Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGROSCIENCE

LIDAH BUAYA (Aloevera) SEBAGAI EDIBLE COATING PADA CABAI MERAH (Capsicum annum) DAN TOMAT (Lycopersicum esculentum) Kejora Handarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v11i2.1847

Abstract

Cabai dan tomat merupakan komoditas hortikultura andalan, namun sifatnya perishable, sehingga perlu diupayakan untuk mempertahankan mutunya. Gel lidah buaya mengandung senyawa yang dapat dimanfaatkan sebagai edible coating pencegah kerusakan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel lidah buaya dalam mempertahankan mutu cabai merah dan tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2021 di Laboratorium Teknologi Pangan, Unitomo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 perlakuan, suhu penyimpanan dan jenis gel, dilakukan dengan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah susut bobot dan sifat organoleptik selama penyimpanan hari ke 0 sampai hari ke 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis gel lidah buaya dan suhu penyimpanan berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap nilai mutu organoleptik dan susut bobot cabai selama  penyimpanan. Pemberian gel lidah buaya tanpa pasteurisasi pada cabai dan tomat di suhu refrigerator menghasilkan mutu organoleptik lebih tinggi dan susut bobot terendah dibandingkan dengan gel lidah buaya dengan pasteurisasi.  
PERUBAHAN SIFAT FISIKOKIMIA DAN FUNGSIONAL PATI MODIFIKASI OZON FASE CAIR Kejora Handarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 1 (2022): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Review ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai perubahan sifat fisikokimia dan fungsional dari berbagai sumber pati yang dimodifikasi menggunakan ozon fase cair. Penjelasan termasuk mengenai sumber pati yang digunakan, waktu kontak ozon, laju alir dan konsentrasi, serta sumber oksigen yang digunakan. Pati alami memiliki beberapa sifat yang terbatas seperti retrogradasi yang tinggi, membutuhkan energi pemasakan tinggi, pasta yang terbentuk keras dan tidak bening, sifatnya lengket, tidak tahan perlakuan asam, dan kekuatan pembengkakannya rendah. Modifikasi ozon fase cair, merupakan usaha untuk memperbaiki sifat alami pati.  Metode ini menyebabkan  perubahan gugus hidroksil menjadi gugus karbonil dan karboksil sehingga akan mempengaruhi  sifat fisikokimia dan sifat fungsional lainya. Ozon dipilih karena merupakan zat oksidator kuat yang tidak meninggalkan residu, dapat diproduksi langsung di tempat, tidak membutuhkan tempat untuk penyimpanan,  tidak menghasilkan limbah kimia, dan status GRAS dari FDA USA. Perubahan sifat akibat modifikasi ozon dapat meningkatkan sifat fisikokimia, dan fungsionalnya, sehingga diharapkan aplikasi pati menjadi lebih luas.
FORMULASI BAKSOVEGETARIAN BERBAHAN JAMUR TIRAM DAN AMPAS KEDELAI SERTA PENAMBAHAN TEPUNG PORANG SEBAGAI BAHAN PENGENYAL Ricky Indra Nur Pratama; Kejora Handarini; Arlin Besari Djauhari; Bambang Sigit Sucahyo; Retnati Rahmiati
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v12i2.2719

Abstract

Bakso vegetarian adalah produk pangan yang berbahan protein nabati, yang dapat dibuat dengan menggunakan campuran antara jamur tiram dan ampas kedelai. Jamur tiram sebagai sumber protein dan rasa gurih, sedangkan ampas kedelai digunakan sebagai alternatif pemanfaatan limbah dari industry pengolahan susu kedelai. Pada pembuatan bakso vegetarian ini, dikaji juga penggunaan tepung porang sebagai bahan pengikat untuk menghasilkan kualitas bakso yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Tujuan penelitian adalah menentukan konsentrasi penambahan tepung porang serta proporsi jamur tiram dan ampas kedelai terhadap sifat kimiawi dan karakteristik organoleptik bakso vegetarian yang terbaik. Penelitian ini menggunakan metoda ekperimental laboratorium dengan rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor I yaitu penambahan tepung porang 10 %, 15 % dan 20 %, sedangkan faktor II adalah proporsi jamur tiram : ampas kedelai dengan level yang berbeda, yakni 90:10; 80:20; 70:30. Perlakuan terbaik adalah A1B3 yaitu penambahan tepung porang 10 %  dengan proposi  jamur tiram dan ampas kedelai (90:10) dengan Nilai Hasil (NH) tertinggi yaitu 0,605% pada parameter kadar serat kasar; 3,78 %, kadar protein 10,94 %, kadar lemak 2,447%, dan kadar air 39,32 %. Untuk Uji organoleptic adalah; kekenyalan 4,76 (agak suka), rasa 6 (suka), aroma 5,72 (suka), warna 6,24 (suka)
SUBSTITUSI TEPUNG BERAS MERAH DAN PENAMBAHAN TAPIOKA TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KUE BERAS (TTEOKBOKKI ) Kejora Handarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 13, No 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v13i1.3192

Abstract

Kue beras (tteokbokki) merupakan makanan khas Korea yang di Indonesia sudah mulai digandrungi. Bahan utamanya adalah tepung beras putih, yang memiliki nilai serat dan pigmen yang rendah, maka perlu kiranya untuk melakukan diversifikasi melalui substitusi tepung beras merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi substitusi tepung beras merah dengan tepung beras putih dan penambahan tapioka pada taraf yang berbeda terhadap kualitas fisikokimia dan organoleptik kue beras. Rancangan percobaan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor substitusi tepung beras merah dengan tepung beras putih dan tapioka yang terdiri dari 5 taraf yaitu; tingkat 1 (80% : 20% : 0%)=P1 , tingkat 2 (65% : 30% : 5%)=P2, tingkat 3 (50% :40% : 10%)=P3 tingkat 4 (35% : 50% : 15%)=P4 , dan tingkat 5 (20% : 60% : 20%)=P5. Adapun parameter uji yang dilakukan adalah uji fisik, kimia dan organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perlakuan terbaik adalah P3 dengan konsentrasi tepung beras putih 50%, tepung beras merah 40% dan tapioka 10%, dengan jumlah nilai hasil tertinggi yaitu 0,636 . Kriteria variabel perlakuan P3 yaitu tekstur (penetrometer)= 57,90 mm/100g/10 detik, kadar air= 42,59%, kadar serat= 0,12%, kadar gula= 0,63%, rasa= 5,27 (sangat suka), warna= 5,23 (sangat suka), aroma= 4,17 (suka) dan tekstur= 5,37 (sangat suka).  
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Adiansah, Amanda Aprilia Andi Athifa Putri Aprilianto, Richardus Arlin Besari Djauhari Arlin Besari Djauhari Aryani, Amalia Dwi Bambang Sigit Sucahyo Bambang Sigit Sucahyo Cahyani Tri Susilo, Regitha Pandu Chasanah, Dwi Asmaul Christian Theodorus, Fransiskus Devi, Yuni Astika Diana Puspitasari Didik Budiyanto Didik Trisbiantoro Djauhari, Arlin Besari Endang Retno Wedowati Endang Sri Rahayu Eni Harmayani Fadjar Kurnia Hartati, Fadjar Kurnia Falesta, Pasyaura Ramadhani Fungki Sri Rejeki Gultom, Sinta Febriyanti Husnul Khotimah Jannah, Jumrotul Jehandu, Maria Yuliana Permatasari Karimullah, RB. Moh. Kasmiati Kasmiati Kurnia Hartati, Fadjar Kusyairi, Achmad Madyowati, Sri Oetami Mekasari, Firsta Koesdyah Metusalach Metusalach Mirza Ramadhani Ningtyas, Rosidah Wahyu Nirmala Siregar, Rena Nunuk Hariani Nunuk Hariyani Nunuk Hariyani Nunuk Hariyani Nurfaidah Nurfaidah Nursakinah Latuconsina Nurul Hayati NURUL HAYATI Ophirtus Sumule Orodiputro, Charolin Prajudanti, Adhania Andika Pramitha, Asti Rizkiana Prayudanti, Adhania Andika Rahmatang Rahmatang Rahmatul Khasanah Rahmiati, Retnani Ramadhani, Mirza Retnani Rahmiati Retnati Rahmiati Ricky Indra Nur Pratama Saraswati, Exist Siregar, Rena Nirmala Sri Oetami Madyowati Sri Oetami Madyowati Sri Oetami Madyowati Sucahyo, Bambang Sigit Sumaryam Sumaryam Sumaryam Suriana Laga Tajuddin Noor, M. Tirtawan, Titus Trisbiantoro, Didik Tyas Utami Wa Ode Nurul Azizah Nida Ul Haq Yudo, Wandoko Sungkowo Yuliani, Novia Dwi Yuyun Yuniati Yuyun Yuniati Yuyun Yuniati