Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Kabhanti Modero Sebagai Perekat Persatuan Dalam Masyarakat Muna Di Sulawesi Tenggara Rasiah, Ms.
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Nasional LPPM 2014, 20 Desember 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabhanti Modero adalah salah satu seni pertunjukan tradisional di Muna Sulawesi Tenggara yang menggabungkan menyanyi dan menari dalam permainan. Secara historis, Kabhanti Modero telah menjadi forum penting bagi masyarakat di Kabupaten Muna untuk mengekspresikan aspirasi, kritik, serta pengetahuan dalam nuansa hiburan. Ini berarti bahwa Kabhanti Modero memiliki fungsi ganda, yaitu  sebagai hiburan dan juga sebagai sarana komunikasi. Sebagai fungsi komunikatif, Kabhanti Modero berfungsi sebagai  perekat kebersamaan dan persatuan yang dibingkai dalam bahasa seni yang menghibur masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari  gerakan dan formasi tarian.  Para anggota kelompok tarian saling bersatu dengan saling bergandengan dan tidak bisa terlepas dari lingkaran.  Lingkaran ini berarti upaya  membangun kebersamaan. Aspek lain yang juga mengungkapkan kebersamaan adalah melalui teks lagu.Tulisan ini menyimpulkan bahwa Kabhanti Modero bisa berperan penting sebagai perekat kesatuan baik di tingkat lokal, dan / atau konteks nasional, di tengah-tengah kenyataan multikulturalisme dan budaya transnasional.  Kata Kunci : Unity, Togetherness, Muna Society, Kabhanti Modero.
MAKNA DAN NILAI BUDAYA TRADISI KHABANTI KANTOLA SEBAGAI MODEL PENDIDIKAN KARAKTER PADA MASYARAKAT MUNA-SULAWESI TENGGARA Taena, La; Ali Basri, La Ode; Balawa, La Ode; Rasiah, Rasiah
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan nilai dalam tradisi kabhanti kantola kaitannya dengan pendidikan karakter di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Kabhanti kantola merupakan sebuah tradisi yang berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan dalam masyarakat Muna dengan pola nyanyian berbalas pantun (folksong) yang diwariskan secara turun-temurun. Lokasi penelitian adalah tiga kecamatan di kabupaten Muna yaitu, Kecamatan Katobu, Kecamatan Watuputih, dan Kecamatan Tongkuno. Data dikumpulkan  melalui teknik observasi pementasan, teknik rekam, transkripsi, terjemahan, dan  interpretasi, data kemudian dianalisis secara qualitatif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, tradisi Kabhanti Kantola kantola di kabupaten Muna sesungguhnya masih eksis dan memenuhi fungsinya sebagai sarana komunikasi dan hiburan masyarakat, hanya saja intensitasnya mulai berkurang. Berkurangnya intensitas ini bukan saja disebabkan oleh kurangnya sumberdaya manusia, tetapi juga popularitasnya dewasa ini mengalami penurunan, terutama di kalangan generasi muda. Kedua, makna dan nilai budaya yang terpancar dari teks-teks kabnati kantola kaitannya dengan pendidikan karakter mencakup; nilai kebersamaan, etika dalam berpolitik, etika dalam pergaulan dan pendidikan dan gender. Oleh sebab itu, pelibatan pengajaran tradisi kabhanti kantola dalam kurikulum lokal mata pelajaran Seni Budaya di SMP selain dapat menggali nilai-nilai untuk memperkuat pendidikan karakter juga dapat melestarikan tradisi lokal Kabhanti Kantola kantola. Oleh sebab itu, peran dunia pendidikan sangat vital untuk kedua hal tersebut. Kata Kunci : Makna, Nilai, Kabhanti Kantola, Pendidikan Karakter