Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Laju Erosi dan Indeks Bahaya Erosi Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) pada Sub DAS Asem Kabupaten Lumajang Jawa Timur Alam Semesta, Aji Rahmanda; Dermawan, Very; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.077

Abstract

Pemanfaatan lahan oleh masyarakat berupa penggundulan secara berlebihan membuat rusaknya hutan pada wilayah sekitar Sub DAS Asem. Perubahan tata guna lahan pada wilayah Sub DAS Asem mengakibatkan air hujan yang turun mengalir langsung menuju sungai yang menyebabkan erosi dan sedimentasi pada Sub DAS Asem serta perlu adanya penanganan yang dikonsepkan dengan baik. Studi ini menggunakan bantuan software ArcGIS yang dikolaborasikan dengan model ArcSWAT untuk perhitungan nilai erosi dan sedimentasi. Hasil simulasi pada kondisi eksisting diperoleh nilai potensi laju erosi 45,329 ton/ha/tahun dan potensi sedimentasi 38,856 ton/ha/tahun. Hasil analisis indeks bahaya erosi diperoleh dua kriteria yaitu sedang dengan luas 7.320,575 ha atau 40,906% dari luasan total dan tinggi dengan luas 10.575,300 atau 59,094% dari luasan total. Arahan konservasi dilakukan menggunakan dua metode yaitu vegetatif dan mekanis. Berdasarkan hasil simulasi metode vegetatif, nilai potensi laju erosi diperoleh 27,074 ton/ha/tahun dan sedimentasi 20,336 ton/ha/tahun serta nilai indeks bahaya erosi yang lebih rendah dari kondisi eksisting, yaitu menjadi kriteria rendah dengan luas 1.722,048 ha atau 9,623% dari luasan total dan sedang dengan luas 16.173,827 atau 90,377 dari luasan total.
Studi Hidrodinamika Aliran Dengan Model Numerik DELFT3D di Pantai Sakura, Kepulauan Seribu Rahawarin, Ridho Fahreza; Dermawan, Very; Sajali, Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.100

Abstract

Pantai Sakura di Kepulauan Seribu merupakan kawasan pesisir yang memiliki peran penting sebagai aset ekonomi melalui sektor pariwisata. Namun, tekanan dari aktivitas wisata serta kondisi oseanografi menyebabkan perlunya upaya perlindungan kawasan pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hidrodinamika berupa pasang surut dan pola arus di Pantai Sakura sebagai dasar perencanaan struktur perlindungan pantai. Studi dilakukan dengan menggunakan model numerik Delft3D berbasis data pasang surut dan peta batimetri dari tahun 2016 dan 2022. Metode Least Square digunakan untuk analisis komponen harmonik pasang surut, sementara kalibrasi model dilakukan menggunakan pendekatan RMSE untuk membandingkan data hasil pemodelan dan data satelit. Hasil simulasi menunjukkan adanya peningkatan muka air laut dari tahun 2016 ke 2022, serta perubahan arah dan kecepatan arus yang mengindikasikan efektivitas struktur pelindung seperti breakwater. Temuan ini mendukung rekomendasi pembangunan struktur revetment sebagai langkah mitigasi terhadap erosi dan sedimentasi di kawasan pesisir Pantai Sakura.
Study of Drainage Channel Planning with Building Information Modeling (BIM) Implementation in UB Forest Buntoro Taufiqurrohman, Muhammad; Dermawan, Very; Nur Cahya, Evi
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.01.2

Abstract

The UB Forest Buntoro area is a biodiversity conservation zone that has the potential to be developed into a tourist forest, so it is planned to build a drainage channel in each section of the road to overcome the runoff that occurs. This research aims to describe an example of the application of BIM in construction planning for drainage channels. In this study, drainage channel planning was done using AutoCAD Civil 3D and Storm and Sanitary Analysis (SSA) software. The AutoCAD Civil 3D application is used to create a road route for which drainage channels are planned, and the SSA is used to analyze the hydrology and hydraulics of the drainage channel. Based on Building Information Modeling findings, the optimal drainage channel design yielded channel dimensions of 0.4 m × 0.4 m. The main channels (RC (Right Channel) and LC (Left Channel)) are planned to use gabion material, while the culverts are planned to use u-ditch material and a construction planning cost of 1.571.818.500,00 IDR. This study intends to give an example of how Building Information Modeling (BIM) is applied in Indonesia, particularly in the area of water resources. It does this by utilizing AutoCAD Civil 3D and SSA programs to design drainage channels. 
Assessment of the Pelangwot-Sedayu Lawas Floodway Capacity for Managing Floods in the Lower Bengawan Solo River Amalia, Dewi; Sumiadi, Sumiadi; Dermawan, Very; Ivan, Hans
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.02.7

Abstract

The Pelangwot-Sedayu Lawas floodway is the main infrastructure for a flood control system in the Lower Bengawan Solo. However, frequent flooding still occurs in the Turi and Kali Tengah subdistricts of Lamongan Regency. Therefore, the number of emergency gates in the floodway has been increased. An important aspect of this flood control is ensuring that, despite the increase in capacity of the Pelangwot-Sedayu Lawas floodway gates, the water surface elevation at Pelangwot does not lead to overflow and that the floodway channel from Pelangwot to Sedayu Lawas effectively conveys the maximum discharge. This study aims to assess the capacity of the emergency gates to convey a flood discharge of 1000 m³/s and the capability of the floodway channel to accommodate flows from both the emergency gates and outlet of Jabung Retarding Basin, which amounts to 1140 m³/s. The analysis of floodway capacity involves calculating the discharge through five floodway gates and simulating the floodway channel to manage flood discharge using the HEC-RAS 5.0.7 software. Results indicate that with a gate opening of 5 m, the five gates can discharge 1000 m³/s at a water surface elevation of +7.03 masl, reducing floods by 32.09%. To improve capacity, the embankment must be elevated by 1.0 meters, with a crest width of 4.00 meters along the left bank for 4.4 km and the right bank for 4.35 km. These modifications are essential to enhance flood management and protect downstream areas.
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Pembangunan Bendung Boreng Kabupaten Lumajang dengan Menggunakan Microsoft Project Manager 2016 Bahreisy, Arzil Abdillah; Juwono, Pitojo Tri; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.09

Abstract

Fase proyek dari perencanaan teknis hingga implementasi pembangunan bendung ini, diperlukan suatu manajemen konstruksi yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas proyek. Penerapan manajemen konstruksi baik perkiraan jadwal maupun biaya sangat bermanfaat, karena dapat memberikan peringatan dini mengenai hal-hal yang mungkin akan terjadi pada masa pelaksanaan nantinya. Tujuan skripsi ini adalah melakukan studi tentang penjadwalan pembangunan bendung boreng kabupaten Lumajang dengan menggunakan Microsoft Manager 2016 sebagai aplikasi untuk menunjang proses dan tahapan penjadwalan nantinya. Untuk melakukan studi ini dibuatlah alternatif dengan cara menambah sumber daya setelah optimasi. Evaluasi tersebut mencakup berapa besar biaya dan kebutuhan sumber daya.Metode penggunaan data dalam studi menggunakan data sekunder seperti data kontrak dan data teknis bendung yang diperoleh dari konsultan perencana. Setelah data tersebut dilakukan analisis dengan menghitung alat produktivitas yang digunakan, menganalisis analisis tugas, Rencana menganalisis Anggaran, menentukan durasi pekerjaan, analisa kebutuhan sumber daya, menentukan ketergantungan waktu, membuat jadwal proyek, melakukan analisa percepatan, melakukan perbandingan antara penjadwalan dan biaya yang ada baik sebelum percepatan maupun setelah percepatan. Dari hasil penelitian, bendung yang direncanakan dengan Anggaran biaya konstruksi pembangunan bendung Boreng dan bronjong direncanakan sebesar Rp. 7.946.579.907,42.Menurut hasil evaluasi pada pekerjaan normal dengan waktu pelaksanaanya selama (126 hari) dengan biaya sebesar Rp. 7.446.004.652,38. Dan terdapat perbedaan dari hasil setelah optimasi dengan menambah sumber daya dengan waktu pelaksanaan selama (104 hari) dengan biaya sebesar Rp. Rp. Rp. 7.447.716.619,23. mengalami percepatan waktu selama 22 hari dengan efisiensi waktu 17,46% dari waktu normal dengan kenaikan biaya sebesar Rp. 1.711.966,85 dari anggaran waktu normal. 46% dari waktu normal dengan kenaikan biaya sebesar Rp. 1.711.966,85 dari anggaran waktu normal. 46% dari waktu normal dengan kenaikan biaya sebesar Rp. 1.711.966,85 dari anggaran waktu normal.
Kajian Distribusi Konsentrasi Sedimen Suspensi Menggunakan TSS Meter pada Sungai Brantas di Desa Pendem Kota Batu Wiryamanta, Dhimas Raditya; Sumiadi, Sumiadi; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.04

Abstract

The river is the site of sedimentation, which sediment is sourced from erosion and erosion of the soil layer on the slopes of the river. This sedimentation can decrease water utilization because it results in reduced capacity and water quality in rivers, irrigation channels, reservoirs, and others. So research is needed to find out the distribution of suspension sediment concentrations to plan the steps in the management of water along the river. The method used in solving this problem is to use portable TSS Meter, Partech 740 structure to facilitate the collection of the concentration of suspension sediment in the field easily at any given height. This study was conducted ten (10) times sampled at different times and days using portable TSS Meter aids to determine the distribution value of suspension sediment concentration at each flow depth. In this study, there is a relationship between flow discharge (Qw) and suspension sediment discharge (Qs) with the equation Qs = 1.1071.Qw2.3488, and there is a relationship between flow discharge and the average suspension sediment concentration with the equation C = 12.813.Qw1.3488, and the last obtained magnitude of rouse exponent factor is in the range of 0.01435 – 0.054064.
Analisa Banjir Kali Pekalen Kabupaten Probolinggo Menggunakan Aplikasi HEC – RAS Maulana, Muhammad Adnan; Asmaranto, Runi; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.18

Abstract

The upstream area of the Pekalen watershed has undergone land-use changes, resulting in sedimentation, which resulted in a reduction in the river's existing ability to accommodate water discharge. Therefore, it caused the problem of flooding around the Kali Pekalen area. Hence, to determine the river's existing capabilities and find alternative solutions to the flood problem, an analysis of the Kali Pekalen's capacity using the HEC-RAS application was carried out by the researcher. The research process was conducted in the upstream, middle, and downstream rivers with a Q50 year return period using the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph. Based on the analysis results that have been carried out, there are 163 stakes in the area unable to accommodate the discharge. As a solution to the problem, the 163 pegs in Kali Pekalen were installed with embankments with the Concrete Sheet Pile (CCSP) design which had a length of 12 m and a depth of 6.45 m from the riverbed. Wilayah hulu DAS Pekalen mengalami perubahan tata guna lahan yang menyebabkan terjadinya sedimentasi pada Kali Pekalen. Dengan adanya sedimentasi tersebut, maka dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan eksisting sungai untuk menampung debit, sehingga menyebabkan masalah banjir di sekitar wilayah Kali Pekalen. Dalam hal ini maka dilakukan analisa kapasitas Kali Pekalen dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS untuk mengetahui kemampuan eksisting sungai dan juga mengetahui alternatif penyelesaian dari masalah banjir tersebut. Untuk melakukan analisa tersebut diperlukan analisa hidrologi untuk mendapatkan debit banjir rancangan. Metode yang digunakan untuk mencari debit banjir rancangan yaitu dengan menggunakan Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu dengan kala ulang Q50 th untuk wilayah hulu, tengah, dan hilir Kali Pekalen. Setelah mendapatkan hasil perhitungan debit banjir rancangan, maka dilakukan analisa aliran dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS 5.0.7. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, terdapat 163 ruas patok di wilayah hulu, tengah dan hilir Kali Pekalen yang tidak mampu menampung debit. Sehingga ada 163 ruas patok di Kali pekalen yang dipasang tanggul dengan desain Concrete Sheet Pile (CCSP) yang memiliki panjang 12 m, dan kedalaman 6,45 m dari dasar sungai.
Kajian Hidrolika Sungai Kusan Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan Dengan Uji Model Fisik dengan Skala Distorsi Vertikal 1:40 Horizontal 1:80 Danudoro, Muhammad; Dermawan, Very; Wahyuni, Sri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.38

Abstract

The research was conducted to determine the hydraulic conditions in the Kusan River by means of a modeled prototype which would later be compared with the theoretical calculation results. Discharge test with a rating curve on the river model of the Kusan River with distortion scale of vertical 1:40 horizontal 1:80. To decide which sediment  that will be used to do test on model, it takes several sample of sediment test when testing the river model. There are 5 samples tested, with a ratio of sand and coal, those ratio sample between sand and coal are 1: 9, 2: 8, 3: 7, 4: 6 and 5: 5, referring to the ratio of 3: 7 as the best criterion. The estimation of the passing discharge in the existing by calculating of the rating curve in several sections of the Kusan River by using a slope of 0.007007 (mean slope) and n manning 0.03. From the winding discharge, it is determined that the discharge used is a small discharge with a water level of ± 0.50 (14.29 m3/s), a medium discharge with a water level of ± 2.00 m (156.07 m3/s) and a large discharge with a water level. ± 3.50 m (519.64 m3/s). Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi hidrolika di Sungai Kusan secara prototype yang dimodelkan yang nantinya dibandingan dengan hasil perhitungan teori. Dengan debit pengujian dilakukan menggunakan rating curve pada sungai model Sungai Kusan dengan skala distorsi vertical 1:40 horisontal 1:80. Diperlukan pengujian terhadap bebeara sampel sedimen yang bertujuan untuk menentukan sedimen yang nantinya akan digunakan saat pengujian model sungai. Terdapat 5 sampel yang diujikan, dengan perbandingan jumlah pasir dan jumlah batu bara 1:9, 2:8, 3:7, 4:6 dan 5:5, mengacu pada perbandingan 3:7 sebagai kriteria yang paling baik. Estimasi debit yang lewat pada kondisi eksisting adalah dengan perhitungan lengkung debit pada beberapa section Sungai Kusan dengan menggunakan slope 0,007007 (slope rerata) dan n manning 0,03. Dari liku debit ditentukan debit yang digunakan adalah debit kecil dengan ketinggian air ± 0,50 m (14,29 m3/detik), debit sedang dengan ketinggian air ± 2,00 m (156,07 m3/detik) dan debit besar dengan ketinggian air ± 3,50 m (519,64 m3/detik).
Kajian Hidrolika Aliran Bangunan Pelimpah Samping (Side Channel Spillway) Bendungan Beringin Sila Kabupaten Sumbawa Aulia, Nanda; Dermawan, Very; Cahya, Evi nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.31

Abstract

The construction of the Beringin Sila dam is a priority to provide irrigation water and meet raw water requirements in the Utan and Buer districts. To address this issue, the Beringin Sila Dam is one of the government's efforts to build equitable infrastructure to support national water and food safety. The hydraulic analysis of the physical design of the Beringin Sila dam is one of the planning rules for the dam. The goal of the analysis of the physical model of the Beringin Sila dam is to evaluate and propose the best alternative to improve the overall hydraulic performance based on initial planning. The hydraulic analysis of the physical model of the Beringin Sila dam was carried out with the initial planning of the series 0 using the standard stage method on the transition channel and the chute way. The physical model test results show that the design of the dam is safe to flow the Q100th and Q1000th discharge because the conditions of the transition channel are not crossflow, the chute way channel is supercritical and there is no capitation and vibration flow.
Kajian Hidrolika Bangunan Pelimpah Samping (Side Channel Spillway) Bendungan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Dengan Uji Model Fisik 1:40 Paksi, R. Susenatama Jatayu; Dermawan, Very; Andawayanti, Ussy
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.34

Abstract

Pomalaa Dam designed to settle nickel mining wasted material ran by PT. Vale Indonesia, a physical model test is required to accomplish the design. This study aimed to determine the comparison of Pomalaa Dam side-channel spillway hydraulic condition between physical model test and theoretical analysis. In the analysis of the water level profile, debits of Q100th, Q1000th, and QPMF were examined. Spillway hydraulic analyzed by continuity equation with Cd calculation using the Iwasaki method. The water level in the transition channel and chute way calculated by the energy equation with the standard stage method. The side ditch and stilling basin hydraulic analyzed by momentum equations law. The vibration flow risk and cavitation respectively analyzed using Vendernikov-Montuori numbers and dimensionless parameters. The results of the hydraulic model test show that in the original design there is a non-uniform flow in the transition channel, the piezometer shows negative pressure in the chute channels section 2 and 3, but still safe. But the cavitation calculation using water velocity (v) and water depth (h) shows that cavitation occurred in the chute channels section 2 and 3 at the Q100th and Q1000th discharge and supercritical flow occurred at the end channel after the energy dissipator.
Co-Authors Abdul Azis Hoesein Achmad Marzuqi, Achmad Adhi Putra, Ginanjar Adihaningrum, Anita Andriyani Adilah, Ahmad Daffa Aditiya, Achmad Rizkiawan Aji, Yahya Muchaimin Al Huda, Reja Palevi Alam Semesta, Aji Rahmanda Alpikarigo, Jano Andre Primantyo H., Andre Primantyo Anggara Cahyo Wibowo Anggara Wiyono Wit Saputra Aniek Masrevaniah Ardiyansah, Ilham Artha, Vevy May Augustiman, Yoggie Azhary Aulia, Nanda Bahreisy, Arzil Abdillah Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Budi, Susilo Budiarto, Fajar Dwi Crisna, Ainul Danudoro, Muhammad Darmawan, Sevila Maulidina Dewi Amalia Dhitaisma, Elsya Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Dian Sisingih, Dian Donny Harisuseno DRIANTAMA, AL GHIFARY Emma Yuliani Endah Supriyani Endang Purwati RN Eri Prawati Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fathinun Najib Fazjrin, Muhammad Rafi Fikhruddin, Ahmad Fitrina, Halita Hadi Kusuma, Fajar Sadewa Handoko, Shubhananda Aulia hari siswoyo Hidayah, Susi Ikhsanti, Lanthika Dwi Ilmiawan, Ahlun Nazar Indrajayatama, Ridho Satria Ivan, Hans Kurniawan Hasan, Dimas Tri Kusuma, Roorkeindia Paramita Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi M. Amar Sajali M. Bisri M. Janu Ismoyo Mabrur, Moh. Ali mas'udi, oldvika nurma Maulana, Muhammad Adnan Mochammad Ibrahim Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Solichin, Mohammad Muhamad Rodhita Muhammad Taufiqurrohman, Muhammad Nimas Ayu Anggraini, Nimas Ayu Nisa, Anggie Aqidahtun Noverdo, Rolanda Nur Cahya, Evi Nurhayati, Ima Oktaviariyadi, Nabila Paksi, R. Susenatama Jatayu Pitojo Tri Juwono Prima Hadi Wicaksono Putra Ramadhani, Adhinda Dwi Putri, Aradila Tiara Rachmadani, Lucia Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahawarin, Ridho Fahreza Reynaldo Jeffry Polie, Reynaldo Jeffry Rifai, A Rifnawati, Vina Rinaldy, Alif - Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizal Arifuddin K. Rizaldi, Odhi Rosamike, Mega Okvita Karinda Runi Asmaranto Rusardi, Olda Fadhilah Aprilia Salsabila, Sekar Sebastian, Bintang Siregar, Jeremi Ishak Siswanti, Yuvika Rega Sri Wahyuni Suhardjono, - Suhartanto, Ery Sumanto, Hari Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Swandani, Monique Adriana Syaiful Anam Syarief Fathoni, Syarief Tandisau, Deandy Gilang Tandju, Indah Nur Alifa Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Utami, Diah Tri Utomo, Gloria Dihan Vareza, Ervisto Thama WAHYU FIRMANSYAH Wahyudi, Aqsha Prahitna Wayan Andi Frederich Gunawan Widandi Soetopo Wirawan Putra, Rizky Almiraldi Wiryamanta, Dhimas Raditya Yanuar Hendra Pramana, Yanuar Hendra Yudha, Nevandria Satrya Zulkanzi, Achmad Kamili