Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

RANCANG BANGUN KONSTRUKSI SILINDER DAN AYAKAN PADA MESIN PERONTOK PADI UNTUK OMSP: Otoranpur Prasetyo, Lukman; Harnyoto; Wawan Setiawan; Muhammad Farid
Jurnal Otoranpur Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/oto.v5i1.914

Abstract

Perontokan padi secara manual masih memiliki kendala berupa kebutuhan tenaga kerja besar, waktu kerja lama, serta potensi kehilangan hasil yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi konstruksi silinder perontok dan ayakan pada mesin perontok padi untuk mendukung kegiatan OMSP agar mampu bekerja secara kuat, aman, dan efisien. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui studi literatur, perhitungan empiris, perancangan alat, serta pengujian langsung dengan variasi putaran silinder 700, 800, 900, dan 1000 rpm. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada putaran 800 rpm dengan diameter silinder 400 mm diperoleh kecepatan sudut 83,73 rad/s dan kecepatan keliling 16,74 m/s. Beban benturan ekuivalen operasional sebesar 217,35 N masih jauh lebih kecil dibandingkan kemampuan maksimum konstruksi sebesar 3311,36 N. Hasil analisis juga menunjukkan seluruh komponen utama memiliki faktor keamanan lebih dari 2, sehingga dinyatakan aman digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa putaran 800 rpm merupakan kondisi kerja paling ideal karena menghasilkan gabah bersih 757 g, kotoran 3 g, gabah tidak terontok 0 g, dan losses 2,8%. Dengan demikian, konstruksi silinder dan ayakan yang dirancang mampu bekerja efektif, aman, dan efisien. Pengembangan selanjutnya disarankan untuk menyempurnakan bentuk ayakan dan sistem pemisahan agar kualitas hasil perontokan semakin optimal. Kata kunci: mesin perontok padi, silinder perontok, ayakan, spike tooth, losses
Analisis Eksperimental Teorema Superposisi pada Rangkaian Resistif Menggunakan Board Feedback Trainer BEE 422B di Laboratorium Analog Elektronika Poltekad: elektronika aguk daryono; Edy Haris; Rio Prabowo; Wawan Setiawan
Elektronika Sistem Senjata Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Elkasista
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/elka.v7i1.829

Abstract

Analisis Tingkat Kecemasan Siswa SD dalam Pembelajaran Take Off Lompat Jauh Dodik Irmawan; Edi Irwanto; Wawan Setiawan
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i2.1199

Abstract

Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan serta hubungannya dengan keberhasilan teknik take-off lompat jauh gaya jongkok pada siswa SDN Curahtakir 03. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel total sebanyak 21 siswa kelas IV dan V (13 putra, 8 putri). Data tingkat kecemasan (variabel X) dikumpulkan melalui angket adaptasi Competitive State Anxiety Inventory-2 Revised (CSAI-2R), sedangkan data keberhasilan take-off (variabel Y) diukur menggunakan rubrik observasi terstruktur. Uji prasyarat Shapiro-Wilk menunjukkan data kedua variabel berdistribusi tidak normal ( ), sehingga pengujian hipotesis dialihkan menggunakan statistik non-parametrik korelasi Spearman’s Rho. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi ( ) sebesar 0,083 dengan nilai signifikansi ( ) 0,721 ( ), yang berarti tidak terdapat hubungan linear yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan keberhasilan take-off. Namun, analisis deskriptif mendalam menyingkap pola hubungan non-linear berbentuk kurva U terbalik (inverted-U), yang relevan dengan Hukum Yerkes-Dodson. Performa tolakan siswa mencapai titik optimal (rata-rata 2,40) saat berada pada tingkat kecemasan sedang-tinggi (skor 3), sementara performa menurun pada tingkat kecemasan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks anak usia sekolah dasar, kecemasan bukanlah faktor determinan negatif yang merusak, melainkan dapat berfungsi sebagai mekanisme adaptif untuk memicu fokus gerak selama dikelola pada taraf moderat. Guru PJOK disarankan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif untuk menjaga arousal optimal siswa.