan tanggul, serta tanggul laut, turut dianalisis guna mengurangi risiko banjir yang ditimbulkan. Studi ini memberikan dukungan bagi pengelolaan risiko banjir pada DAS Lamong serta berperan dalam penguat strategi dan mitigasi dari dampak perubahan iklim di wilayah sungai dan pesisir yang rentan di Indonesia.
Analisis Sebaran Genangan Banjir Pada Muara DAS Welang Dengan Menggunakan Program SFINCS (Super-Fast Inundation of Coasts) Vareza, Ervisto Thama; Dermawan, Very; Sajali, M Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.51

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang di Jawa Timur semakin rentan terhadap banjir akibat curah hujan ekstrem dan kenaikan muka air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran genangan compound flooding, yaitu banjir yang terjadi akibat kombinasi faktor fluvial, pluvial, dan pasang surut laut, menggunakan model numerik SFINCS (Super-Fast INundation of CoastS). Metodologi penelitian meliputi analisis hidrologi berupa uji kualitas data, analisis frekuensi curah hujan dan debit sungai, serta penentuan intensitas hujan jam-jaman. Kondisi batas laut dimodelkan menggunakan data pasang surut ekstrem untuk menggambarkan pengaruh kenaikan muka air laut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa skenario compound flooding menghasilkan luas dan kedalaman genangan yang lebih besar dibandingkan skenario tunggal. Selain itu, penerapan upaya mitigasi seperti normalisasi alur sungai, pembangunan tanggul sungai, dan tanggul laut terbukti mampu mengurangi area terdampak secara signifikan. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan mitigasi banjir dan adaptasi perubahan iklim di wilayah pesisir dan DAS Welang.
FLOW MODELING IN SIDE CHANNEL SPILLWAYS USING THEORETICAL AND NUMERICAL METHODS BASED ON COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Dhitaisma, Elsya; Dermawan, Very; Sisinggih, Dian
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The spillway is a critical structure in dam projects. Failure to manage extreme flood events, like the Probable Maximum Flood (QPMF), may cause overtopping and dam failure. This study examines the hydraulic characteristics of the Surumana Dam's side channel spillway in Central Sulawesi, Indonesia, using Computational Fluid Dynamics (CFD) through ANSYS FLUENT. Initial calibration is based on water surface elevation above the spillway, with a relative error below 5%, confirming the model's accuracy. For Q₁₀₀th, the flow corresponds to free flow, while for QPMF, it exhibits submerged flow, with no cavitation. The overall model performance is evaluated using the Brier-Skill Score (BSS), with scores of 0.812 for Q₁₀₀th (excellent) and 0.795 for QPMF (good) for water surface elevation. Similarly, flow velocity BSS scores are 0.923 for Q₁₀₀th and 0.823 for QPMF, both rated excellent. These results demonstrate that the CFD model reliably represents hydraulic behavior under various flow conditions.
Studi Optimasi Alokasi Air Pada Daerah Irigasi Bilokka Kecamatan Panca Lautang Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan Menggunakan Program Linear Mabrur, Moh. Ali; Wahyuni, Sri; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.15

Abstract

Irigasi Bendung Bilokka yang terletak di Kecamatan Panca Lautang Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki luasan potensial sawah ± 1005 Ha. Salah satu cara untuk mengatasi masalah distribusi air ialah dengan memaksimalkan produktivitas dan manfaat pertanian yang salah satunya dapat diatasi dengan salah satunya teknik optimasi. Optimasi bertujuan untuk mengoptimalkan laju pemanfaatan air irigasi agar menghasilkan manfaat yang maksimal dan penyaluran irigasi lebih efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Mathematical Programming (MP) dari Riset Operasi yang merupakan program linier dengan dukungan program QM for Windows 4. Dari hasil teknik optimasi dengan bantuan program POM-QM For Wndows 4 maka untuk keuntungan eksisting awal tanam desember II sebesar Rp. 21.806.950.000,00 diperoleh luas tanam 1005 Ha pada MT I 1005 Ha dan MT II 873,5 Ha dengan intensitas tanam selama satu tahun sebesar 187%, sedangkan keuntungan yang didapat dari hasil simulasi debit yang terkecil terpilihlah alternatif 3 awal tanam desember III sebesar Rp. 23.334.010.000,00 diperoleh luas tanam 1005 pada MT I 1005 Ha dan MT II 1005 Hadengan intensitas tanam selama satu tahun sebesar 200%.
Studi Perencanaan Embung Lapangan Jegreg Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur Al Huda, Reja Palevi; Asmaranto, Runi; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.14

Abstract

The problem in dry season is about water availability, while during wet season there are often several puddles in an area in Jegreg Village in Nganjuk Regency. This is due to the increasing need of the population which is not in line with the development of water supply facilities and infrastructure. In this study, the authors make an analysis related to this problem, by planning a reservoir that can be used to accommodate water during the rainy season so that can be used to reduce floods.Based on the analysis, the dead storage volume (Sediment) are 9,49 m3,  and the effective storage volume are 68,96 m3and then the total storage volume are  78,45 m3 . The height of ponds is 3 meters , with the spillway type is side channel spillway with 0,5 meter of  height. In elevation +40,50 the width of spillway are 17,15 meters. In stability analysis, the analysis used in the slope stability of the reservoir is the Bishop method with  Geostudio2012 application and from the results of the analysis, the safety number meets the requirements. For the analysis of spillway safety against shear and rolling forces, in normal, flood condition, and earthquakes condition, the safety figures meet the requirement.
Studi Eksperimen Kehilangan Energi Pada Sistem Pelimpah Dengan Kemiringan 1 : 1 Akibat Penurunan Dasar Kolam Olak Noverdo, Rolanda; Dermawan, Very; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.20

Abstract

The structural integrity of a structure in a construction is very important. In a weir, an energy dissipator is an important part in the spillway system which is useful for reducing the energy that occurs due to hydraulic jump affected by high flow velocity. High flow velocity produces high energy with a large destructive force causes scouring at the bottom of the channel and results in disruption of the structural integrity of the weir. To keep the hydraulic jump close to the spillway and stilling basin, it is necessary to lower the base of stilling basin. This study aims to determine the hydraulic condition of lowering the base of stilling basin and to determine the condition of energy dissipation of lowering the base of stilling basin. This study is useful as an alternative for designing and planning energy dissipator in the spillway system. To determine the efficiency of energy dissipation, experiment was carried out by conducting several alternatives, Original Series, Series I, Series II, Series III, Series IV, Series V and with several discharge flow experiments. Series V is the most efficient of energy dissipation among all experimental alternatives. Keutuhan struktur bangunan pada suatu konstruksi adalah hal yang sangat penting. Pada bendung, peredam energi merupakan bangunan penting pada sistem pelimpah yang berguna untuk meredam energi yang terjadi akibat loncatan air yang dipengaruhi oleh kecepatan aliran yang tinggi. Kecepatan aliran yang tinggi menghasilkan energi yang tinggi dengan daya rusak yang besar yang menyebabkan penggerusan pada dasar kolam olak dan mengakibatkan terganggunya keutuhan struktur bangunan bendung. Untuk menjaga agar  loncatan air tetap dekat dengan sistem pelimpah dan kolam olak, maka perlu dilakukan penurunan dasar kolam olak. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi aliran sebelum dan sesudah penurunan dasar kolam olak dan untuk mengetahui kondisi peredaman energi sebelum dan sesudah penurunan dasar kolam olak. Studi ini bermanfaat sebagai alternatif perencanaan dan pemilihan peredam energi pada sistem pelimpah bendung. Dalam upaya mendapatkan nilai efisiensi peredaman energi terbaik, penelitian dilakukan dengan melakukan beberapa alternatif penelitian, mulai dari Seri Original, Seri I, Seri II, Seri III, Seri IV dan Seri V dan dengan beberapa percobaan aliran debit. Seri V adalah alternatif penelitian terbaik sebab memberikan nilai efisiensi peredaman energi terbaik di antara semua alternatif penelitian.
Analisa Indeks Kinerja Daerah Irigasi Kedung Bantal Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung dengan Menggunakan Software PDSDA-PAI Versi 2.0 Sebastian, Bintang; Dermawan, Very; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.27

Abstract

The cause of food shortages in several areas in Tulungagung Regency is due to a decrease in agricultural productivity as a result of a decrease in the performance of the irrigation system, such as what happened in the Kedung Bantal Irrigation Area. In an effort to prevent the decline in the performance of the irrigation system, monitoring of the performance of the irrigation system is conducted. Irrigation system performance index is needed to determine feasibility and solutions, so to simplify the calculation of the irrigation system performance index value helped by using the PDSDA-PAI Version 2.0 software. Based on the results of the irrigation system performance index assessment using the PDSDA-PAI version 2.0 software, the performance index value was 77.35%, while for the calculation of the irrigation system performance index value using blank, the performance index value was 74.13%. The difference in the calculation of the irrigation system performance index value that occurs is due to differences in the assessment parameters between the PDSDA-PAI Version 2.0 software and blanks, however the results of the assessment of the two methods state that the conditions of the Kedung Bantal Irrigation Area are in good condition and only require maintenance activities. Penyebab terjadinya kekurangan pangan di beberapa wilayah di Kabupaten Tulungagung dikarenakan adanya penurunan produktivitas pertanian sebagai dampak dari penurunan kinerja sistem irigasi, seperti yang terjadi pada Daerah Irigasi Kedung Bantal. Sebagai upaya untuk mencegah turunnya kinerja sistem irigasi maka dilakukan pemantauan terhadap kondisi kinerja sistem irigasi. Indeks kinerja sistem irigasi diperlukan untuk menentukan kelayakan dan solusi, sehingga untuk mempermudah perhitungan nilai indeks kinerja system irigasi dibantu dengan menggunakan software PDSDA-PAI Versi 2.0. Berdasarkan hasil penilaian indeks kinerja sistem irigasi dengan menggunakan software PDSDA-PAI Versi 2.0 diperoleh nilai indeks kinerja sebesar 77,35%, sedangkan untuk perhitungan nilai indeks kinerja sistem irigasi dengan menggunakan blangko didapatkan nilai indeks kinerja sebesar 74,13%. Selisih perhitungan nilai indeks kinerja sistem irigasi yang terjadi disebabkan oleh perbedaan parameter penilaian antara software PDSDA-PAI Versi 2.0 dengan blangko, akan tetapi hasil penilaian dari kedua metode menyatakan bahwa kondisi Daerah Irigasi Kedung Bantal dalam keadaan baik dan hanya memerlukan kegiatan pemeliharaan.
Studi Perencanaan Konstruksi Bendungan Cijurey Tipe Beton Padat Gilas Gravitasi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor Jawa Barat Fazjrin, Muhammad Rafi; Marsudi, Suwanto; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.09

Abstract

The design of the Cijurey Dam with Gravity Roller Compacted Concrete Type aims to hold back the flow, drain the water, and raise the water level. The spillway built in the Cijurey Dam is an overflow type located in the middle of the dam. The initial stage of this study is calculating the curvature of the reservoir capacity which is then used for flood routing on the spillway. The result of flood routing is in the form of outflow which will be used as the basis for planning the width of the spillway, the water level profile, and the planning of the stilling basin. Then an analysis of the stability of the overflow and non-overflow dam body was carried out, and the retaining wall on the spillway and stilling basin. Next is the calculation of the load for determining the diameter of the reinforcement in the structure. From this study it was found that the spillway on the Cijurey Dam can flow Q100th and Q1000th discharges. Then for the retaining wall on the spillway and stilling basin, it is designed to use a cantilever type retaining wall. Furthermore, the analysis of the stability of rolling, shearing, and bearing capacity on the Cijurey Dam and retaining walls on the spillway and stilling basin have met the requirements. In the construction of dams and retaining walls, concrete with a quality of f'c = 25 MPa and fy = 400 MPa is used.Perencanaan Bendungan Cijurey Tipe Beton Padat Gilas Gravitasi bertujuan untuk membendung aliran, mengalirkan air, dan meninggikan muka air. Pelimpah yang dibangun di Bendungan Cijurey berjenis overflow yang berada di tengah bendungan. Tahapan awal dari studi ini yaitu menghitung lengkung kapasitas waduk yang selanjutnya digunakan untuk flood routing pada pelimpah. Hasil dari flood routing berupa outflow yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan lebar pelimpah, profil muka air, serta perencanaan peredam energi. Kemudian dilakukan analisis stabilitas tubuh bendungan bagian overflow dan non – overflow, dan dinding penahan pada peluncur dan peredam energi. Selanjutnya adalah perhitungan pembebanan untuk penentuan diameter tulangan pada struktur. Studi ini menghasilkan analisis bahwa pelimpah pada Bendungan Cijurey dapat mengalirkan debit Q100th dan Q1000th. Kemudian untuk dinding penahan pada peluncur dan peredam energi didesain menggunakan dinding penahan tipe cantilever. Selanjutnya analisis stabilitas guling, geser, dan daya dukung pada Bendungan Cijurey dan dinding penahan pada peluncur serta peredam energi telah memenuhi persyaratan. Pada konstruksi bendungan dan finding penahan digunakan beton dengan mutu  f'c = 25 MPa dan fy = 400 MPa.
Co-Authors Abdul Azis Hoesein Achmad Marzuqi, Achmad Adhi Putra, Ginanjar Adihaningrum, Anita Andriyani Adilah, Ahmad Daffa Aditiya, Achmad Rizkiawan Aji, Yahya Muchaimin Al Huda, Reja Palevi Alam Semesta, Aji Rahmanda Alpikarigo, Jano Andre Primantyo H., Andre Primantyo Anggara Cahyo Wibowo Anggara Wiyono Wit Saputra Aniek Masrevaniah Ardiyansah, Ilham Artha, Vevy May Augustiman, Yoggie Azhary Aulia, Nanda Bahreisy, Arzil Abdillah Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Budi, Susilo Budiarto, Fajar Dwi Crisna, Ainul Danudoro, Muhammad Darmawan, Sevila Maulidina Dewi Amalia Dhitaisma, Elsya Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Dian Sisingih, Dian Donny Harisuseno DRIANTAMA, AL GHIFARY Emma Yuliani Endah Supriyani Endang Purwati RN Eri Prawati Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fathinun Najib Fazjrin, Muhammad Rafi Fikhruddin, Ahmad Fitrina, Halita Hadi Kusuma, Fajar Sadewa Handoko, Shubhananda Aulia hari siswoyo Hidayah, Susi Ikhsanti, Lanthika Dwi Ilmiawan, Ahlun Nazar Indrajayatama, Ridho Satria Ivan, Hans Kurniawan Hasan, Dimas Tri Kusuma, Roorkeindia Paramita Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi M. Amar Sajali M. Bisri M. Janu Ismoyo Mabrur, Moh. Ali mas'udi, oldvika nurma Maulana, Muhammad Adnan Mochammad Ibrahim Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Solichin, Mohammad Muhamad Rodhita Muhammad Taufiqurrohman, Muhammad Nimas Ayu Anggraini, Nimas Ayu Nisa, Anggie Aqidahtun Noverdo, Rolanda Nur Cahya, Evi Nurhayati, Ima Oktaviariyadi, Nabila Paksi, R. Susenatama Jatayu Pitojo Tri Juwono Prima Hadi Wicaksono Putra Ramadhani, Adhinda Dwi Putri, Aradila Tiara Rachmadani, Lucia Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahawarin, Ridho Fahreza Reynaldo Jeffry Polie, Reynaldo Jeffry Rifai, A Rifnawati, Vina Rinaldy, Alif - Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizal Arifuddin K. Rizaldi, Odhi Rosamike, Mega Okvita Karinda Runi Asmaranto Rusardi, Olda Fadhilah Aprilia Salsabila, Sekar Sebastian, Bintang Siregar, Jeremi Ishak Siswanti, Yuvika Rega Sri Wahyuni Suhardjono, - Suhartanto, Ery Sumanto, Hari Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Swandani, Monique Adriana Syaiful Anam Syarief Fathoni, Syarief Tandisau, Deandy Gilang Tandju, Indah Nur Alifa Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Utami, Diah Tri Utomo, Gloria Dihan Vareza, Ervisto Thama WAHYU FIRMANSYAH Wahyudi, Aqsha Prahitna Wayan Andi Frederich Gunawan Widandi Soetopo Wirawan Putra, Rizky Almiraldi Wiryamanta, Dhimas Raditya Yanuar Hendra Pramana, Yanuar Hendra Yudha, Nevandria Satrya Zulkanzi, Achmad Kamili