Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM INFORMASI PARIWISATA DAERAH KABUPATEN BLITAR DENGAN PENENTUAN RUTE BERBASIS GOOGLE MAP Dadang Setiaji; Sugiono Sugiono; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 9, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.699 KB)

Abstract

Jumlah daerah potensi pariwisata di kota Blitar sangatlah banyak akan tetapi tidak semua daerah-daerah potensi pariwisata tersebut terkelola dengan baik, sehingga dengan kurangnya pengelolaan serta publikasi ke masyarakat luas, informasi lokasi daerah-daerah pariwisata itu tidak banyak yang diketahui oleh para wisatawan. Hal ini dapat menjadi suatu kendala dimana informasi lokasi pariwisata sangat penting untuk diketahui oleh para wisatawan. Jika wisatawan mengetahui serta mengunjungi lokasi pariwisata, dapat memberikan nilai lebih dari sektor pendapatan terhadap lokasi di sekitar wilayah pariwisata tersebut. Data pariwisata perlu dikelola dengan sistem yang dapat menginformasikan lokasi daerah pariwisata secara tepat kepada wisatawan baik itu wisatawan asing maupun wisatawan lokal, informasi yang diperoleh bukan hanya sebatas informasi lokasi saja tetapi secara lengkap kordinat dan jalurnya menuju lokasi wisata yang beberapa diantaranya masih belum banyak diketahui umum. Pengunjung juga bisa mengetahui rute ke lokasi tujuan hanya dengan mengklik simbol yang terdapat pada peta wisata. Sistem informasi inilah yang membedakan dengan sistem informasi pariwisata yang lain. Dengan demikian sudah selayaknya sebagai suatu daerah yang banyak mempunyai keanekaragaman potensi pariwisata untuk mengelola data mengenai lokasi pariwisata, sehingga dengan memfasilitasi serta memudahkan para calon wisatawan untuk mencari informasi daerah pariwisata tidak menutup kemungkinan sektor pariwisata menjadikan sumber pendapatan wilayah tersebut.Kata kunci : Sistem informasi, Pariwisata, Blitar
ANALISIS KOORDINASI SISTEM PENGAMAN MV FEEDER TRAFO CONTROL 20 KV/400 V DENGAN MENGGUNAKAN ETAP 7.0 PADA PABRIK TUBAN 3 PT.SEMEN INDONESIA Supriyono Supriyono; Sugiono Sugiono; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 1 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.492 KB)

Abstract

Didalam penyaluran energi listrik di industri khususnya di PT.Semen Indonesia proteksi berperan penting terhadap sistem kelistrikan serta peralatannya. Sistem proteksi berperan penting dalam mendeteksi adanya gangguan dan dapat mencegah kerusakan yang diakibatkan gangguan. Dengan menggunakan software ETAP 7.0 dilakukan analisa pemodelan sistem dengan melakukan simulasi relay SPAJ 140C menggunakan CT 1250/5 dengan setting pickup 0,5 didapatkan hasil arus gangguan masih cukup besar sehingga masih berpotensi terjadi gangguan pada circuit breaker Incoming diatasnya (HVS 31A). Kemudian dilakukan perbaikan dengan melakukan simulasi UR F35 GE Multilin dengan rating CT 1250/5 dan setting pickup 0,016 dari hasil simulasi tersebut didapatkan bentuk kurva koordinasi antara kedua relay pengaman trafo kontrol dan bus 20kV semakin berjauhan sehingga koordinasi proteksi lebih aman tetapi nilai arus tidak dapat ditampilkan secara nyata dikarenakan nilai rating CT yang terlalu besar sedangkan load hanya sebesar 23,4kVA/61,57A. Dari hasil simulasi software ETAP 7.0 didapatkan solusi dengan menggunakan relay UR F35 GE Multilin didapatkan koordinasi relay yang lebih aman dan mampu melindungi peralatan jika terjadi gangguan.Kata kunci: Rele pengaman, koordinasi.
RANCANG BANGUN SAKLAR LAMPU DENGAN PERINTAH SUARA VIA APLIKASI ANDROID VOICETOOTH BERBASIS ARDUINO UNO Wika Jahmatul Uyun; M Taqijjuddin Alawiy; Sugiono Sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 10, No 1 (2019): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.979 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi baik software dan hardware menunjang perkembangan dalam berbagai bidang, khususnya dalam bidang elektronika. Kemajuan ini bisa dimanfaatkan dalam pembuatan sistem otomatis dan pengontrolan terhadap komponen-komponen elektronika dan listrik. Pengendalian saklar lampu listrik yang dikerjakan secara manual menyebabkan penggunaan listrik dan control dalam pengoperasian lampu yang bermasalah misalnya pengendalian lampu secara manual dalam sebuah gedung bertingkat dan memiliki banyak lampu.Cara kerja menggunakan aplikasi ini adalah dengan mengkoneksikan ponsel android ke bluetooth setelah itu buka aplikasi “Boarduino” pada android dan klik “izikan” untuk mengaktifkan Bluetooth pada boarduino lalu pilih icon microfon untuk mengirim data test kegoogle voice yang akan di terima oleh bluetooth hc-05, kemudian diproses dalam arduino uno r3 untuk melanjutkan perintah ke relay setelah itu relay akan menyalakan dan memnghidupkan lampu. Sehinggga dapat disimpulkan bahwa lampu dengan perintah suara yang harus jelas intonasinya dan tepat pengucapannya untuk menyalakan dan mematikan, tapi jika intonasi dan pengucapannya salah maka aplikasi tidak merespon atau eror. Jadi, jangan sampai salah pengucapan perintah suara. Lampu akan terkoneksi apabila aplikasi pada android telah terhubung pada bluetooth hc-05, dengan cara mengucapkan perintah suara yang telah di buat dan di program dalam arduino. Sinyal pada smartphone harus stabil karena jika tidak stabil akan membuat aplikasi tidak berjalan dengan baik atau tidak terdeteksi oleh aplikasi.Kata Kunci : Arduino, Android, Bluetooth, Perintah Suara
MODEL SISTEM HOME SECURITY MONITORING DENGAN MENGGUNAKAN NODEMCU BERBASIS ANDROID Nur Fadhilah; Sugiono Sugiono; M. Taqiyyuddin Alawiy
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 1 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.287 KB)

Abstract

Kejahatan hak milik menempati posisi tertinggi berbanding dengan tindak kejahatan yang lain, salah satu yang menjadi target dalam tindak kejahatan ini adalah pencurian rumah. Sistem keamanan rumah yang kurang baik mengakibatkan rumah menjadi sasaran pencurian atau tindak kejahatan lain sejenisnya. Oleh sebab itu, keamanan rumah sangat dibutuhkan, untuk mengatasi kejadian tersebut salah satu inovasi kreatif yang dilakukan adalah membangun sebuah sistem keamanan rumah. Dimana alat rancangan tersebut dapat diatur untuk kontrol aktivasi sistem keamanan rumah serta berupa notifikasi dan mengirim data ke database yang akan di akses melalui smartphone android jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti pencurian maka buzzer akan berbunyi sebagai tanda bahwa pintu telah dibuka secara paksa dan akan muncul notifikasi didalam aplikasi untuk peringatan. Sistem keamanan rumah ini memanfaatkan teknologi smartphone android, buzzer dan magnetic door switch sensor sebagai detektor dan kemudian sistemnya akan diolah dalam sebuah Sistem keamanan rumah akan diolah dalam sebuah mikrokontroller NodeMCU.
PERANCANGAN PLATFORM EDUKASI DAN DIAGNOSA PENYAKIT TERNAK KERBAU METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) Dede Wahyudin; Sugiono Sugiono; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 3 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.904 KB)

Abstract

Dengan berkembang dan meningkatnya pembangunan di semua sektor, berdampak pula terhadap terjadinya perubahan habitat kerbau di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Pulau Sumbawa (Bima). Ditinjau dari jumlah populasi ternak kerbau tahun 2019 khususnya di Kabupaten Bima sebanyak 10491 Ekor (Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggra Barat), dikaitkan dengan kriteria pengaturan plasma nutfah dan pemanfaatnya maka ternak kerbau di NTB termasuk dalam katagori populasi aman namun apabila dilihat dari perkembangan populasi ternak kerbau yang ada, tampak bahwa terjadi penurunan populasi ratarata sebesar 2,01% dalam tiga tahun terakhir. Keadaan ini apabila dibiarkan terjadi terus menerus, maka akan mengancam kelestariannya. permasalahan yang di teliti oleh Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan penelitian ini menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) berbasis web aplikasi , sebagai hasil dari penelitian ini bahwa dari perhitungan manual dengan metode ANFIS menyimpulkan, diketahui nilai akhir Y dari hasil perhitungan layer 5 terhadap penjumlahan semua nilai X sebesar 7.5000 atau 75% dengan diagnosa penyakit nilai X yang terbesar yaitu Septicemia Epizootica. Sistem pakar yang dibangun berbasis web aplikasi ini dibuat untuk membantu pengguna (peternak) untuk mendiagnosa/mengetahui penyakit yang dialami ternak kerbau kemudian memperoleh informasi mengenai penyakit pada kerbau, karena dapat diakses melalui smartphone yang dapat diakses dimanapun pengguna berada, serta akan memberikan kemudahan.[
Perancangan dan Pembuatan Sistem Sortir Produksi Deodorant Berdasarkan Berat Berbasis Mikrokontroler Wahyudi Wahyudi; M Jasa Afroni; Sugiono Sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.903 KB)

Abstract

Dalam tugas akhir ini penulis merancang dan membuat sistem sortir suatu barang atau produk berdasarkan berat. Dimana sistem tersebut bisa bekerja secara handal dan kontinyu sesuai dengan kondisi aktual. Penggunaan Arduino Uno dan Mikrokontroler ATMega328P sebagai sentral processor, sensor Loadcell sebagai pengukur berat produk dan Motor DC sebagai penggerak konveyor serta motor servo sebagai pendorong produk, diharapkan dapat bekerja dengan optimal sesuai dengan tuning yang dilakukan. Melalui tahapan proses dari perancangan alur, pemrograman sistem dengan menggunakan program dari arduino yang bersifat Open Source dan penambahan Library dari module yang dipergunakan, serta hasil dari pengujian dan analisa didapatkan sistem yang dibuat bersifat handal dan kontinyu. Sehingga meskipun sistem yang dirancang hanya merupakan prototype namun dengan menggunakan perangkat dengan standard industri bisa diaplikasikan dalam mendukung kerja dalam bidang industri yang otomatis dan efisien. Kata kunci: berat produk, Sensor Loadcell, Arduino Uno R3, ATMega328P, sistem sortir
PROTOTYPE INKUBATOR UNTUK ANAK BURUNG LOVEBIRD (AGAPORNIS) DENGAN KEMAMPUAN KENDALI JARAK JAUH BERBASIS SMS Adi Tyas Iswara; Sugiono Sugiono; Oktriza Melazen
SCIENCE ELECTRO Vol 11, No 1 (2019): SCIENCE ELEKTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.923 KB)

Abstract

Fase anak merupakan tahapan yang sangat penting karena pada fase ini anak burung lovebird mulai dipisahkan dengan induknya, di mana lingkungannya dijaga hingga usia 30 hari atau hingga bulu-bulunya terbentuk sempurna. Untuk usia 7 hari hingga 14 hari, dibutuhkan temperatur lingkungan 33°C hingga 35°C, sedangkan usia 15 hari hingga 30 hari dibutuhkan 31°C hingga 33°C. Jika temperatur tidak terjaga pada batas tersebut, maka bulu anak burung lovebird akan rontok dan tidak bisa menjadi dewasa dengan kualitas terbaik. Dalam penelitian ini akan dibangun sebuah prototype inkubator yang mampu menjaga temperatur dan kelembaban di dalamnya secara otomatis. Pengaturan yang bisa dilakukan oleh operator adalah temperatur dan kelembaban. Sesuai dengan temperatur yang dibutuhkan anak burung lovebird pada fase anak, maka temperatur interior inkubator harus bisa memiliki rentang minimal 31°C hingga 35°C. Perangkat inkubator ini akan menggunakan pemanas dan ventilasi kipas angin untuk menjaga temperatur, kelembaban, dan memberikan udara segar dalam ruangannya. Selain itu, proses pengaturan dan monitoring juga bisa dilakukan dari jarak jauh melalui media SMS. Estimasi konsumsi energi listrik untuk proses inkubasi anak burung lovebird usia 7 hari hingga 30 hari menggunakan perangkat inkubator yang telah dibangun adalah sebesar 28.938 kWh.Kata kunci: inkubator, lovebird, sistem kendali, temperatur, kelembaban, SMS
PERANCANGAN MARKETPLACE “PRODUK PERTANIAN” BERBASIS ANDROID (METODE WATERFALL)(STUDI KASUS : KABUPATEN BIMA) Muhammad Andhika Alfriansah; Sugiono Sugiono; M. Taqiyyuddin Alawiy
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 2 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.015 KB)

Abstract

Sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangun ekonomi di Indo¬nesia. Hal ini disebabkan karena sebagian masyarakat Indonesia masih menggantungkan diri pada sektor tersebut, terutama sebagai penyedia bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Manusia me¬merlukan tenaga dari makanan yang dikonsumsi dalam aktivitas setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan gizi. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh  FAO (Food and Agriculture Organi¬zation of the United Nations) pada 2016, sebanyak 19,4 juta penduduk Indonesia masih mengalami kelaparan. Penyebab utamanya karena kemiskinan dan kelangkaan bahan makanan. Pada kasus penjualan hasil pertanian di Kabupaten Bima (NTB) yang sebagian besar adalah petani, penulis melihat sebuah permasalahan bahwa masyarakat masih merasakan kesulitan untuk menjual hasil pertanian, dimana para petani hanya bergantung pada distributor dan pedagang eceran untuk menjual hasil pertanian. Sehingga harga jual yang diperoleh oleh petani relative lebih murah. Selain itu kegiatan jual beli secara konvensional dinilai kurang efektif dipandang dari segi waktu, karena konsumen harus pergi ke pasar untuk berbelanja, sementara ketersediaan pasar tradisional di kabu¬paten Bima hanya tersedia di beberapa tempat saja sehingga untuk memenuhi kebutuhan dapur, terkadang para ibu-ibu rumah tangga merasa kesulitan untuk pergi kepasar demi berbelanja kebu¬tuhan dapur. Implementasi sistem program ini yang dimana dalam pembuatan aplikasi marketplace ini penulis menggunakan bahasa pemrograman terstruktur. program Aplikasi Maketplace ini untuk peningkatan kualitas serta memberikan kemudahan bagi petani. Dari sistem yang dibangun ini membantu serta memberikan kemudahan bagi petani untuk menjual hasil pertaniannya dengan efektif serta efisien. Hasil dari responden dari petani sayur memberikan nilai dengan tingkat SS (Sangat Setuju) cukup tinggi yakni 28% dibandingkan angka yang menunjukkan aplikasi marketplace ini tidak layak untuk digunakan dengan nilai sebanyak 3% kemudian nilai responden yang diberikan oleh pengguna ini menunjukkan bahwa tingkat SS (Sangat Setuju) cukup tinggi yakni 35% dan ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan atau kualitas dari aplikasi yang dibangun ini mendapatkan respon yang baik dari responden pengguna biasa dan pembeli.
PROTOTYPE SISTEM PENGONTROL TEMPERATURE SUHU DAN KELEMBABAN TANAH PADA BUDIDAYA SELEDRI DENGAN PANEL SURYA BERBASIS ARDUINO Sanhaji Sanhaji; M Jasa Afroni; Sugiono Sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 10, No 1 (2019): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.309 KB)

Abstract

Pengontrol temperatur suhu dan kelembaban tanah pada budidaya seledri bertenaga surya ini bertujuan untuk menbantu pekerjaan manusia dalam melakukan penyiraman dan menjaga suhu secara otomatis yang dilengkapi dengan sensor kelembaban tanah dan sensor suhu serta menggunakan arduino sebagai pengendali. Manfaat yang didapat dari alat ini adalah dapat mempermudah dalam perawatan tanaman seledri. Alat ini menggunakan sensor LM35 dan sensor YL-69 yang berfungsi sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban tanah dan mengirim perintah pada arduino untuk menghidupkan atau mematikan pompa dan kipas sesuai kebutuhan. Pembuatan tugas akhir ini dilakukan dengan merancang, membuat dan mengimplementasikan komponen-komponen yang meliputi arduino sebagai pengendali, relay untuk memnghidupkan atau mematikan kipas dan pompa, LCD (liquid Crystal Display) untuk nmenampilkan nilai dari kedua sensor, sensor kelembaban dan sensor suhu untuk membaca nilai kelembaban dan suhu, pompa dan kipas sebagai output serta panel surya sebagai sumber energi listrik yang digunakan untuk menghidupkan program. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa alat yang dibuat dapat berfungsi dengan baik, jika nilai kelembaban >75% pompa mati dan jika kelembaban <65% maka pompa akan hidup, jika sensor suhu > 42C maka kipas akan hidup dan jika suhu sudan mencapai <23C maka kipas secara otomatis akan mati.Kata Kunci: Kelembaban, Suhu, Sistem kontrol, Seledri, Arduino
Studi Analisa Evaluasi Beban Terhadap Arus Netral dan Losses Transformator Distribusi Area Crusher Di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Mohamad Ali Dimyati; Muhammad Taqiyyuddin Alawiy; Sugiono Sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 1 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.58 KB)

Abstract

Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi, Dalam pembebanan transformator diharapkan nilai beban di masing-masing fasa adalah seimbang. Namun apabila terjadi ketidakseimbangan beban, maka ketidakseimbangan beban yang diijinkan adalah kurang dari 5% (menurut standard IEC). Akibat ketidakseimbangan beban tersebut timbullah arus di netral trafo. Arus yang mengalir di netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi), yaitu losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo dan losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah.Setelah dianalisis dalam keadaan operasi maupun tidak operasi, persentase pembebanan yang paling besar terdapat pada ER 1 yaitu 34.4 %, dan diperoleh ketidakseimbangan beban yang terbesar pada ER 9A yaitu 4% (standard IEC dibawah 5%) , dan losses pada transformator rata-rata dibawah 3x10-4 Kwatt dan dapat di pastikan persentase nya juga nilainya pasti sangat kecil. Diharapkan losses yang timbul kecil pula yang berdampak terhadap efektifitas dan efisiensi transformator serta peralatan listrik yang ada di Area Crusher PT. Semen IndonesiaKata kunci : Ketidakseimbangan, Transformator, Losses