Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PROGRAM PELATIHAN INVESTIGASI PENYAKIT HEWAN MENULAR BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI DOKTER HEWAN DI KUPANG Gelolodo, Maria Aega; Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangiut Ronael; Kallau, Novalino Harold Geoffrey; Tabali, Zulkifli; Sitompul, Yeremia Yobelanno; Loe, Fhady Risckhy; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
Jurnal Media Tropika Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v5i1.20572

Abstract

Infectious animal diseases, particularly zoonoses, pose a significant problem to the inhabitants of East Nusa Tenggara (NTT) Province because of the high animal population, especially livestock, and the close interaction between humans, animals, and the environment. The Faculty of Medicine and Veterinary Medicine, Universitas Nusa Cendana, Kupang, held the Animal Disease Investigation Training Program for Veterinary Professional Education Students (PPDH) to overcome this significant challenge. This one-day workshop had been attended by 80 participants, consisting of 26 men (32.5%) and 54 women (67.5%). This training aims to improve students' understanding and skills in zoonotic disease investigation through theoretical and practical approaches. Theoretical sessions were conducted by giving presentations to provide a foundation of knowledge. At the same time, interactive approaches in the form of group discussions and field practice were designed to improve the ability to analyze and handle cases in the field. The results of this training are expected to equip participants with the ability to investigate, identify risks, and implement disease prevention and control measures. The expected implication of this activity is to improve the ability of prospective veterinarians to face the challenges of animal diseases in NTT, especially in infectious disease detection. This training provides relevant theoretical and practical experience in protecting animal and public health in the region.
Molecular Identification of African Swine Fever Virus from an Outbreak in Kupang Region Gelolodo, Maria Aega; Sanam, Maxs U. E.; Tangkonda, Elisabet; Simarmata, Yohanes T. R. M. R.; Murni, Theresia F. I. M. D.; Jacob, Jois M.
JURNAL KAJIAN VETERINER Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Kajian Veteriner
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jkv.v13i1.19609

Abstract

African Swine Fever (ASF) adalah infeksi virus penting pada babi yang belakangan ini muncul kembali sebagai penyakit lintas batas yang menyebar dengan luas dan cepat. Konfirmasi pertama ASF tercatat di Indonesia pada akhir tahun 2019 dan kemudian meluas ke beberapa daerah termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT). Informasi tentang virus ASF di NTT terbatas hingga saat ini. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan virus ASF pada kasus kematian massal babi di Kupang, Pulau Timor. Sampel ginjal dan limpa diambil dari delapan ekor babi yang mati mendadak di daerah Kupang. Teknik PCR konvensional dilakukan untuk mengidentifikasi daerah yang sangat terkonservasi dari genom virus ASF VP72. Hasil PCR menunjukkan bahwa semua sampel menampilkan panjang pita yang sesuai dengan pita target dari primer yang digunakan. Hasil ini menunjukkan bahwa virus ASF masih beredar di wilayah Kupang dan tetap menjadi ancaman bagi peternakan babi di daerah tersebut. Oleh karena itu, usaha untuk meningkatkan kesadaran publik terutama di kalangan produsen babi mengenai pentingnya penerapan biosekuriti harus dilakukan secara konsisten.
Peningkatan Kapasitas Dokter Hewan Sebagai Garis Depan Penanganan Penyakit Rabies di Nusa Tenggara Timur Gelolodo, Maria Aega; R. M. R, Yohanes T.; Simarmata, Simarmata; Sitompul, Yeremia Y.; Kallau, Novalino H.G; Loe, Fhady R.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3468

Abstract

Dalam satu dekade belakangan ini kejadian penyakit akibat penyakit-penyakit zoonosois merupakan salah satu ancaman penting yang dihadapi oleh masyarakat dunia. Selain kemunculan emerging diseases dan re-emerging diseases, kejadian penyakit-penyakit zoonosis yang tergolong sebagai penyakit terabaikan (neglacted diseases) juga tetap dilaporkan dari berbagai wilayah di dunia dan menjadi ancaman kesehatan masyarakat penting. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang paling tua namun sampai dengan saat ini masih menjadi ancaman serius bagi hewan dan manusia, terutama pada negara-negara seperti Indonesia. Sebagai penyakit penting yang berdampak bagi lingkungan manusia dan hewan maka partisipasi aktif dari berbagai elemen terkait kesehatan hewan maupun manusia merupakan kunci dalam pemberantasan penyakit ini. Dokter hewan sebagai garda terdepan penanganan penyakit asal hewan berperan penting dalam eradikasi penyakit ini. Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang dokter hewan yang bertugas di berbagai wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dokter hewan dalam investigasi penyakit seperti rabies. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode berupa presentasi dari pemateri utama, diskusi dan kerja kelompok serta praktik lapangan. Dari hasil pre-test, post-test serta feedback dari peserta diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta akan investigasi penyakit dan rata-rata peserta puas akan kegiatan ini dan metode yang digunakan.  Kegiatan ini diharapkan dapat membekali para dokter hewan dengan kemampuan peneyelidikan penyakit yang handal sehingga peran serta dokter hewan dalam pengendalian maupun pemberantasan penyaki-penyakit zoonosis dapat semakin nyata terasa.
Identifikasi Morfologi Larva Anisakis sp. pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) Djungu, Dewi; Almet, Julianty; Toha, Larry Richard Wellem; Wuri, Diana Agustiani; Gelolodo, Maria Aega
JURNAL KAJIAN VETERINER Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Kajian Veteriner
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jkv.v13i2.25087

Abstract

Infection by the parasitic worm Anisakis sp. can cause anisakiasis in humans and is an important food safety concern, particularly in mackerel tuna (Euthynnus affinis). This study aimed to identify the morphology of Anisakis sp. larvae in mackerel tuna obtained from the Fish Auction Center (TPI) in Kupang, East Nusa Tenggara, using a Scanning Electron Microscope (SEM). Examination was conducted on internal organs (liver, intestine, and gonads), and the larvae found were observed using SEM. The results revealed the presence of Anisakis sp. larvae characterized by typical morphological features, including a boring tooth and papillae in the anterior part, as well as a mucron in the posterior part. These findings confirm Anisakis sp. infection in mackerel tuna and provide detailed morphological data useful for species identification and zoonosis prevention through marine fish quality monitoring.
Hematologic Profile of Local Dogs Post-Rabies Vaccination in Kupang City Simarmata, Yohanes T.R.M.R.; Gelolodo, Maria Aega; Kale, Maria Laurenci Fanny Permata; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
JURNAL KAJIAN VETERINER Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Kajian Veteriner
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jkv.v13i2.25786

Abstract

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang fatal dan tetap menjadi ancaman kesehatan masyarakat di wilayah berisiko tinggi seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota Kupang sebagai salah satu wilayah di NTT dengan upaya vaksinasi intensif memerlukan data ilmiah terkait keamanan vaksin rabies pada anjing lokal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan parameter hematologi pada anjing lokal berusia lebih dari satu tahun sebelum dan setelah vaksinasi rabies. Sebanyak 10 ekor anjing sehat dipilih menggunakan metode purposive sampling. Sampel darah dikumpulkan sebelum vaksinasi, satu bulan setelah vaksinasi, dan tiga bulan setelah vaksinasi. Analisis hematologi dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk normalitas, One-Way ANOVA untuk data berdistribusi normal, dan Kruskal–Wallis untuk data non-normal, dengan batas signifikansi ditetapkan pada p < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada parameter RBC, HGB, PCV, MCV, MCH, MCHC, dan WBC (p > 0,05), dan meskipun terdapat fluktuasi ringan antar waktu, seluruh nilai tetap berada dalam kisaran fisiologis normal. Temuan ini mengindikasikan bahwa vaksin rabies aman secara hematologis bagi anjing lokal yang sehat dan tidak menimbulkan respon inflamasi sistemik hingg tiga bulan setelah vaksinasi. Berdasarkan penelusuran literatur, penelitian ini merupakan kajian awal yang mengevaluasi respons hematologi pasca-vaksinasi rabies pada anjing lokal di Kota Kupang. Penelitian lanjutan disarankan untuk menilai titer antibodi dan faktor nutrisi guna memahami hubungan antara status hematologi, respons imun, dan efektivitas vaksinasi.
Studi Kasus: Deteksi African Swine Fever (ASF) dengan PCR (Polymerase Chain Reaction) pada Sampel Lapangan Babi dari Camplong, Kabupaten Kupang Da Gama, Louisa Blandina; Gelolodo, Maria Aega
Jurnal Veteriner Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Program Studi Kedokteran Hewan, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jvn.v8i2.25148

Abstract

African swine fever (ASF) is a highly contagious hemorrhagic disease of pigs that threatens smallholder systems in Indonesia. We describe a field case from Camplong, Fatuleu Sub-district, Kupang Regency (East Nusa Tenggara) involving a 3.5-month-old male mixed Landrace–local pig reared under traditional management. Clinical history at the premises included anorexia, lethargy, tremors, diarrhea with hematochezia, and recent on-farm mortalities. Post-mortem examination noted a markedly darkened, enlarged spleen and renal petechiae. Basic hematology supported acute systemic viral infection. Splenic tissue was collected aseptically and tested by polymerase chain reaction (PCR), yielding a positive result for ASF; internal quality controls were acceptable. Concordant clinical, pathological, hematologic, and molecular findings support a definitive diagnosis of ASF in this case. At the population level, confirmation in Camplong indicates plausible local virus circulation and underscores the need for immediate risk communication, movement restriction, disinfection, strengthened biosecurity, and trace-back/trace-forward investigations among nearby smallholders. This case adds geographically contextualized evidence for ASF detection in resource-limited settings and illustrates the operational value of integrating field necropsy and confirmatory PCR on splenic tissue for timely decision-making. Findings may inform targeted surveillance and practical biosecurity guidance for smallholder pig producers in East Nusa Tenggara.
MEMBANGUN KESIAPSIAGAAN KESEHATAN HEWAN BERBASIS ONE HEALTH: PELATIHAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL BAGI DOKTER HEWAN GARIS DEPAN DI PULAU TIMOR, ROTE, DAN SABU Gelolodo, Maria Aega; Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael; Kallau, Novalino Harold Geoffrey; Tabali, Zulkifli; Sitompul, Yeremia Yobelanno; Loe, Fhady Risckhy; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
Jurnal Media Tropika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v5i2.25844

Abstract

EDUKASI PENCEGAHAN RABIES BAGI PEGAWAI PEMERINTAH SEBAGAI UPAYA PENGUATAN LITERASI KESEHATAN DI KECAMATAN MOLLO SELATAN, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael; Gelolodo, Maria Aega; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni; Kale, Maria Laurenci Fanny Permata; Putri, Mariana Febrilianti Resilinda; Malelak, Marlin Cindy Claudya
Jurnal Media Tropika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v5i2.26418

Abstract

PENERAPAN MANAJEMEN PETERNAKAN BERBASIS ANIMAL WELFARE UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN HEWAN DI LABORATORIUM LAPANG FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael Simarmata; Maria Aega Gelolodo; Korbinianus Feribertus Rinca; Yustinus Oswin Primajuni Wuhan; Maria Laurenci Fanny Permata Kale
Jurnal Media Tropika Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v6i1.27732

Abstract

Animal welfare is a fundamental aspect of modern livestock management that influences ethics, health, and productivity. The Field Laboratory of the Faculty of Medicine and Veterinary Medicine, Universitas Nusa Cendana, faces challenges regarding the limited supply of fresh forage, particularly during the dry season, which risks compromising animal welfare. This community service program aims to implement animal welfare- based livestock management by integrating corn stalk silage technology to ensure sustainable feed availability. The implementation method consisted of three main stages: (1) identification of animal welfare principle applications, (2) silage production training for students and barn staff, and (3) the provision of forage chopper machines. Results of this community service (PkM) program indicate that students and barn staff are now capable of independent silage production, supported by the use of chopper machines which significantly enhanced operational efficiency. In conclusion, this program successfully integrated feed technology solutions and the downstreaming of forage choppers with animal welfare standards to support sustainable livestock productivity.
Co-Authors Ade Lestrari Rambu Leba Aji Winarso Almet, Julianty Annytha Ina Rohi Detha Bili, Feny A. L. Da Gama, Louisa Blandina Deta, Herlina Umbu Dewi Fesbayanti Lestari Djungu Diana A. Wuri Diana Agustiani Wuri Djungu, Dewi Elisabet Tangkonda Gaina, Cynthia Dewi Herlina Umbu Deta Jampur, Sesarius Wahyu Pagung Joesoef, Jayusman Arsiyanti Jois M. Jacob, Jois M. Julianty Almet Julianty Almet Kale, Maria Laurenci Fanny Permata Kallau, Novalino Harold Geoffrey Korbinianus Feribertus Rinca Kurnia Riwu Manu Larry R.W Toha Larry Richard Wellem Toha Loe, Fhady R. Loe, Fhady Risckhy Maha, Inggrid Trinidad Malelak, Marlin Cindy Claudya Maria Laurenci Fanny Permata Kale Maxs U. E Sana Maxs Urias Ebenheizer Sanam Murni, Theresia F. I. M. D. Nemay A. Ndaong Ngasi, Bernadete Dwiyuni Ola, Elisa Albertine Rahmita Deran Orolaleng, Katarina Keleka Puspita, Anggi Putra Nugroho, Mega Perkasa Putri, Mariana Febrilianti Resilinda R. M. R, Yohanes T. Redempta Wea Salestin, Ledy Chehfzy Simarmata, Simarmata Simarmata, Yohanes T. R. M. R. Simarmata, Yohanes T.R.M.R. Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangiut Ronael Sitompul, Yeremia Y. Sitompul, Yeremia Yobelanno Sole, Marsyella G. Sole, Marsyella Gloria Tabali, Zulkifli Ticoalu, Abigail E. Toha, Larry R. W. Toha, Larry Richard Wellem Widi, Antin Y. N. Widi, Antin Yeftanti Anggraeni Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael Simarmata Yoseph Klaudius Yulfia Nelymalik Selan, Yulfia Nelymalik Yustinus Oswin Primajuni Wuhan