Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Hidrolika Aliran Bangunan Pelimpah Samping (Side Channel Spillway) Bendungan Beringin Sila Kabupaten Sumbawa Aulia, Nanda; Dermawan, Very; Cahya, Evi nur
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.31

Abstract

The construction of the Beringin Sila dam is a priority to provide irrigation water and meet raw water requirements in the Utan and Buer districts. To address this issue, the Beringin Sila Dam is one of the government's efforts to build equitable infrastructure to support national water and food safety. The hydraulic analysis of the physical design of the Beringin Sila dam is one of the planning rules for the dam. The goal of the analysis of the physical model of the Beringin Sila dam is to evaluate and propose the best alternative to improve the overall hydraulic performance based on initial planning. The hydraulic analysis of the physical model of the Beringin Sila dam was carried out with the initial planning of the series 0 using the standard stage method on the transition channel and the chute way. The physical model test results show that the design of the dam is safe to flow the Q100th and Q1000th discharge because the conditions of the transition channel are not crossflow, the chute way channel is supercritical and there is no capitation and vibration flow.
Kajian Hidrolika Bangunan Pelimpah Samping (Side Channel Spillway) Bendungan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Dengan Uji Model Fisik 1:40 Paksi, R. Susenatama Jatayu; Dermawan, Very; Andawayanti, Ussy
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.34

Abstract

Pomalaa Dam designed to settle nickel mining wasted material ran by PT. Vale Indonesia, a physical model test is required to accomplish the design. This study aimed to determine the comparison of Pomalaa Dam side-channel spillway hydraulic condition between physical model test and theoretical analysis. In the analysis of the water level profile, debits of Q100th, Q1000th, and QPMF were examined. Spillway hydraulic analyzed by continuity equation with Cd calculation using the Iwasaki method. The water level in the transition channel and chute way calculated by the energy equation with the standard stage method. The side ditch and stilling basin hydraulic analyzed by momentum equations law. The vibration flow risk and cavitation respectively analyzed using Vendernikov-Montuori numbers and dimensionless parameters. The results of the hydraulic model test show that in the original design there is a non-uniform flow in the transition channel, the piezometer shows negative pressure in the chute channels section 2 and 3, but still safe. But the cavitation calculation using water velocity (v) and water depth (h) shows that cavitation occurred in the chute channels section 2 and 3 at the Q100th and Q1000th discharge and supercritical flow occurred at the end channel after the energy dissipator.
Perencanaan Sistem Jaringan Pipa untuk Distribusi Air Bersih dengan WaterCAD di Perumahan Citra Garden City Buring Hill Kota Malang Hadi Kusuma, Fajar Sadewa; Dermawan, Very; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.16

Abstract

Perumahan Citra Garden City Buring Hill Kota Malang terletak di Jalan Puncak Buring Indah, Buring, Kedungkandang, Kota Malang. Di perumahan tersebut terdapat masalah, yaitu distribusi air yang tidak seimbang dikarenakan perumahan yang meluas. Hal ini menyebabkan kebutuhan air masih belum terpenuhi secara merata ke perumahan. Jumlah unit rumah saat ini yakni 492. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang dibutuhkan, hasil perencanaan pipa dengan program WaterCAD, hasil rencana anggaran biaya, hasil analisa ekonomi, dan harga air. Total kebutuhan air yang dibutuhkan yaitu sebesar 6,68 lt/dt. Hasil simulasi dengan WaterCAD sudah memenuhi standar perencanaan yaitu kecepatan (Velocity) sebesar 0,1-2,2 m/dt, kemiringan garis hidrolis (headloss gradient) sebesar 0,10-14,88 m/km, dan tekanan 0,5–12,3 Bars. Rencana anggaran biaya pada perencanaan yaitu Rp 1.296.360.000,00. Analisa Ekonomi pada tingkat suku bunga 9,95% didapatkan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,67. Selisih biaya manfaat (B–C) sebesar Rp 455.026.637/tahun. Tingkat pengembalian internal (IRR) =16,33% dengan periode pengembalian =8 tahun dengan harga air Rp 1.620,-/m3 dan periode pengembalian =4 tahun dengan harga air Rp 2.700,-/m3.
Studi Perencanaan Sistem Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih dengan Software WaterCad di Perumahan Bulan Terang Utama Kota Malang Rinaldy, Alif -; Ismoyo, M. Janu; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.63 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.38

Abstract

Perumahan Bulan Terang Utama terletak di Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang. Pada tahun 2020 Perumahan Bulan Terang utama memiliki total rumah sebanyak 1147 unit rumah dengan jumlah penduduk 2867 jiwa. Dalam upaya mendukung ketersediaan perumahan siap huni, Perumahan Bulan Terang Utama pada tahun 2021 akan melakukan pengembangan dengan jumlah rumah sebanyak 201 unit rumah siap huni. WaterCAD v8i adalah program yang berfungsi dalam melakukan simulasi jaringan pipa distribusi air bersih. Program ini juga disertai kalkulasi RAB dengan merujuk pada pedoman HSP Kota Malang. Penelitian ini menggunakan analisa ekonomi berupa NPV, Payback Period, IRR, serta BCR.  Kebutuhan air bersih rata – rata pada Perumahan Bulan Terang Utama Kota Malang yaitu sejumlah 2,73 lt/dt. Penyimulasian dilangsungkan memakai WaterCAD v8i menampilkan pendistribusian air bersih bagi Perumahan Bulan Terang Utama Kota Malang telah mampu dilayani 100% guna kebutuhan rerata ataupun dalam jam puncak. Rencana anggaran pada perencanaan di Perumahan Bulan Terang Utama sebesar Rp245.589.670. Analisa Ekonomi untuk periode pengembalian pada kurun waktu 2,5 tahun dan tingkat suku bunga 3,75% pada harga air Rp2.400,-/m3.
Kajian Hidrolika Bendung Gerak Karangnongko Kabupaten Bojonegoro Nisa, Anggie Aqidahtun; Marsudi, Suwanto; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.63 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.32

Abstract

Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko bertujuan untuk mengendalikan banjir dan pengelolaan sumber daya air Sungai Bengawan Solo. Sebagai proyek nasional yang mempunyai fungsi startegis dan bernilai ekonomi tinggi maka diperlukan uji laboratorium untuk menganalisa desain berdasarkan aspek hidrolik dengan uji model fisik. Selain itu juga perlu mempelajari perilaku hidrolika secara analitis sehingga diperoleh rumusan yang mendekati hasil uji model. Penelitian ini memiliki tujuan (1) mengetahui kapasitas saluran pengelak dan perilaku hidrolika yang terjadi, (2) mencari bukaan barrage yang sesuai untuk mengendalikan tinggi muka air hulu rencana, (3) mengetahui perilaku hidrolik Bendung Gerak Karangnongko sehingga didapatkan rekomendasi penyempurnaan desain, dan (4) mengetahui gerusan di bagian hilir dan menentukan rekomendasi bangunan pengaman yang tepat. Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa saluran pengelak mampu mengalirkan debit Q20th dengan aman, pengoperasian 9 pintu dibuka rata  menunjukkan kondisi hidrolik terbaik , dan gerusan yang terjadi cukup dalam 5,16 m sehingga perlu menambahkan panjang blok beton yang semula 50 m menjadi 200 m.
Evaluasi Kapasitas Emergency Gate Floodway Pelangwot-Sedayu Lawas sebagai Sistem Pengendalian Banjir di Bengawan Solo Hilir Amalia, Dewi; Sumiadi, Sumiadi; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.07

Abstract

Pelangwot-Sedayu Lawas floodway is the main infrastructure of the flood control system in the lower reach of Solo River. Based on the conditions in the field, there is still often occurs flood in that area therefore it is planned to increase the design flood of 1000 m3/s. This study aimed to determine the capability of three flood emergency gates to drain flood discharge of 1000 m3/s and the capability of the flood channels to accommodate discharge from the emergency gates and Rawa Jabung of 1310 m3/s. The analysis of the emergency gate capability is carried out by calculating the discharge that can pass through the emergency gates while the analysis of the flood channel is simulated using HEC-RAS 5.0.7. The results show that with gates opening (w) of 5 m, the emergency gates can drain the design flood of 1000 m3/s, with elevation at Pelangwot +7,190 masl and the condition of the flow is free flow. The percentage of flood reduction in Solo River reached 30.265%. The existing floodway channel has not been able to drain the discharge of 1310 m3/s, so it is necessary to raise the embankment or normalize the flood channel.Floodway Pelangwot-Sedayu Lawas merupakan infrastruktur utama dalam sistem pengendalian banjir Bengawan Solo Hilir. Berdasarkan kondisi di lapangan, diketahui bahwa masih sering terjadi banjir di daerah Bengawan Solo Hilir, maka dari itu direncanakan untuk meningkatkan kapasitas debit yang akan dialirkan menuju ke floodway, yaitu sebesar 1000 m3/dt. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui kemampuan tiga emergency gate floodway dalam mengalirkan debit banjir 1000 m3/dt dan kemampuan saluran floodway untuk menampung debit dari emergency gate maupun dari Rawa Jabung sebesar 1310 m3/dt. Analisis kemampuan emergency gate untuk mengalirkan debit banjir dilakukan dengan menghitung kapasitas debit yang dapat dialirkan melewati tiga pintu floodway, sedangkan analisis kemampuan saluran floodway dalam menampung debit banjir disimulasikan menggunakan aplikasi HEC-RAS 5.0.7. Hasil analisis menunjukkan dengan bukaan pintu (w) 5 m, ketiga pintu floodway tersebut mampu mengalirkan debit banjir rencana 1000 m3/dt, dengan elevasi di Pelangwot adalah +7,190 mdpl, dengan  kondisi aliran yang terjadi di hulu pintu adalah aliran bebas. Persentase reduksi banjir Bengawan Solo dengan kapasita floodway 1000 m3/dt, mencapai 30,265%. Saluran floodway eksisting belum mampu mengalirkan debit 1310 m3/dt, sehingga diperlukan peninggian tanggul ataupun normalisasi pada saluran floodway tersebut.
Analisis Keruntuhan Bendungan Telaga Pasir Kabupaten Magetan Melalui Simulasi HEC-RAS dan Berbasis InaSAFE Siregar, Jeremi Ishak; Dermawan, Very; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.04

Abstract

Bendungan Telaga Pasir yang berada pada Kabupaten Magetan adalah salah satu bendungan alam (telaga alami) yang terdapat di Indonesia. Bendungan Telaga Pasir berfungsi untuk penyediaan air irigasi dan sebagai tempat wisata. Selain fungsi tersebut, Bendungan Telaga Pasir juga tidak lepas dari resiko dari terjadinya sebuah keruntuhan bendungan seiring dengan usia bendungan yang semakin menua. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengerti besarnya debit banjir rancangan maksimum pada wilayah daerah tangkapan air Bendungan Telaga Pasir, mengetahui sebaran banjir akibat keruntuhan Bendungan Telaga Pasir berdasarkan simulasi HEC-RAS 5.0.7, mengetahui klasifikasi tingkat bahaya, dan estimasi kerugian ekonomi yang disebabkan keruntuhan Bendungan Telaga Pasir berbasis InaSAFE. Hasil analisis menunjukkan debit banjir maksimum PMF dari metode HSS Nakayasu didapatkan sebesar 56,285 m3/dt, maka dilakukan simulasi keruntuhan bendungan menggunakan HEC-RAS 5.0.7 dari beberapa skenario. Luas sebaran genangan banjir terluas akibat keruntuhan Bendungan Telaga Pasir yaitu seluas 14,496 km2 dengan ketinggian banjir maksimum 34,61 m. Berdasarkan hasil sebaran banjir yang dimasukan pada aplikasi InaSAFE maka keruntuhan Bendungan Telaga Pasir dikategorikan bahaya banjir tingkat tinggi. Estimasi kerugian ekonomi yang ditanggung oleh pemerintah dan warga Kabupaten Magetan yang terdampak akibat keruntuhan Bendungan Telaga Pasir penduduk sebesar Rp. 154.225.241.802. Telaga Pasir Dam is one of Indonesia's natural lakes which provides irrigation water and tourist spot. Despite that, Telaga Pasir Dam is not free from the risk of a dam break along with the age of the dam. The purpose of this study is to determine the maximum flood discharge in the Telaga Pasir Dam catchment area, the flood inundation due to the collapse of Telaga Pasir Dam based on the HEC-RAS 5.0.7 simulation, to classify the hazard level of the collapse, and to estimate the economic losses caused by the collapse of the dam using InaSAFE. The analysis results show that the PMF discharge from Nakayasu method is 56,285 m3/sec. Which then, is used in HEC-RAS for several scenarios. The maximum area affected by the collapse of Telaga Pasir Dam is 14,496 km2 with a maximum flood height of 34.61 m. Based on the results of the flood distribution entered into the InaSAFE program, the collapse of Telaga Pasir Dam is categorized as a high-level flood hazard. The estimated economic loss caused by the collapse of the Telaga Pasir Dam is Rp. 154.225.241.802.
Studi Perencanaan Embung sebagai Upaya Pengendalian Banjir Sungai Kemuning Kabupaten Sampang Madura Provinsi Jawa Timur Aditiya, Achmad Rizkiawan; Dermawan, Very; Asmaranto, Runi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.03

Abstract

Embung merupakan bangunan air yang berfungsi menampung air hujan dan air limpasan. SungaiiKemuning yang berlokasikan di Kabupaten Sampang, Madura dengan panjang sungai utama kurang lebih 58 km tiap tahunnya saat musim hujan tidak dapat menampung debit banjir yang terjadi dan juga mengalami kekeringan pada saat musing kemarau. Pembangunan embung diharapkan mampu menahan air banjir untuk mengurangi volume debit air yang mengalir dan dapat digunakan di saat musim kemarau terjadi. Pada perencanaan pelimpah direncanakan 3 lokasi embung pada Sungai Kemuning. Tujuanistudi iniiadalah untuk mengetahui besar debit banjir rancangan sungai Kemuning serta pengaruh adanya pembangunan embung terhadap besar reduksi banjir yang terjadi. Perhitungan debit banjir rancangan menggunakan metode  Nakayasu. Analisa menggunakan aplikasi HEC-RAS 6.2 dengan menggunakan debit banjir Q25th. Menghitung reduksi dengan adanya perencanaan embung pada sungai Kemuning. Hasil analisa debit banjir rancangan Q25th pada Embung Daleman didapatkan sebesar 255,102 m3/dt, pada Embung Rohayu sebesar 353,868 m3/dt, dan pada Embung Komis sebesar 344,046 m3/dt. Perencanaan 3 embung pada studi ini mereduksi banjir sebesar 17,79% berdasarkan penampang yang melimpas dan 4,85% berdasarkan debit yang terjadi. Retarding basin is a water structure that functions to collect rainwater and runoff water. The Kemuning River which is located in Sampang Regency, Madura, with the main river length of approximately 58 km, every year during the rainy season cannot accommodate the flood discharge but drought during the dry season. The construction of the retarding basin is expected to be able to reduce the volume of flood discharge and also can be used on dry season. It is planned to have 3 locations of retarding basins on the Kemuning River. Calculation of design flood discharge using Nakayasu method. The Q25th design flood discharge at Daleman was 255.102 m3/s, at Rohayu was 353.868 m3/s, and at Komis was 344.046 m3/s. Analysis using the HEC-RAS 6.2 application of Q25th flood discharge. The highest water depht in the downstream Kemuning River is 2.15 m on the left and 1.83 m on the right cross-section. The planning of 3 retarding basins has a flood reduction of 17.79% based on the overflow section and 4.85% based on previous flood design discharge.
Analisa Hidraulik Bendung Netemnanu, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Wirawan Putra, Rizky Almiraldi; Solichin, Mohammad; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.012

Abstract

Bendung Netemnanu berada di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang peruntukannya sebagai pemenuhan kebutuhan air irigasi, dan berfungsi juga untuk konservasi sumber daya air. Rehabilitasi Bendung Netemnanu dilaksanakan dengan tujuan mengembalikan fungsi utama Bendung Netemnanu yang mengalami kerusakan berskala besar. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pola aliran hidrolika, gerusan pada hilir bendung dan kemampuan pembilasan kantong lumpur pada intake yang terdapat dalam model test. Hasil penelitian tersebut menunjukkan kondisi hidrolik aliran subkritis pada bagian hulu bendung, superkritis pada bagian saluran peluncur, subkritis pada bagian kolam olak dan subkritis pada sungai, namun pada beberapa section sungai menunjukkan hasil aliran superkritis pada original design sampai dengan final design. Gerusan lokal pada penelitian ini menunkukkan hasil gerusan sedalam 4,54 m pada original design (belum aman), setelah perubahan desain menunjukkan gerusan sedalam 1,81 m dan 2,68 m pada debit Q2th dan Q5th. Dengan hasil gerusal lokal pada final design tersebut dapat disimpulkan bahwa struktur aman dan tidak merusak bangunan utama Bendung Netemnanu. Pintu intake dimanfaatkan untuk menyalurkan air untuk pasokan irigasi dan pembilasan. Hasil pemodelan efektifitas pembilasan kantong lumpur dengan debit pembilasan 2,5 m3/dt menunjukkan kekuatannya dalam mengangkut 45,45% dari keseluruhan sedimen. Penelitian ini dilaksanakan dengan harapan hasil pemodelan hidrolika dapat lebih berkembang dalan menentukan desain bendung dan perencanaannya dapat dipermudah.
Studi Penilaian Indeks Kinerja Irigasi Dan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) pada Daerah Irigasi Ngajum Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang Fathinun Najib; Asmaranto, Runi; Dermawan, Very
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.02

Abstract

Strategi peningkatan produksi pangan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang semakin bertambah, salah satunya dengan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Agar keberlangsungan aset irigasi yang sudah dikelola dapat bertahan, maka harus dilakukan evaluasi secara berkala sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) No. 23 tahun 2015 tentang Pengelolaan Aset Irigasi. Dari hasil survei yang dilakukan di Daerah Irigasi (D.I) Ngajum, ditemukan 6 titik kerusakan yang terdiri dari 4 kerusakan lining saluran, dan 2 saluran yang dipenuhi oleh tanaman liar, sampah dan sedimen. D.I Ngajum mendapatkan nilai indeks kinerja sebesar 77,10% dan masuk ke kategori kondisi sedang (60-79%) dengan nilai aspek prasarana fisik senilai 36,29%, aspek produktivitas tanaman senilai 14,51%, aspek sarana penunjang Operasi dan Pemeliharaan (O&P) senilai 7,38%, aspek organisasi personalia senilai 8,72%, aspek dokumentasi senilai 4,10%, aspek Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) senilai 6,10%. Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) yang didapatkan dari hasil perhitungan pada D.I Ngajum sebesar Rp. 235.172.711,00. A strategy to increase food production is needed to fulfill the increasing demand for food, one of which is the construction and rehabilitation of irrigation networks. For the sustainability of irrigation assets that have been managed to survive, periodic evaluations must be carried out according to Ministerial Regulation  No. 23 of 2015 concerning the Management of Irrigation Assets. From the results of a survey conducted in the Ngajum Irrigation Area, 6 damage points were found consisting of 4 damage to the channel lining, and 2 channel filled with weeds, plastic waste, and sediment. Ngajum Irrigation Area got a performance index score of 77.10% and categorized into the moderate condition category (60-79%) with a physical infrastructure aspect value of 36.29%, a plant productivity aspect of 14.51%, an Operation, and Maintenance support facility aspect (O&M) of 7.38%, personnel organization aspect of 8.72%, documentation aspect of 4.10%, Association of Water User Farmers of 6.10%. The real Cost Value of Maintaining and Operating Irrigation obtained from the calculation outcomes at Ngajum Irrigation Area is Rp. 235,172,711.00.
Co-Authors Abdul Azis Hoesein Achmad Marzuqi, Achmad Adihaningrum, Anita Andriyani Adilah, Ahmad Daffa Aditiya, Achmad Rizkiawan Aji, Yahya Muchaimin Alam Semesta, Aji Rahmanda Alpikarigo, Jano Andre Primantyo H., Andre Primantyo Andre Primantyo Hendrawan Anggara Cahyo Wibowo Anggara Wiyono Wit Saputra, Anggara Wiyono Wit Aniek Masrevaniah Ardiyansah, Ilham Artha, Vevy May Augustiman, Yoggie Azhary Aulia, Nanda Bahreisy, Arzil Abdillah Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Budi, Susilo Budiarto, Fajar Dwi Danudoro, Muhammad Darmawan, Sevila Maulidina Dewi Amalia Dhitaisma, Elsya Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Dian Sisingih, Dian Donny Harisuseno DRIANTAMA, AL GHIFARY Emma Yuliani Endah Supriyani Endang Purwati RN Eri Prawati Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fathinun Najib Fikhruddin, Ahmad Fitrina, Halita Hadi Kusuma, Fajar Sadewa Handoko, Shubhananda Aulia hari siswoyo Hidayah, Susi Hidayat, Muhammad Nurjati Ikhsanti, Lanthika Dwi Ilmiawan, Ahlun Nazar Indrajayatama, Ridho Satria Ivan, Hans Kurniawan Hasan, Dimas Tri Kurniawati, Oktavia Triana Kusuma, Roorkeindia Paramita Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi M. Amar Sajali M. Bisri M. Janu Ismoyo Martius, Alifa Fajriani mas'udi, oldvika nurma Maulana, Muhammad Adnan Mochammad Ibrahim Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Solichin, Mohammad Muhamad Rodhita Muhammad Taufiqurrohman, Muhammad Nimas Ayu Anggraini, Nimas Ayu Nisa, Anggie Aqidahtun Nur Cahya, Evi Nurhayati, Ima Nurwijayanti Oktaviariyadi, Nabila Paksi, R. Susenatama Jatayu Pitojo Tri Juwono Prima Hadi Wicaksono Putra Ramadhani, Adhinda Dwi Putri, Aradila Tiara Rachmadani, Lucia Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahawarin, Ridho Fahreza Reynaldo Jeffry Polie, Reynaldo Jeffry Rifai, A Rifnawati, Vina Rinaldy, Alif - Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizal Arifuddin K. Rizaldi, Odhi Rosamike, Mega Okvita Karinda Runi Asmaranto Rusardi, Olda Fadhilah Aprilia Salsabila, Sekar Saputra , Anggara Wiyono Wit Sholawatini, Nur Siregar, Jeremi Ishak Siswanti, Yuvika Rega Sri Wahyuni Suhardjono, - Suhartanto, Ery Sumanto, Hari Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Swandani, Monique Adriana Syaiful Anam Syarief Fathoni, Syarief Tandisau, Deandy Gilang Tandju, Indah Nur Alifa Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Utami, Diah Tri Utomo, Gloria Dihan Vareza, Ervisto Thama WAHYU FIRMANSYAH Wahyudi, Aqsha Prahitna Wayan Andi Frederich Gunawan Widandi Soetopo Wirawan Putra, Rizky Almiraldi Wiryamanta, Dhimas Raditya Yanuar Hendra Pramana, Yanuar Hendra Yudha, Nevandria Satrya Zulkanzi, Achmad Kamili