Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ASESMEN KUALITAS AIR PERMUKAAN DI SUNGAI PAMUSIAN KOTA TARAKAN Maulianawati, Diana; Herman, Muhammad Ishaq; Ismail, Muhammad; Fiandaka, Muhammad Onny Arya; Sadrianto, Sadrianto; Tarfin, Tarfin; Irawati, Heni
Jurnal Harpodon Borneo Vol 11, No 2 (2018): Volume 11 No.2 Oktober 2018
Publisher : Jurnal Harpodon Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.797 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v11i2.821

Abstract

Sungai Pamusian merupakan sungai utama yang berada di daerah Tenguyun Kota Tarakan yang berfungsi sebagai tempat pengaliran air dan kondisinya tidak dapat dipisahkan dari aktivitas manusia. Terdapat banyak limbah pencemar sungai Pamusian yang berasal dari rumah tangga dan juga limbah aktivitas pasar yang berada di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai Pamusian. Parameter kualitas air yang diuji adalah suhu, Ph, amoniak (NH3), nitrit (NO2) dan sulfida total. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan kandungan amoniak, nitrit dan sulfida total sebesar 3,903 mg/L, 0,069 mg/L dan 12 mg/L. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sungai Pamusian mengalami pencemaran
MONITORING KUALITAS AIR TEMPORAL DAN UJI LOGAM PADA KERANG KAPAH (Meretrix meretrix) DI PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN Adriansyah, Muhammad; Fayzun, Miftakhul; Ardillah, Novita Sari; Peri, Yohan; Maulianawati, Diana; Irawati, Heni
Jurnal Harpodon Borneo Vol 12, No 1 (2019): VOLUME 12 NO. 1 APRIL 2019
Publisher : Jurnal Harpodon Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v12i1.1048

Abstract

Perairan pantai amal merupakan perairan terbuka yang mendapatkan pengaruh besar dari lingkungan sekitarnya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat toksisitas perairan sungai Amal Lama dengan cara pengambilan sampel air dan biota yang diambil di Sungai Amal Lama Kota Tarakan. Pengujian kualitas air meliputi nitrit secara spektrofotometri, kadar amoniak secara fenat, sulfida total secara iodometri, serta analisis kandungan logam (Al, Mn, Zn, Fe dan Cu) dalam biota. Data yang di peroleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar sulfida total, amoniak, dan nitrit dari sampel uji secara berurutan adalah 4 mg/L, 0,299 mg/L, dan nitrit 0,065 mg/L. Hasil uji logam Al, Mn, Zn, Fe, dan Cu nilai yang diperoleh adalah 0,07; 0,4; 0,1; 0,1 dan 0,6 mg/kg. berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa perairan Sungai Pantai Amal Lama masih layak untuk kehidupan organisme.
Diversifikasi Produk Olahan Pangan Berbasis Bahan Baku Perikanan Abdiani, Ira Maya; Bija, Stephanie; Nurhikma, Nurhikma; Luthfiyana, Novi; Irawati, Heni; Simanjuntak, Ricky Febrinaldy; Rozi, Anhar
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.9789

Abstract

Diversifikasi produk olahan pangan berbasis bahan baku perikanan merupakan salah satu upaya penganekaragaman produk pangan yang berasal dari ikan dengan memperhatikan faktor gizi dan keamanan pangannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat melalui pembuatan olahan-olahan produk diversifikasi perikanan. Mitra dari kegiatan PkM ini adalah ibu-ibu PKK Desa Tagul, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi dua tahapan, yaitu sosialisasi dan pelatihan. Diharapkan ibu-ibu PKK dapat mengolah sumberdaya ikan lokal menjadi produk makanan yang lebih bervariasi dan menarik untuk dikonsumsi, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakan melalui produksi olahan diversifikasi ikan. Kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsumsi produk perikanan, baik dari kualitas, kuantitas, hingga menambah nilai jual.
ASESMEN KUALITAS AIR SUNGAI KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Irawati, Heni; Firdaus, Muhammad; Jojon, Husnul; Wijayanti, Triyana; Maulianawati, Diana
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 13 NO. 2 OKTOBER 2020
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v13i2.1819

Abstract

Lingkungan perairan memiliki peran penting bagi kelangsungan hidup biota di dalamnya yang menjadi sumberdaya bagi manusia secara langsung maupun tidak langsung. Sumberdaya tersebut dapat selalu dimanfaatkan jika didukung dengan kelestarian dan kualitas perairan yang baik. Kualitas perairan tidak terlepas dari aktivitas dan perilaku manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Parameter kualitas air yang akan digunakan adalah parameter fisika dan kimia. Penelitian diawali dengan penentuan lokasi sampling sebanyak 3 stasiun di perairan sungai yang berada dalam kawasan Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan. Penentuan lokasi sampling dilakukan secara purpossive sampling. Sampel air kemudian dianalisis di Laboratorium Kualiatas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Data hasil analisis kualiatas air kemudian diinterpretasikan dalam bentuk tabel sesuai karakteristik variabel fisika dan kimia perairan yang diukur pada stasiun pengamatan. Hasil pengukuran dan analisis parameter fisika dan kimia perairan menunjukkan nilai masih kisaran optimal baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran. Hasil ini tidak menunjukkan adanya pencemaran terhadap lingkungan perairan pada ketiga stasiun pengamatan.Kata kunci: Amonia, Nitrat, Nitrit, Pantai Amal
MONITORING KUALITAS AIR TEMPORAL DAN UJI LOGAM PADA KERANG KAPAH (Meretrix meretrix) DI PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN Adriansyah, Muhammad; Fayzun, Miftakhul; Ardillah, Novita Sari; Peri, Yohan; Maulianawati, Diana; Irawati, Heni
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 12 NO. 1 APRIL 2019
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v12i1.1048

Abstract

Perairan pantai amal merupakan perairan terbuka yang mendapatkan pengaruh besar dari lingkungan sekitarnya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat toksisitas perairan sungai Amal Lama dengan cara pengambilan sampel air dan biota yang diambil di Sungai Amal Lama Kota Tarakan. Pengujian kualitas air meliputi nitrit secara spektrofotometri, kadar amoniak secara fenat, sulfida total secara iodometri, serta analisis kandungan logam (Al, Mn, Zn, Fe dan Cu) dalam biota. Data yang di peroleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar sulfida total, amoniak, dan nitrit dari sampel uji secara berurutan adalah 4 mg/L, 0,299 mg/L, dan nitrit 0,065 mg/L. Hasil uji logam Al, Mn, Zn, Fe, dan Cu nilai yang diperoleh adalah 0,07; 0,4; 0,1; 0,1 dan 0,6 mg/kg. berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa perairan Sungai Pantai Amal Lama masih layak untuk kehidupan organisme.
STUDI KUALITAS AIR PARAMETER FISIKA DAN KIMIA DI PERAIRAN SUNGAI SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG Weliyadi, Encik; Irawati, Heni; Anzar, Radifah
Jurnal Borneo Saintek Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Borneo Saintek
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v6i1.4203

Abstract

The diversity of human activities along the river causes pollution to the river is increasing, one of which is domestic waste disposal. A river is a place of waste disposal from various land activities. The purpose of this study was to determine the condition of water quality from the physical and chemical parameters in the Sesayap River, Tana Tidung Regency. The research method used is descriptive quantitative. The results showed that the condition of river water quality in the Tideng Pale Village is temperature ranged between 25-32 oC, salinity 7-15 ppt, turbidity 1.15-4.43 mg/L, water transparency 95-125 mg/L, pH 7.2- 7.7, phosphate 0.006-0.063 mg/L, ammonia 0.038-0.449 mg/L, nitrate 0.22 to 0.28 mg/L, DO 3.10-4.52 mg/L, BOD 1.12-2.17 mg/L. River water quality in the Sesayap Village is temperature ranged between 20-30 oC, salinity 8-15 ppt, turbidity 1.99-3.75 NTU, water transparency 100-135 cm, pH 6.2-7.4, phosphate 0.025-0.038 mg/L, ammonia 0.063-0.409 mg/L, nitrates 0.23-0.26 mg/L, DO 3.25-4.57 mg/L, BOD 1.23-2.23 mg/L, whereas river water quality in Bebatu Village the temperature parameters range from 22-36 oC, salinity 10-25 ppt, turbidity 2.13-4.19 NTU, water transparency 110-130 cm, pH 6-7.8, phosphate 0.010 to 0.30 mg/L, ammonia 0.065-0.525 mg/L, nitrates 0.26-0.30 mg/L, DO 3.10-4.60 mg/L, BOD 1.17-2.23 mg/L. The conclusion of this study is that the condition of water quality is still relatively good.
STUDI PEMANFAATAN CANGKANG KEPITING (Scylla sp.) UNTUK FILTER AIR TANAH DI KOTA TARAKAN Syamsiah, Syamsiah; Achyani, Ratno; Irawati, Heni
Jurnal Borneo Saintek Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Borneo Saintek
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v6i1.4199

Abstract

The city of Tarakan has the potential of ground water for clean water needs. But for its use, it nedds to be treated first so that the  quality is in accordance with the required quality standards. Crab shell (Scylla sp.) waste is used as a filtration technology for water treatment. The purpose of this research was to study the effetiveness of using crab shells as a ground water filter in Tarakan City. The research method used in this study was an experimental method with a complete random design (RAL). Repetition was done three times. The material used was crab shell with a filter level of 30, 60 and 100 cm. Crab shells were combined with the use of activated charcoal, quartz sand and gravel to determine the best composition. The parameters that were tested according to the Regulation of the Minister of Health No. 32 of 2017 (Water Quality Standards for Sanitary Hygiene Needs) are turbidity, color, odor, pH, Temperature, TSS, TDS, nitrate, nitrite, iron (Fe) and manganese (Mn). The study’s findings demonstrated that the crab shell’s filtering effectiveness is quite low. For the pH parameter, the effectiveness value increased succcessively based on the filter  level of 30,60 and 100 cm which was 54, 71, 80% and the Mn paraneter successively was 74, 92 and 81%. While the parameters of turbidity, color, TDS, TSS, nitrite, nitrate, and iron actually decreased the value of water quality, when compared to the value of standard water.
KAMPANYE KEGIATAN INTERNASIONAL CONSERVACY SUISTAINABLE COASTAL CLEANUP (ICSCC) DI KELURAHAN PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN Salim, Gazali; Haryono, Muhammad Gandri; Alawiyah, Tuty; Irawati, Heni; Firdaus, Muhammad; Rachmawani, Dori; Wiharyanto, Dhimas; Jabarsyah, Abdul; Laga, Asbar; Taqwa, Amrullah; Achyani, Ratno; Roem, Muhammad; Gaffar, Syamsidar; Damanik, Balqis Nurmauli; Anwar, Syahferi; Prasetio, Heri; Hartati, Hartati; Wulandari, Suci; Marhamah, Marhamah; Rahmawati, Dwi Ulan; Darliah, Lilis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8s736a49

Abstract

Kawasan pantai Amal Lama merupakan daerah pesisir yang dijadikan masyarakat sekitar sebagai daerah rekreasi. Daerah estuaria di kawasan Timur kota Tarakan tepatnya di pantai Amal Lama merupakan daerah pemukiman penduduk, yang cukup tinggi sehingga terkendala dengan permasalahan limbah, dimana semakin tinggi atau besarnya pertambahan jumlah penduduk akan bertambah pula permasalah limbah yang akan dikeluarkan berdasarkan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat setempat. Limbah dalam hal ini adalah sampah baik yang di tidak dapat di daur ulang ataupun sampah yang dapat di daur ulang.  Jenis sampah bukan hanya disebabkan oleh manusia juga, melainkan sampah juga dapat disebabkan oleh alam, salah satunya adalah sampah berasal dari serasah daun mangrove ataupun ranting daun mangrove ataupun batang mangrove. Selain itu pula kegiatan tersebut dijadikan sebagai salah satu bagian program kegiatan dari pengabdian kepada masyarakat di daerah pesisir pantai Amal Lama kota Tarakan sebagai salah satu destinasi kegiatan Coastal Clean-Up. Kegiatan bersih pantai (coastal cleanup), di laksanakan pada hari Minggu tanggal 29 September 2024 di wilayah pantai Amal Lama kota Tarakan dengan di hadiri oleh Siswa SMA Negeri 1 Kota Tarakan, SMA Negeri 2 Kota Tarakan, SMA Negeri 3 Kota Tarakan, SMA Negeri 4 Kota Tarakan, SMK Negeri 3 Kota Tarakan dan warga RT 03 Pantai Amal Lama Kota Tarakan. Hasil kegiatan menghasilkan 60 kantong plastik sampah yang terdiri dari berbagai jenis sampah baik sampah dari wisatawan lokal, sampah dari warga, sampah dari industri ataupun sampah dari alam
public awareness about climate change impacts and the importance of plastic waste management through the Climate Village Program (ProKlim) Gaffar, Syamsidar; Haryono, M Gandri; Laga, Asbar; Jabarsyah, Abdul; Firdaus, Muhammad; Roem, Muhamad; Taqwa, Amrullah; Rachmawanti, Dori; Achyani, Ratno; Alawiyah, Tuty; Irawati, Heni; Wiharyanto, Dhimas; Salim, Gazali; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Muhtar, Dian Islamia; Saputri, Resti Amelia; Rahmadania, Sabrina Nourramzy; Theresia, Theresia; Damanik, Balqis Nurmauli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/38d97k39

Abstract

Perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, terutama di wilayah pesisir yang rentan seperti Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Praktik budidaya yang kurang ramah lingkungan, seperti penggunaan botol plastik bekas, telah memperburuk pencemaran plastik dan mengancam ekosistem laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang dampak perubahan iklim dan pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dengan pihak kelurahan, penyusunan materi edukasi, sosialisasi kepada masyarakat tentang sampah plastik dan program iklim, pelatihan aksi nyata, serta evaluasi. Kegiatan edukasi di Pantai Amal meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan dampak pencemaran plastik dari budidaya rumput laut. Diskusi interaktif mendorong warga mengevaluasi praktik lama dan mencari solusi ramah lingkungan. Siswa juga berinisiatif melakukan kampanye lingkungan di sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif membangun kesadaran kolektif di wilayah pesisir.
IMPROVING WATER FILTERS AS AN EFFORT TO IMPROVE COASTAL COMMUNITY AWARENESS REGARDING CLEAN WATER SANITATION Irawati, Heni; Wiharyanto, Dhimas; Taqwa, Amrullah; Achyani, Ratno; Jabarsyah, Abdul; Rachmawani, Dori; Firdaus, Muhammad; Laga, Asbar; Roem, Muhammad; Salim, Gazali; Alawiyah, Tuty; Haryono, M Gandri; Gaffar, Syamsidar; Yushra, Yushra; Yusuf, Muhammad Yusfi; Muhtar, Dian Islamia; Romdoni, Taufiq Ahmad; Kase, Ardy Andreas Bernard; Zunianto, Anang; Susanto, Hermawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/a20fnw54

Abstract

Kota Tarakan memiliki potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat. Namun saat ini pemanfaatannya masih terkendala oleh kualitas air tanah yang belum memenuhi standar baku mutu, sehingga perlu dilakukan upaya penyaringan air. Salah satu teknologi sederhana yang dapat diterapkan adalah filtrasi menggunakan limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) yang banyak tersedia di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Pantai Amal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi air bersih, sekaligus memberikan pelatihan tentang cara memanfaatkan limbah cangkang kapah sebagai bahan filter air sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan filter air, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan filter adalah cangkang kapah yang dikombinasikan dengan arang aktif, pasir kuarsa, dan kerikil. Penggunaan filter sederhana ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas air tanah hingga memenuhi standar kesehatan lingkungan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan limbah cangkang kapah sebagai media filter cukup efektif dalam memperbaiki kualitas air secara fisik dan dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang layak