Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SD NEGERI 4 KROYA CILACAP Wiyono, Teguh; Ali Arauf, Muta; Khalidy, Shodiq; Sangadah, Rina
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 2 (2025): Edisi: Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i2.6759

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan fenomena sosial yang memprihatinkan karena dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak secara psikologis dan moral. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah perilaku bullying di SD Negeri 4 Kroya, Cilacap. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SD Negeri 4 Kroya berperan aktif dalam mencegah bullying melalui tiga strategi utama: (1) internalisasi nilai-nilai keislaman seperti kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati dalam pembelajaran; (2) pemberian teladan (uswah hasanah) dalam interaksi sehari-hari; serta (3) pembinaan spiritual dan emosional melalui kegiatan keagamaan seperti doa bersama dan pesan moral. Selain itu, guru PAI juga berkolaborasi dengan wali kelas dan orang tua dalam mengawasi dan membina siswa secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru PAI sangat strategis dalam membentuk karakter siswa yang religius dan berakhlak mulia sebagai upaya preventif terhadap tindakan bullying. Diperlukan dukungan kebijakan sekolah serta pelatihan kompetensi guru secara berkelanjutan untuk memperkuat fungsi edukatif guru PAI dalam membina karakter anak sejak usia dini.
Menumbuhkan Karakter Saddha-Carita Pada Remaja Buddhis Wiyono, Teguh
PATISAMBHIDA : Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama Vol. 3 No. 1 (2022): PATISAMBHIDA - Jurnal Pemikiran Buddha dan Filsafat Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/patisambhida.v3i1.876

Abstract

Dampak langkah-langkah yang telah ditempuh dalam menumbuhkan saddha-carita pada remaja Buddhis melalui pujabakti anjangsana di Vihara Dhamma Guna Dukuh Sampetan, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, analisa data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Langkah-langkah yang ditempuh untuk menumbuhkan karakter saddha-carita pada remaja Buddhis melalui pujabakti anjangsana, meliputi 1) Kebaktian atau pujabakti, dan pelafalan paritta suci; 2) Dhammadesana atau ceramah dhamma; 3) Diskusi dhamma; dan 4) Karya seni lagu dan gending jawa. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut maka karakter saddha-carita para remaja dapat terjaga dan tumbuh secara bertahan. Implikasi atas telah dilaksanakannya langkah-langkah yang telah ditempuh yang terdiri dari pujabakti dan pelafalan paritta suci, dhammadesana, diskusi dhamma, dan karya seni lagu dan gending jawa, adalah sebagai berikut: 1) Menjaga atau memupuk keyakinan kepada Tri Ratna; 2) Menambah pengetahuan, pemahaman dan keterampilan tentang ajaran Dhamma; 3) Memupuk rasa persaudaraan di antara para remaja; 4) Melestarikan kebudayaan Jawa dan kesenian yang dikolaborasikan dengan ajaran Buddha; dan 5) Menambah berkah karma baik yang sejalan dengan Manggala Sutta, dimana kegiatan yang dilakukan merupakan berkah utama
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Manajemen Proyek Informatika Di Organisasi Agung Wijoyo; Nurhalimah Syarifuddin; Sri Nurhasanah; Mohamad Yudha Mauluda; Teguh Wiyono; Bagas Harizunar
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 1 (2023): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In analyzing the factors that influence the success of informatics project management in organizations, there are several things that practitioners and academics in the field of project management need to pay attention to, including internal and external factors that affect projects, the use of appropriate methodologies and tools, and risk management. and effective communication. As we know, success in informatics project management is very important, considering the impact of project failure is very large and can have an impact on financial loss and organizational reputation.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website untuk Meningkatkan Prestasi Belajar di Perbatasan Jawa Sunda Wiyono, Teguh; Hartinah D. S., Sitti; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1440

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website untuk meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di SMAN 1 Losari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik, untuk mengetahui efektifitas penggunaan Website dalam pembelajaran Bahasa Jawa di SMAN 1 Losari Losari. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan dengan mengacu pada Metode Penelitian dan Pengembangan yang bisasa disebutĀ  dengan R&D atau Research and Development dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model procedural yang prosesnya bersifat deskriptif mengikuti penelitian model ADDIE dengan menerapkan tiga langkah yaitu (1) Analysis (analisis), (2) Design (desain), (3) Development (pengembangan), (4) Implement (implementasi), dan (5) Evaluatie (evaluasi). Teknik analisis dta yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung kelayakan dan efektifitas media yang dikembangkan. Hasil dari penelitian ini adalah Media Pembelajaran berbasis Website pada mata pelajaran Bahasa Jawa serta efektif digunakan sebagai media untuk menunjang pembelajaran dalam rangka meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
Dose-dependent effects of Moringa oleifera leaf extract on serum osteocalcin levels in an ovariectomized rat model of menopause Pati, Ferdinand Umbu; Dwijayasa, Pande Made; Nooryanto, Mukhamad; Wiyono, Teguh
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 17, No 2, (2026)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol17.Iss2.art4

Abstract

Background: Menopause decreases estrogen, leading to symptoms and osteoporosis risk. Hormone replacement therapy has side effects, prompting safer alternatives such as phytoestrogens. Moringa oleifera leaves, rich in estrogen-like flavonoids, may improve bone health.Objectives: To investigate the dose-dependent effects of Moringa oleifera leaf extract on serum osteocalcin levels in ovariectomized rats as a menopausal model.Methods: A 96% ethanol extract of Moringa leaf powder was obtained via repeated maceration, concentrated using a rotary evaporator, and administered orally by gavage. Twenty-five rats were divided into five groups: negative control, positive control, and three treatment groups receiving 100, 200, or 400 mg/kgBW/day of extract for two months post-ovariectomy. Serum osteocalcin was measured by ELISA.Results: The Kruskal-Wallis test revealed significant overall differences among groups (p < 0.001). Post hoc analysis showed that the 400 mg/kgBW group had significantly higher osteocalcin levels compared to the positive control (p < 0.001) and the 100 mg/kgBW group (p = 0.015), while the 100 mg/kgBW group did not differ significantly from the positive control (p = 1.000). Spearman correlation analysis revealed a strong positive correlation between dosage and osteocalcin levels (r = 0.630; p = 0.001), indicating a dose-dependent relationship.Conclusion: Moringa oleifera leaf extract increased serum osteocalcin levels in ovariectomized Wistar rats, with the highest dose producing the most pronounced effect. However, the lack of a consistent dose-response pattern suggests a non-linear relationship, warranting further studies with larger sample sizes and mechanistic markers to determine the optimal dose and confirm the underlying mechanisms.