Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi dan Lama Waktu Perendaman Gibberellic Acid (GA3) pada Penyemaian Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dengan Sistem TSS (True Shallot Seed) Ningsih, Sinta; Maghfoer, Moch. Dawam
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas tanaman hortikultura yang banyak dibudidayaan secara komersial dan memiliki nilai ekonomis yang menguntungkan. Tetapi pada budidayanya penggunaan umbi sebagai bahan tanam secara terus menerus dapat menyebabkan penurunan produktivitas. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan sistem TSS (True Shallot Seed), hanya saja sistem TSS masih memiliki kendala dalam proses penyemaiannya. Untuk mengatasinya dilakukan dengan perendaman benih sebelum tanam menggunakan Gibberellic Acid (GA3). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi serta waktu perendaman GA3 yang tepat untuk mendukung perkecambahan dan pertumbuhan tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Juni 2023 di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. Penelitian dilakukan secara faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi GA3 yang terdiri dari (G1) 50 ppm; (G2) 100 ppm; (G3) 150 ppm; dan (G4) 200 ppm. Faktor kedua adalah lama waktu perendaman yang terdiri dari (T1) 6 jam; (T2) 9 jam; (T3) 12 jam. Dari perlakuan tersebut diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan 1 perlakuan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan taraf konsentrasi GA3 200 ppm dengan waktu perendaman selama 6 jam, perlakuan taraf konsentrasi GA3 150 ppm dengan waktu perendaman selama 9 jam, serta perlakuan taraf konsentrasi GA3 100 ppm dengan waktu perendaman selama 12 jam menunjukkan hasil yang terbaik pada parameter persentase daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, berat kering tanaman, berat segar umbi dan diameter umbi, serta laju asimilasi bersih tanaman bawang merah.
The Effect of Organic Stimulant and Inorganic Fertilizer on Two Rice Varieties (Oryza sativa L.) Widyaswari, Erningtyas; Santosa, Mudji; Maghfoer, Moch. Dawam
The Journal of Experimental Life Science Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.857 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2016.007.01.09

Abstract

Increased the yield of rice could be done by organic stimulant application and inorganic fertilizer, as well as the used of appropriate variety. The field experiment was aimed to study the interaction of fertilizer application and the using of variety on rice. The research was conducted at April until July 2016 in Sekarputih Hamlet, Pendem Village, Junrejo District, Batu City. This research used the Randomized Complete Block Design (RCBD) Factorial methods with 2 factors are Rice Variety (V) and Fertilizers Doses (P) with 3 replications. Cows Biourine application by dissolved 1 L biourine with 10 L water sprayed on soil and plants. EM-4 application was doing by dissolved 100 cc EM-4 with 10 L water sprayed on soil. The result of research showed that interaction of Mapan-P.05 hybrid variety (V2) added with fertilizer doses 100 kg phonska+100 kg urea+cows biourine+EM-4 (P6) can increase yield on rice in parameter 1000 grain weight to 15.29% against which added fertilizer doses 200 kg phonska+200 kg urea (P1). Keywords: Inorganic Fertilizer, Organic Stimulant, Rice, Variety.