Claim Missing Document
Check
Articles

EARLY DETECTION OF BREAST AND CERVICAL CANCER OF THE RESIDENTS OF PROPPO PAMEKASAN DISTRICT Dyah Fauziah; Alphania Rahniayu; Nila Kurniasari; Anny Setijo Rahaju; Etty Hary Kusumastuti; Gondo Mastutik; I Ketut Sudiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpmk.v3i1.21584

Abstract

Introduction: Breast cancer and cervical cancer are common cancers in females. Both of these cancers can be detected early. Early detect vion can reduce cancer morbidity and mortality. The community outreach activities are required to increase knowledge about breast cancer and cervical cancer, in addition to screening as preventive efforts for these two cancers.Methods: The activity of raising knowledge about the prevention and early detection of breast cancer and cervical cancer was carried out through community counseling to 94 females who were members of the PKK and young females in the Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Pre and post tests were given before and after the community counseling. After the community counseling, 86 participants were screened for breast cancer by clinical palpation and 46 participants were screened for cervical cancer using the pap smear method.Results: The result of the post test showed a 27.53% increase in knowledge. The results of the pap smear examination on participants showed 96% concluded as Papanicolau Class II, 2% Class I, and 2% Class IV. The patient with class IV results was referred to an obstetrician.Conclusion: Community counseling about breast self examination (BSE) and Pap smear can increase people's knowledge about early detection of breast cancer and cervical cancer.
PENYULUHAN TENTANG TANDA AWAL DAN DETEKSI DINI TUMOR GANAS PAYUDARA PADA WARGA DI PUSKESMAS SEMEMI KECAMATAN BENOWO KOTA SURABAYA Nila Kurniasari; Gondo Mastutik; Dyah Fauziah; Etty Hary Kusumastuti; Alphania Rahniayu; Anny Setijo Rahaju
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.251-258

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan paling sering dan penyebab kematian tertinggi. Di Indonesia, kanker payudara juga merupakan kanker paling sering dan penyebab kematian kedua setelah kanker paru. Hal ini tejadi karena kanker payudara sering terdiagnosis pada stadium lanjut sehingga menyebabkan kegagalan pengobatan dan kematian. Kejadian kanker payudara stadium lanjut ini dapat dicegah dengan deteksi dini, namun masyarakat masih mempunyai pengetahuan yang rendah tentang tanda awal kanker payudara. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang tanda awal dan deteksi dini tumor ganas di payudara. Kegiatan dilaksanakan pada 11 November 2020, diikuti oleh 91 orang ibu PKK di wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sememi, Kecamatan Benowo Kota Surabaya. Kegiatan diawali pre-test dan pengisian kuisioner faktor risiko, kemudian dilanjutkan dengan pemberian penyuluhan melalui aplikasi zoom meeting dan diakhiri dengan post-test. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil kuisioner menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman tentang tanda awal dan deteksi dini kanker payudara sebesar 6,96%. Faktor risiko peserta menderita kanker payudara menunjukkan bahwa sebagian besar peserta penyuluhan tidak berisiko menderita kanker payudara karena tidak merokok (100%), tidak mempunyai riwayat benjolan pada payudara (97,14%), menyusui lebih dari 6 bulan (88,57%), tidak terpapar radiasi sinar X (88,57%), mempunyai anak (85,71%), tidak mempunyai riwayat keluarga yang pernah menderita tumor atau kanker (71,43%), rutin berolah raga (60%), namun terdapat 97,14% yang berusia lebih dari 25 tahun sehingga masih mempunyai faktor risiko menderita kanker payudara. Kesimpulan. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 6.96% dan sebagain besar peserta penyuluhan tidak memiliki faktor risiko untuk terjadi kanker payudara.
IMPROVING KNOWLEDGE ABOUT EARLY DETECTION AND SCREENING OF BREAST CANCER AMONG FEMALE RESIDENTS IN GANDUL VILLAGE, PILANGKENCENG DISTRICT, MADIUN REGENCY Alphania Rahniayu; Gondo Mastutik; Anny Setijo Rahaju; Nila Kurniasari; Khafidhotul Ilmiah; Wira Santoso Ongko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2022): OCTOBER 2022
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpmk.v4i2.34741

Abstract

Introduction: Breast cancer is still a burden by being the most frequent malignancy and the highest cause of cancer death in women. The death rate from breast cancer can be reduced by early case finding and appropriate immediate treatment. Early case finding can be started with a simple periodic examination that can be carried out by each individual independently, namely by breast self-examination. This study aims to determine the effect of education on early detection and screening of breast cancer on the level of knowledge among women in Gandul village, Madiun district. Methods: This study involved 101 participants aged from 25 to 87 years old, including female residents of Gandul village and cadres of public health center.  We conduct health education about breast cancer and early detection of breast cancer, especially regarding breast self-examination. Pre-test and post-test were also conducted to assess the the knowledge of the participants before and after the seminar held. Results: The pre-test score of participants with low scores (<75) was 78.21% (79 people) and decreased in the post-test to 43.56% (44 people), while participants with high scores (>75) were only 21.78% (22 people) in the pre-test and increased to 56.44% (57 people) in the post-test. Conclusion: There is a knowledge improvement about the early detection of breast cancer among participants after the intervention. The knowledge improvement can be seen through the increased score from pre-test to post-test.
EARLY DETECTION OF CERVICAL CANCER AND PAP SMEAR ADEQUACY AT PUSKESMAS PILANGKENCEN, MADIUN DISTRICT Anny Setijo Rahaju; Alphania Rahniayu; Nila Kurniasari; Dyah Fauziah; Etty Hary Kusumastuti; Gondo Mastutik; Dewi Sartika A. W.; Fira Soraya; Khafidhotul Ilmiah
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i1.2023.100-113

Abstract

This study aims to increase understanding about early detection of cervical cancer and pap smear evaluation among residents, as well as to increase the pap smear sampling skills by health workers in Pilangkenceng District, Madiun Regency. This study was a descriptive observational study using a cross-sectional approach which was conducted on 100 women, from the Pilangkenceng Primary Health Center in Madiun Regency, aged 20 to 70 years. Pretest and post test assessments were carried out before and after the education of cervical cancer. Specimen adequacy assessment was carried out on 100 Pap smear samples taken by the health workers based on the Papaniculaou classification and the Bethesda system. Pap smear results were also compared with the results of the visual inspection of acetic acid (IVA) which was done before. Education of cervical cancer to the community can increase people's understanding of cervical cancer by 8.05% to 82.26%, while training for health workers on the technique of pap smear sampling shows an increase in knowledge of 51.62% to 100%. Adequacy of pap smear samples by health workers in Pilangkenceng District, Madiun Regency showed that 99% were adequate and satisfactory. Ten percent of IVA examinations showed positive results and those cases showed signs of inflammation and infection on pap smear examination. Community service activities of early detection of cervical cancer through the pap smear method can increase the understanding of early detection of cervical cancer in the community and the knowledge and sampling skills of health workers, hence the health workers at the Pilangkenceng Primary Health Center are ready to provide pap smear services for the community.   Keywords: adequacy, early detection, pap smear, IVA, cervical cancer.   Abstrak Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman tentang deteksi dini kanker serviks dan serta evaluasi pap smear pada warga, serta peningkatan kemampuan dalam melakukan pap smear oleh tenaga kesehatan di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Penelitian observasional deskriptif dilakukan dengan metode pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 100 wanita, dari wilayah Puskesmas Pilangkenceng Kabupaten Madiun, dengan usia 20-70 tahun. Penilaian pretest dan post test dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan. Penilaian adekuasi spesimen dilakukan pada 100  sediaan  pap smear  yang diambil oleh para tenaga berdasarkan klasifikasi Papaniculaou dan sistem Bethesda. Hasil pap smear juga dibandingakan dengan hasil pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) yang dilakukan sebelumnya. Penyuluhan terhadap masyarakat dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kanker serviks sebesar 8,05% menjadi 82,26%, sedangkan pelatihan pada tenaga kesehatan tentang tehnik pengambilan pap smear menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 51,62% menjadi 100%. Adekuasi sediaan pap smear oleh tenaga kesehatan Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun menunjukkan bahwa 99% adekuat dan memuaskan. Sepuluh persen pemeriksaan IVA menunjukkan hasil positif  dan setelah dilakukan hapusan  pap smear, kasus IVA positif tersebut menunjukkan gambaran proses keradangan dan infeksi. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang deteksi dini keganasan serviks pada masyarakat dan pengetahuan para tenaga kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks melalui metode pap smear, sehingga diharapkan bahwa tenaga kesehatan di Puskesmas Pilangkenceng siap memberikan pelayanan pap smear bagi warga. Kata kunci: adekuasi, deteksi dini, pap smear, IVA, kanker serviks.
Classification of endometrial adenocarcinoma using histopathology images with extreme learning machine method Rulaningtyas, Riries; Rahaju, Anny Setijo; Dewi, Rosa Amalia; Hanifah, Ummi; Purwanti, Endah; Rahma, Osmalina Nur; Katherine, Katherine
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 36, No 2: November 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v36.i2.pp961-971

Abstract

As many as 70-80% of endometrial cancer cases are endometrial adenocarcinoma. Histopathological assessment is based on the degree of differentiation, into well-differentiated, moderate-differentiated, and poorly-differentiated. Management and prognosis differ between grades, so differential diagnosis in determining the degree of tumor differentiation is crucial for appropriate treatment decisions. Histopathological image analysis offers detailed diagnostic results, but manual analysis by a pathologist is very complicated, error-prone, quite tedious, and time-consuming. Therefore, an automatic diagnostic system is needed to assist pathologists in grading the tumor. This research aims to determine the degree of differentiation of endometrial adenocarcinoma based on histopathological images. The extreme learning machine (ELM) method performs image classification with gray level run long matrix (GLRLM) features and a combination of local binary pattern (LBP)-GLRLM features as input. Experimental results show that the ELM model can achieve satisfactory performance. Training accuracy, testing accuracy, and model precision with GLRLM features were 97.13%, 91.33%, and 80% and combined LBPGLRLM features were 91.03%, 71.33%, and 100%. Overall, the model created can determine the degree of tumor differentiation and is useful in providing a second opinion for pathologists.
EDUCATION ABOUT BREAST CANCER IN THE COMMUNITY AT NGLUYU HEALTH CENTER, NGANJUK Mastutik, Gondo; Fauziah, Dyah; Rahaju, Anny Setijo; Rahniayu, Alphania; Ridholia; Kurniasari, Nila; Kusumastuti, Etty Hari; Ilmiah, Khafidhotul
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 8 No. 3 (2024): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v8i3.2024.422-431

Abstract

Breast cancer is the most common cancer found in the world and this cancer is the second cause of death due to cancer after lung cancer in Indonesia. This high mortality rate can be prevented by carrying out early detection. However, this is still not done well, especially in communities living in remote areas with low to medium economic and educational levels. The aim is to convey knowledge about breast cancer and training in the self-examination of the breast. It was held on Tuesday, 12 September 2023 at the Ngluyu Community Health Center, Nganjuk, from 07.00 to 14.00 WIB and was attended by 111 people. Data on breast cancer risk factors was collected through questionnaires. There were 96 participants who filled out the questionnaire, aged between 22-63 years. Risk factors data showed that 3.13% did not have children, 15.63% breastfed children less than 6 months, 5.21% were exposed to X-rays more than once a year; 1.04% had breast tumors, and 4.17% had family members suffering from cancer. In addition, 89.58% were over 25 years old and 42.71% had doing self-examination of breast. There was an increase in public understanding at the Ngluyu Community Health Center from 77.70% to 84.12%, namely an increase of 6.42%. This can increase public understanding about breast cancer and procedures to self-examination of breast and contribute in early detection of breast cancer as well as reducing the incidence of breast cancer. The results of this counseling can be used as recommendations by health centers in the Nganjuk district area.
Pengukuran Adekuasi Sediaan Papsmear dan Deteksi Dini Kanker Serviks di Ngoro Kabupaten Mojokerto Rahaju, Anny Setijo; Rahniayu, Alphania; Mastutik, Gondo; Kurniasari, Nila; Fauziah, Dyah; Kusumastuti, Etty Hary; Sandhika, Willy; Wiratama, Priangga Adi; Ariani, Grace; Heriyawati, Heriyawati; Sari, Aditya Sita; Ilmiah, Khafidhotul; Qonitatillah, Ana; Ridholia, Ridholia; Sudiana, I Ketut; Susilo, Imam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks dan evaluasi Pap smear, serta meningkatkan keterampilan pengambilan sampel Pap smear pada penyedia layanan kesehatan di Kecamatan Mawaddah, Kabupaten Mojokerto. Studi deskriptif observasional dengan desain cross sectional dilakukan pada 100 wanita berusia 20-70 tahun dari Rumah Sakit Mawaddah. Penilaian dilakukan sebelum dan sesudah pemaparan materi. 100 sampel Pap smear yang dikumpulkan oleh bidan setempat dievaluasi untuk menilai kecukupan spesimen menggunakan sistem Papanicolaou dan Bethesda. Kegiatan ini secara signifikan meningkatkan pemahaman tentang kanker serviks (8,05% menjadi 82,26%), sementara kegiatan pelatihan tenaga medis meningkatkan pengetahuan mengenai pengambilan sampel Pap smear (51,62% menjadi 100%). 99% dari sampel Pap smear yang dikumpulkan oleh tenaga medis di Kecamatan Mawaddah dinilai memadai dan memuaskan. Program pengabdian masyarakat yang berfokus pada deteksi dini kanker serviks melalui Pap smear, secara efektif meningkatkan pemahaman masyarakat, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengambilan sampel oleh tenaga medis, yang dapat meningkatkan pula efektifitas layanan Pap smear di Rumah Sakit Mawaddah pada masyarakat.
Program Pengabdian Masyarakat: Edukasi dan Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Pemeriksaan Pap Smear di Kecamatan Bangkalan Sari, Aditya Sita; Kurniasari, Nila; Rahaju, Anny Setijo; Rahniayu, Alphania; Mastutik, Gondo; Fauziah, Dyah; Kusumastuti, Etty Hary; Sandhika, Willy; Wiratama, Priangga Adi; Ariani, Grace; Ridholia, Ridholia; Heriyawati, Heriyawati; Sudiana, I Ketut; Ilmiah, Khafidhotul; Qonitatillah, Ana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2310

Abstract

Kegiatan pengabdia masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan dan masyarakat mengenai deteksi dini serta pencegahan kanker serviks. Pelatihan tenaga kesehatan dilakukan agar mereka dapat melakukan prosedur Pap smear dengan benar dan sesuai standar, sementara penyuluhan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan kanker serviks. Studi ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional, mencakup dua kegiatan utama: pelatihan tenaga medis secara daring dan penyuluhan masyarakat secara langsung. Pelatihan Pap smear diikuti oleh 51 peserta yang terdiri dari perawat, bidan, dan dokter. Evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana peserta dengan skor 80-100 meningkat dari 58,82% menjadi 82,35%. Penyuluhan kanker serviks diikuti oleh 74 peserta. Sebelum penyuluhan, hanya 12,16% peserta yang memperoleh nilai 80-100, namun setelahnya meningkat menjadi 100%. Sebanyak 62,2% peserta telah menikah, 8,1% memiliki riwayat hubungan seksual sebelum usia 17 tahun, dan 9,5% memiliki lebih dari satu pasangan. Selain itu, 98,6% belum pernah menerima vaksin HPV, dan 78,4% jarang melakukan Pap smear, menunjukkan rendahnya kesadaran pencegahan kanker serviks. Setelah penyuluhan, 60 peserta menjalani skrining kanker serviks. Mayoritas (41,7%) berusia 31-40 tahun. Hasil skrining dengan sistem Bethesda menunjukkan 100% NILM. Berdasarkan klasifikasi Papanicolaou, 88,1% termasuk kelas II (96,2% inflamasi, 1,9% bacterial vaginosis, 1,9% atrofi), dan 11,1% kelas I. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan dan masyarakat, serta keterampilan tenaga kesehatan dalam prosedur Pap smear, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan deteksi dini kanker serviks di RSIA Hikmah Sawi Bangkalan.
KESESUAIAN DIAGNOSIS FINE NEEDLE ASPIRATION BIOPSY DENGAN HISTOPATOLOGI POSTOPERATIF PAPILLARY THYROID CARCINOMA DI RUMAH SAKIT RUJUKAN DALAM 3 TAHUN Sari, Aditya Sita; Kurniasari, Nila; Rahaju, Anny Setijo
Majalah Patologi Indonesia Vol. 34 No. 1, Januari 2025
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomik Indonesia (PDSPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55816/mpi.v34i1.624

Abstract

Introduction Thyroid carcinoma is the most common malignancy of the endocrine organ, with papillary thyroid carcinoma being the most common variant. Fine needle aspiration biopsy is still one of cost-effective and less invasive preliminary tests for thyroid lesion. The Bethesda System for Reporting Thyroid Cytopathology uses six categories for thyroid reporting. Methods This was an observational descriptive study with retrospective approach. Data of patients with postoperative histopathology diagnosis papillary thyroid carcinoma was obtained. We then retrieved and reviewed all the previous FNAB slides. All was classified based on Bethesda system for reporting thyroid cytopathology. We considered only patients with histopathology proven diagnosis who underwent FNAB in the same institution. Results 56 cases of FNAB with post-operative histopathology diagnosis papillary thyroid carcinoma were obtained, 34 (62%) of them were diagnosed as papillary thyroid carcinoma, 9 (14.8%) cases were non diagnostic, 10 (17.8%) cases were diagnosed as benign, and 3 (5.3%) cases fell into atypia category. Conclusion Pre-operative FNAB had 36% rate of misdiagnosis, with benign criteria being the most common category. Cases with non-diagnostic category should do repeated FNAB with USG guiding to decrease the possibility of misdiagnosis. Nodule with less than 1 cm size cause the most common misdiagnosis in this study. Most malignant FNAB result has more than 6 cm size.
Mengungkap Pentingnya Pengenalan Kesehatan Saluran Pernapasan dan Faktor Risiko Kanker Paru; Kegiatan Pengabdian Masyarakat pada Siswa SMAN 1 Gondang, Kabupaten Nganjuk Sari, Aditya Sita; Rahaju, Anny Setijo; Rahniayu, Alphania; Mastutik, Gondo; Kurniasari, Nila; Fauziah, Dyah; Kusumastuti , Etty Hary
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.562

Abstract

Latar belakang: Kanker paru merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia. Pengetahuan dini mengenai kesehatan saluran pernapasan dan faktor risikonya, terutama di kalangan remaja, sangat penting untuk pencegahan. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMAN 1 Gondang, Kabupaten Nganjuk, mengenai topik tersebut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan secara offline dengan media presentasi (PPT), dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas intervensi. Sebanyak 316 siswa berpartisipasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test sebesar 57.29% menjadi 77.69% pada post-test, dengan peningkatan keseluruhan sebesar 20.40%. Peningkatan tertinggi terjadi pada soal tentang bahaya rokok elektrik atau vape (40.02%). Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan langsung efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja akan kesehatan paru dan bahaya faktor risikonya, sehingga dapat menjadi modal untuk perilaku hidup sehat di masa depan.
Co-Authors Abdurrahman Hasyim Asy’ari Alphania Rahniayu Aniek Meidi, Aniek Aniek Meidy Utami Ari Wanda, Dewi Sartika Ariadna Anggi Pasang Ariani, Grace Arifa Mustika Arifa Mustika Aulia Nur Fadila Budi Harjanto Budi Harjanto Dewi Sartika A. W. Dewi, Rosa Amalia DWI SURYANTO DYAH FAUZIAH, DYAH Eddie Saputra Ferdinant Martinus Djawa Fira Soraya Gondo Mastutik Hadiyyatan Waasilah HERAWATI, LILIK Heriyawati, Heriyawati Heryanto Heryanto Heryanto Heryanto I'tishom, Reny Ilmiah, Khafidhotul Imam Susilo Isnin Anang Marhana Izzan Khalidah Binti Muhamad I’tishom, Reny Katherine Kho Khafidhotul Ilmiah Khafidhotul Ilmiah Krismaningrum, Veronika Intan Kusumastuti , Etty Hary Kusumastuti, Etty Hari KUSUMASTUTI, ETTY HARY Leonita Agustin Hambalie Linda Dewanti Mas`udi, Achmad Fayyad Naibaho, Ardy Hamonangan Nila Kurniasari Nila Kurniasari Novalia Chumaladewi Guntarno Nur Arfian, Nur Octavianda, Yohana Osmalina Nur Rahma PUNGKY MULAWARDHANA, PUNGKY Qonitatillah, Ana Qorib, Mohammad Fathul Rahmi Alia Rahmi Alia Rahmi Alia, Rahmi Renny I’tishom Reza Wangsanagara Ridholia Ridholia Ridholia Ridholia, Ridholia Rifatus Solicha Riries Rulaningtyas Roostantia Indrawati S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Salman Aziz, Muhamad Abi Sari, Aditya Sita Sheilla Matheos Sita Sari, Aditya Sjahjenny Mustokoweni, Sjahjenny Soetojo Soetojo Solly Aryza Suhartono Taat Putra Tarmono Djojodimedjo Tri Wulanhandarini Trianto, Heru Fajar Tuti Andayani Ummi Hanifah Vicky Sumarki Willy Sandhika Winarno, Winarno Wira Santoso Ongko Wiratama, Priangga Adi Yohana Octavianda