Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Pelimpah (Spillway) pada Embung Takisung Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan Budiarto, Fajar Dwi; Marsudi, Suwanto; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.08

Abstract

Perencanaan rehabilitasi bangunan pelimpah(spillway) bertujuan untuk mengetahui besar debit banjir, merencanakan desain dimensi bangunan, dan menganalisis kestabilan bangunan. Perencanaan ini dilakukan di Embung Takisung Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Tahap awal perencanaan ini adalah dengan meninjau secara detail debit inflow yang masuk ke waduk yang selanjutnya digunakan untuk perhitungan penelusuran banjir. Hasil dari penelusuran banjir berupa debit outflow yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan pelimpah, profil muka air, serta perencanaan peredam energi. Hasil perencanaan yaitu besar debit menggunakan metode HSS Nakayasu sebagai debit inflow dengan kala ulang 100 tahun dan kala ulang 1000 tahun sebagai kontrolnya. Debit inflow sebesar Q100th = 61,729 m3/detik; Q1000th = 72,541 m3/detik serta debit outflow sebesar Q100th = 30,453 m3/detik; Q1000th = 37,767 m3/detik. Kemudian hasil perencanaan pelimpah yang sesuai dengan kondisi daerah studi dari topografi, hidrologi dan hidrolikamenggunakan Q100th. Perhitungan stabilitas pelimpah dengan keadaan air kosong, muka air normal dalam kondisi normal dan gempa, dan muka air banjir debit Q1000th serta keadaan ekstrim diperoleh hasil aman terhadap guling, geser dan daya dukung tanahnya tidak melebihi dari tegangan ijin tanah sehingga memenuhi syarat. Spillway rehabilitation planning aims to determine the discharge of major floods, dimensional design of the structure, and analyze the stability. This planning was carried out at the Takisung Retarding basin, Tanah Laut Regency, South Kalimantan. The initial stage of this planning is to review in detail the incoming discharge that enters the reservoir which is then used for flood routing on the spillway. The result of flood routing is in the form of outflow which will be used as the basis for planning the spillway, the water level profil, and the planning of the stilling basin. The result of the planning is a large discharge using the HSS Nakayasu method as an inflow discharge with a return period of 100 years and a return period of 1000 years as the control. Inflow discharge of Q100th = 61,729 m3/second; Q1000th = 72,541 m3/second and an outflow discharge of Q100th = 30,453 m3/second; Q1000th = 37.767 m3/second. Then the spillway planning results are in accordance with the conditions of the study area from topography, hydrology and hydraulics using Q100th. Analyze of the stability with the load with empty water, normal water level in normal and earthquake conditions, and flood water level with Q1000th discharge and extreme conditions which results in safety against overturning, shearing and soil carrying capacity not exceeding the allowable stress of the soil so that it meets the requirements.
Uji Model Hidrolika Pelimpah Samping Bendungan Surumana Dhitaisma, Elsya; Dermawan, Very; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.003

Abstract

Pembangunan Bendungan Surumana di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah diprioritaskan untuk mensuplai kebutuhan air untuk irigasi, air baku untuk rumah tangga, industri, dan sebagai pembangkit listrik. Salah satu prosedur dalam perencanaan Bendungan Surumana adalah melakukan uji model hidrolika. Uji model hidrolika dilakukan pada approach channel, pelimpah, side channel, saluran transisi, saluran peluncur, peredam energi, escape channel, dan hilir Bendungan Surumana. Dalam perencanaan pelimpah sesuai standar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, penting untuk memperhatikan perilaku aliran pelimpah pada debit Q1000th. Maka dari itu, tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis hidrolika aliran pelimpah pada debit Q1000th. Analisis ini menggunakan uji model hidrolika sebagai kontrol untuk membandingkan hasil dengan perhitungan teoritis. Sebagai hasil dari pengujian model hidrolika, pelimpah Bendungan Surumana mampu mengalirkan aliran dengan debit Q1000th tanpa menyebabkan overtopping. Hasil perhitungan teoritis terhadap profil muka air mendekati dengan hasil pengujian model hidrolika pada debit Q1000th. Bendungan Surumana pada debit Q1000th aman terhadap bahaya kavitasi baik dari hasil perhitungan maupun dari pengukuran pada bacaan piezometer model hidrolika. Pada hilir escape channel ditemukan adanya gerusan lokal terdalam. Pendekatan metode teoritis yang hasilnya mendekati hasil saat pengujian model hidrolika adalah dengan menggunakan rumus Zimmerman dan Maniak.
Analisa Tingkat Bahaya Erosi Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Pada SubDAS Ngasinan Kabupaten Trenggalek Jawa Timur Handoko, Shubhananda Aulia; Andawayanti, Ussy; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.083

Abstract

Perubahan fungsi tata guna lahan pada subDAS Ngasinan merupakan penyebab utama terjadinya banjir serta longsor pada beberapa daerah ketika hujan besar menerjang. Perubahan tata guna lahan menimbulkan erosi yang diakibatkan limpasan pada daerah tersebut meningkat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui besar laju erosi, kondisi tingkat bahaya erosi, dan memberikan saran berupa arahan konservasi lahan yang sesuai dengan kondisi subDAS Ngasinan. Analisa dilakukan menggunakan aplikasi ArcGIS dengan pendekata model ArcSWAT. Pemodelan aplikasi ArcSWAT menggunakan metode MUSLE untuk mendapatkan nilai erosi, sedimen, hingga limpasan. Hasil analisa pemodelan didapatkan nilai rerata laju erosi sebesar 34, 796 ton/ha/tahun atau 2,899 mm/tahun serta rerata sedimen 24,322 ton/ha/tahun. Berdasarkan hasil tersebut didapatkan nilai IBE Rendah (Potensial Kritis) 30 Ha, IBE Sedang (Semi Kritis) 18722 Ha, dan IBE Tinggi (Kritis) 37270 Ha. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kondisi DAS Ngasinan memerlukan sebuah arahan konservasi. Usaha konservasi yang akan dilakukan menggunakan metode vegetatif sesuai dengan arahan Balai Rehabilitasi dan Konservasi Tanah (BRLKT).
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) DALAM PERENCANAAN DIMENSI SALURAN DRAINASE DI UB FOREST SUMBERSARI Listyana, Kurnia Ulfi; Dermawan, Very; Cahya, Evi Nur
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v20i1.862

Abstract

 UB Forest Sumbersari is a forest for multidisciplinary research and development in Brawijaya University. In order to improve and reducing the environmental damage around the road due to water flow, the planned drainage system by implementing BIM. BIM has a major role in coordinating and integrating information exchange and knowledge between various disciplines and phases in the project implementation. In this study, the Autodesk Civil 3D and Autodesk Storm and Sanitary Analysis (SSA) are employed as a BIM platform. Autodesk Civil 3D is the latest version of AutoCAD Land Desktop development that has used the dynamic modeling concept. Autodesk Civil 3D helps facilitate in case of design changes as well as in the calculating of job volume such as the volume of cut and fill of the soil and volume of required materials in drainage channel planning. While SSA facilities plan on hydraulics such as flow depth, maximum velocity, channel slope, and channel dimensions. Based on the result of the SSA analysis, the dimensions of drainage channel are 30 cm x 30 cm, 50 cm x 50 xm, 65 cm x 65 cm, and 80 cm x 80 cm. And generated volume of cut equals to 3148,02 m3, while the volume of fill equals to  296,93 m3, with total required volume of gravel reaches 444,8 m3. Keywords:   drainage, Building Information Modeling, Autodesk Civil 3D, Storm and Sanitary Analysis,  UB Forest Sumbersari
Analisis Sebaran Genangan Banjir Pada Muara DAS Lamong Dengan Menggunakan Program SFINCS (Super-Fast Inundation of Coasts) Adilah, Ahmad Daffa; Dermawan, Very; Sajali, Muhammad Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.49

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Lamong yang berada pada Jawa Timur memiliki potensi terhadap bahaya banjir yang disebabkan oleh kenaikan permukaan air laut serta tingginya volume presipitasi. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui risiko banjir gabungan atau compound flooding pada wiliyah hilir DAS Lamong, yang diketahui bahwa wilayah pesisir merupakan daerah dataran rendah dan memiliki potensi terhadap genangan. Pemodelan banjir pada studi ini didasarkan pada analisis frekuensi dengan menghitung Debit banjir rancangan dianalisis menggunakan pendekatan hidrograf satuan sintesis, sedangkan simulasi banjir akibat curah hujan memanfaatkan intensitas hujan hasil analisis frekuensi. Adapun untuk memodelkan gelombang laut digunakan data pasang surut. Pemodelan studi ini menggunakan model SFINCS (Super-Fast INundation of CoastS) serta dapat membantu untuk memodelkan genangan yang disebabkan oleh sungai, hujan, ataupun genangan yang disebabkan gelombang laut sekaligus (compound flooding). Berbagai upaya mitigasi struktural dilakukan, seperti normalisasi sungai, pembangunan tanggul, serta tanggul laut, turut dianalisis guna mengurangi risiko banjir yang ditimbulkan. Studi ini memberikan dukungan bagi pengelolaan risiko banjir pada DAS Lamong serta berperan dalam penguat strategi dan mitigasi dari dampak perubahan iklim di wilayah sungai dan pesisir yang rentan di Indonesia.
Analisis Sebaran Genangan Banjir Pada Muara DAS Welang Dengan Menggunakan Program SFINCS (Super-Fast Inundation of Coasts) Vareza, Ervisto Thama; Dermawan, Very; Sajali, Muhammad Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.51

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang di Jawa Timur semakin rentan terhadap banjir akibat curah hujan ekstrem dan kenaikan muka air laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran genangan compound flooding, yaitu banjir yang terjadi akibat kombinasi faktor fluvial, pluvial, dan pasang surut laut, menggunakan model numerik SFINCS (Super-Fast INundation of CoastS). Metodologi penelitian meliputi analisis hidrologi berupa uji kualitas data, analisis frekuensi curah hujan dan debit sungai, serta penentuan intensitas hujan jam-jaman. Kondisi batas laut dimodelkan menggunakan data pasang surut ekstrem untuk menggambarkan pengaruh kenaikan muka air laut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa skenario compound flooding menghasilkan luas dan kedalaman genangan yang lebih besar dibandingkan skenario tunggal. Selain itu, penerapan upaya mitigasi seperti normalisasi alur sungai, pembangunan tanggul sungai, dan tanggul laut terbukti mampu mengurangi area terdampak secara signifikan. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan mitigasi banjir dan adaptasi perubahan iklim di wilayah pesisir dan DAS Welang.
FLOW MODELING IN SIDE CHANNEL SPILLWAYS USING THEORETICAL AND NUMERICAL METHODS BASED ON COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Dhitaisma, Elsya; Dermawan, Very; Sisinggih, Dian
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The spillway is a critical structure in dam projects. Failure to manage extreme flood events, like the Probable Maximum Flood (QPMF), may cause overtopping and dam failure. This study examines the hydraulic characteristics of the Surumana Dam's side channel spillway in Central Sulawesi, Indonesia, using Computational Fluid Dynamics (CFD) through ANSYS FLUENT. Initial calibration is based on water surface elevation above the spillway, with a relative error below 5%, confirming the model's accuracy. For Q₁₀₀th, the flow corresponds to free flow, while for QPMF, it exhibits submerged flow, with no cavitation. The overall model performance is evaluated using the Brier-Skill Score (BSS), with scores of 0.812 for Q₁₀₀th (excellent) and 0.795 for QPMF (good) for water surface elevation. Similarly, flow velocity BSS scores are 0.923 for Q₁₀₀th and 0.823 for QPMF, both rated excellent. These results demonstrate that the CFD model reliably represents hydraulic behavior under various flow conditions.
Studi Optimasi Alokasi Air Pada Daerah Irigasi Bilokka Kecamatan Panca Lautang Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan Menggunakan Program Linear Mabrur, Moh. Ali; Wahyuni, Sri; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.15

Abstract

Irigasi Bendung Bilokka yang terletak di Kecamatan Panca Lautang Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki luasan potensial sawah ± 1005 Ha. Salah satu cara untuk mengatasi masalah distribusi air ialah dengan memaksimalkan produktivitas dan manfaat pertanian yang salah satunya dapat diatasi dengan salah satunya teknik optimasi. Optimasi bertujuan untuk mengoptimalkan laju pemanfaatan air irigasi agar menghasilkan manfaat yang maksimal dan penyaluran irigasi lebih efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Mathematical Programming (MP) dari Riset Operasi yang merupakan program linier dengan dukungan program QM for Windows 4. Dari hasil teknik optimasi dengan bantuan program POM-QM For Wndows 4 maka untuk keuntungan eksisting awal tanam desember II sebesar Rp. 21.806.950.000,00 diperoleh luas tanam 1005 Ha pada MT I 1005 Ha dan MT II 873,5 Ha dengan intensitas tanam selama satu tahun sebesar 187%, sedangkan keuntungan yang didapat dari hasil simulasi debit yang terkecil terpilihlah alternatif 3 awal tanam desember III sebesar Rp. 23.334.010.000,00 diperoleh luas tanam 1005 pada MT I 1005 Ha dan MT II 1005 Hadengan intensitas tanam selama satu tahun sebesar 200%.
Studi Perencanaan Embung Lapangan Jegreg Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur Al Huda, Reja Palevi; Asmaranto, Runi; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.14

Abstract

The problem in dry season is about water availability, while during wet season there are often several puddles in an area in Jegreg Village in Nganjuk Regency. This is due to the increasing need of the population which is not in line with the development of water supply facilities and infrastructure. In this study, the authors make an analysis related to this problem, by planning a reservoir that can be used to accommodate water during the rainy season so that can be used to reduce floods.Based on the analysis, the dead storage volume (Sediment) are 9,49 m3,  and the effective storage volume are 68,96 m3and then the total storage volume are  78,45 m3 . The height of ponds is 3 meters , with the spillway type is side channel spillway with 0,5 meter of  height. In elevation +40,50 the width of spillway are 17,15 meters. In stability analysis, the analysis used in the slope stability of the reservoir is the Bishop method with  Geostudio2012 application and from the results of the analysis, the safety number meets the requirements. For the analysis of spillway safety against shear and rolling forces, in normal, flood condition, and earthquakes condition, the safety figures meet the requirement.
Studi Eksperimen Kehilangan Energi Pada Sistem Pelimpah Dengan Kemiringan 1 : 1 Akibat Penurunan Dasar Kolam Olak Noverdo, Rolanda; Dermawan, Very; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.20

Abstract

The structural integrity of a structure in a construction is very important. In a weir, an energy dissipator is an important part in the spillway system which is useful for reducing the energy that occurs due to hydraulic jump affected by high flow velocity. High flow velocity produces high energy with a large destructive force causes scouring at the bottom of the channel and results in disruption of the structural integrity of the weir. To keep the hydraulic jump close to the spillway and stilling basin, it is necessary to lower the base of stilling basin. This study aims to determine the hydraulic condition of lowering the base of stilling basin and to determine the condition of energy dissipation of lowering the base of stilling basin. This study is useful as an alternative for designing and planning energy dissipator in the spillway system. To determine the efficiency of energy dissipation, experiment was carried out by conducting several alternatives, Original Series, Series I, Series II, Series III, Series IV, Series V and with several discharge flow experiments. Series V is the most efficient of energy dissipation among all experimental alternatives. Keutuhan struktur bangunan pada suatu konstruksi adalah hal yang sangat penting. Pada bendung, peredam energi merupakan bangunan penting pada sistem pelimpah yang berguna untuk meredam energi yang terjadi akibat loncatan air yang dipengaruhi oleh kecepatan aliran yang tinggi. Kecepatan aliran yang tinggi menghasilkan energi yang tinggi dengan daya rusak yang besar yang menyebabkan penggerusan pada dasar kolam olak dan mengakibatkan terganggunya keutuhan struktur bangunan bendung. Untuk menjaga agar  loncatan air tetap dekat dengan sistem pelimpah dan kolam olak, maka perlu dilakukan penurunan dasar kolam olak. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi aliran sebelum dan sesudah penurunan dasar kolam olak dan untuk mengetahui kondisi peredaman energi sebelum dan sesudah penurunan dasar kolam olak. Studi ini bermanfaat sebagai alternatif perencanaan dan pemilihan peredam energi pada sistem pelimpah bendung. Dalam upaya mendapatkan nilai efisiensi peredaman energi terbaik, penelitian dilakukan dengan melakukan beberapa alternatif penelitian, mulai dari Seri Original, Seri I, Seri II, Seri III, Seri IV dan Seri V dan dengan beberapa percobaan aliran debit. Seri V adalah alternatif penelitian terbaik sebab memberikan nilai efisiensi peredaman energi terbaik di antara semua alternatif penelitian.
Co-Authors Abdul Azis Hoesein Achmad Marzuqi, Achmad Adihaningrum, Anita Andriyani Adilah, Ahmad Daffa Aditiya, Achmad Rizkiawan Aji, Yahya Muchaimin Al Huda, Reja Palevi Alam Semesta, Aji Rahmanda Alpikarigo, Jano Andre Primantyo H., Andre Primantyo Anggara Cahyo Wibowo Anggara Wiyono Wit Saputra, Anggara Wiyono Wit Aniek Masrevaniah Ardiyansah, Ilham Artha, Vevy May Augustiman, Yoggie Azhary Aulia, Nanda Bahreisy, Arzil Abdillah Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Budi, Susilo Budiarto, Fajar Dwi Crisna, Ainul Danudoro, Muhammad Darmawan, Sevila Maulidina Dewi Amalia Dhitaisma, Elsya Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Dian Sisingih, Dian Donny Harisuseno DRIANTAMA, AL GHIFARY Emma Yuliani Endah Supriyani Endang Purwati RN Eri Prawati Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fathinun Najib Fazjrin, Muhammad Rafi Fikhruddin, Ahmad Fitrina, Halita Hadi Kusuma, Fajar Sadewa Handoko, Shubhananda Aulia hari siswoyo Heri Suprijanto Hidayah, Susi Hidayat, Muhammad Nurjati Ikhsanti, Lanthika Dwi Ilmiawan, Ahlun Nazar Indrajayatama, Ridho Satria Ivan, Hans Kurniawan Hasan, Dimas Tri Kurniawati, Oktavia Triana Kusuma, Roorkeindia Paramita Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi M. Amar Sajali M. Bisri M. Janu Ismoyo Mabrur, Moh. Ali mas'udi, oldvika nurma Maulana, Muhammad Adnan Mochammad Ibrahim Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Solichin, Mohammad Muhamad Rodhita Muhammad Taufiqurrohman, Muhammad Nimas Ayu Anggraini, Nimas Ayu Nisa, Anggie Aqidahtun Noverdo, Rolanda Nur Cahya, Evi Nurhayati, Ima Nurwijayanti Oktaviariyadi, Nabila Paksi, R. Susenatama Jatayu Pitojo Tri Juwono Prima Hadi Wicaksono Putra Ramadhani, Adhinda Dwi Putri, Aradila Tiara Rachmadani, Lucia Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahawarin, Ridho Fahreza Reynaldo Jeffry Polie, Reynaldo Jeffry Rifai, A Rifnawati, Vina Rinaldy, Alif - Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizal Arifuddin K. Rizaldi, Odhi Rosamike, Mega Okvita Karinda Rubiantoro, Prasetyo Runi Asmaranto Rusardi, Olda Fadhilah Aprilia Salsabila, Sekar Saputra , Anggara Wiyono Wit Sebastian, Bintang Sholawatini, Nur Siregar, Jeremi Ishak Siswanti, Yuvika Rega Sri Wahyuni Suhardjono, - Suhartanto, Ery Sumanto, Hari Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Swandani, Monique Adriana Syaiful Anam Syarief Fathoni, Syarief Tandisau, Deandy Gilang Tandju, Indah Nur Alifa Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Utami, Diah Tri Utomo, Gloria Dihan Vareza, Ervisto Thama WAHYU FIRMANSYAH Wahyudi, Aqsha Prahitna Wayan Andi Frederich Gunawan Widandi Soetopo Wirawan Putra, Rizky Almiraldi Wiryamanta, Dhimas Raditya Yanuar Hendra Pramana, Yanuar Hendra Yudha, Nevandria Satrya Zulkanzi, Achmad Kamili