Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI PUSKESMAS KUALA LAHANG Rara Wita; Elmia Kursani; Christine vita glora purba
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2428

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.Ada 5 jenis imunisasi dasar yaitu hepatitis B, polio, BCG, campak dan DPT.Cakupan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Kuala Lahang (63%) Kabupaten Indragiri Hilir (44%) sedangkan target (92,5%).Tujuan penelitian ini secara umumuntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada baduta.Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki baduta yang berada di 10 kelurahan/desa wilayah kerja Puskesmas Kuala Lahang, pengambilan sampeldilakukan dengan menggunakan teknik random sampling.Lokasi Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Lahang Kabupaten Indragiri Hilir, yang dilaksanakan pada bulan Mei-juni 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa p value < α 0,05 sehingga yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar adalah status gizi (P value =  0,001, POR= 4,588), pengetahuan ibu (P value = 0,001, POR = 9,763),  pendidikan ibu (P value =  0,001, POR = 5,692), jarak tempat tinggal (P value = 0,001, POR = 7,941),  peran kader (P value =0,001, POR = 5,375).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, status gizi, pengetahuan ibu, pendidikan ibu, jarak tempat tinggal, peran kader, merupakan faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada baduta di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Lahang Tahun 2021. Diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan pemberian penyuluhan tentang imunisasisehingga meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang imunisasi. Kata kunci:              Imunisasi, Kader, Pendidikan, Pengetahuan, Gizi
Factors Related to the Behavior of River Water Use in Bathing, Washing, and Toilet Activities in Tembilahan Hulu Village: Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Air Sungai Dalam Kegiatan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) Di Kelurahan Tembilahan Hulu Winda Mayasari; Elmia Kursani; Nurlisis Nurlisis
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.541 KB) | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss2.12

Abstract

Bathing, Washing, Latrine (MCK) is a community activity that has become a routine activity every day. The behavior of the community in using river water for MCK activities is a hereditary activity, due to limited facilities and using the river as an MCK. The purpose of this study is generally to determine the factors related to the behavior of river water use in MCK activities in Tembilahan Hulu Village in 2022. The research method used is quantitative with an observational analytical type with a cross sectional approach. This study used a non-probability sampling technique by means of a concecutive sampling technique. An interview was conducted for the distribution of questionnaires to 363 heads of families in Tembilahan Hulu Village in April-May 2022. The results showed that the factors related significantly to the behavior of river water use in MCK activities were knowledge (p value = 0.001, OR = 2.665) attitude (p value = 0.010, OR = 1.808) economic status (p value = 0.001, OR = 5.694) means (p value = 0.001, OR = 12.866) the role of health workers (p value = 0.006, OR = 1.890). From the results of the study, it can be concluded that the knowledge, attitudes, economic status, facilities, and role of health workers are risk factors for the use of river water in MCK activities in Tembilahan Hulu Village in 2022.
ANALISIS HYGIENE PENJAMAH DAN SANITASI RUMAH MAKAN MIDNIGHT CAFE KELURAHAN MAHARATU KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU TAHUN 2022 Hayana Hayana; Elmia Kursani; Ramadhan Syarif
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3795

Abstract

Rumah makan merupakan salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat umum dengan demikian memerlukan perhatian khusus dibidang sanitasi. Sanitasi yang tidak memenuhi persyaratan akan menimbulkan masalah kesehatan dan munculnya vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Hygiene Penjamah dan Sanitasi Rumah Makan Midnight Cafe Kelurahan Maharatu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan dengan menggunakan metode observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap subjek penelitian yang berjumlah 7 orang yaitu, Pemilik Rumah Makan 1 orang, penjamah 2 orang, Masyarakat 1 Orang, Pengunjung 2 orang dan Petugas puskesmas sanitarian 1 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hygiene penjamah makanan masih kurang baik karena cara berpakaian yang kurang bersih dan rapi, keadaan SPAL kurang baik karna masih sering mengalami penyumbatan, dan sanitasi tempat sampah di masih belum terlihat bersih ditambah lagi adanya penumpukan sampah sampah disekitar cafe. Disamping itu, ketersediaan air bersih di rumah makan midnight cafe sudah cukup baik dan sanitasi peralatan makan sudah cukup bagus karna tidak ada penumpukan peralatan makan yang kotor dan langsung dicuci dengan air bersih serta tidak ada penggunaan peralatan makan sekali pakai secara berulang-ulang. Disarankan kepada pihak rumah makan untuk lebih memperhatikan kebersihan penjamah makanan seperti menggunakan masker dan sarung tangan, serta membenahi SPAL yang tersumbat untuk menghindari terjadinya penumpukan limbah. Kata Kunci : Hygiene Penjamah, Sanitasi Rumah Makan
PENYULUHAN DAN PRAKTEK SADARI UNTUK DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI DI PANTI ASUHAN AL-AKBAR PEKANBARU Elmia Kursani; Raviola Raviola; Yuni Purwanti
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v2i2.7154

Abstract

Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood, where there is dynamic and rapid growth and development in physical, psychological, intellectual, social, sexual behavior associated with the onset of puberty. Problems related to adolescent reproductive health include breast cancer and cervical/cervical cancer. Cancer is one of the biggest causes of death in the world. Based on data from the Global Burden of Cancer (GLOBACAN) released by the World Health Organization (WHO) states that the number of cases and deaths from cancer until 2018 was 18.1 million cases and 9.6 million deaths in 2018. Cancer deaths is estimated to continue to increase to more than 13.1 million in 2030. According to the Ministry of Health (2019), the incidence of breast cancer is 42.1/100,000 population with an average death rate of 17/100,000. Meanwhile, according to the Basic Health Research (Riskesdas) in 2018, the prevalence of cancer in Indonesia reached 1.79/1000. This service aims to determine the description and early detection of breast cancer in adolescents. The method used in the service is to conduct counseling and practice BSE on young women at the Al Akbar Orphanage Pekanbaru. It is hoped that with this BSE counseling and practice, the knowledge level of young women will increase and make them more concerned about their health condition. The results of this service will be published in the community service proceedings.   Keywords: Early detection, breast cancer, young women
Factors Related to the Behavior of River Water Use in Bathing, Washing, and Toilet Activities in Tembilahan Hulu Village: Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Air Sungai Dalam Kegiatan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) Di Kelurahan Tembilahan Hulu Winda Mayasari; Elmia Kursani; Nurlisis Nurlisis
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss2.12

Abstract

Bathing, Washing, Latrine (MCK) is a community activity that has become a routine activity every day. The behavior of the community in using river water for MCK activities is a hereditary activity, due to limited facilities and using the river as an MCK. The purpose of this study is generally to determine the factors related to the behavior of river water use in MCK activities in Tembilahan Hulu Village in 2022. The research method used is quantitative with an observational analytical type with a cross sectional approach. This study used a non-probability sampling technique by means of a concecutive sampling technique. An interview was conducted for the distribution of questionnaires to 363 heads of families in Tembilahan Hulu Village in April-May 2022. The results showed that the factors related significantly to the behavior of river water use in MCK activities were knowledge (p value = 0.001, OR = 2.665) attitude (p value = 0.010, OR = 1.808) economic status (p value = 0.001, OR = 5.694) means (p value = 0.001, OR = 12.866) the role of health workers (p value = 0.006, OR = 1.890). From the results of the study, it can be concluded that the knowledge, attitudes, economic status, facilities, and role of health workers are risk factors for the use of river water in MCK activities in Tembilahan Hulu Village in 2022.
Factors Related To Open Defecation Free Behavior In Kuala Cenaku Public Health Center, Indragiri Hulu Regency In 2022: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2022 Desvita Anzelina; Sri Desfita; Emy Leonita; Nila Puspita Sari; Elmia Kursani
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss2.37

Abstract

Community Based Total Sanitation (STBM) is a government program with the aim that people no longer practice open defecation. Based on data taken from the Public Health Sector, the Health Office of Indragiri Hulu Regency in 2020, which has not yet fully implemented Community Based Total Sanitation (STBM), namely Kuala Cenaku 10%. The purpose of this study was to determine the behavior of open defecation in the working area of the Kuala Cenaku Health Center in 2022. This type of research was quantitative with a cross sectional design. The population of this study is the head of the family or wife in the kelurahan Teluk Sungkai , Pulau Jumat, Pulau Gelang, Kuala Cenaku and Tanjung Sari totaling 2,129 families, with a large sample of 96 respondents. The sampling technique used Proportional Random Sampling. Data analysis was carried out univariate and bivariate. The results of the study found that there was a relationship between mileage (p value = 0.00, POR = 39,531), latrine ownership (p value = 0.00, POR = 2128,000), while the knowledge, attitudes and support of community leaders were not related to behavior. Defecation indiscriminately. Respondents who do not have latrines are 2128 times more at risk of open defecation behavior compared to respondents who have latrines. It is suggested to the responsible for environmental health to empower the community and coordinate with the Health Office or across sectors related to the provision of healthy latrines
EFEKTIVITAS PIJAT TUINA TERHADAP PICKY EATER PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KOTA PEKANBARU: EFFECTIVENESS TUINA MASSAGE ON PICKY EATER IN BABIES AGES 6-59 MONTHS IN THE WORKING AREA OF SIMPANG TIGA PUBLIC HEALTH CENTER PEKANBARU CITY Elmia Kursani; Christine Vita Gloria Purba; Hastuti Marlina
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Picky eater merupakan kondisi sulit makan yang terjadi pada anak dengan rentang usia 6-59 bulan. Di Amerika Serikat kejadian picky eater dialami oleh hampir 50% anak, di Inggris sebanyak 20% nya mengalami picky eater. Di Indonesia kejadian picky eater dialami oleh 45,5% balita tahun 2014. Salah satu upaya non farmakologi dalam mengatasi kejadian picky eater adalah dengan terapi pijat Tuina. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pijat Tuina terhadap picky eater pada balita usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan desain two group pre test postest. Teknik sampling consecutive sampling dengan jumlah 50:50 balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Picky eater diukur menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji T Paired Test dan T Independent Test. Dari hasil analisis data diperoleh rata-rata picky eater sebelum pijat Tuina adalah 21,30 sedangkan rata-rata picky eater sesudah pijat Tuina adalah 12,92. Berdasarkan analisis statistik menggunakan t paired test diperoleh nilai P sebesar 0,000 kurang dari samadengan 0,05 artinya ada perbedaan picky eater sebelum dan sesudah pijat Tuina. Rata-rata picky eater sebelum pemberian multivitamin adalah 22,96 sedangkan rata-rata picky eater sesudah pemberian multivitamin adalah 12,74. Berdasarkan analisis statistik menggunakan t paired test diperoleh nilai P sebesar 0,000 kurang dari samadengan 0,05 artinya ada perbedaan picky eater sebelum dan sesudah pemberian multivitamin. Selanjutnya berdasarkan analisis menggunakan T Independent test diperoleh nilai P sebesar 0,840 lebih dari 0,05 artinya tidak ada perbedaan picky eater sesudah pijat Tuina dan pemberian multivitamin pada Balita Usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Disarankan kepada ibu yang memiliki balita dengan keluhan picky eater sebaiknya menerapkan pijat Tuina untuk menurunkan picky eater sebagai upaya non farmakologi bagi balita dan dapat meningkatkan kedekatan emosional ibu dengan balita.
Factors Associated with Hypertension-Risk Eating Behavior in the Elderly in the Work Area of ​​the Mining Health Center: Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat B3 Saat Pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Bina Kasih Tahun 2022 Rudi Miftah; Desvavri Desvavri; Nurvi Susanti; Sherly Vermita; Elmia Kursani; Aldiga Rienarti Abidin
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss3.57

Abstract

B3 solid medical waste is infectious waste that contains various pathogenic micro-organisms that can transmit disease, cause health and environmental problems, the production of solid medical waste at Bina Kasih Hospital Pekanbaru increased during the Covid-19 pandemic in 2019 reaching 7,560 kg while in 2017 2020 reached 9,780 kg. Management at Bina Kasih Hospital Pekanbaru City in 2022. This study used a qualitative method with observasion research instruments, in-depth interviews with 6 informants, namely the Director, the head of the general section, the PPI committee, the head of the emergency room, head of the midwifery room and cleaning service and, data processing techniques with triangulation of methods, sources and data, data analysis with reduction, data display and drawing conclusions. The results of the study were found that were not to standard, such as the reduction stage, namely there was no reuse of solid medical waste recycling. sorting stage, no symbols were found that matched the type of waste category. storage places found facilities and infrastructure that are still lacking. In the transportation stage, it was found that the cleaning service did not use complete PPE. The transportation processing stage from the 3rd party is carried out every 3 days. There are no competent environmental health personel in medical waste management B3 solid medical waste management is not in accordance with the standards of Regulation RI/NO.56/MENLHK-SETJEN/2015 and Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia/07/2019. Suggestions for Bina Kasih Hospital Pekanbaru should improve medical waste management to comply with the standards of Regulation RI/NO.56/MENLHK-SETJEN/2015 and Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia/07/2019.
Pengaruh PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMINORHOE PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN AL ILHAM PEKANBARU 2020: Pemberian Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Disminorhoe ELMIA KURSANI; Elsy Syafrina Putri
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 14 No. 2 (2021): Vol. 14, No. 2 Edisi September 2021
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.13 KB) | DOI: 10.36760/jka.v14i2.297

Abstract

Teknik relaksasi memberikan individu kontrol diri ketika terjadi rasa nyeri serta dapat digunakan pada saat seseorang sehat ataupun sakit. Teknik nafas dalam ini memberikan efek rileksasi pada tubuh secara menyeluruh. Efek rileksasi tersebut sangat efektif untuk menekan rasa nyeri, maka nyeri akan berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nyeri dismenore sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi nafas dalam pada remaja putri di Panti Asuhan Al Ilham. Penelitian ini ekperimen dengan jenis penelitian Quasy Experiment dan menggunakan Nonrandomized Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada kelompok kontrol 10 orang dan kelompok perlakuan 10 orang. Kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan teknik relaksasi nafas dalam dan kelompok perlakuan diberikan perlakuan teknik relaksasi nafas dalam.
PENYULUHAN PENGETAHUAN TENTANG KELUARGA BERENCANA (KB) DAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP Elmia Kursani; Sherly Vermita Warlenda; Yuni Purwanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menekan angka kelahiran di Indonesia. KB bertujuan membentuk keluarga kecil, sehat, dan sejahtera. Pelaksanaan program KB diharapkan dapat mengatur jumlah kelahiran, jarak kelahiran, dan jumlah anak yang diharapkan dalam keluarga, serta meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan keluarga, terutama ibu dan anak. Keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) dalam program KB dan pemilihan alat kontrasepsi yang tepat diharapkan dapat mensukseskan program KB yang bertujuan membentuk keluarga kecil sehat dan sejahtera. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya keikutsertaan dalam program KB dan pemilihan metode kontrasepsi yang tepat. Metode pengabdian ini yaitu penyuluhan kesehatan tentang pentingnya KB dalam membentuk keluarga kecil, sehat, dan sejahtera, serta Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Hasil pre test sebelum penyuluhan menunjukkan bahwa 70% ibu (PUS) mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Setelah dilakukan penyuluhan, hasil posttest menunjukkan hampir semua (90%) ibu (PUS) tersebut bisa menjawab pertanyaan dengan benar. Hal ini membuktikan bahwa penyuluhan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu (PUS) tentang KB dan pentingnya menjadi akseptor KB, serta dapat memilih salah satu alat kontrasepsi MKJP. Peran dari petugas kesehatan dan kader KB di desa juga sangat penting dalam mengingatkan ibu-ibu (PUS) tentang pentingnya keikutsertaan dalam program KB, dan memilih kontrasepsi yang tepat.