Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penyuluhan dan Diskusi Penyakit Tuberkulosis serta Metode Pemantauan Minum Obat bagi Ibu Rumah Tangga di Bandar Lampung Wibowo, Adityo
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3032

Abstract

Tujuan: kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga mengenai penyakit Tuberkulosis, pencegahan penularan dan pengetahuan tentang pemantauan minum obat bagi pasien. Metode: Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara daring terhadap ibu rumah tangga di Bandar Lampung mengenai penyakit Tuberkulosis dan metode pemantauan minum obat dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Hasil: Pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan dapat meluruskan stigma yang beredar pada kelompok ibu rumah tangga mengenai Tuberkulosis. Kesimpulan: Perlu dilakukan penyuluhan dan diskusi berkala pada kelompok ibu rumah tangga sebagai pemegang peranan penting dalam menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.Kata kunci: Tuberkulosis, pengetahuan, ibu rumah tangga
Deteksi Infeksi Tuberkulosis Laten dan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Bagi Tenaga Kesehatan dan Kader Puskemas di Bandar Lampung Wibowo, Adityo
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3164

Abstract

Indonesia menduduki peringkat ketiga angka kesakitan dan penularan tuberkulosis tertinggi. Peningkatan kasus ini disebabkan oleh belum meratanya sosialisasi mengenai penyakit tuberkulosis, deteksi kasus yang rendah dan kurangnya kepatuhan minum obat. Selain itu, Infeksi TB laten yang dapat berkembang menjadi TB aktif dan berpotensi menularkepada kontak erat terdekat pasien harus ditangani secara paripurna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dan kader Puskesmas mengenai cara deteksi individu berkontak erat dengan pasien Tuberkulosis dan pemberian terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) pada individu dengan risiko tinggi tertular infeksi tuberkulosis. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara daring terhadap tenaga kesehatan dan kaderPuskesmas di Provinsi Lampung mengenai deteksi individu berkontak erat pasien penyakit tuberkulosis dan pemberian TPT pada individu dengan risiko tinggi tertular infeksi Tuberkulosis, dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa masih belum meratanya informasi bagi tenaga kesehatan dan kader Puskesmas mengenai tersedianya TPT bagi individu berkontak erat dengan pasien sehingga penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai cara deteksi kontak erat penyakit Tuberkulosis, pemberian dosis pengobatan dan cara pemantauannya. Perlu  dilakukan penyuluhan dan diskusi berkala pada tenaga kesehatan dan kader Puskesmas sebagai ujung tombak penanganan Tuberkulosis di masyarakat.Kata kunci: ILTB, Penyuluhan, Terapi Pencegahan Tuberkulosis
Penyuluhan dan Diskusi Penyakit Asma dalam Kehamilan bagi Perempuan Usia Produktif di Provinsi Lampung Wibowo, Adityo
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3233

Abstract

Asma dalam kehamilan menjadi salah satu hal yang perlu ditangani secara menyeluruh. Kejadian kekambuhan asma pada ibu hamil meningkatkan risiko diturunkannya penyakit asma pada anaknya di kemudian hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan perempuan usia produktif, utamanya bagi yang memiliki penyakit asma,agar memahami mekanisme munculnya gejala asma pada ibu hamil, menghindari pencetus untuk mencegah kekambuhan, dan mengetahui pengobatan asma yang aman bagi ibu hamil. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara daring terhadap perempuan usia produktif dan ibu hamil di Provinsi Lampung mengenai penyakit asma, informasi tentang keamanan obat asma yang digunakan saat hamil, dan pencegahan kekambuhan asma saat hamil, dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan dapat meluruskan stigma yang beredar pada kelompok perempuan usia produktif dan ibu hamil mengenai keamaan obat asma yang digunakan saat hamil. Asma dalam kehamilan menjadi masalah yang perlu ditangani secara menyeluruh baik dari segi pencegahan maupun penatalaksanaan karena mencakup kesehatan bagi ibu dan bayi dalam kandungan.Kata kunci: asma, kehamilan, perempuan usia produktif
PENYULUHAN TUBERKULOSIS MENGENAI KEPATUHAN MINUM OBAT DAN PENGENALAN EFEK SAMPING OBAT DALAM RANGKA MENINGKATKAN ANGKA KESEMBUHAN PASIEN DI RS YUKUM MEDICAL CENTRE, LAMPUNG TENGAH Saputra, Tetra Arya; Wibowo, Adityo; Soemarwoto, Retno Ariza S.; Ekawati, Diyan; Ginting, Bisart Benedicto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3297

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru. Bakteri TB menyebar melalui udara ketika terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Pengobatan TB melibatkan regimen antibiotik yang berlangsung selama beberapa bulan dengan kepatuhan dalam minum obat yang sangat penting untuk mencegah kekambuhan dan resistensi obat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien mengenai cara deteksi Tuberkulosis, kepatuhan pengobatan, dan pengetahuan mengenai efek samping obat Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara langsung di Rumah Sakit Yukum Medical Centre, Lampung Tengah dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa program peningkatan pengetahuan terhadap pasien dan keluarga pasien melalui penyuluhan berkala dan berkelanjutan tentang TB penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gejala, cara penularan, dan pentingnya pengobatan yang tepat. Dengan pendekatan penyuluhan yang komprehensif, diharapkan dapat mengurangi penyebaran TB dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya menurunkan angka penularan Tuberkulosis. Kata kunci: tuberkulosis, penyuluhan, kepatuhan minum obat.
PENYELARASAN PROGRAM PEMBERANTASAN TUBERKULOSIS DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN BAGI TENAGA KESEHATAN YANG MENANGANI TUBERKULOSIS DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Wibowo, Adityo; Saputra, Tetra Arya; Soeprihatini, Retno Ariza S.; Ekawati, Diyan; Morfi, Chicy Widya; Azka, Laisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3355

Abstract

Angka kejadian Tuberkulosis (TB) masih tinggi di masyarakat dengan masalah utama yang sering terjadi terkait dengan kesulitan masalah deteksi awal, penanganan secara optimal dan pengenalan efek samping obat, serta mencegah kasus putus pengobatan yang berkaitan dengan peningkatan kasus TB kebal obat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan yang bertugas dalam pelayanan pasien tuberkulosis baik di puskesmas maupun poliklinik rumah sakit di Kabupaten Lampung Tengah. Manfaat yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan, pemahaman dan tindak lanjut tatalaksana pasien TB sehingga deteksi kasus akan semakin meningkat dan pemantauan akan semakin baik. Metode kegiatan penyuluhan yang digunakan adalah presentasi mengenai deteksi kasus TB, pengobatan dan pemantauan efek samping obat, serta pengenalan tanda awal kasus resistansi obat yang dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi kasus. Sasaran kegiatan ini adalah dokter, perawat, analis dan petugas farmasi yang berkaitan langsung dengan pelayanan terhadap pasien TB. Hasil akhir penyuluhan mendapatkan bahwa kegiatan berlangsung baik dan menunjukkan hasil positif dalam peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan terhadap materi yang disampaikan.
GERAKAN SENAM ASMA BERSAMA MASYARAKAT DAN KONSULTASI KESEHATAN PARU DI KOTA BANDAR LAMPUNG wibowo, adityo; Saputra, Tetra Arya; Soeprihatini, Retno Ariza S.; Ekawati, Diyan; Morfi, Chicy Widya; Azka, Laisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3517

Abstract

Asma merupakan penyakit heterogen akibat inflamasi kronik pada saluran napas, ditandai oleh gejala yang bervariasi seperti mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk yang bersifat fluktuatif. Hiperreaktivitas saluran napas pada asma disebabkan oleh kombinasi inflamasi kronik dan perubahan struktural akibat peradangan jangka panjang. Penatalaksanaan asma bertujuan mengendalikan gejala, mencegah kekambuhan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien melalui terapi farmakologis (obat pengontrol dan pelega) dan non-farmakologis (edukasi, penghindaran pencetus, konseling, serta olahraga). Senam asma, yang dikembangkan oleh Yayasan Asma Indonesia, terdiri dari tahapan pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan, bertujuan untuk meningkatkan fungsi pernapasan dan kebugaran pasien asma. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan senam asma kepada masyarakat Bandar Lampung disertai dengan pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah senam. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman bahwa pasien asma dapat berolahraga secara aman dan terarah, serta senam asma dapat menjadi alternatif aktivitas fisik yang bermanfaat.
Edukasi dan Skrining Dini PPOK di Komunitas Perokok Dewasa untuk Menurunkan Risiko Eksaserbasi dan Keterlambatan Diagnosis Wibowo, Adityo; Soemarwoto, Retno Ariza; Ekawati, Diyan; Setiawan, Gigih; Harjanto, Lucky Togihon; Morfi, Chicy Widya
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3752

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyebab kematian ketiga di dunia dan sekitar separuhpenderitanya belum terdiagnosis, meskipun gejala batuk kronik dan sesak sering muncul pada kelompok perokokdewasa. Keterlambatan deteksi dan penanganan menyebabkan progresivitas obstruksi jalan napas, eksaserbasiberulang, penurunan kualitas hidup, serta peningkatan kunjungan gawat darurat dan rawat inap. Kegiatan pengabdianini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat berisiko tinggi mengenai faktor risiko, gejala awal, eksaserbasiPPOK, serta tata laksana dan pencegahan progresivitas, sekaligus melakukan skrining sederhana dengan kuesioner,pemeriksaan fisik, dan spirometri dasarMetode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif menggunakan materi berbasis pedoman GOLD 2025tentang definisi, faktor risiko (khususnya merokok dan pajanan polusi), deteksi dini, serta prinsip pencegahaneksaserbasi (berhenti merokok, vaksinasi, kepatuhan obat inhalasi, dan kontrol infeksi saluran napas). Peserta yangmemiliki gejala respirasi kronik disertai riwayat merokok dilakukan penilaian risiko eksaserbasi, edukasi pengenalantanda bahaya, dan konseling tempat rujukan layanan PPOK, termasuk cara penggunaan inhaler genggam yang benardan target saturasi oksigen 88–92% pada PPOK eksaserbasi.Kegiatan diharapkan menghasilkan peningkatan skor pengetahuan peserta, penemuan kasus suspek PPOKuntuk rujukan lebih lanjut, serta perubahan perilaku awal menuju berhenti merokok dan pemanfaatan layanankesehatan primer untuk kontrol rutin. Program ini dapat menjadi model intervensi komunitas berkelanjutan gunamenekan beban PPOK yang selama ini banyak tidak terdiagnosis dan sering datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisieksaserbasi sedang–berat.
The Growing Burden of Climate Change and Air Pollution on COPD Morbidity and Mortality wibowo, adityo
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 9 No. 2 (2025): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v9i2.pp311-317

Abstract

Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) arises from interactions between genetic susceptibility and long-term exposure to harmful particles or gases. While smoking is known as the primary risk factor, environmental and occupational pollutants (particulate matter, biomass smoke, and diesel emissions) significantly contribute to disease development and progression. Climate change further worsens COPD by increasing ambient particulate matter, ground-level ozone, and extreme temperature events. These exposures induce oxidative stress, airway inflammation, mucus hypersecretion, and structural lung injury, leading to accelerated lung function decline and more frequent exacerbations. Extreme heat and cold further increase hospitalization and mortality in COPD patients, while indoor environmental factors driven by air-conditioning use, humidity, and poor ventilation exacerbate the symptoms. These findings highlight the growing impact of environmental pollution and climate change on COPD burden worldwide.