Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pembiasaan Pembelajaran Kitab Kuning Fathul Qorib dalam Meningkatkan Kualitas Pemahaman Mata Pelajaran Fiqih di SMP Islam Mbah Bolong Watugaluh Jombang Syaiful Bahri; Masruroh, Laily
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 04 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i04.9465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan pembelajaran kitab kuning Fathul Qorib dalam meningkatkan pemahaman mata pelajaran fikih, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dilakukan secara rutin dengan metode bandongan dan sorogan, yang berdampak positif terhadap penguatan pemahaman konsep fikih. Faktor pendukung meliputi lingkungan pesantren, kompetensi guru, dan dukungan orang tua. Adapun faktor penghambat mencakup perbedaan kemampuan awal, keterbatasan waktu, dan kurangnya minat belajar.Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi metode pembelajaran kitab kuning dalam meningkatkan kualitas pendidikan fikih di tingkat SMP berbasis pesantren.
Improving Understanding of The Kitab Kuning Study Through a Takhassus Program At Nurul Ilmi Wal Fikri Pesantren Agustin, Zuwanita Nur; Masruroh, Laily
Journal Of Islamic Education And Pesantren Vol 3 No 1 (2023): Journal of Islamic Education and Pesantren
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang m Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jiep.v3i1.4763

Abstract

This study aims to find out the strengths of the takhassus program learning design in improving the understanding of the kitab kuning study. This research uses a qualitative approach by using three data collection methods: observation, interview, and documentation. Data analysis was done in three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The informants in this study consisted of Caregivers, Ustadz, and Santri. The claim of this research is that the learning design developed by Pondok Pesantren Nurul Ilmi wal Fikri Tebuireng Jombang has its own characteristics in improving the understanding of the study of the kitab kuning. The distinctive features of this program design are the quality of teachers and the talaqqi method developed in a traditional pesantren manner. The takhasus reading kitab kuning program is a program in Islamic boarding schools which is only devoted to understanding and practicing the science of tools (nahwu shorof) in reading kitab kuning. This study concludes that the implementation of the kitab kuning takhasus program at the Nurul Ilmi Wal Fikri Jombang Islamic boarding school uses methods including discussion, sorogan, bandongan and sima'an. That is, the students are determined by the material from the book by the ustadz, then the students search and reading the kitab kuning.
PERAN GURU MUATAN LOKAL KEAGAMAAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MENGHAFAL AL QURAN SISWA DI SMP ABDUL WAHID HASYIM TEBUIRENG Muhammad Said Agil; Masruroh, Laily
Al Tadib : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16 No 01 (2026): MARET
Publisher : PAI FAI UNHASY Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/altadib.v16i01.11442

Abstract

Al-Qur’an adalah kalam Allah SWT, yang mengandung mukjizat, diturunkan kepadapenutup para Nabi dan Rasul melalui perantara malaikat Jibril AS, tertulis pada mushaf,diriwayatkan kepada kita secara mutawatir, membacanya bernilai ibadah, dimulai dari suratAl-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Nas. Di era modern seperti saat ini, sudah banyaksekali lembaga pendidikan baik formal maupun non formal yang mengadakan programtahfidzul Qur’an. Peminat dari program tahfidz sendiri terdapat berbagai macam kalangan,mulai jenjang pendidikan bawah sampai pendidikan atas bahkan juga tidak jarang anak TK/RAdiajarkan untuk menghafal surah-surah pendek di juz 30.Berdasarkan konteks penelitian di atas, maka peneliti memfokuskan penelitian ini padatiga hal, yaitu: Bagaimana kualitas menghafal Al-Qur’an siswa, Bagaimana peran guru muatanlokal keagamaan dalam meningkatkan kualitas menghafal Al-Qur’an siswa dan Apa faktorpendukung dan faktor penghambat peran guru muatan lokal keagamaan dalam meningkatkankualitas menghafal Al-Qur’an siswa SMP Abdul Wahid Hasyim Tebuireng Jombang.Penelitian dalam skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, adapun jenispenelitian adalah studi kasus, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara, dan dokumentasi.Kualiatas menghafal siswa SMP AWH Tebuireng sudah dapat dikatakan bagus. Peranguru mulok keagamaan dalam meningkatkan kualitas menghafal Al-Qur’an siswa dilakukandengan: Memberikan reward kepada siswa yang capaian hafalannya tertinggi, Memberikanpemahaman terlebih dahulu tentang isi surat yang akan dihafal, Memperbaiki bacaan AlQur’an sebelum menghafa, Adanya rapor khusus tahfidz (buku prestasi tahfidz), Menggunakanbuku metode belajar membaca Al-Qur’an, Mengadakan tasmi’ secara individual yangbertujuan untuk mengetahui kemampuan menghafal anak, Adanya kerja sama guru mulokdengan orang tua melalui komunikasi secara pribadi
Profesionalisme Guru Tahfidz dalam Menumbuhkan Motivasi Menghafal Al-Qur’an Siswa di MA Unggulan Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang Faizah, Ifa Nur; Masruroh, Laily
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.9457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana profesionalisme guru Tahfidz berperan dalam menumbuhkan motivasi siswa dalam menghafal Al-Qur’an di MA Unggulan Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya motivasi dalam proses menghafal Al-Qur’an serta peran sentral guru Tahfidz dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Berdasarkan konteks penelitian di atas dan agar penelitian terarah maka, fokus penelitian di atas adalah sebagai berikut 1) Bagaimana profesionalisme guru Tahfidz dalam menumbuhkan  motivasi menghafal al-qur’an siswa di MA Unggulan Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang? 2)Apa saja faktor pendukung dan penghambat profesionalisme guru Tahfidz dalam menumbuhkan motivasi menghafal al-qur’an siswa di MA Unggulan Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang?Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, data dan sumber data, teknik pengumpulan data di lakukan  menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang terdiri dari Reduksi Data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, teknik pengecekan keabsahan data yang terdiri  dari Kepercayaan (kredibility) dan Keteralihan (transferability).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru Tahfidz yang profesional memiliki peran signifikan dalam meningkatkan motivasi siswa melalui kedisiplinan, 2)metode pengajaran yang variatif, pendekatan emosional, serta pemberian apresiasi. 3)Faktor pendukung dalam pelaksanaan profesionalisme guru meliputi dukungan lembaga dan lingkungan pesantren, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan tingkat kesiapan siswa.
PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN KARAKTER ISLAMI SISWA DI MTS PERGURUAN MU'ALLIMAT Aulia, Novi; Masruroh, Laily
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49448

Abstract

Education plays an important role in shaping students’ character, not only in intellectual aspects but also in moral and spiritual aspects. In Islamic education, a religious school environment becomes a means of instilling religious values through habituation, teacher role modeling, and religious activities. This study focuses on the role of the religious school environment at MTs Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang, its role in improving students’ Islamic character, as well as the supporting and inhibiting factors. The purpose of this study is to describe the role of the religious school environment in improving students’ Islamic character in depth.This study used a qualitative approach with an ethnographic type of research. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while the data were analyzed descriptively to understand the phenomena occurring in the field.The results showed that the religious school environment played an effective role in improving students’ Islamic character through the habituation of worship, discipline, and good morals in daily life. Religious activities, habituation of Islamic behavior, and teacher role modeling became the main factors in shaping students’ character. Supporting factors included teacher role models and a religious school atmosphere, while the inhibiting factors were outside environmental influences, gadget use, differences in students’ backgrounds, and the lack of awareness among some students.
STRATEGI PEMBELAJARAN ADAPTIF GURU DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMBELAJARAN ASWAJA DI MTS SALAFIYAH SYAFI’IYAH TEBUIRENG JOMBANG Zalianty Sandy, Diva; Masruroh, Laily
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze teachers' adaptive strategies in facing the challenges of Aswaja learning at MTs Salafiyah Syafi'iyah Tebuireng Jombang in the digital era. Aswaja learning plays an important role in shaping the character of students who are moderate, tolerant, and adhere to the values ​​of Ahlussunnah wal Jama'ah. However, technological developments and the rapid flow of information through social media pose new challenges in the learning process, especially related to the spread of religious beliefs that are not in accordance with the principles of Aswaja. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions with triangulation to test the validity of the data. The results show that teachers' adaptive strategies are carried out by adjusting methods, materials, and learning approaches according to student characteristics. Teachers combine lectures, discussions, case studies, and the use of digital media to make learning more contextual and interesting. Aswaja learning is also strengthened through habituation of amaliyah, exemplary attitudes, and synergy between madrasahs, Islamic boarding schools, and other subject teachers. The main challenges faced include the heterogeneity of student backgrounds, the use of difficult-to-understand conceptual terms, and the influence of social media on students' religious mindsets. Nevertheless, teachers' adaptive strategies are considered effective in increasing students' understanding, engagement, and character development in line with Aswaja values. This research demonstrates that adaptive and contextual learning strategies are key to maintaining the relevance of Aswaja education in the digital era while strengthening religious moderation in the madrasah environment.