Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN USER ACTIVITY DALAM PENGEMBANGAN INTERIOR BANDUNG CREATIVE HUB : Menjawab Kebutuhan Komunitas Creative Monica, Viva; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Akhmadi, Akhmadi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat kreatif dapat mendukung pengembangan industri kreatif antara generasimuda dan para pelaku industri kreatif. Metode yang digunakan dalam penelitian initermasuk studi literatur, survei lapangan, dan wawancara dengan pelaku di industrikreatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain kreatif pusat harus memprioritaskankonsep koneksi, kerja sama, dan produktivitas untuk menciptakan ruang yang fleksibeldan menginspirasi. Dengan penerapan prinsip-prinsip berdasarkan aktivitas penggunaruang, bangunan ini akan memaksimalkan potensi situs dan menciptakan lingkunganpendukung yang memiliki konektivitas, kolaborasi, dan produktivitas tinggi. Penelitian inijuga menyoroti pentingnya integrasi teknologi, pencahayaan alami, dan tata ruang adaptifuntuk menunjang keberagaman aktivitas kreatif. Selain itu, keberadaan fasilitas yanginklusif di pusat kreatif diharapkan mampu mendorong pertukaran ide, kolaborasi lintasbidang, serta memperluas jejaring komunitas. Kesimpulan dari penelitian inimengonfirmasi bahwa pusat kreatif dapat berkontribusi positif terhadap pengembanganekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan keterlibatan sosialmasyarakat. Pemanfaatan Kembali bangunan dengan pengembangan user activity agardapat menghidupkan Kembali fungsi social dan budaya pada Bandung Creative Hubdengan berbagai komunitas dan aktivitas seniKata Kunci : Creative Hub, Generasi muda, Pelaku industri kreatif, UMKM, User Activity.
PERANCANGAN BARU SWISS-BELHOTEL DI KOTA PALU DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS BISNIS Permatasari, Nadya; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Nanda, Rexha Septine Faril
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan baru Swiss-Belhotel di Kota Palu mengangkat pendekatan aktivitasbisnis sebagai upaya untuk merespon kebutuhan para pelaku bisnis, instansi pemerintah, dansektor swasta yang berkembah di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hotel ini dirancangsebagai fasilitas bintang empat yang mampu mengakomodasi berbagai aktivitas bisnis, mulaidari kegiatan rapat, ruang kolaboratif, hingga kebutuhan beristirahat secara nyaman danefisien. Tahapan perancangan dilalu dengan metode observasi lapangan melalui studibanding, wawancara, serta penyebaran kuesioner guna mengidentifikasi permasalahan utamapada hotel sejenis, rendahnya kualitas akustik pada dinding kamar tidur, pencahayaan yangkurang optimal, serta sirkulasi yang belum efektif dalam memisahkan zona publik dan provat.Tema “BIZ-FIT” dirancang untuk menghasilkan tata ruang fleksibel, mendukung berbagaifungsi dan memenuhi standar MICE. Lokalitas Palu diangkat melalui integrasi motiftradisional seperti Batik Bomba, yang diolah ke dalam elemen interior berupa elemen dinding.Penggunaan bentuk simetris dan geometri memperkuat kesan profesional dan menghadirkankenyamanan visual. Melalui pendekatan ini, desain diharapkan mampu menjadi solusi ruangyang mendukung produktivitas pengguna sekaligus mencerminkan nilai Keywords: Swiss-Belhotel, Business Hotel, Business Activities, Interior Design, Palu, LocalCulture
PERANCANGAN PUSAT LITERASI BERBASIS KOMUNITAS DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS PARTISIPATIF Tuah, Nayla Istiqomah Sukarno; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Asharsinyo, Doddy Friestya
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi jugamencakup keterampilan komunikasi, berpikir kritis, serta pemahaman dan penggunaaninformasi dalam berbagai konteks. Kota Bandung, sebagai pusat pendidikan dan budaya,menghadapi tantangan dalam mempertahankan keberlanjutan komunitas literasi di tengah arusdigitalisasi. Meski begitu, potensi literasi di kota ini tetap tinggi dengan dukungan pemerintah,komunitas, dan program-program literasi yang terus berkembang. Perancangan pusat literasiberbasis komunitas di Bandung diarahkan untuk menciptakan tempat berkumpul untukkelompok minat khusus, seperti klub buku atau komunitas penulis, fotografi, dan lainnya yangmemperkuat ikatan sosial di antara anggota masyarakat. Menyediakan ruang untuk kegiatankreatif seperti menulis, menggambar, atau produksi video, mengadakan kompetisi menulis ataupameran seni lokal untuk mendorong pengunjung berpartisipasi dan mengekspresikan dirimereka secara kreatif. Pusat ini tidak hanya menyediakan akses ke koleksi buku cetak dan digital,tetapi juga mendukung kegiatan kreatif, edukatif, dan rekreatif. Dengan penggabunganteknologi, inovasi desain, serta kolaborasi berbagai pihak, pusat literasi ini diharapkan dapatmeningkatkan minat baca masyarakat, memperkuat budaya literasi, dan menjadi modelpengembangan literasi nasional.Kata Kunci: Literasi, Pusat Literasi, Komunitas Literasi, Literasi Digital.
PERANCANGAN ULANG HOTEL HORISON ULTIMA BEKASI DENGAN PENDEKATAN BRAND IDENTITY Putri, Assyla Dwi Retna; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Horison Ultima Bekasi, sebagai hotel bintang empat pertama diBekasi, menghadapi tantangan untuk memperbarui desain interior dan fasilitas agartetap relevan dengan tren industri perhotelan modern. Penelitian dan perancanganulang ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami kebutuhan penggunadan menerapkan pendekatan brand identity yang mengintegrasikan elemen budayalokal Bekasi, khususnya sungai Candrabhaga dan batik Bekasi, sebagai inspirasiutama desain. Konsep desain mengusung tema “Singgah di Bawah Candra” yangmerepresentasikan suasana tenang dan bermakna di tengah hiruk- pikuk perkotaan.Penerapan elemen visual, bentuk organik, warna hangat, serta tata ruang yangmeniru aliran sungai menciptakan pengalaman ruang yang autentik dan mendukungfungsi hotel sebagai akomodasi bisnis modern. Fasilitas penunjang seperti ballroommultifungsi dan kamar ergonomis melengkapi konsep tersebut. Hasil perancanganini diharapkan memperkuat identitas merek Hotel Horison Ultima Bekasi,meningkatkan daya tarik visual, dan membangun hubungan emosional antara tamudan budaya lokal, sekaligus mengoptimalkan posisi hotel di pasar perhotelan yangkompetitif.Kata kunci: hotel, bintang 4, identitas brand
EKSPLORASI GAYA ART DECO DALAM KARYA SCHOEMAKER : Studi Komparasi Hotel Preanger dan Kantor Perkebunan Nusantara X Aini, Ajeng Ayu; Hanafiah, Ully Irma Maulina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur bukan hanya soal bentuk dan fungsi, tetapi juga mencerminkan nilai, budaya,dan semangat zamannya. Gaya Art Deco yang berkembang pada awal abad ke-20 menjadi simbolkemajuan dan kemewahan, dengan ciri khas geometris dan dekoratif. Di Indonesia, gaya inimendapat sentuhan lokal berkat peran arsitek Belanda seperti C.P.W. Schoemaker, yangmemadukan Art Deco dengan iklim tropis dan budaya Nusantara. Penelitian ini bertujuan untukmembandingkan dua karya Schoemaker—Grand Hotel Preanger di Bandung dan Kantor PTPN X diSurabaya—yang dibangun pada rentang waktu 1925–1928. Studi ini menggunakan metodedeskriptif kualitatif dan pendekatan komparatif melalui observasi langsung, dokumentasi visual,dan kajian literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun kedua bangunan memiliki fungsiberbeda, keduanya memancarkan karakter yang kuat melalui pola geometris, komposisi garistegas, serta adaptasi cerdas terhadap iklim dan konteks lokal. Dari fasad hingga detail interior,tampak upaya Schoemaker dalam menciptakan ruang yang tidak hanya indah secara visual tetapijuga akrab dan nyaman bagi penghuninya. Penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi upayapelestarian warisan arsitektur kolonial, sekaligus menjadi referensi dalam merancang ruang publikyang berakar pada sejarah namun tetap relevan dengan kebutuhan masa kini.Kata kunci : Art Deco, Schoemaker, Hotel, Kantor
IMPLEMENTASI KONSEP BRAND IDENTITY DALAM DESAIN INTERIOR BTN KANTOR CABANG BANDUNG Dyandra, Shafa Amira; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Kurniawan, Mohd. Ridho
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identitas merek dalam sektor perbankan tidak hanya tercermin melalui logoatau strategi komunikasi, tetapi juga melalui elemen fisik, khususnya desain interiorkantor cabang. Ruang yang digunakan oleh pegawai dan nasabah berperan pentingdalam membentuk pengalaman serta persepsi mereka terhadap institusi. Desaininterior dapat menjadi medium efektif untuk menyampaikan nilai-nilai, citra, danprofesionalisme bank secara konsisten. Penataan ruang, pemilihan warna, material,pencahayaan, hingga tata letak furnitur dapat memengaruhi atmosfer yangdirasakan, sehingga mampu memperkuat kesan kepercayaan, kenyamanan, dankredibilitas. Studi ini bertujuan mengkaji sejauh mana identitas merek diterapkandalam aspek interior kantor cabang bank, serta bagaimana penerapan tersebutmemengaruhi persepsi pengguna. Melalui analisis ini, diharapkan diperolehpemahaman mendalam mengenai hubungan antara desain interior dan citrainstitusi, sehingga dapat menjadi acuan bagi perbankan dalam mengembangkankonsep ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga selaras dengan identitasmerek. Dengan demikian, desain interior dapat menjadi strategi penting dalammembangun hubungan emosional dan loyalitas, baik bagi pegawai maupun nasabah.Kata kunci: identitas merek, interior kantor, perbankan.
KAJIAN PENERAPAN PENDEKATAN BEHAVIOR SETTING TERHADAP TERMINAL LEUWI PANJANG TIPE A DI BANDUNG STUDY ON THE APPLICATION OF THE BEHAVIOR SETTING APPROACH TO LEUWI PANJANG TYPE A TERMINAL IN BANDUNG Maruwa, Salsa Ruzika; Salayanti, Santi; Hanafiah, Ully Irma Maulina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Leuwi Panjang merupakan terminal tipe A utama dan terbesar diKota Bandung yang telah mengalami revitalisasi, namun masih menghadapipermasalahan dalam penataan ruang dan fasilitas yang belum optimal sehinggadapat menghambat alur sirkulasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untukmerancang ulang interior terminal dengan menggunakan pendekatan BehaviorSetting sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan ruang, memperbaiki sirkulasialur aktivitas pengguna, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagipengguna, termasuk penumpang penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil.Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan studi bandingdengan terminal tipe A lain seperti Terminal Pulo Gebang, Harjamukti, dan Tirtonadi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan ulang ruang berdasarkan zonasiaktivitas dapat memperbaiki alur sirkulasi dan meningkatkan hubungan antar ruangserta dapat memaksimalkan fungsi fasilitas terminal. Konsep desain yang diusulkanmengintegrasikan elemen ergonomi, pencahayaan, penghawaan, serta signage yangjelas untuk mendukung aktivitas pengguna. Perancangan ulang ini diharapkan dapatmeningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum melalui terminalyang lebih nyaman, aman, dan terorganisir.Kata kunci: perancangan ulang; interior terminal; Behavior Setting; sirkulasi ruang;kenyamanan pengguna
INTERIOR DESIGN OF A COMMUNITY KITCHEN USING A USER ACTIVITY ANALYSIS APPROACH: A CASE STUDY OF FOODCYCLE INDONESIA Dedrina Aurya Syazira; Ully Irma Maulina Hanafiah; Ira Wirasari
International Journal Of Humanities, Social Sciences And Business (INJOSS) Vol. 5 No. 2 (2026): INTERNATIONAL JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (INJOSS)
Publisher : ADISAM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20094762

Abstract

A community kitchen is a collective space that serves not only for cooking activities but also as a venue for social collaboration and community empowerment. In the case of Foodcycle Indonesia, diverse activities and users with different backgrounds present challenges in designing spaces and furniture that are adaptable to user needs. This research employs a design thinking approach and qualitative methods to identify activity patterns and functional needs, as well as to develop spatial and furniture design strategies that support work efficiency and comfort. The study’s findings formulate a flexible design concept based on ergonomics and anthropometry to create an inclusive workspace that enhances the quality and comfort of activities within the community kitchen.
Studi Komparasi Elemen Interior Pada Kamar Tamu Resort Di Kawasan Banten Sherina Putri; Aida Andrianawati; Ully Irma Maulina Hanafiah
Jurnal Desain Interior Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v8i2.18329

Abstract

Resort adalah tempat singgah sementara dengan beragam kebutuhan seperti olahraga, pertemuan, kesehatan, agama, dan bisnis. Resort biasanya berlokasi di daerah alam seperti pantai atau pegunungan, untuk memberikan fasilitas bagi wisatawan agar dapat bersantai dan berlibur. Namun, nuansa interior khas nusantara semakin langka karena dampak modernisasi. Beberapa arsitek dan desainer interior kini mencoba menghadirkan kembali unsur- unsur kebudayaan nusantara dalam desain bangunan.Penelitian ini membandingkan elemen interior pada kamar tamu di 3 resort di Banten untuk mengkaji penerapan suasana modern tradisional. Hasilnya diharapkan memberikan manfaat bagi institusi pendidikan sebagai referensi dalam perancangan sejenis. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan memilih 3 studi kasus resort di Banten, yakni Kalicaa Villa, Coconut Island, dan Novus Jiva. Data sekunder diperoleh dari literatur, jurnal, dan analisis hasil penelitian. Hasil komparasi menunjukkan Kalicaa Villa memiliki gaya modern minimalis dengan sentuhan alami dan tradisional pada elemen dekoratif. Coconut Island menampilkan gaya tradisional dengan penggunaan material kayu gelap dan ukiran yang memberikan kesan klasik. Sedangkan Novus Jiva menampilkan gaya modern minimalis tanpa ornamen. ketiga resort di Banten menampilkan gaya interior yang berbeda. Kalicaa Villa menggabungkan modern minimalis dan alami dengan sentuhan tradisional. Coconut Island menampilkan gaya tradisional dengan ornamen kayu yang klasik. Sementara itu, Novus Jiva menampilkan gaya modern minimalis tanpa ornamen.
Transformasi Motif Ornamen Melayu Pada Perancangan Resort Leony Teresia Manurung; Ully Irma Maulina Hanafiah
Jurnal Desain Interior Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v9i1.18782

Abstract

Ornamen merupakan dekorasi yang digunakan, untuk memperindah suatu objek atau bangunan. Ornamen berasal dari berbagai bentuk, seperti motif geometris, bunga, daun, hewan, atau figur manusia. Ornamen selain memiliki berbagai macam bentuk juga memiliki makna dan filosofinya. Penerapan motif ornamen sendiri difungsikan sebagai bentuk ciri khas dari budayanya masing-masing. Setiap daerah biasanya memiliki motif ornamennya tersendiri salah satunya adalah daerah melayu kepulauan riau. Penerapan motif ornamen pada zaman sekarang sudah sangat jarang ditemukan terutama di kepulauan riau itu sendiri. Maka dari itu untuk menyesuaikan bentuk ornamen dengan zaman sekarang dilakukanlah transformasi bentuk. Penerapan motif ornamen dilakukan di perancangan baru interior resort yang terletak di lokasi Jalan Reviola, Pulau Galang Kota Batam, Prov.Kepulauan Riau. Penerapan motif ornamen diletakkan di ruang utama seperti lobby, restoran, dan kamar. Metode pada penulisan ini dilakukan dengan cara melakukan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data sekunder berupa studi literatur.
Co-Authors Aditya Bayu Perdana Adrianawati, Aida Aini, Ajeng Ayu Akhmadi Akhmadi Alifah Nuhaa Khuzaimah Almujibi, Gema Syihab Ananda Trisiana Andrianawati, Aida Ari Widyati Purwantiasning Arista Widyani Aura Arrayan, Priyanka Melvitry Ayu Ramadianti Retno Wiganti Basana Dedi hantono, Dedi Dedrina Aurya Syazira Djoko Murdowo Doddy Friestya Asharsinyo Dyandra, Shafa Amira Febri Toni Setiawan Febrianti, Kinanti Ganesha Puspa Nabila Gunawan, Hanaa Aulia Putri Haidar, Muhammad Sayyaf Hamzah, Zufariel Hermawati, Tami Sucia Ira Wirasari Irwana Zulfia Budiono Juliansyah, Dekrit Khansa Huwaida Khatimah Arsal Basri, Siti Husnul Khuzaimah, Alifah Nuhaa Leony Teresia Manurung Manurung, Leony Teresia Maruwa, Salsa Ruzika Maryadi, Reddy Januario Maysitha Fitri Az Zahra Melinda, Yola Mohd Ridho Kurniawan Monica, Viva Mulyati, Tia Musthapha, Zainal Naibaho, Tiarma Isi Nanda, Rexha Septine Faril Niken Laksitarini Nugraha, Raflyandi Aldi Nur Sheha Gunawan, Ahmad Permatasari, Nadya Pramono Putri, Assyla Dwi Retna Putri, Sherina Qobus Tsaqif Rahima Ramadhani Wiyatasari Rahmi, Yulla Dina Rangga Firmansyah Rexha Septine Faril Nanda Rizki, Fahrisyah Mohamad Safitri, Anisah Santi Salayanti Sastrawinata, Devina Sherina Putri Sidabutar, Yuanita F D Sidabutar, Yuanita FD Siregar, Fernando Septony Tazqia Aulia Zahra Teddy Ageng Maulana Tiara Balqis Tiarma Isi Naibaho Titihan Sarihati Tri Haryotedjo Tuah, Nayla Istiqomah Sukarno Vannisa Qintara Abdams Yahya, Muhammad Hilmi Yeptadian Sari Yuanita FD Sidabutar Yuriko Rahmi Shezy Zahra, Tazqia Aulia