Claim Missing Document
Check
Articles

Found 124 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Bandpass Filter Mikrostrip Untuk Radar Cuaca S-band Menggunakan Meander Loop Resonator Muhammad Zulfikri Hasan; Heroe Wijanto; Vinsensius Sigit
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radar cuaca merupakan jenis radar yang berguna untuk mencari curah hujan, menghitung pergerakan awan, memperkirakan jenis objek cuaca(hujan, mendung, salju, dan lain-lain). Cara kerja radar cuaca yakni dengan memancarkan getaran dari gelombang elektromagnetik pada frekuensi microwave di atmosfer. Dalam hal ini, agar hasil deteksi dapat maksimal maka frekuensi lain yang tertumpang dan terinterferensi saat proses modulasi dalam perangkat dihilangkan. Perangkat yang digunakan untuk menghilangkan kendala interferensi tersebut bernama filter. Pada penelitian ini dirancang dan direalisasikan sebuah band-pass filter yang bekerja di frekuensi s-band, menggunakan model meander loop dual resonator dengan bahan Rogers Duroid 5880LZ dan permivitas dielektrik 2,0 frekuensi tengah dari filter berada pada 3,00 GHz dengan bandwidth 100 MHz. Perancangan band-pass filter dilakukan dengan menggunakan software numerik untuk elektromagnetik dan untuk pengukuran hasil realisasi dilakukan dengan menggunakan Vector Network Analyzer. Dari hasil perancangan filter yang direalisasikan didapatkan nilai insertion loss -3,0533 dB, return loss -12,981 dB, dan bandwidth 140 MHz pada frekuensi tengah 3,963977 GHz. Kata Kunci : Radar Cuaca, Band-pass Filter, Meander Loop Dual Resonator, Rogers Duroid 5880LZ. Abstract Weather radar is a type of radar that is used for rainfall forecasting, calculating the cloud movements, estimating the types of weather objects. Radar works by emiting vibrations from electromagnetic wave at microwave frequencies in the atmosphere. In this case, in order for the weather radar to get good sensing results, other frequencies that carried or unwanted in the device must be eliminated. To eliminate the constraints, a device called filter is needed. In this study, a band-pass filter is designed and realized that works on s-band frequency, uses the middle frequency of the filter at a frequency of 3,00 GHz with a bandwidth of 100 MHz. The design of band-pass filter is done by using numerical simulation software for electromagnetic, and the realization measurement is done by using Vector Network Analyzer. There are several value obtained from the realization measurement, they are -3,0533 dB of insertion loss, -12,981 dB of return loss, 140 MHz bandwidth in frequency of 3,963977 GHz. Keywords : Weather Radar, Band-pass Filter, Meander Loop Dual Resonator, Rogers Duroid 5880LZ.
Antena Mikrostrip Persegi Panjang Celah Kembar Untuk Wifi Pita Ganda 2.4 Dan 5.8 Ghz Mohamad Azka Rijalfaris; Heroe Wijanto; Yussi Perdana Saputera
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Antenna frekuensi ganda merupakan antena alternatif yang dapat digunakan untuk sistem radio yang bekerja pada dua kanal frekuensi yang berbeda.Ketika dua frekuensi bekerja terpisah, struktur patch celah ganda dapat dirancang untuk menghindari penggunaan antenna yang terpisah.Antena mikrostrip adalah salah satu solusi antena yang dapat dikembangkan.Karena memiliki bentuk sederhana dan mudah instalasinya. Pada tugas akhir ini akan dibahas mengenai perancangan antena mikrostrip substrat FR4 dengan menambahkan twin slot pada antenna dengan frekuensi 2.4 GHz dan 5.8 GHz. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini meliputi perancangan, pemodelan antena sampai menemukan hasil yang diinginkan, pengukuran parameter antena, dan analisis hasil pengukuran.Parameter tersebut meliputi bandwidth, Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), Return Loss, Polarisasi, Perarahan (Directivity),Penguatan (Gain) dan besar jangkauan antena. Kata Kunci: Mikrostrip, Rectangular, Twin Slot, celah ganda Abstract Dual band antennas are alternative antennas that can be used for radio systems that work on two different frequency channels. When two frequencies work separately, a double gap patch structure can be designed to avoid the use of separate antennas. Antenna antennas are one antenna solution that can be developed. because it has a simple and easy installation form. In this final project will be discussed about design of FR4 substrate microstrip antenna by adding twin slots on the antenna with frequency of 2.4 GHz and 5.8 GHz. The method used in this final project includes designing, modeling antennas to find the desired results, measuring antenna parameters, and analyzing measurement results. These parameters include bandwidth, Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), Return Loss, Polarization, Directivity, Strengthening (Gain) and large antenna range. Keywords: Microstrip, Rectangular, twin Slot,dual band
Analisis Perbandingan Karakteristik Simulasi Antena Susunan Planar Dan Circular Untuk Sar 5,7 Ghz Primadita Banu Anggra; Wijanto Heroe; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada pemanfaatan teknologi sekarang banyak dikembangkan perangkat yang canggih untuk pemanfaatan yang lebih luas, salah satunya pemanfaatan gelombang radio untuk perangkat SAR yang merupakan sistem RADAR untuk pencitraan pengindraan jarak jauh, digunakan untuk pengaplikasian geografis, militer, topografi atau lainnya karena mempunyai kehandalan pada sisi pengindraan dan komunikasi yang tahan pada gangguan cuaca atau gangguan fadding lain. Pada tugas akhir ini membahas perbandingan karakteristik model susunan antena (array antenna) pada simulasi untuk kegunaan SAR yang bekerja pada frekuensi C-Band (5,7 GHz) dengan bentuk patch lingkaran serta menggunakan 2 model array antenna. Konfigurasi antena menggunakan bahan dari tembaga dan bahan substrat FR-4 epoxy (4,4) adapun teknik pencatuan yang digunakan dengan coplanar feeding (microstrip line). Dari hasil simulasi kedua model array antenna tersebut dilakukan perbandingan nilai karakteristik. Pada tugas akhir ini didapatkan hasil dari dua simulasi antena susunan yang bekerja di frekuensi 5,7 GHz. Pemodelan planar array lebih baik dari circular array , nilai Bandwidth yang didapat yakni ≥ 591,8 MHz, Gain ≤ 6,53 dBi , Return Loss ≤ -10,696 dB, Polarisasi yang dihasilkan untuk model circular dan planar adalah polarisasi linear. Dengan pola radiasi unidirectional. Kata kunci : C-Band, Antena, Circular Polarization, Circular Array, Planar Array Abstract In the utilization of technology developed many sophisticated devices for wider utilization, one of the utilization of radio waves for SAR devices which is a RADAR system for remote sensing imaging, used For geographical, military, topography or other applications because it has reliability on the sensing side and communication that is resistant to weather disorders or other channel disorders. In this final task discusses the characteristics of the antenna composition model (array antenna) in the simulation for the use of SAR that works at a C-Band frequency (5.7 GHz) with a circular patch form as well as using 2 array antenna models. The antenna configuration uses copper material and RF-4 epoxy substrate (4.4) and the feeding technique (microstrip line). From the simulation results of the two array models antenna is done comparing characteristic values. At this final task obtained results from two simulated antenna arrays working at a frequency of 5.7 GHz. Planar array modeling is better than the circular array, the value of Bandwidth ≥ 591.8 MHz, Gain ≤ 6.53 dBi, Return Loss ≤ -10.696 dB, polarization produced for the circular and planar models are linear polarization. With unidirectional radiation patterns. Keywords: C-Band, Antenna, Circular Polarization, Circular Array, Planar Array
Purwarupa Muatan Automatic Dependent Surveillance Contract (ads-c) Pada Pesawat Microlight Menggunakan Jaringan Seluler 4g Lte Farid Farhan Fadhlurrahman; Heroe Wijanto; Girardi Soejatman
eProceedings of Engineering Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat microlight adalah jenis pesawat yang hanya mampu mengangkut 2 orang. Jenis pesawat ini sangat digemari di dunia Olahraga Kedirgantaraan. Namun pesawat ini sangat susah dideteksi oleh RADAR Bandara. Salah satu solusi untuk menyelesaikannya yaitu menggunakan ADS-C. ADS-C Adalah teknologi flight tracker transpunder yang digunakan di dunia penerbangan oleh pemandu lalu lintas udara (PLLU) diterapkan di pesawat terbang yang berfungsi untuk mengirim informasi identitas dan posisi pesawat yang sedang mengudara menggunakan satelit datalink. Namun harga penyewaan satelit datalink untuk transponder ADS-C pada pesawat masih relatif mahal dan tidak bisa dijangkau oleh penggiat hobby pesawat microlight. Pada tugas akhir ini dirancang sebuah konsep model dan muatan low cost ADS-C transponder berupa flight tracker untuk pesawat jenis microlight yang berfungsi sebagai alat transmisi data ADS-C dengan memanfaatkan jaringan seluler 4G LTE yang tersebar di wilayah Indonesia agar pesawat microlight dapat dideteksi oleh Air Traffic Control (ATC). Dalam tugas akhir ini perancangan muatan menggunakan GPS Module sebagai sumber informasi posisi, ketinggian, dan kecepatan pesawat, Raspberry Pi 3 Model B sebagai minikomputer yang mengolah data ADS-C, modem Huawei E8372 sebagai media penyambungan jaringan seluler 4G LTE. Komponen modul tersebut akan didesain sesuai ukuran agar dapat diletakan pada pesawat microlight dan sejenisnya. Dari hasil pencapaian perancangan dan pembuatan purwarupa diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang ada di dunia penerbangan khsusnya di penerbang pesawat microlight dan pemandu lalu lintas udara (ATC) dan hal yang bermanfaat. Selain itu dari hasil pengujian muatan ini diharapkan mendapatkan hasil dan parameter yang didapat seperti efisien muatan dan keakuratan data yang didapatkan selama percobaan dan penelitian. Kata Kunci : ADS-C, Muatan, Pesawat Microligh
Purwarupa Kamera Multispektral Pada Satelit Cubesat Untuk Mendeteksi Kualitas Tanaman Hijau Lita Kurnia Fitriyanti; Heroe Wijanto; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini satelit merupakan teknologi yang dikembangkan dalam berbagai bidang untuk mengatasi berbagai macam permasalahan. Satelit memiliki berbagai misi, ukuran serta berat yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan. Satelit dengan ukuran dan dimensi yang kecil disebut dengan satelit nano, salah satu jenis satelit nano yaitu Cubesat memiliki ukuran
Antena Mikrostrip Keping Rektangular Dengan Celah Bentuk-u Untuk Frekuensi Lora Pada Cubesat 1u Ihsan Nuur Razzak Hantriono; Heroe Wijanto; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini perkembangan internet of things terus meningkat untuk system komunikasi Machine to Machine (M2M)Sensor yang berada di luar jaringan telestril membutuhkan satelit agar bisa menangkap informasi dari sensor tersebut dan membutuhkan modul agar satelit bisa menerima informasi. Modul yang digunakan adalah modul LoRa. Daya rendah yang dimiliki LoRa memungkinkan komunikasi dalam cubesat. Antena yang di rancang adalah antenna mikrostrip yang bekerja pada frekuensi LoRa yaitu 923 MHz menggunakan metode slotted patch agar sesuai dengan ukuran cubesat 1U (10 × 10 × 10 ) cm. Antena
Antena Mimo 4×2 Susunan 2 Elemen Mikrostrip Patch Sirkular 3,5 Ghz Untuk Bts 5g (mimo 4×2 Of 2 Circular Patch Microstrip Antenna Array 3,5 Ghz For Bts 5g) Wahyu Ananda Sabilla Pradina; Heroe Wijanto; Trasma Yunita
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan pada komunikasi nirkabel yang semakin pesat mengakibatkan pengembangan komunikasi nirkabel mengarah pada komunikasi 5G. Saat ini, komunikasi 5G memiliki rentang frekuensi yang terbatas. Di Asia, frekuensi 3,5 GHz sebagai kandidat frekuensi yang disarankan masih digunakan oleh komunikasi satelit. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan simulasi antena MIMO 4x2 susunan 2 elemen patch sirkular yang bekerja pada frekuensi 3,5 GHz. Bahan yang digunakan untuk substrat adalah FR-4 dengan konstanta dielektrik 4,3 dan ketebalah bahan 1,6 mm. Antena yang dirancang disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan untuk komunikasi 5G. Berdasarkan simulasi pada Tugas Akhir ini didapatkan bahwa antena MIMO 4x2 susunan 2 elemen patch sirkular memiliki nilai VSWR 1,15 pada frekuensi kerja 3,5 GHz untuk masing-masing antena. Bandwidth yang dihasilkan memiliki lebar paling sempit sebesar 211,4 MHz pada antena keempat dan paling lebar sebesar 214,3 MHz pada antena kedua. Sedangkan untuk nilai mutual coupling tertinggi sebesar -41,126 dB. Serta gain yang dihasilkan adalah 6,784 dB dan 6,906 dB dengan pola radiasi unidireksional. Kata kunci : antena, MIMO, susunan, 5G Abstract The need for wireless communication is increasing rapidly resulting in the development of wireless communication is directed to 5G communication technology. However, 5G communication has a limited frequency range. In Asia, 3.5 GHz as the recommended frequency candidate are still used by satellite communications. So we need a system to overcome these problems. This final project focuses on the design of MIMO 4x2 of circular patch micrstrip antenna array that operates at 3.5 GHz frequency. The substrate used is FR-4 with dielectric constant 4.4 and thickness 1.6. The antennas are adjusted to the specifications needed to optimize the work of 5G. Based on simulation of this undergraduated thesis, the results of MIMO 4x2 of 2 circular patch microstrip antenna array has VSWR 1,15 at frequency 3.5 GHz for each antenna. The resulting bandwidth has the narrowest bandwidth of 211.4 MHz on the fourth antenna and the widest at 214.3 MHz on the second antenna. While the highest mutual coupling value of - 41,126 dB. And the resulting gain is 6,784 dB and 6,906 dB with a unidirectional radiation pattern. Keywords: antenna, MIMO, array, 5G
Antena Susunan Planar 2×2 Mikrostrip Petak Rektangular Untuk Uav Quadcopter Pita Ism 2,45 GHz Danang Hary Nursidik; Heroe Wijanto; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin maju di era ini membuat semua menjadi mudah dan efisien, sama seperti perkembangan telekomunikasi yang semakin pesat. Terlebih dalam pemantauan dalam dunia militer menggunakan UAV saat ini. UAV sangatlah beragam dalam jenisnya terutama pada UAV berjenis quadcopter. Dalam pembuatan quadcopter agar bisa dikendalikan maka diperlukan sebuah antena. Pada pembuatan quadcopter sebelumnya menggunakan antena yang berjenis cavity yaitu cloverleaf dan monopole memiliki dimensi antena lebih besar. Untuk melakukan fungsi tersebut maka dibutuhkan kanal transmisi nirkabel yang menghubungkan antara quadcopter dengan ground station. Pada penelitian ini dirancang dan direalisasikan susunan antena mikrostrip planar 2×2 menggunakan patch rectangular yang bertujuan memudahkan pengendalian yang sudah cukup memenuhi spesifikasi dari antena sebelumnya. Menggunakan teknik pencatuan mikrostrip feed line dan metode t-junction untuk matchingkan impedansi antar antena. Hasil dari realisasi antena menggunakan bahan FR-4 menghasilkan pola radiasi omnidirectional, polarisasi linier, dan nilai gain 8,9 dB bekerja pada frekuensi ISM band 2.45 GHz dengan impedansi antena 56,86 Ω. Kata Kunci: Antena, mikrostrip, planar array. quadcopter.
Rancang Bangun Antena Drone Blocker Jammer Gun Dengan Teknik Lpda (Log Periodic Dipole Array) Berbasis Mikrostrip Untuk Frekuensi 900 Mhz 1,5 Ghz Dan 2,4 Ghz Ardhana, Garin; Wijanto, Heroe; Saputera, Yussi Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drone, atau pesawat tak berawak, saat ini sedang mengalami masa percepatan pengembangan. Drone berpotensi membahayakan privasi dan keamanan di wilayah tertentu karena kemampuannya dalam mengambil gambar tanpa izin, mengumpulkan informasi, melakukan sabotase, dan bahkan melakukan pemboman. Penanggulangan potensial terhadap ancaman ini dapat melibatkan penerapan drone jammer atau drone blocker. Penghalang atau jammer drone. Pengacau drone rata-rata dapat mempolarisasikan sinar sejauh ribuan meter pada sudut 30 derajat. Frekuensi operasional jammer drone tidak diragukan lagi adalah 2,4 GHz, mengingat di sinilah sebagian besar drone mengirimkan data dan melakukan kontrol. Dari hasil simulasi yang dilakukan didapatkan pada frekuensi 900 MHz nilai return loss -23.48, nilai VSWR 1.14 dengan nilai gain 5.594 dBi. Pada frekuensi 1500 MHz nilai return loss - 23.91, nilai VSWR 1.13 dengan nilai gain 5.008 dBi. Pada frekuensi 2400 MHz didapatkan nilai return loss -12.24, nilai VSWR 1.64 dengan nilai gain 6.41 dBi. Setelah melakukan simulasi dilakukan fabrikasi antena kemudian dilakukan pengukuran. Pada frekuensi 900 didapatkan nilai return loss - 25.63 dengan nilai VSWR 1.1. Pada frekuensi 1500 MHz didapatkan return loss -19.4 dengan nilai VSWR 1.24. Pada frekuensi 2400 MHz didapatkan hasil return loss -19.44 dengan nilai VSWR 1.23. berdasarkan hasil simulasi dan pengukuran hasil yang didapatkan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Kata Kunci: Jammer Drone or Drone Blocker, Microstrip Antenna, LPDA
Desain dan Realisasi Antena Susunan Keping Persegi Pita Ganda 2,4 Ghz dan 5,8 Ghz untuk Komunikasi Drone Pramadhan, Iqbaldi; Wijanto, Heroe; Perdana, Yussi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Drone atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) merupakan mesin terbang dengan kendali jarak jauh yang dapat digunakan untuk memantau atau mengontrol keadaan sekitar dengan mengambil gambar berupa video. Pengambilan video terkadang dilakukan dalam cakupan wilayah luas dan besar, sehingga diperlukan teknologi nirkabel yang mumpuni. Wireless Fidelity (WiFi) merupakan jaringan nirkabel yang dapat mendukung lalu lintas data tertinggi dan memungkinkan berbagai perangkat dapat terhubung internet. Teknologi WiFi dapat digunakan untuk mendukung pengiriman data hasil pantauan sekaligus untuk pengendalian drone. Untuk dapat mengirimkan data pantauan serta pengendalian drone maka dibutuhkan perangkat transmisi berupa antena. Namun pada umumnya antena yang digunakan memiliki dimensi besar dan masih menggunakan antena singleband. Maka dalam tugas akhir ini akan dirancang dan direalisasikan antena mikrostrip dual band pada frekuensi WiFi 2,4 GHz dan 5,8 GHz untuk komunikasi drone. Setelah dilakukan simulasi diperoleh nilai parameter antena yaitu return loss -15,718 dB dan -17,34 dB, VSWR 1,4025 dan 1,3144, bandwidth 52 MHz dan 698,4 MHz, impedansi 50 , pola radiasi unidireksional, dan polarisasi linier. Kemudiaan ketika pengukuran pada antena realisasi diperoleh nilai return loss -10,159 dB dan -14,131 dB, VSWR 1,9126 dan 1,4929, bandwidth 48 MHz dan 317 MHz, impedansi 31,35  dan 35,03 , pola radiasi unidireksional, dan polarisasi elips.Kata Kunci-drone, WIFI, antena, antena mikrostrip, array, dual band
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Munir Adhie Surya Ruswanditya Aditya Putra Aviantoro AFIEF DIAS PAMBUDI Afief Pambudi Agie Vadhillah Putri Agil Setiawan Agung Rachman Agus D. Prasetyo Agus Dwi Prasetyo Agus Dwi Prasteyo Agus Prasetyo Ahmad Faiz Rusydi Aidil Fitriadi Aisyah Chindrakasih Ainur Rofiq Aldino Priyatna Ali Muayyadi Ali, Erfansyah Alief Kusumaningtyas Krishnanti Alif Randhy Pratama Amin, Muhammad Alief Faisal Andi Andriana Andy Sastrawinata Angga Budiawan Adipurnama Angga Harwi Yanto Aninditya Esti Pratiwi Antonius Dharma Setiawan Aprilia Pustpita Sari Aqil Aztris Ardhana, Garin Ardian Nugraha Arfianto Fahmi Arie Setiawan Arif Pratama ARIS HARTAMAN Arnold Nicolas Aryo Prihawi Septano Asep Suhendi Asep Yudi H Asri Fevi Sari Sidabutar Bagas Dwi Putera Bambang Setia Nugroho Bambang Sumajudin Basuki Rahmat Bayu Heri Prabowo Binarti Fauziah Fitriani Budi Herdiana Budi Herdiana Budi Prasetya Budi Syihabuddin Budianto Budianto Cahya Budi Muhammad Christian Budi Eko Saputro Claudia Kurniaty Danang Hary Nursidik Daniel Christviyana Manafe Darryl Juneldo Lumban Tobing Desti Madya Saputri Destia Rahmawati Dewi Septia Anzani Dharu Arseno Dhoni Putra Srtiawan Dian Prastiwi Dickie Hervianto Dida Tuhu Putranto Dimas Adhitama Donny Noviandi DWI ANDI NURMANTRIS Edwar EDWAR EDWAR Edy Rahmat Juma Egi Ari Wibowo Eka Rezky Syitha Erza Yoga Pamungkas Evan Benedick Nathaniel Evi Nur Cahyanti Fahmi Darmawan Wijayanto Faizal Ramadhan Fajar Siddiq Fanny Octaviany Farid Farhan Fadhlurrahman Fasny F. A Rafsanzani Fasny F. A Rafsanzani, Fasny F. A Fauzia Kurnia Hadist Fiky Y. Suratman Fitriani, Binarti Fauziah Gavrila Nathania Calosa Baskara Ghazwa Azizul Asdhar Girardi Soejatman H, Asep Yudi Habibullah, Wahid Hafiddudin Hafiddudin Hafidudin . Halomoan Togatorop Hamdan Mubarokah Hanif, Amirul Iqbal Hanifah Husnul Chotimah Harfan Hian Ryanu Harry Pratama Haryanto Sachrawi S Hendra Winata Heri Sulistiyo I Gede Oka Mahendra Ihsan Nuur Razzak Hantriono Ikbar, Naufal Imam Ichwani Imam Muaffiq Intan Nuraeni Agfah Iqbal Tawakal Irfan Ridho Fikri Ishak Garlie Delano Girsang Iswahyudi Hidayat Jamil Setiawan, Lutfi Joko Haryatno Joko Suryana Ken Paramayudha Ken Paramayudha Ken Paramayudha, Ken Koredianto Usman Kris Sujatmoko Krisna Maulana Laila Prakasita Levy Olivia Nur Lia Astari Linda Ulifaturrosyidah Purnamasari Lita Kurnia Fitriyanti Lutfi Jamil Setiawan M. Pasaribu M. Ramdhani M. Shiddiq S.H Mardaputri Rannu Pairunan Marsahala Situmorang Merghita Zahrah Yuliandari Mohamad Azka Rijalfaris Mohammad Andi Pamungkas Muchlisin Muchlisin Muhammad Anshar Arif Muhammad Denny Muhammad Fadhil Maulana Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Riswandi Muhammad Miftakhus Sahid Muhammad Purwa Manggala Muhammad Raudhi Azmi Muhammad Zulfikri Hasan Mukhammad Ajie Saputra Nadya Sabrina Narulita Fubian Nico Baihaqi Nurul Hidayah Nurwijayanti Pamungkas Daud Pandu Andika Darmawan Perdana S, Yussi Perdana, Yussi Pramadhan, Iqbaldi Primadita Banu Anggra Primananda Andhika Putra Priyatama Purnomo, Garin Ari Putra Kurniawan Rabbani, Rafif Hilmy Raeida Widyananda Rahmat Ardiansyah Rahmayati Alindra Raja Patar Silitonga Rama Putra Ilyas Eka Cipta Ramaska Prima Agusta Ramtsal Eka Putra Ratih Tryas Prodoningrum Rekan Karyono Remon Riyanto Renaldy Wibisono Rezzy Ferli Yanza Riga Marga Limba Rissa Rahmania Rizal Ritaudin Rizka Amalia Rizwan Herliady Romario Johanes Impola Tamba Ryan Rivaldo Ryo Wisman Fransiscus Gultom S, Haryanto Sachrawi Santosh Poudel Sari, Aprilia Pustpita Satria Taruna Wirawan Septiono, Reza Fahreza Setiawan, Antonius Darma Shiddiq S.H, M. Shofa, Nabila Sitia Gamawati Erta Lestari Stevy Francisca Yolanda Novitasari Sugihartono Sugihartono Suhartono Tjondronegoro Sulma Agida Yusfandini Sumartono Sumartono Suryo Novantara Suryo Sasono Sus Sulianti Natalia Aritonang Suyatno Suyatno Syadza Haifa Ami Dwinanda Syakirotunnikmah, Ukhty Syifa Haunan Nashuha Taryana, Yana Tengku Ahmad Riza Uke Kurniawan Usman Ukhty Syakirotunnikmah Unang Sunarya Varhantz Reinardy Vinsensius Sigit Wahyu Ananda Sabilla Pradina Wahyu Setiaji Wanda Triandi Edwin Widi Anggun Fitriana Yan Bagus Yana Taryana Yassir Aulia Yaya Sulaeman Yuda Nugraha Yudha Eko Bimantoro Yudha Tarigan Yudi Adityawarman YUNITA, TRASMA Yussi Perdana Saputera Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Zilliah Mankusa Zilliah Zillya Fatimah Zulfi Zulfi