Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PERAWATAN MESIN PENGADUK PETIS MENGGUNAKAN METODE PREVENTIVE MAINTENANCE yulianto, Eko; Istiqlaliyah, Hesti
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/eqb3pa62

Abstract

Perawatan adalah bagian yang tak dapat dipisahkan dari mesin itu sendiri. Dengan perawatan yang tepat, akan menghasilkan keawetan dari mesin itu sendiri.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perawatan mesin pengaduk petis menggunakan metode preventive maintenance agar mesin dapat bekerja lebih efisien, awet, dan mengurangi potensi kerusakan. Mesin pengaduk petis memiliki peranan penting dalam produksi skala industri rumah tangga, namun sering mengalami masalah karena kurangnya perawatan yang terjadwal. Dengan preventive maintenance, perawatan dilakukan secara rutin melalui inspeksi, pelumasan, pembersihan, dan penggantian komponen sebelum kerusakan terjadi. Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung, pengumpulan data kerusakan, serta analisis efektivitas perawatan yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode preventive maintenance mampu memperpanjang umur mesin karena perawatan  Preventif Maintenance lebih terjadwal untuk mencegah kerusakan kecil menjadi besar. Sebagai contoh jika desain umur mesin 10tahun , tanpa perawatan  preventive maintenance umur mesin hanya 6 sampai 7 tahun saja, sebaliknya jika memakai perawatan metode preventive maintenance umur mesin bisa sampai 10tahun bahkan lebih, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. 
Perhitungan Kekuatan Rangka Mesin Pengaduk Petis Kapasitas 15 Kg/Jam Dengan Aplikasi Solidworks fikar, zul; Hesti Istiqlaliyah
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/yb950a17

Abstract

Produksi petis oleh UMKM di Kediri masih dilakukan secara manual, yang berdampak pada rendahnya efisiensi dan tingginya resiko produk gagal akibat proses pengadukan yang tidak merata. sehingga banyak pelaku UMKM pengolah petis ini mengalami kerugian. Untuk mengatasi permaslahan ini, maka perlu dilakukan satu perancangan mesin pengolah yang efektif dan efisien. Dalam merancang sebuah mesin, tentunya kita membutuhkan rangka sebagai penopang seluruh bagian mesin. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kekuatan rangka mesin pengaduk petis berkapasitas 15 kg/jam menggunakan perangkat lunak Solidworks dengan pendekatan metode elemen hingga. Dua jenis material, yaitu ASTM A36 dan AISI 1045, dibandingkan berdasarkan tegangan maksimum, perpindahan, dan faktor keamanan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa AISI 1045 memiliki nilai tegangan maksimum 1,347e+07 N/m², perpindahan 0,254 mm, dan faktor keamanan 9,190e+06, lebih baik dibandingkan ASTM A36. Dengan demikian, AISI 1045 dinilai lebih optimal dan aman sebagai material rangka mesin. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi produksi petis oleh pelaku usaha kecil. 
RANGKAIAN KELISTRIKAN PADA MESIN PENGADUK PETIS OTOMATIS KAPASITAS 15 KG/JAM Suparman, Andi Kurniawan; Hesti Istiqlaliyah; Haris Mahmudi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/sng18t17

Abstract

Produksi petis secara manual masih banyak digunakan oleh pelaku UMKM di Kediri, sehingga menimbulkan kendala efisiensi waktu dan tenaga. Penelitian ini bertujuan merancang rangkaian kelistrikan mesin pengaduk petis otomatis berkapasitas 15 kg/jam untuk meningkatkan produktivitas. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, desain dan perhitungan alat, pembuatan, serta uji coba dan validasi produk. Komponen utama sistem kelistrikan terdiri dari motor listrik, timer, lampu indikator, saklar darurat, dan panel kelistrikan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa mesin dapat beroperasi dengan stabil menggunakan daya listrik satu fasa (220V) dan mendukung efisiensi produksi skala rumah tangga. Validasi dari praktisi menyatakan mesin layak digunakan. Hasil ini penting sebagai inovasi teknologi tepat guna untuk mendukung UMKM pengolahan petis dalam meningkatkan daya saing.
Perancangan Struktur Rangka Mesin Pengaduk Petis  Menggunakan Material Besi Siku AISI 1045 Dariansa, Muhammad Naufal Taman; Hesti Istiqlaliyah
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/9xt0ab41

Abstract

Produksi petis secara manual masih menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM di Kediri, terutama pada proses pengadukan yang memakan waktu dan tenaga serta berisiko terhadap kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun rangka mesin pengaduk petis berkapasitas 15 kg/jam yang efisien dan kuat untuk meningkatkan produktivitas. Metode yang digunakan mencakup pendekatan observasi lapangan, studi literatur, perhitungan kekuatan struktur, serta desain menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Hasil menunjukkan bahwa rangka berbahan besi siku AISI 1045 mampu menopang beban dinamis dan tetap stabil selama pengoperasian. Prototipe yang dihasilkan layak digunakan di lingkungan UMKM dan dapat menjadi solusi alternatif dalam proses produksi petis.
Pemberdayaan Kerang Taruna Melalui Pelatihan Teknik Penanaman Hidroponik di Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri Rhohman, Fatkur; Istiqlaliyah, Hesti; Yasinta Sindy; M. Muslimin Ilham; Nuryosuwito
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 1 No 1 (2021): Vol.1 No.1 (Desember 2021)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v1i1.17049

Abstract

Sukoanyar Village is one of the villages located in the southern part of Kediri Regency, Sukoanyar Village is located in Mojo District. Sukoanyar Village Community Most of the residents are farmers, but not all of them have private land, meaning that the majority of them work on other people's gardens, or the "paro" system or better known as the profit sharing system, usually the land owner gets half of the harvest. while those who plant also get half of the harvest. There is one method that can increase farmers' income, namely using a hydroponic system. The application of the hydroponic system is also expected to be a business opportunity for youth members who are currently still entering their productive age. By utilizing the surrounding environment or narrow yard, it can produce plants that can be consumed or sold so as to increase people's income. Hydroponic planting systems can be done with vegetable plants, as well as fruits.
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMARUT DAN PEMERAS KELAPA PADA UMKM OMAH JENANG KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Rhohman, Fatkur; Istiqlaliyah, Hesti; Pramesti, Yasinta Sindy; Setyowidodo, Irwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 2 No 2 (2023): Vol.2 No.2 (Juni 2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v2i2.19824

Abstract

UMKM Omah Jenang Desa Gedang Sewu Kecamatan Pare merupakan sentra produksi jenang, wajik, madumongso, dan makanan-makanan tradisional lain yang sudah ada sejak tahun 1990. Santan adalah salah satu bahan utama dalam pembuatan masakan tersebut. untuk mempersiapkan santan, mereka membeli langsung santan jadi, yang tentu saja diperoleh dengan harga lebih mahal daripada jika melakukan penyiapan sendiri. Itupun juga masih dalam bentuk kelapa parut. Kemudian kelapa tersebut diperas secara manual. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan mesin pemeras dan pemarut. Sehingga diharapkan bisa mempermudah pekerjaan. Selain itu juga diharapkan bisa mengoptimalkan pengeluaran untuk biaya produksi, yang akhirnya bisa meningkankan pendapatan UMKM. Alat yang dihibahkan ini merupakan alat pemarut dan pemeras kelapa yang terpasang dalam 1 rangkaian berkelanjutan, sehingga diberi nama “alat pemarut dan pemeras kelapa 2 in 1”. Alat ini mampu memarut dan memeras kelapa dengan kapasitas 20 kg/jam. Hasil perasan santan juga menunjukkan hasil yang sangat baik. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan, alat ini mampu memeras 1 kg kelapa parut murni tanpa tambahan air, hingga menghasilkan air kelapa 600-700 ml. Alat ini digerakkan menggunakan motor listrik dengan daya 450 watt. Dimensi alat Panjang 1m, lebar 30 cm dan ketinggian 70 cm.
Peningkatan Perekonomian Umkm Desa Puhjajar Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Melalui Penerapan Inovasi Mesin Perajang Lontongan Kerupuk Otomatis Istiqlaliyah, Hesti; Nadliroh, Kuni; Fauzi, Ah. Sulhan; Nugroho, Wibowo Harso; Sugianto, Arif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 3 No 1 (2023): Vol.3 No.1 (Desember 2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v3i1.21595

Abstract

Puhjajar is one of the villages in Papar District, Kediri Regency with the majority of the population making their living as producers of realizeyah crackers. They are members of associations, each of which consists of 11 craftsmen, where each craftsman has four to six members. The realizeyah crackers produced by the people of Puhjajar village are very famous among the cracker industry, especially in Kediri. In fact, in the marketing of these realizeyah crackers, they are sent outside Java and overseas. However, the problem arises as the market for realizeyah cracker products increases, namely that the realizeyah cracker producers have not been able to increase their production capacity. So there are often delays in delivery which can result in disappointing consumers. This happens because the production process is quite long, and raw materials are sometimes difficult to obtain. It was from this problem that the Nusantara University PGRI Kediri community service team tried to help solve the problems faced by producers by designing an automatic cracker cracker chopping machine. The results obtained after using this machine were an increase in production capacity, which initially only reached 80kg/day to around 350kg/day. Manufacturers are of course greatly helped by the existence of this chopping machine, they are ultimately able to meet the quite high market demand.
Co-Authors Afandi, Zainal Agus Fatony Tohari Agus Muji Santoso Agus Pramono Agus Sahal Mustofa, Muhammad Ahmad Bahrul Ulum Aidina Ristyawan Akhmad Amirudin Aldi Pratama Alfian WIldiy, Yusuf Ali Akbar Ali Wahyudi, Ali Alwi, Achmad Arizal AM Mufarrih Amin Tohari Andiansa, Fedra Putra Andrianto, Riski Eko Anggoro Dwi Koencoro Arif Sugianto Arifin, Nur Basthomi Aris Wibowo Arlana, Tegar Putra Arsy Bayu Ardiansyah Aswan, Muhammad Mutaminul Bella Putri Damayanti Budairi, Moh. Fuad Budi Setiono, Moh. Irvan Candrama, Prila Dariansa, Muhammad Naufal Taman Darmawan, Nyoto Agung David, Jiwan Dewi Rahajoe Dwi Pamungkas, Aci Raya dwi purwanto Eka Wahyudi EKO YULIANTO Fadhilah, Alif Putra Fathulloh, Mochammad Akmal Fatkur Rhohman, Fatkur Fauzi, Ah Sulhan Haikal, Wisnu Fikri Halimatusiam, Danty Hana Refri Gunawan Haris Mahmudi Hesti Mei Wulandari Ilham, M. Muslimin ilham, muslimin Indarta, Rahul Ipik Setiawan Irwan Setyowidodo, Irwan Johan Andi, Johan Kuni Nadliroh Kurnia, Adiek Laksono, Topan Muji Latief, Muhamad Linda Elyanawati Rahayu M. Ikhsan M. Muslimin Ilham Moch. Nurul Hadi Mohammad Ilham Mohammad Muslimin Ilham Mohammad Zaenal Fanani Mukhammad Annafinurika Mulyo, Aldi Ansyah Putra Nurmala As'ari Nuryo Suwito Nuryosuwito Nuryosuwito, Nuryosuwito Pambudi, Mochamad Arya Rosydianto Poppy Rahmatika Primandiri Pramesti, Yasinta Sindy Pranayuda, Lugas Prasetyo, Maonika Silviani Pratamajaya, Rizky Putra Putra, Alvin Maulana Putu Lokantara Qonita Nur Rohmania Rina Firliana Rini Indriati Rinjani, Bagus Sutra Risky Aswi R, Risky Rizawan, Fairus Puji Rosydi, Mokhamad Amirudin Ibnu Rr. Forijati -, Rr. Forijati Rusdi, Firman Maulana Ryan Marcell Wibisono Saefuloh, Iman Setiya Nugroho Setyawan, Rendi Setyowidodo, Irwan Sigit Nur Yakin Subandriyo, Susdi Suciati Suciati Sucipto Sucipto Sulistiono Suminar Pratapa Suparman, Andi Kurniawan Sutikno Sutikno Tohari, M. lutfi Nur Vina Churotul Laili Wibowo Harso Nugroho Wibowo Harso Nugroho Wibowo, Adi Aryo Wicaksana, Elbian Adel Giza Putra WICAKSONO, MUHAMMAD AGUS Wijoyo Wijoyo Wildiy, Yusuf Alfian Wirayuda, Achmad Alfandi Yasinta Sindy Yusuf, Renandya Zaenal Fanani, Mohammad Zul fikar