Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Pengembangan Modul Kimia Etnosains Terintegrasi Model Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT) Rabiatul Adawiyah; Yayuk Andayani; Lalu Rudyat Telly Savalas
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul kimia etnosains terintegrasi model Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT) yang layak dan praktis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian & pengembangan menggunakan model ADDIE. Uji coba terbatas pada penelitian ini dilaksanakan pada 31 peserta didik kelas XI MIPA di SMAN 1 Pujut. Teknik pengumpulan data menggunakan uji validitas pada tiga ahli dan angket respon peserta didik. Hasil uji validitas menunjukkan aspek isi sebesar 0,81 kategori sangat valid, aspek penyajian sebesar 0,79 kategori valid, aspek bahasa sebesar 0,79 kategori valid, aspek tampilan sebesar 0,81 kategori sangat valid dan aspek orientasi etnosains-CRTT sebesar 0,87 kategori sangat valid. Respon peserta didik pada aspek tampilan sebesar 3,49 kategori sangat baik, aspek materi sebesar 3,46 kategori sangat baik, aspek bahasa sebesar 3,46 kategori sangat baik dan aspek motivasi 3,50 kategori sangat baik.
Pengembangan LKPD IPA SMP Berbasis Etnosains Terintegrasi Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT) Anak Agung Ayu Trisna Handayani; Yayuk Andayani; Yunita Arian Sani Anwar
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2396

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan LKPD IPA SMP berbasis etnosains terintegrasi Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT) yang valid dan praktis. Penelitian Research and development (R&D) dengan model 4D digunakan untuk mengembangkan LKPD IPA SMP dengan mengangkat budaya masyarakat Lombok yaitu: desa adat Sade, sembeq, tenun dan pembuatan gula aren, yang relevan dengan konsep materi dan perubahan dan terintegrasi dengan model CRTT. Validasi konten oleh 3 orang ahli bidang pembelajaran IPA digunakan untuk menguji kelayakan LKPD, dan tanggapan guru serta siswa terhadap LKPD digunakan untuk menguji kepraktisannya. Semua data dianalisis secara deskriptif dengan teknik persentase untuk mendapatkan kesimpulan tentang kelayakan LKPD. Hasil analisis menunjukkan bahwa LKPD IPA yang dikembangkan termasuk katagori sangat layak digunakan (87,29%) dan berdasar respon guru (91,47%) maupun siswa (88,78%), LKPD IPA dinilai sangat praktis dan menarik. Berdasarkan hasil ini disimpulkan bahwa LKPD IPA SMP berbasis etnosains terintegrasi CRTT layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP.
Analisis Literasi Sains Peserta Didik Melalui Pendekatan Etnopedagogi pada Pembelajaran Kimia M. Najamudin Nopriadi; Yayuk Andayani; Saprizal Hadisaputra
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i3.2669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains peserta didik setelah pembelajaran dengan pendekatan etnopedagogi pada pembelajaran kimia. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA di SMAN 1 Pujut dan SMAN 2 Pujut yang berjumlah 103 peserta didik. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dan tes literasi sains. Pendekatan etnopedagogi dilakukan melalui lima tahapan pembelajaran, yaitu self-identification, Content Integration, Collaboration, Dialogue, dan Reflection. Hasil analisis deskriptif kuantitatif menunjukkan bahwa kategori ketercapaian hasil tes untuk kemampuan literasi sains temasuk kategori kurang dengan nilai rata-rata sebesar 53,38. Kategori ketercapaian hasil tes untuk kemampuan literasi sains peserta didik berdasarkan perbedaan gender peserta didik laki-laki dengan nilai rata-rata kemampuan literasi sains sebesar 50,00 (kurang) sedangkan ketercapaian hasil tes kemampuan literasi sains peserta didik perempuan termasuk dalam kategori cukup baik dengan nilai rata-rata sebesar 63,76.
Validasi E-Modul IPA Berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Literasi Sains Peserta Didik Baiq Fitri Rahmayanti; Muntari; Yayuk Andayani
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.4614

Abstract

Tantangan revolusi industri 4.0 harus memiliki keterampilan abad 21 yaitu empat keterampilan yang dikenal dengan 4C. Pengembangan keterampilan berpikir kreatif dan berpikir kritis dan pemecahan masalah membutuhkan kemampuan literasi. Literasi sains peserta didik dapat disebabkan oleh, model pembelajaran yang digunakan guru, sarana dan prasarana pembelajaran, serta rendahnya motivasi belajar peserta didik. Upaya yang dapat dilakukan adalah mengembangkan bahan ajar berbasis elektronik, yaitu e-modul berbasis socio-scientific issue dengan pendekatan pembelajaran yang mengangkat topik sains yang bersifat kontroversial, dilematis dan tidak terstruktur. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan e-modul IPA berbasis SSI untuk meningkatkan motivasi belajar dan literasi sains yang layak untuk digunakan ditinjau dari kevalidan. Jenis penelitian ini ialah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Validasi e-modul melibatkan tiga validator ahli, yaitu ahli media, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil validasi RPP memperoleh skor rata-rata 82 dengan kategori sangat valid, validasi e-modul berbasis SSI memperoleh skor rata-rata 80 dengan kategori sangat valid, validasi angket motivasi belajar memperoleh skor rata-rata 95 dengan kategori sangat valid, dan validasi tes literasi sains memperoleh skor rata-rata 79 dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil validasi tersebut e-modul berbasis SSI sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran.