Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI LAHAN SEMPADAN JALAN SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN Syahrial, Ramon; Daryanto, Didik; Iswoyo, Andi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2567

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan sempadan jalan di Desa Cagakagung, Gresik, sebagai area budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) untuk meningkatkan pendapatan warga RT 01 RW 02. Permasalahan utama yang dihadapi adalah lahan sempadan jalan yang tidak dimanfaatkan dengan baik, kurangnya keterampilan warga dalam budidaya tanaman dan pengelolaan sampah, serta pendapatan lingkungan yang masih terbatas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam budidaya TOGA, pembuatan pupuk organik, dan pengelolaan sampah rumah tangga, serta mengembangkan usaha bersama untuk meningkatkan pendapatan lingkungan. Solusi yang diusulkan mencakup pelatihan budidaya tanaman, pengolahan pasca panen, pembuatan pupuk cair dan padat, serta pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan intensif. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan keterampilan warga dalam pengelolaan lahan dan usaha, peningkatan pendapatan RT sebesar 30%, dan terbentuknya kesadaran serta partisipasi aktif warga dalam program. Dampak kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung kelestarian lingkungan
PRODUKSI BERBASIS GREEN ECONOMY: PENINGKATAN KAPASITAS DAN MANAJEMEN USAHA EKSTRAK JAHE DI KABUPATEN GRESIK Fauzuddin, Yanuar; Iswoyo, Andi; Nugroho, Alfi; Muchid, Muchammad
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.6247

Abstract

Mitra program ini adalah pengusaha eskstrak jahe di Desa Wates Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Tujuan program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi dan meningkatkan keterampilan manajemen usaha mitra. Permasalahan mitra yaitu; peralatan produksi masih tradisional dan manual, proses dilakukan di lantai, produk berwarna lebih gelap dan rasa yang tidak seragam, proses pemasakan sering tumpah dan membahayakan tenaga kerja, kapasitas produksi masih rendah, tenaga kerja tidak menggunakan APD dan tidak standar; penjualan tidak stabil, kemasan menggunakan plastik tipis, belum memiliki pencatatan keuangan yang baik, dan belum memiliki label produk. Metode pelaksanaan kegiatan, yaitu; pengembangan TTG mesin ekstraksi dengan automasi, panel surya, pengadaan mesin parut, meja, pelatihan dan penampingan; operasi dan maintenance, manajemen usaha, keuangan, dan kemitraan. Hasil kegiatan ini, antara lain; tersedianya satu unit TTG mesin ekstraksi jahe dan mesin parut, pelatihan pengoperasian mesin dan maintenance ringan, pelatihan kesehatan pangan dan penggunaan APD, keuangan usaha, promosi produk dengan perbaikan kemasan, menjalin kemitraan dengan marketplace tokopedia dan shopee, produk mitra juga sudah tersedia di beberapa toko dan kantor pemerintahan di Gresik. Dampak kegiatan ini bagi mitra, antara lain adanya peningkatan omset penjualan sebesar 20%, peningkatan kapasitas produksi sebesar 35%, penambahan tenaga kerja sebanyak 1 orang; dan peningkatan pengetahuan manajemen usaha sebesar 50%.  
MELEJITKAN REBANA GRESIK: OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL DAN KEMITRAAN STRATEGIS UNTUK PENETRASI PASAR INTERNASIONAL Iswoyo, Andi; Fauzuddin, Yanuar; Muchid, Muhamad; Budi, Hutomo Setia
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.8919

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan omset mitra produsen alat musik rebana di Kabupaten Gresik. Permasalahan mitra adalah kurang optimalnya pemasaran digital dan alat produksi yang belum memenuhi standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Solusi yang ditawarkan diseminasi TTG penghisap debu, spraybooth, mesin bubut, dan mesin potong meja, penataan layout produksi, pelatihan live selling melalui media sosial dan marketplace, dan kemitraan untuk perluasan pasar ekspor. Metode pelaksanaan program meliputi pelatihan, pendampingan, dan kemitraan strategis dengan pemerintah dan perusahaan lokal dan penetrasi ke pasar internasional. Hasil pelaksanaan program antara lain penataan layout produksi, perancangan dan pengembangan spray booth dan penghisap debu, pengadaan mesin bubut kayu dan mesin potong meja (table saw), pelatihan dan pendampingan live selling melalui media sosial dan marketplace, dan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan beberapa perusahaan di Gresik. Dampak dari program ini antara lain; ada peningkatan keterampilan pekerja dalam pengecatan dan pengamplasan sesuai standar K3 sebesar 70%, ada peningkatan kualitas produk sebesar 40% yang diukur dari kualitas pengecatan, ada peningkatan keterampilan tenaga kerja dalam live selling di sosial media dan marketplace sebesar 60%, ada penambahan penjualan dari aliran live selling 10%, dan ada penetrasi pasar internasional melalui pameran sebanyak dua kali di luar negeri.
KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA : PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA CADDIE : (Studi Kasus di PT. Taman Dayu Golf And Resort Pandaan – Pasuruan) Andi Iswoyo; Wahyu Widi Astutik
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 1 No. 2 (2014): Juni: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.842 KB) | DOI: 10.30640/ekonomika45.v1i2.6

Abstract

This study has aims to analyze the condition of Work Discipline, Communication skill and Caddie's Performance of PT. Taman Dayu Golf and Resort Pandaan Pasuruan, and analyze the effect of Work Discipline and Communication skill of employees toward Caddie's Performance of PT. Taman Dayu Golf and Resort Pandaan Pasuruan. The populations in this study were all caddies of PT. Taman Dayu Golf and Resort Pandaan Pasuruan with total of 124 peoples. The sample setting was using Slovin's formula by number of 56 and the technique of sample determination was using stratified random sampling. The variable in this study is Work Discipline (X1), Communication skill (X2) and Caddie's Performance (Y). The data analysis technique that used in this study is multiple linear regression analysis. And to test the research hypotheses was used a quantitative analysis through of regression model, F-test and t-test. The results showed that the average responses of respondents it was obtained the data that all the indicators of Work Discipline variable has values above of 3, so it can be concluded that the conditions of caddie's Work Discipline are well, and that all the indicators of Communication skill variable has values above of 3, so it can be concluded that the conditions of caddie's Communication skill are well, and the average response of respondents in this case the corporate leaders who assess the performance of caddie, it gained an average above of 3. So it can be concluded that the leader felt me performance of caddies are well. From the results of regression test and hypothesis test it was found that the work discipline and communication skill have significant effects on caddie's performance of PT. Taman Dayu Golf and Resort both of simultaneously and partially.
Sustainability Challenge Traditional Market in the Face of Digital market in East Java Sarie, Rena Febrita; Iswoyo, Andi; Aristyanto, Erwan
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 15 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v15i1.1524

Abstract

The purpose of this study is to formulate a strategy model for Sustainability Challenge Traditional Market in the Face of Digital Market in East Java. The problem of the existence of digital markets due to the development of internet technology has changed consumer shopping behavior from shopping offline or traditionally to shopping online. As a result, many traditional markets that sell their products offline are unable to compete and close their businesses. The problems are first, How dynamics of change shopping behavior in East Java.  Second, How does digital market influence the traditional market in East Java.  Third, What are the sustainability strategies traditional market in the face of digital market in East Java.  The result of the study that there are five strategies for traditional market in the face of digital market. There are Service Excellent, Morality Value, Customer Database, Adaptation, Digital Literacy. This research uses qualitative approach, by interviewed key informant using   snowball sampling technique. This informants of study were 49 people, with the criteria 18 people traditional market ‘s customers, 18 people online shoppers and 12 people sellers in traditional market, and one person as staffing in the traditional market.
Laporan keuangan BUM Desa: kendala, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan Iswoyo, Andi; Aminatuzzuhro, Aminatuzzuhro; Fauzuddin, Yanuar
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 19 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i2.2957

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang penatakelolaan BUM Desa, persepsi, kendala yang dihadapi dan tantangan dalam menjalankan usaha, dan mengetahui akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan laporan keuangannya. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil subyek pada 2 BUM Desa di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Malang dengan unit analisis terdiri dari kondisi dan kendala BUM Desa, profesionalitas, keterbukaan dan bertanggung jawab, partisipasi masyarakat, prioritas sumber daya local, dan berkelanjutan. Data diambil dengan observasi dan wawancara mendalam. Analisis data kualitatif menggunakan empat alur kegiatan yaitu catatan lapangan, pengumpulan informasi, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi BUM Desa antara lain pandemi COVID-19, kurangnya sumber daya manusia di bidang keuangan, minimnya pengetahuan tentang standar akuntansi, tidak adanya dukungan berupa pelatihan dan aplikasi laporan keuangan. Dalam tata kelola BUM Desa, sudah menunjukkan kinerja yang baik, akuntabilitas dan transparansi sudah berjalan dengan baik, partisipasi masyarakat terhadap BUM Desa juga sudah bagus. Namun dalam pengungkapan keberlanjutan dalam laporan keuangan hanya BUM Desa Wirausaha yang sudah menerapkan hal tersebut
INTEGRASI TEKNOLOGI PRODUKSI DAN MANAJEMEN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS DAN KEBERLANJUTAN USAHA REBANA Iswoyo, Andi; Fauzuddin, Yanuar; Budi, Hutomo Setia
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 2 (2025): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i2.10390

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema PMUPUD dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas produksi, mutu produk, dan kemandirian usaha mitra produsen alat musik rebana di Kabupaten Gresik. Analisis situasi menunjukkan bahwa UD. Rebana Gresik Tiga Putri dan Rebana Spesial Adnan Khozin menghadapi keterbatasan kapasitas produksi, distribusi barang yang tidak efisien, manajemen persediaan yang belum tertata, serta pemasaran digital yang belum optimal. Permasalahan prioritas yang dihadapi meliputi alur barang di gudang dua lantai yang masih manual, kebutuhan tambahan peralatan untuk gudang baru, pencatatan persediaan dan penjualan yang tumpang tindih, serta rendahnya pemanfaatan marketplace. Solusi yang ditawarkan mencakup rancang bangun Lift Barang, pengadaan kompresor 58 liter dan dua mesin amplas kayu, inventarisasi barang dengan kode/barcode, penerapan aplikasi Kasir Pintar dan Kledo, serta pendampingan pemasaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui perancangan, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan mahasiswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 40%, manajemen persediaan lebih tertata, penjualan online meningkat 20%, dan omzet mitra naik 15–36%. Dampak yang dicapai adalah peningkatan aset mitra, efisiensi operasional, kemandirian pencatatan keuangan, serta perluasan pasar melalui digital economy.
INTEGRASI TEKNOLOGI PRODUKSI DAN MANAJEMEN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS DAN KEBERLANJUTAN USAHA REBANA Iswoyo, Andi; Fauzuddin, Yanuar; Budi, Hutomo Setia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2728

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema PMUPUD dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas produksi, mutu produk, dan kemandirian usaha mitra produsen alat musik rebana di Kabupaten Gresik. Analisis situasi menunjukkan bahwa UD. Rebana Gresik Tiga Putri dan Rebana Spesial Adnan Khozin menghadapi keterbatasan kapasitas produksi, distribusi barang yang tidak efisien, manajemen persediaan yang belum tertata, serta pemasaran digital yang belum optimal. Permasalahan prioritas yang dihadapi meliputi alur barang di gudang dua lantai yang masih manual, kebutuhan tambahan peralatan untuk gudang baru, pencatatan persediaan dan penjualan yang tumpang tindih, serta rendahnya pemanfaatan marketplace. Solusi yang ditawarkan mencakup rancang bangun electric scaffolding, pengadaan kompresor 58 liter dan dua mesin amplas kayu, inventarisasi barang dengan kode/barcode, penerapan aplikasi Kasir Pintar dan Kledo, serta pendampingan pemasaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui perancangan, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan mahasiswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 40%, manajemen persediaan lebih tertata, penjualan online meningkat 20%, dan omzet mitra naik 15–36%. Dampak yang dicapai adalah peningkatan aset mitra, efisiensi operasional, kemandirian pencatatan keuangan, serta perluasan pasar melalui digital economy.
PRODUKSI BERBASIS GREEN ECONOMY: PENINGKATAN KAPASITAS DAN MANAJEMEN USAHA EKSTRAK JAHE DI KABUPATEN GRESIK Yanuar Fauzuddin; Andi Iswoyo; Alfi Nugroho; Muchammad Muchid
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.6247

Abstract

Mitra program ini adalah pengusaha eskstrak jahe di Desa Wates Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Tujuan program ini adalah meningkatkan kapasitas produksi dan meningkatkan keterampilan manajemen usaha mitra. Permasalahan mitra yaitu; peralatan produksi masih tradisional dan manual, proses dilakukan di lantai, produk berwarna lebih gelap dan rasa yang tidak seragam, proses pemasakan sering tumpah dan membahayakan tenaga kerja, kapasitas produksi masih rendah, tenaga kerja tidak menggunakan APD dan tidak standar; penjualan tidak stabil, kemasan menggunakan plastik tipis, belum memiliki pencatatan keuangan yang baik, dan belum memiliki label produk. Metode pelaksanaan kegiatan, yaitu; pengembangan TTG mesin ekstraksi dengan automasi, panel surya, pengadaan mesin parut, meja, pelatihan dan penampingan; operasi dan maintenance, manajemen usaha, keuangan, dan kemitraan. Hasil kegiatan ini, antara lain; tersedianya satu unit TTG mesin ekstraksi jahe dan mesin parut, pelatihan pengoperasian mesin dan maintenance ringan, pelatihan kesehatan pangan dan penggunaan APD, keuangan usaha, promosi produk dengan perbaikan kemasan, menjalin kemitraan dengan marketplace tokopedia dan shopee, produk mitra juga sudah tersedia di beberapa toko dan kantor pemerintahan di Gresik. Dampak kegiatan ini bagi mitra, antara lain adanya peningkatan omset penjualan sebesar 20%, peningkatan kapasitas produksi sebesar 35%, penambahan tenaga kerja sebanyak 1 orang; dan peningkatan pengetahuan manajemen usaha sebesar 50%.  
MELEJITKAN REBANA GRESIK: OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL DAN KEMITRAAN STRATEGIS UNTUK PENETRASI PASAR INTERNASIONAL Andi Iswoyo; Yanuar Fauzuddin; Muhamad Muchid; Hutomo Setia Budi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.8919

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan omset mitra produsen alat musik rebana di Kabupaten Gresik. Permasalahan mitra adalah kurang optimalnya pemasaran digital dan alat produksi yang belum memenuhi standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Solusi yang ditawarkan diseminasi TTG penghisap debu, spraybooth, mesin bubut, dan mesin potong meja, penataan layout produksi, pelatihan live selling melalui media sosial dan marketplace, dan kemitraan untuk perluasan pasar ekspor. Metode pelaksanaan program meliputi pelatihan, pendampingan, dan kemitraan strategis dengan pemerintah dan perusahaan lokal dan penetrasi ke pasar internasional. Hasil pelaksanaan program antara lain penataan layout produksi, perancangan dan pengembangan spray booth dan penghisap debu, pengadaan mesin bubut kayu dan mesin potong meja (table saw), pelatihan dan pendampingan live selling melalui media sosial dan marketplace, dan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan beberapa perusahaan di Gresik. Dampak dari program ini antara lain; ada peningkatan keterampilan pekerja dalam pengecatan dan pengamplasan sesuai standar K3 sebesar 70%, ada peningkatan kualitas produk sebesar 40% yang diukur dari kualitas pengecatan, ada peningkatan keterampilan tenaga kerja dalam live selling di sosial media dan marketplace sebesar 60%, ada penambahan penjualan dari aliran live selling 10%, dan ada penetrasi pasar internasional melalui pameran sebanyak dua kali di luar negeri.