Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PERWALI NO 9 TAHUN 2022 TENTANG REHABILITAS SOSIAL RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI DINAS SOSIAL BAGI MASYARAKAT KURANG MAMPU DI KELURAHAN GEBANG PUTIH KOTA SURABAYA Puspita Buana Putri, Stevany; Kusbandrijo, Bambang; Wahyudi, Eddy
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 02 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kemiskinan merupakan problematika yang sangat pelik. Karena kepadatan penduduk yang semakin bertambah dan mungkin bisa menjadi masalah yang cukup signifikan di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya perkembangan penduduk yang tidak dibarengi dengan peningkatan SDM yang baik. Lalu dalam segi pembangunan juga menjadi masalah, yang mana pembangunan di Indonesia belum merata dan pertumbungan penduduk pesar ini menjadikan pembangunan kurang berkualitas. Model Penelitian ini menggunakan pendekatPelaksanaan Program Rutilahu di Kelurahan Gebang Putih Surabaya merupakan orientasi untuk pemberdayaan masyarakat dalam perbaikan lingkungan Kelurahan Gebang Putih, kondisi sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Implementasi Program Rutilahu di Dinas Cipta Karya dan pelaksanaannya berada di Gebang Putih ini berjalan baik atau tidak. Hasil penelitian ini adalah 1) Implementasi Perwali No. 09 Tahun 2022 Tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni di Dinas Sosial Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Kelurahan Gebang Putih Kota Surabaya 2). Dampak yang ditimbulkan dari Program Rehabilitasi Sosial ini terhadap Masyarakat, 3). Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program Rutilahu di Kelurahan Gebang Putih Kota Surabaya. Dengan beberapa indicator pendukung yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi.
EFEKTIVITAS PELAYANAN SAYANG WARGA DI BALAI RW DALAM MENCIPTAKAN MASYARAKAT TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN SAMBIKEREP Avina, Rizky; Kusbandrijo, Bambang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 01 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Surabaya telah menghadirkan sebuah kebijakan pelayanan Sayang Warga, yang memiliki fungsi memberikan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan tersebut tidak mengharuskan masyarakat datang ke kantor kecamatan atau bahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, melainkan warga dapat langsung datang ke balai RW. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan Sayang Warga di Kecamatan sambikerep. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melaluiĀ  observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, program Pelayanan Sayang Warga di Balai RW Kecamatan sambikerep dapat dikatakan efektif karena telah memberikan manfaat bagi warga, Namun, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi, seperti kurangnya sosialisasi tentang program Sayang Warga dan kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang lebih intensif dalam sosialisasi program Sayang Warga agar masyarakat dapat memahami manfaat dari program ini dan mekanisme yang lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaanya.
IMPLEMENTASI PROGRAM PERENCANAAN PENGENDALIAN, DAN EVALUASI PEMBANGUNAN DAERAH DI BIDANG RENDALEV BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2022 Rusmin; Kusbandrijo, Bambang
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 03 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui Implementasi Program Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (Rendalev) di Badan Perencanaan Pembangunan DaerahProvinsi Jawa Timur di Tahun 2022, dan mengetahui faktor pendorong dan penghambat Implementasi Program Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (Rendalev) di Badan Perencanaan Pembangunan DaerahProvinsi Jawa Timur tahun 2022. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data yang didapat dari observasi dilapangan, wawancara dengan beberapa informan dari Kabid, Kasubid, hingga staf. Kemudian studi pustaka yang didapat dari berbagai regulasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian adalah implementasi program perencanaan di Bidang Rendalev yang telah dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan 6 (enam) kategori dari Van Meter Van Horn sesuai dengan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019. Namun, dalam penyusunan RKPD pelaksanaan pada beberapa tahapan tidak sesuai jadwal dikarenakan adanya dinamika pembangunan, tetapi penetapan RKPD tidak pernah melebihi waktu yang ditetapkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 Pasal 90 Ayat 3, yaitu minggu kedua Bulan April. Faktor penghambatnya adalah adanya keberagaman pemahaman persepsi dan latar belakang setiap pegawai melahirkan sudut pandang pada setiap forum diskusi/pembahasan. Hambatan yang kedua adalah adanya variasi volume dan target tingkat kesulitan pekejaan menyebabkan waktu penyelesaian yang beragam juga disebabkan oleh kapasitas pegawai yang ada pada suatu unit kerja. Faktor pendukungnya adalah pelaksanaan program yang memuaskan yang sesuai dengan Renstra dan RPJMD, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, dengan begitu dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap pekerjaan di Bidang Rendalev Bappeda Provinsi Jawa Timur.
IMPLEMENTASI PROGRAM SURABAYA INTEGRATED COMMAND CENTER (SICC) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SMART CITY DI SURABAYA Anjani, Shafa Jihan; Kusbandrijo, Bambang; Hartono, Supri
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 03 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smart city menjadi konsep yang diminati oleh seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Dengan penerapan konsep Smart City diharapkan mampu memberikan pelayanan yang efisian. Kota surabaya menjadi kota di Indonesia yang mampu mengadopsi konsep Smart City dengan membuat inovasi program Surabaya Integrated Command Center. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi dan faktor yang mempengaruhi program Surabaya Integrated Command Center sebagai upaya peningkatan Smart City di kota Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami dan menjelaskan suatu fenomena atau peristiwa secara padat, jelas dan ringkas. Penelitian ini menggunakan teori elaborasi dari pemenuhan karakteristik Smart City menurut Hao, Lei dan Yan dan teori implementasi kebijakan menurut George C. Edward III. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Program Surabaya Integrated Command Center (SICC) Sebagai Upaya Peningkatan Smart City di Surabaya masih belum maksimal. Walaupun kinerja dalam pelaksanaannya cukup baik, naumun tetap saja penerapan program Command Center masih memiliki banyak kendala yang dapat mempengaruhi secara signifikan.
PERAN PEMERINTAH TERHADAP PENGEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA PANTAI PASIR PUTIH KABUPATEN BELU DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) Ati, Norbertus Darius; Kusbandrijo, Bambang; Hartono, Supri
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 04 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i04.1600

Abstract

Penelitian ini berfokus pada industri pariwisata, yang saat ini berkembang pesat dan menjadi sektor andalan di berbagai Daerah. Industri pariwisata merupakan rangkuman dari berbagai jenis bisnis yang bekerja sama untuk menghasilkan barang dan jasa yang akan dibutuhkan oleh para wisatawan secara langsung atau tidak langsung. Industri pariwisata akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menghasilkan pajak dan retribusi bagi pemerintah daerah. Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diterima oleh daerah dari berbagai usaha penerimaan daerah untuk mendapatkan dana untuk kebutuhan daerah. Permasalahan dalam penelitian ini yang pertama bagaimana Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Belu dalam pengembangan industri pariwisata pantai pasir putih, kedua Apa saja Faktor pendukung dan penghambat pengembangan industri pariwisata pantai pasir putih, dan ketiga Bagaimana Kontribusi industri pariwisata pantai pasir putih terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Belu. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Kabupaten Belu penelitian ini menggunakan Teori Middle Range karena dapat diandalkan dalam melihat sebuah fenomena, dengan Menggunakan metode Pendekatan Fenomenoloogi serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Belu dalam pengembangan industri pariwisata pantai pasir putih dengan membangun berbagai fasilitas wisata, promosi pariwisata melalui media masa, maupun pameran wisata, pembinaan usaha pariwisata dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan Standard Operating Prosedure (SOP). Dalam pengembangan industri pariwisata Pantai Pasir Putih terdapat Faktor pendukung seperti terdapatnya daya tarik, sarana prasarana yang memadai, sikap ramah tamah dari masyarakat, namun dalam mengembangkan industri pariwisata pantai pasir putih mengalami juga kendala seperti kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang masih sangat kurang, dan terutama masih terbatasnya dana infrastruktur. Kontribusi industri pariwisata pantai pasir putih terhadap Pendapatan Asli Daerah masih kecil walaupu setiap tahunnya mengalami peningkatan atau penurunan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BBPOM) DALAM PENGAWASAN PEREDARAN OBAT TRADISIONAL DAN MAKANAN TANPA IZIN EDAR DI KOTA SURABAYA Puspitasari, Erika Aprilia; Kusbandrijo, Bambang; Hartono, Supri
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 04 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i04.1618

Abstract

Penelitianii inii bertujuani untuki menganalisisi implementasii kebijakan Balaii Besari Pengawasi Obati dani Makanani (BBPOM) dalam pengawasani peredaran obati tradisionali dan makanan tanpai izini edari dii Kotai Surabayai. Kebijakan pengawasan ini didasarkani padai Undangi-Undangi Nomori 8 Tahuni 1999 tentangi Perlindungani Konsumeni, yangi menekankan pentingnya keamanani dani legalitasi produki yangi beredari dii pasarani. Metodei penelitiani yangi digunakani adalahi metodei kualitatifi dengani pendekatani deskriptifi analisisi. Datai diperolehi melaui wawancara dengan beberapa pihak terkait, termasuk petugas BBPOM Surabaya, pelaku usaha, dan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada teorii implementasii Vani Meteri dani Vani Horni. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun BBPOM Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pengawasan, masih terdapat tantangan yang harus diatasi untuk memastikan semua obat tradisional dan makanan yang beredar memiliki izin edar yang sah. Penelitian ini memberikan rekomendasi meliputi peningkatan jumlah dan kualitas sumber data manusia, penyederhanaan proses perizinan, dan intensifikasi program edukasi kepada Masyarakat dan pelaku usaha.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK SEBAGAI UPAYA PENGENTASAN KEKERASAN DI KOTA SURABAYA Pratiwi, Soffanah Dina; Kusbandrijo, Bambang; Hartono, Supri
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 04 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i04.1625

Abstract

Perlindungan anak merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk melindungi hak anak agar dapat berkembang dengan baik dan terlindungi dari diskriminasi dan kekerasan, seperti yang telah diatur dalam undang-undang dasar 1945 pasal 28 B ayat 2. Perlindungan anak terbagi menjadi perlindungan hukum dan non-hukum, yang meliputi aspek hukum, sosial, kesehatan, dan pendidikan. Prinsip perlindungan hukum anak harus sesuai dengan konversi hak anak. Kota Surabaya merupakan kota tertinggi di Jawa Timur dengan kondisi kasus kekerasan anak dan perempuan terbanyak. Dalam hal ini terdapat hal positif dan negatif yaitu sudah adanya keberanian masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan yang terjadi di masyarakat dan kebijakan yang di implementasikan pemerintah sudah berjalan dengan baik, terkait dampak negatifnya yaitu Kota Surabaya jadi di pandang menjadi kota dengan kekerasan terbanyak di Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan perlindungan anak sebagai upaya pengentasan kekerasan di Kota Surabaya serta implementasi peraturan daerah nomor 6 tahun 2011 tentang Perlindungan anak yang menjadi pedoman DP3APPKB dan UPTD PPA untuk menjalankan suatu program kerja di lapangan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model implementasi kebijakan teori Charles O Jones. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu implementasi kebijakan perlindungana anak di Kota Surabaya yang sudah semakin baik yang didasari oleh faktor kunci keberhasilan implementasi pengorganisasian, interpretasi dan penerapan.
PERAN BALAI BESAR TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU SEBAGAI PENGELOLA DAN PENGEMBANGAN WISATA DI KAWASAN TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU Idwar, Widya Arzetiya; Kusbandrijo, Bambang; Hartono, Supri
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 06 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i06.1677

Abstract

Penelitian bertujuan memotret peran Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebagai pengelola dan pengembangan wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Studi ini menggunakan analisis indicator wewenang, tanggung jawab, kejelasan tujuan, dan cakupan pekerjaan dengan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Temuan dari studi ini adalah bahwa Peran Balai Besar TNBTS sangat berpengaruh dan signifikan. Saran dari studi ini adalah agar Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dan mengembangkan aplikasi berskala besar. Pengadaan bangunan dan infrastruktur untuk memantau kawasan konservasi, serta peningkatan jumlah petugas, merupakan aspek penting dalam pengawasan dan pengembangan.
Role of Government in Development Prigi Beach Tourism Industry, Trenggalek District In Increasing Regional Genuine Income Chayradafia, Sumardan Mandala; Bambang Kusbandrijo; Adi Soesiantoro
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 2023
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v2i1.46

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Industri pariwisata yang saat ini berkembang pesat dan menjadi sektor andalan di berbagai Daerah. Industri pariwisata merupakan rangkuman dari berbagai macam bidang usaha yang secara bersama-sama menghasilkan produk-produk maupun jasa-jasa, layanan-layanan atau servis yang nantiya baik secara langsung ataupun tidak langsung akan dibutuhkan oleh para wisatawan. Industri pariwisata akan menghasilkan pajak dan retribusi bagi Pemerintah Daerah.Semakin berkembangnya industri pariwisata, maka akan Meningkatkan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penerimaan Pendapatan Asli Daerah adalah suatu penerimaan Daerah dari berbagai usaha penerimaan Daerah untuk mengumpulkan dana, guna keperluan Daerah yang bersangkutan.Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : (1) Bagaimana Peran Pemerintah Daerah dalam pengembangan industri pariwisata pantai prigi (2) Apa saja Faktor pendukung dan penghambat industri pariwisata pantai prigi, (3) Bagaimana Kontribusi industri pariwisata pantai prigi terhadap Pendapatan Asli Daerah di Trenggalek. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder di lingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Kabupaten Trenggalek. penelitian ini menggunakan Teori Middle Range karena dapat diandalkan dalam melihat sebuah fenomena, dengan Menggunakan metode Pendekatan Fenomenoloogi serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah peran yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek dalam mengembangkan industri pariwisata pantai prigi dengan membangun berbagai fasilitas wisata, promosi lewat media masa, maupun pameran wisata, pembinaan usaha pariwisata dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan Standard Operating Prosedure (SOP). Dalam pengembangan Industri Pariwisata Pantai Prigi terdapat Faktor pendukung seperti terdapatnya daya tarik, sarana prasarana yang mumpuni, sikap ramah tamah masyarakat, namun dalam mengembangkan industri pariwisata pantai prigi juga mengalami kendala seperti kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang masih kurang, masih terbatasnya dana infrastruktur. Kontribusi industri pariwisata pantai prigi terhadap Pendapatan Asli Daerah masih kecil walaupu setiap tahunnya mengalami peningkatan.
TATA KELOLA KOLABORATIF PENGEMBANGAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN PACITAN Agus Supriyanto; Bambang Kusbandrijo; Joko Widodo
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v4i4.2392

Abstract

Merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian menganalisis peran aktor kolaboratif, menganalisis proses kolaborasi tata kelola pengembangan pariwisata Kabupaten Pacitan dan juga menganalisis kontribusi sektor pariwisata ke PAD Kabupaten Pacitan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran aktor kolaborasi telah dijalankan dengan baik sesuai perannya masing-masing. Berikut proses kolaborasi yang telah berlangsung; (1)Dinamika kolaborasi, antar aktor telah melakukan pengungkapan atas apa yang menjadi tujuan kolaborasinya, hal tersebut dituangkan dalam proses diskusi hingga tercipta motivasi bersama, (2)Tindakan kolaborasi, Disparpora sebagai aktor sentral memfasilitasi tindakan kolaborasi seperti pelatihan dan bimbingan teknis untuk pengelola dan komunitas (pokdarwis), memfasilitasi kegiatan akademisi untuk riset di Pacitan dan memfasilitasi diskusi dengan pegiat media sosial, (3)Kolaborasi telah menghadirkan dampak yang cukup signifikan, masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengembangan wisata dan objek wisata berkembang signifikan sesuai konsep Sapta Pesona. Proses kolaborasi berhasil meningkatkan kunjungan wisata ke Pacitan dan kontribusi sektor pariwisata ke PAD sebesar 7% pada tahun 2022.