Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PELATIHAN MODUL BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI DAN NUMERASI DI SMP NEGRI 2 PANGARIBUAN TAPANULI UTARA Bertaria Sohnata Hutauruk; Selviana Napitupulu; Prini Desima Evawani Ambarita; Bhets Dewani Sipayung; Rani Puspa Sari; Rotua Sinta Marito Pakpahan; Maria Hutauruk
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57856

Abstract

Pelatihan Penyusunan Modul bajan ajar Berbasis literasi dan numerasi dengan Kurikulum Merdeka merupakan inisiatif yang diarahkan untuk memperkuat keterampilan pedagogis para guru  SMP NEGRI 2 PANGARIBUAN TAPANULI UTARA. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada sekolah untuk mengembangkan modul bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan lokal dan industri. Kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di SMP Negeri 2 Pangaribuan TAPANULI UTARA melalui pelatihan ini. Metode pelatihan melibatkan guru-guru SMP Negri 2 Produktif dalam proses pengembangan modul ajar. Kegiatan dimulai dengan pemahaman mendalam terhadap esensi Kurikulum Merdeka dan kebutuhan spesifik siswa SMP Negri 2 Pangaribuan TAPANULI UTARA. Selanjutnya, peserta pelatihan diberikan panduan dan keterampilan dalam perancangan modul ajar yang responsif terhadap konteks lokal dan menggabungkan prinsip-prinsip kurikulum yang berlaku. Hasil pelatihan diukur melalui penilaian kualitatif dan kuantitatif terhadap modul ajar yang dihasilkan. Selain itu, dilakukan evaluasi partisipatif dengan melibatkan guru, siswa, dan pihak industri sebagai pemangku kepentingan utama.
The Perceptions Of Youth Community On The Use Of Slang Language On The Maintenance Of Mother Tongue In Pematangsiantar Ribka Panjaitan; Bertaria Sohnata Hutauruk; Bobby Pramjit Singh Dhillon
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2284

Abstract

This research aims to analyze the the perceptions of youth community found on the use of slang language on the maintenance of mother tongue and the types of slang used by the youth community in Pematangsiantar. This research uses qualitative descriptive research. Data were taken from the transcript of an interview and youth conversation recordings. The analysis focused on the perceptions of youth community based on Joanes et al. (2014) theory : auditory perception, visual perception, kinesthetic-tactile perception, social perception, extra-sensory perception. The results showed that out of 50 expressions of perception, two out of five types of perception were identified. 48 expressions were categorized as social perception, while the remaining 2 were categorized as auditory perception. In addition, the emergence of filler expressions such as eee, umm, and hmm while the interview process indicates additional oral strategies to maintain the flow of conversation, provide time to organize thoughts, mark hesitation, and also serve as a form of habit. Next, this study identified out of 20 expression of slang language, 17 of them were categorized into seven types of slang language based on theory of Allan & Burridge (2006, as cited in Mulyantini et al., 2023) and Hidayat et al. (2020, as cited in Hasanah 2022) including imitative, clipping, blending, borrowing, multiple process, fresh and creative, and flippant, while the remaining 3 were catergorized into uncategorized slang language. In conclusion, this study confirm that slang is not merely a linguistic variation, but also serves as a social tool supporting interaction, self-expression, and the management of informal conversations
The Effect Of Dictogloss Technique To The Writing Skill Of Eight Grade Of Smp Negeri 7 Pematangsiantar In Descriptive Text Lasmaria Tiodora Silviana Sitinjak; Selviana Napitupulu; Bertaria Sohnata Hutauruk
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2341

Abstract

This research aimed to examine the effect of the Dictogloss Technique on students’ writing ability in descriptive text at the eighth grade of SMP Negeri 7 Pematangsiantar. This research applied a quantitative method with a quasi-experimental design. The population of this study was the eighth-grade students in the academic year 2025/2026. The sample consisted of two classes, namely VIII-5 as the experimental class and VIII-6 as the control class, with 30 students in each class. The data were collected through writing tests in the form of pre-test and post-test administered to both classes. The results showed that the mean score of the experimental class improved from 61.13 in the pre-test to 81.53 in the post-test. Meanwhile, the control class increased from 66.80 to 77.50. The data were analyzed by using the t-test formula. The result revealed that the t-test value (2.500) was higher than the t-table value (1.671) at the 5% level of significance. Based on the findings, the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. It can be concluded that the Dictogloss Technique has a significant effect on students’ writing ability in descriptive text at the eighth grade of SMP Negeri 7 Pematangsiantar.
AN INVESTIGATION ON STUDENTS’ PERCEPTION TO THE USE OF CODE-SWITCHING IN ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE (EFL) CLASSROOMS Cristina Geovani Manik; Herman Herman; Bertaria Sohnata Hutauruk
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipkis.v5i3.177

Abstract

This study investigates students’ perceptions of code-switching in English as a Foreign Language (EFL) classroom, focusing on how internal and external factors influence their attitudes and language use. Employing a descriptive qualitative research design, data were collected through questionnaires distributed to 60 Grade XI students from SMA YP HKBP 1 Pematangsiantar. The questionnaire measured perceptions related to internal factors such as confidence, motivation, and learning processes, as well as external factors including family background, peer influence, and classroom environment. The results indicate that most students view code-switching positively, reporting increased confidence and motivation when integrating Indonesian within English communication. Additionally, code-switching was found to reduce anxiety and enhance their ability to express ideas effectively. Social influences, especially peer behavior and classroom size, significantly affected their use of code-switching. Conversely, family influence was less impactful. These findings highlight that code-switching serves as both a communicative strategy and a supportive pedagogical tool in EFL learning. The study recommends that educators embrace code-switching to foster a more inclusive and effective language learning environment, particularly in multilingual contexts where students face challenges in expressing themselves solely in English. This research contributes to the understanding of bilingual communication dynamics in EFL settings and provides insights for language teaching practices that accommodate students’ linguistic and cultural realities.
Refleksi Dan Pembelajaran Mahasiswa UHKBPNP Dalam Program Praktik Lapangan (PPL) di SMA Negeri 2 Pematangsiantar Arisdani Situmorang; Yuni Napitupulu; Putri Sihombing; Agnes Ambarita; Monalisca Sinaga; Bertaria Sohnata Hutauruk
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.1378

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah salah satu komponen fundamental dalam pendidikan calon guru, yang dirancang untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan realitas di lapangan. Artikel ini menyajikan pengalaman mahasiswa dari Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar selama pelaksanaan PPL di SMA Negeri 2 Pematangsiantar. Dalam program ini, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk mengajar langsung di kelas, melaksanakan ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan soft skills siswa. Melalui refleksi yang mendalam, mahasiswa menemukan bahwa keterlibatan aktif dalam kegiatan pendidikan tidak hanya meningkatkan keterampilan pedagogis, komunikasi, dan kreativitas mereka, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan. Selain itu, pengalaman ini meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan sebagai pendidik. Diharapkan bahwa bekal yang diperoleh dari PPL ini akan mendukung pengembangan profesional di masa depan. Artikel ini juga menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia.
AN ANALYSIS OF THE USE POSITIVE AND NEGATIVE POLITENESS BY NETIZENS ON ANIES BASWEDAN’S TWITTER ACCOUNT Bertaria Sohnata Hutauruk; Carolina Pakpahan; Galina Sitinjak; Tinadya Sinaga
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JUPEJA) Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Merwin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69820/jupeja.v1i1.42

Abstract

Politeness is one of the phenomena found in daily communication. One of the studies of linguistics whose theory is pragmatic is called politeness. The objectives of this research to find out the politeness strategy and the percentage of the dominant type used by Indonesian netizents on Anies Baswedan Twitter. The research designed this study with qualitative method with the data from transcript of Indonesian netizents comment on Twitter. The findings show that: There are Bald on Record, Positive Politeness, Negativ Politeness, and Off Record. In twitter account there were 35 (33,65%) comments. In total, there are 2 (100%) Bald on Records, 13 (37,14%) Positive Politeness, and 9 (25,71%) Negative Politeness. The dominant type of Politeness Strategy used in Twitter accounts is Positive politeness. It takes 13 from 35 comments.
The effect of graphic organizer strategy on students’ reading comprehension of grade eleventh of SMA YP HKBP 1 Pematangsiantar Brooklyn Fransius Bonatua Silalahi; Selviana Napitupulu; Bertaria Sohnata Hutauruk
Indonesian Journal Education Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal Education (IJE)
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ije.v5i1.1541

Abstract

This research investigates the effect of the Graphic Organizer strategy on students’ reading comprehension of narrative texts, focusing specifically on literal and inferential understanding. The study employed a quasi-experimental design involving two eleventh-grade classes of SMA YP HKBP 1 Pematangsiantar. An experimental class was taught using story-map graphic organizers, and a control class was taught using conventional reading instruction. Both groups were given a pre-test and post-test to measure their comprehension before and after the treatment. The results of the descriptive analysis showed that both classes improved after instruction; the experimental class increased from a mean score of 63.81 to 85.71, while the control class improved from 75.00 to 89.52. Paired sample t-test results indicated significant improvement within each group. However, the independent sample t-test showed no statistically significant difference between the post-test scores of the two groups (Sig. = .228 more than 0.05). This finding indicates that although the Graphic Organizer strategy helped students improve their comprehension and organize narrative information more effectively, it was not significantly more effective than the conventional method within the duration and conditions of this study.
PELATIHAN KETERAMPILAN BERBAHASA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING KARYAWAN PENERBIT ERLANGGA PEMATANGSIANTAR Bertaria Sohnata Hutauruk; Prini Desima Evawani Ambarita; Erna Helena M. Tampubolon; Lisbet Novianti Sihombing; Nurliani Siregar; Tiara Kristina Pasaribu; Donna Ria Pasaribu; Purnama Raya Gultom; Syalaisha Syafira Irwansyah; Venyta Sinaga; Firman Pangaribuan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61288

Abstract

Pelatihan Keterampilan Berbahasa untuk Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Karyawan Penerbit Erlangga Cabang Pematangsiantar, menjadi solusi yang relevan untuk menjawab kebutuhan mitra. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep, tujuan, jenis, metode, serta teknik public speaking, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam berbagai situasi kerja. Dengan meningkatnya keterampilan berbahasa dan kemampuan berbicara di depan umum, karyawan diharapkan dapat menyampaikan informasi secara lebih efektif, meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, memperkuat hubungan profesional, serta mendukung peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah (1)mengembangkan ketrampilan komunikasi yang efektif, (2)meningkatkan kualitas komunikasi antar karyawan dan tim untuk lebih efisien dalam organisasi, (3) melatih karyawan berkomunikasi lebih profesional dan persuasif kepada pelanggan untuk memperkuat citra perusahaan, (4) membantu menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif untuk keterampilan karyawan dalam meningkatkan strategi kinerja perusahaan. Pelatihan dilaksanakan tanggal 17 Januari 2026 bertempat di aula instansi ERLANGGA cabang Pematangsiantar. Lokasi dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat adalah Perusahaan penerbit ERLANGGA yang terletak diJalan Sisingmangaraja Pematangsiantar-Sumatra Utara. Ada 150 peserta dari beberapa cabang Medan, tapanuli Utara, Sidimpuan, Pematangsiantar yang mencakup manager, karyawan dan staff  dari perusahaan tersebut yang ditugaskan oleh pimpinan untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian dengan memberikan Pelatihan Keterampilan Berbahasa untuk Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Karyawan Penerbit Erlangga Cabang Pematangsiantar.