Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Tingkat pengetahuan Dengan Sikap Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir di Desa Bobong Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu Baema, Desya Sabrina; Salam, Ramdani; Rasyid, Rusman
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10278

Abstract

Desa Bobong merupakan salah satu desa di Kabupaten Taliabu yang rentan terkena banjir, karena letaknya yang berada di dekat bantaran Sungai Fangahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh tingkat pengetahuan masyarakat terhadap sikap kesiapsiagaan masyarakat di Desa Bobong Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu dalam menghadapi bencana banjir. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis data korelasi untuk mengetahui hubungan antar variabel dan analisis regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Objek dalam penelitian ini yaitu masyarakat Desa Bobong sebanyak 98 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat termasuk ke dalam kriteria sangat tinggi dengan rata-rata 94,44%. Sebaran pengetahuan kognitif masyarakat tiap tingkatan atau tiap indikator yaitu pengetahuan (93,02%), pemahaman (95,23%), dan penerapan (95,05%). Selanjutnya sikap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir termasuk ke dalam kriteria tinggi dengan rata-rata persentase 88,24%. Berdasarkan hasil pengujian korelasi terdapat hubungan yang positif antara variabel tingkat pengetahuan terhadap sikap kesiapsiagaan masyarakat dengan tingkat hubungan sangat kuat dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,952 dan signifikansi 0,000. Menunjukkan bahwa hubungan yang positif antara tingkat pengetahuan terhadap sikap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi banjir, semakin tinggi pengetahuan maka semakin tinggi pula sikap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi banjir.
APLIKASI ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) UNTUK MENENTUKAN INTERFACE AIR TAWAR DAN AIR ASIN DI PESISIR PULAU TERNATE Simamora, Elisabet Ade Saputri; Rizka, Rizka; Padnadi, Wahyudi W.; Salam, Ramdani
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMODELAN TSUNAMI BERDASARKAN AMPLITUDO MAKSIMUM HISTORIS GEMPABUMI DI PESISIR JAILOLO SELATAN Achmad, Rahim; Taib, Suryani; Ningrum, Rohima Wahyu; Suryanto, Wiwit; Aswan, Marwis; Salam, Ramdani; Amelia, Risky Nuri; Hesti, Hesti; Wahidin, Nurhalis
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i3.338

Abstract

Pangkalan data paleo-tsunami Indonesia mencatat tanggal 28 Juni 1859 terjadi gempabumi kuat di Laut Maluku dengan skala intesitas (MMI) IX dan menyebabkan tsunami di Teluk Sidangoli dengan ketinggian 10 meter. Laut Maluku memiliki pengaruh yang signifikan terhadap potensi terjadinya bencana tsunami di sekitar wilayah Halmahera termasuk Jailolo Selatan. Melihat adanya potensi bencana tsunami yang besar di wilayah Jailolo Selatan, maka perlu dilakukan strategi perencanaan mitigasi bencana tsunami yakni dengan pemodelan bahaya tsunami. Pemodelan bahaya tsunami dilakukan untuk mengetahui nilai amplitudo maksimum (Run-up) gelombang tsunami dengan menggunakan perhitungan numerik dari sofware Cornell Multi-Grid Coupled Tsunami Model (COMCOT) versi 1.7, nilai jarak maksimum yang dapat ditembus oleh air pasang ke daratan pada pantai yang datar (inundasi), dan nilai sudut kemiringan lereng (slope) dari pengukuran fotogrametri udara Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Hasil Pemetaaan bahaya tsunami menghasilkan nilai amplitudo maksimum (Run-up) setinggi 4 meter dan wilayah yang terdampak akibat gelombang tsunami berjarak (inundasi) sekitar 310 meter dari garis pantai. Nilai rata-rata sudut kemiringan lereng (slope) di pesisir Jailolo Selatan adalah 22,90 dan termasuk lereng curam. Dan slope tipe curam cenderung menyebabkan peningkatan tinggi gelombang saat tsunami mendekati pantai, sehingga gelombang dapat menjadi lebih tinggi.
Limitation on the Number of Groundwater Well Pumps in the Coastal Area of Ternate Island Salam, Ramdani; Achmad, Rahim; Muin, Muhammad Rusli; Rahman, Nurdin Abdul
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 13, No 1 (2024): TECHNO JURNAL PENELITIAN
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v13i1.8047

Abstract

The hydrogeological characteristics of small volcanic islands possess unique attributes. Groundwater flow patterns descend radially and converge in coastal aquifers. The uneven distribution of coastal aquifers sometimes leads communities to extract groundwater from specific points. A notable phenomenon observed in the study area is the presence of dug wells with multiple water pumps. If the combined suction capacity of these pumps exceeds the allowed limit, it has the potential to cause the mixing of saltwater with freshwater. This study utilizes geoelectric methods to delineate the groundwater-saltwater interface beneath the surface. The groundwater-saltwater interface can also be calculated using equations. By knowing the well positions with multiple pumps, it is possible to calculate the allowable number of pumps. The calculations yield a limit of up to 31 pumps per dug well, thereby mitigating the risk of saltwater intrusion. Furthermore, data on the dug well positions within the study area are used to create groundwater table contours and flow models, aiding in the analysis of saltwater pollutant dispersion in the event of intrusion.
Menyulam Karakter Anak Usia Dini Melalui Literasi Islamic Story Putri Adibatur Rohmah; Ali Muthahhari Rahim; Ramdani Salam; Eva Marthinu; Dinda Dwi Utami; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.5604

Abstract

Anak usia dini memiliki fase yang sangat penting dalam tumbuh kembangnya. Fase tersebut dinamakan dengan “The Golden Age” yang artinya merupakan fase keemasan anak untuk mulai menangkap bermacam-macam rangsangan yang diberikan oleh lingkungan sekitarnya, salah satunya dengan menstimulasi penanaman karakter melalui literasi islamic story. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kegiatan literasi islamic story dapat meningkatkan karakter pada anak usia dini. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menempatkan peneliti sebagai instrument utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegitaan observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan triangulasi sebagai teknik pengolahan data. Penelitian ini dilaksanakan pada tiga unit PAUD. Subjek dalam penelitian ini melibatkan guru dan wali murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kolaborasi antara lembaga PAUD, Pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan kondusif untuk pembelajaran memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak-anak. Gaya mengajar berbasis cerita yang di implementasikan dengan berbagai metode kreatif memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat literasi dan karakter anak. Melalui literasi islamic story tampak adanya perubahan karakter perilaku positif dalam kegiatan sehari-hari pada anak.