Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Eksplorasi Tumbuhan dalam Ritual Mappacci Suku Bugis di Wajo: Memahami Kekayaan Etnobotani Budaya Lokal Masyarakat Rijal, Syamsu; Nurcaya, Nurcaya; Ahmad Yani; Rizal Irfandi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5346

Abstract

Mappacci is one of a series of traditional wedding rituals of the Bugis tribe. This research aims to classify and identify various types of plants and the meaning of their use in the traditional rituals of the Bugis mappaci tribe. This research method is descriptive qualitative. Data collection through observation, interviews and documentation. The results of the research found 7 types of plants in the Mappacci traditional ritual. The plant species used are Pacar (Lawsonia inermis L), Jackfruit (Artocarpus heterophyllus Lam), Banana (Musa paradisiaca L), Rice (Oryza sativa L), Coconut (Cocos nucifera L), Palm (Arenga pinnata Merr) and Cotton (Ceiba pentandra) which includes 6 families, namely Lythraceae, Moraceae, Musaceae, Poaceae, Arecaceae, Bombacaceae. The plant parts used are leaves (75%), fruit (50%), seeds (25%), sap (25%). The plants used in the Mappacci traditional rituals of the Bugis tribe have a philosophical meaning of goodness. Community knowledge in the use of these plants is a tradition passed down from generation to generation from their ancestors
Citraan dalam Kumpulan Puisi Pulang yang Baru Karya Abu A.K. Nurcaya, Nurcaya; Aulia, Suci; Umar, Ratnawati; Ningsih, Wahyu; Muhlis, Muhlis
Cakrawala Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v10i2.2213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citraan dalam kumpulan puisi Pulang yang Baru karya Abu A.K. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan bersandar pada teori Burhan Nurgiyantoro yang membai citraan menjadi lima jenis. Pada penelitian ini, terdapat 70 data diantaranya 23 citraan visual, tujuh belas citraan auditif, tujuh belas citraan kinestetik, delapan citraan taktil termal dengan rincian citraan taktil dua, citraan termal tiga, dan citraan taktil termal tiga, serta lima citraan olfaktori
PEMBERDAYAAN UMKM PENGRAJIN KASUR MELALUI INOVASI HIPOALERGENIK DAN STRATEGI DIGITAL MARKETING Hardianti Rosadi, Sri; Rijal, Syamsu; Surianti, Tetti; Ruslang, Ruslang; Arafah, Muhammad; Nurcaya, Nurcaya; Trywulan Syah, Uswah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi UMKM Aneka Kasur di Kelurahan Pammana, Kabupaten Wajo, melalui penerapan inovasi produk hipoalergenik dan strategi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra mencakup proses produksi manual, risiko kesehatan akibat tidak digunakannya APD, keterbatasan diversifikasi produk, serta penurunan daya saing karena pemasaran masih konvensional. Solusi yang ditawarkan mencakup penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemisah biji kapuk dan solar dryer, pelatihan diversifikasi produk, penggunaan APD, serta penguatan pemasaran berbasis e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi produksi, perbaikan kualitas produk yang lebih aman, variasi produk baru, serta jangkauan pemasaran yang lebih luas melalui marketplace. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG’s 8 (pertumbuhan ekonomi) dan 9 (industri, inovasi, dan infrastruktur).
OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN BAWANG MERAH: UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PACCIRO, KABUPATEN BONE Nurcaya, Nurcaya; Aprilia Amir, Mirdah; Arafah, Muhammad; Hardianti Rosadi, Sri; Trywulan Syah, Uswah; Adhan, Muh.; Rijal, Syamsu; Ruslang, Ruslang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Desa Pacciro di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, dikenal sebagai kampung bawang merah. Namun, hasil panen yang melimpah seringkali tidak diimbangi dengan harga jual yang stabil, terutama saat musim panen raya, sehingga berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Melihat permasalahan tersebut, diversifikasi produk olahan bawang merah ditawarkan sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas peluang pasar. Melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna, masyarakat didorong untuk mengolah bawang merah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi seperti bawang goreng dalam kemasan dan bubuk bawang merah. Penerapan inovasi ini tidak hanya mampu meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. PKM ini bermitra dengan Kelompok Tani SIPURENNU Desa Pacciro dengan tujuan meningkatkan nilai tambah bawang merah melalui diversifikasi produk olahan untuk memperkuat ekonomi masyarakat Desa Pacciro. Kegiatan ini penting untuk dilakukan karena mitra belum pernah melakukan diversifikasi olahan bawang merah dengan menggunakan alat teknologi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi program bersama mitra, pelatihan serta penerapan teknologi dalam diversifikasi produk olahan bawang merah, pendampingan pembuatan produk dan teknik pengemasan yang menarik, hingga pelatihan strategi pemasaran melalui platform e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, diversifikasi produk bawang merah di Desa Pacciro terbukti menjadi strategi efektif untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Implementasi Budaya 3S dalam Pengawasan Sekolah di SMAN 9 Wajo: Studi Kualitatif Syamsiar, Syamsiar; Nurcaya, Nurcaya
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 6 No. 2 (2024): August, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jimsh.v6i2.634

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the 3S culture (sipakatau, sipakalebbi, sipakainge) in carrying out the duties of school supervisors at SMAN 9 Wajo. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. The informants consist of the principal and two teachers, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity testing using data and method triangulation. The results show that the 3S culture, which includes sipakatau (humanizing each other), sipakalebbi (glorifying each other), and sipakainge (reminding each other), is effectively implemented in managerial supervision by school supervisors. This supervision includes tasks such as inspection, advising, monitoring, coordination, and reporting, playing a significant role in improving school management.