Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG AMPAS KEDELAI PADA PEMBUATAN DENDENG ANALOG BERBASIS AMPAS KURMA (Phoenix Dectylifera) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK Falesta, Pasyaura Ramadhani; Handarini, Kejora; Sucahyo, Bambang Sigit
Pro-STek Vol 6, No 1 (2024): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/prs.v6i1.4252

Abstract

Berdasarkan  nilai rata-rata hasil uji efektifitas seluruh metode pengolahan meliputi uji  kimia dan sensorik seperti terlihat pada Tabel 3, terlihat bahwa perlakuan daging kering (dendeng) merupakan  makanan  yang diolah dalam bentuk irisan yang biasanya dibuat dengan bumbu dan di keringkan, bisa ada penambahan bahan pangan lain atau tidak dan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi terbaik ampas kurma dengan penambahan jenis bubuk ampas kedelai yang berbeda dengan cara dikeringkan dengan food dehydrator dan untuk mengetahui pengaruh penambahan jenis bubuk ampas kedelai yang berbeda secara kimia dan sensorik. Rencana uji coba penelitian ini menerapkan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu penambahan tepung ampas kedelai dengan 4 taraf yaitu 0%, 10%, 20% dan 30%. Parameter pengujian yang dilakukan adalah uji sifat kimia yaitu kadar air, kadar protein, kadar gula total, kadar serat kasat dan uji sensorik meliputi rasa, aroma, warna dan tekstur. Merujuk hasil dari penelitian diperoleh bahwa metode perlakuan yang paling baik diantara semua metode perlakuan adalah perlakuan DK2 dengan konsentrasi 100 gram ampas kurma ditambah 10 gram bubuk ampas kedelai dengan nilai energi tertinggi sebesar 5,67.  Kriteria variabel pengolahan DK2 adalah kadar protein = 24,585, gula total = 2,746, serat kasar = 2,570, kadar air = 9,028, rasa = 4 (suka), aroma = 4 (suka), warna = 4 (suka) dan tekstur. = 4 (suka). Cita rasa terbaik terdapat pada perlakuan DK2 dengan konsentrasi 100 g ampas kurma ditambah 10 g tepung ampas kedelai, dengan  nilai rendemen (NH) tertinggi sebesar 0,69.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Adiansah, Amanda Aprilia Andi Athifa Putri Aprilianto, Richardus Arlin Besari Djauhari Arlin Besari Djauhari Aryani, Amalia Dwi Bambang Sigit Sucahyo Bambang Sigit Sucahyo Cahyani Tri Susilo, Regitha Pandu Chasanah, Dwi Asmaul Christian Theodorus, Fransiskus Devi, Yuni Astika Diana Puspitasari Didik Budiyanto Didik Trisbiantoro Djauhari, Arlin Besari Endang Retno Wedowati Endang Sri Rahayu Eni Harmayani Fadjar Kurnia Hartati, Fadjar Kurnia Falesta, Pasyaura Ramadhani Fungki Sri Rejeki Gultom, Sinta Febriyanti Husnul Khotimah Jannah, Jumrotul Jehandu, Maria Yuliana Permatasari Karimullah, RB. Moh. Kasmiati Kasmiati Kurnia Hartati, Fadjar Kusyairi, Achmad Madyowati, Sri Oetami Mekasari, Firsta Koesdyah Metusalach Metusalach Mirza Ramadhani Ningtyas, Rosidah Wahyu Nirmala Siregar, Rena Nunuk Hariani Nunuk Hariyani Nunuk Hariyani Nunuk Hariyani Nurfaidah Nurfaidah Nursakinah Latuconsina Nurul Hayati NURUL HAYATI Ophirtus Sumule Orodiputro, Charolin Prajudanti, Adhania Andika Pramitha, Asti Rizkiana Prayudanti, Adhania Andika Rahmatang Rahmatang Rahmatul Khasanah Rahmiati, Retnani Ramadhani, Mirza Retnani Rahmiati Retnati Rahmiati Ricky Indra Nur Pratama Saraswati, Exist Siregar, Rena Nirmala Sri Oetami Madyowati Sri Oetami Madyowati Sri Oetami Madyowati Sucahyo, Bambang Sigit Sumaryam Sumaryam Sumaryam Suriana Laga Tajuddin Noor, M. Tirtawan, Titus Trisbiantoro, Didik Tyas Utami Wa Ode Nurul Azizah Nida Ul Haq Yudo, Wandoko Sungkowo Yuliani, Novia Dwi Yuyun Yuniati Yuyun Yuniati Yuyun Yuniati