Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN HOTEL RESORT CAMPLONG KOTA SAMPANG TEMA: GREEN ARCHITECTURE Ilham; Gatot Adi Susilo; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Sampang memiliki banyak tempat wisata salah satunya pantai wisata Camplong, Tetapi untuk sarana prasarana seperti penginapan atau hotel masih sedikit dan masih belum memenuhi standart. Dengan hadirnya Hotel Resort ini, diharapkan dapat meningkatkan dari segi pariwisata di kota sampang. Nantinya Hotel Resort ini mampu mewadahi setiap kegiatan yang bersifat private maupun non private dengan fasilitas hotel yang memadai, untuk memberikan kepuasan dalam pelayanan bagi wisatawan yang berkunjung dan menikmati keindahan alam. Metode yang di terapkan dalam perancangan ini menggunakan kajian literature dengan objek komparasi sejenis dan survey lapangan. Tema yang gunakan dalam perancangan ini menggunakan pendekatan Green Architecture yang di maksudkan untuk memanfaatkan penggunaan energi dan sumber daya alam secara efisien dan optimal yang berupaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Penerapan tema pada objek rancangan di aplikasikan pada bukaan jendela untuk pencahayaan dan penghawaan alami pada setiap ruangan agar lebih maksimal. Pengolahan air hujan yang dapat di gunakan kembali, dan meminimalisir penggunaan energi pada bangunan sehingga ramah terhadap lingkungan.
E-COMMERCE MALL DI KOTA BANDAR LAMPUNG TEMA : HI-TECH ARCHITECTURE Fadilah Prayoga W; Gatot Adi Susilo; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan minat belanja masyarakat di Kota Bandar Lampung bertambah seiring meningkatnya kebutuhan tempat berbelanja. Kebutuhan akan tempat berbelanja yang aman dan nyaman menjadi tuntutan masyarakat untuk mendukung kegiatan berbelanja mereka. Tidak hanya minat belanja offline, minat belanja online masyarakat juga sangat tinggi. Pada desember 2018 sebanyak 86% masyarakat Indonesia melakukan pembelian barang secara online melalui platform media dan marketplace. Namun banyak kasus penipuan jual beli online yang ditemukan dan menjadi permasalahan pembeli online. Hal ini menjadi ide gagasan untuk menciptakan sistem perbelanjaan baru yang menggabungkan antara sistem perdagangan online dan offline. Tema perencanaan yang diterapkan yaitu High-Tech arsitektur yang berarti suatu bangunan menyandang langgam struktur yang high teknologi (Braniati & Aqli, 2020). Tema high-tech dan fungsi perancangan saling berkolaborasi membentuk ruang-ruang seperti ritel online dan offlline, supermarket, dst. Metode perancangan dilakukan melalui isu terkait, pengumpulan data kawasan, kemudian penentuan judul, tema, lokasi hingga membentuk desain yang sesuai kondisi sekitar tapak. Adanya E-Commerce Mall di Kota Bandar Lampung diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan pusat perbelanjaan berteknologi kekinian yang aman dan nyaman baik secara offline maupun online.
SEASIDE GLAMPING RESORT & WEDDING VENUE DI KEK (KAWASAN EKONOMI KHUSUS) MANDALIKA LOMBOK TENGAH TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Lukman Hakim; Gatot Adi Susilo; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Glamping Resort merupakan inovasi baru di bidang akomodasi dan pariwisata yang sedang marak belakangan ini. Selain menjadi akomodasi tamu atau penonton perlombaan internasional di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mandalika, glamping resort tentunya bisa menjadi pilihan menarik bagi wisatawan lokal atau mancanegara untuk menikmati suasana menginap di tenda atau berkemah dengan fasilitas lengkap dan mewah. Rancangan glamping resort ini juga memiliki fasilitas Weeding Venue yaitu untuk melangsungkan sebuah pernikahan, baik akad, pemberkatan atau resepsi. Proses perancangan Glamping Resort & Weeding Venue berdasarkan isu-isu terkini pada lingkungan tapak dan dilakukan melalui 3 tahap yaitu analisa, skematik desain, dan pengembangan desain. Pendekatan Tema yang digunakan adalah Arsitektur Tropis melalui konsep “tropical tranquillity” yaitu ketenteraman di iklim tropis, untuk memaksimalkan potensi alam tanpa merusak kelestarian lingkungan. Hasil perancangan ini diharapkan memfasilitasi akomodasi wisatawan yang datang ke KEK Mandalika terlebih ke Pulau Lombok.
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI KOTA SAMARINDA TEMA: ECO FRIENDLY Farhan Abidin; Gatot Adi Susilo; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Samarinda memiliki perkembangan yang cukup pesat dengan semakin banyaknya pembangunan dan juga peningkatan sumber daya manusia, hal ini membuat populasi penduduk semakin bertambah dan juga kebutuhan akan fasilitas juga meningkat salah satunya adalah fasilitas Kesehatan. Kota Samarinda tercatat hanya memiliki satu Rumah sakit khusus Ibu dan Anak, maka dapat dikatakan masih kurangnya fasilitas Kesehatan dan juga dengan naiknya angka kematian bagi Ibu hamil dan juga anak-anak di Indonesia. Metode pearncangan yang digunankan dalam perancangan ini berasal dari isu dan penyusunan data yang kemudian data diolah dengan menggunakan pendekatan konsep Arsitektur Eco Friendly yang akan diterapkan pada rumah sakit ini, dimana konsep ini diharapkan dapat menekankan dan meminimalisir penggunaan energi selain itu juga memanfaatkan penggunaan material yang ramah lingkungan pada bangunan dan meningkatkan kenyamanan penguna dengan desain dan penataan ruang yang tepat agar dapat mengurangi tingkat strees tehadap pengguna khususnya untuk anak-anak, ibu hamil dan setelah kelahiran. Rumah Sakit Ibu dan Anak ini menghasilkan konsep rancangan dengan tema Eco Friendly yang dapat memberikan kenyamanan dengan penerapan skylight sebagai aspek pencahayaan, pengguaan solar panel dan pemanfaatan air hujan sebagai aspek hemat energi, penataan ruang dan bangunan yang Sustainable dengan memaksimalkan potensi lingkungan agar desain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya Ibu dan Anak di kota Samarinda.
Gedung Pendidikan Seni Kota Tarakan Kalimantan Utara Tema: Arsitektur Modern Batari Kharisma Lubis; Gatot Adi Susilo; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Tarakan dalam meningkatkan mutu Pendidikan menginginkan adanya penambahan Gedung Pendidikan. Pembangunan Gedung ini selain untuk meningkatkan mutu pelajar di bidang akademik juga untuk meningkatkan pendidikan di bidang non akademik. Selain itu terdapat pula isu akan diadakannya Iraw Tengkayu secara Rutin setiap tahunnya. Perayaan adat ini banyak menarik siswa-siswi untuk belajar kesenian. Dari Fenomenan yang terjadi di Kota Tarakan, diperlukan adanya Gedung pendidkan seni yang dapat mewadahi kegiatan-kegiatan non-formal. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan Gedung ini menggunakan 4 tahapan yaitu, pengumpulan data, analisis, Konsep dan kemudian mendapatkan sebuah hasil akhir sebuah desain dari Gedung kesenian. Tema yang digunakan pada perancangan ini yaitu Arsitektur Modern dengan penerapan Form Follows Function pada bangunannya. Gedung Ini nantinya akan memiliki beberapa fasilitas yaitu, studio fotografi, studio Lukis, studio music, studio tari, teater dan galeri Lukis serta fotografi. Dari fasilitas tersebut diharapkan dapat mewadahi kegiatan kesenian di Kota Tarakan.
Model Tata Masa Bangunan Rumah Tradisional Ponorogo Gatot Adi Susilo
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 6 No. 4 (2017): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.7.1.60

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya kekhawatiran diakuinya arsitektur rumah tradisional Ponorogo sebagai produk budaya negara lain, sama halnya dengan reog Ponorogo. Tujuan penelitian adalah menetapkan model tata masa bangunan rumah tradisional Ponorogo. Model tata masa bangunan rumah tradisional Jawa yang bersumber dari literatur ditetapkan sebagai subyek penelitian dan data yang berupa foto dan grafis diposisikan sebagai obyek penelitian. Sampel penelitian dilakukan dialog kritis dengan subyek penelitian, apabila hasil dialog menunjukkan kesamaan dengan subyek penelitian berarti ada keterkaitan dengan subyek penelitian, sebaliknya bila ada perbedaan maka ini menunjukkan adanya arsitektur yang lain. Arah hadap rumah tradisional Ponorogo selalu menghadap ke utara dan ke selatan, macam gugus masa minimal terdiri dari griyo ngajeng, griyo wingking, pawon, sumur dan blandongan. Posisi griyo ngajeng terletak terdepan, dilanjutkan griyo wingking dan pawon yang posisinya selalu di sebelah timur. Dari beberapa sampel dijumpai beberapa masa bangunan lain yaitu regol, langgar, kandang, gandri, sesucen, kakus. Kemudian berdasarkan kecenderungan tersebut disusunlah sebuah model tatanan masa bangunan rumah tradisional Ponorogo.
SARANA OLAHRAGA DAN RELAKSASI DI KOTA PRAYA LOMBOK TENGAH TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Fery Aziz Zulpiyan; Gatot Adi Susilo; Ghustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Praya berkeingin untuk membangun gedung dalam bidang olahraga. Di Kota Praya sendiri belum memiliki fasilitas olahraga yang lengkap dan fasilitas sarana relaksasi. Sehingga permasalahan yang muncul pada Kota Praya yaitu bagaimana merancang sarana olahraga dan relaksasi yang lengkap untuk kebutuhan aktifitas olahraga dengan menerapkan tema Arsitektur Kontemporer di pusat Kota. Metode perancangan meliputi tahap, pengumpulan data lapangan, dilanjutkan dengan analisis data, dan dilanjukan ketahap konsep perancangan. Tujuan utama perancangan untuk memberikan fasilitas sarana olahraga dan relaksasi yang lengkap bagi masyarakat. Sarana olahraga dan relaksasi akan menggunakan sistem sirkulasi radial dengan pemusatan taman relaksasi yang memberikan suasana tenang setelah melakukan kegiatan berolahraga. Perancangan ini juga mengutamakan ruang gerak bebas dan sirkulasi pengudaraan yang maksimal dalam bangunan.
TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA WARUKIN DI KABUPATEN TABALONG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Muhammad Nur Tirta Amanda; Gatot Adi Susilo; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu terkait pemindahan Ibu Kota Negara baru merupakan salah satu landasan dari perancangan Terminal Penumpang Bandar Udara Warukin. Bandar Udara merupakan salah satu fasilitas transportasi yang penting saat ini dikarenakan dapat mempercepat waktu tempuh perjalanan. Bandar Udara Warukin saat ini memiliki sertifikat bandara khusus yang melayani kepentingan umum. Bandar Udara Warukin diperuntukkan memudahkan masyarakat berpergian menggunakan alat transportasi udara tanpa harus ke Bandar Udara Syamsuddin Noor. Metode perancangan pada Terminal Penumpang Bandar Udara Warukin menggunakan metode deskriptif dari ide perancangan hingga pengembangan desain. Perancangan Terminal Penumpang Bandar Udara Warukin menggunakan pendekatan Arsitektur Kontemporer yang mengacu pada desain terminal penumpang bandar udara yang berkembang saat ini. Terminal Penumpang Bandar Udara Warukin dirancang dengan bentuk yang geometris dan dinamis yang menjadikannya sebagai wajah baru dari Kabupaten Tabalong.
HOTEL SUNSET DI JEMBRANA, PROVINSI BALI TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Dicky Winanto; Gatot Adi Susilo; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Sunset dirancang ini dilatar belakangi dimana dikawasan Jembrana memiliki daya tarik dengan wisata alamnya yang tidak di imbangi dengan fasilitas akomodasi yang ada di jembrana, respon dalam permasalahan tersebut dengan menyediakan akomodasi hotel yang memiliki fasilitas lengkap bagi wisatawan yang berwisata khususnya di daerah Kabupaten Jembrana. Perancangan hotel mengambil tema arsitektur tropis yaitu dimana suatu konsep bangunan mampu beradaptasi dengan iklim tropis. Adapun teori yang digunakan dari Tri Harso Karyo “sebuah konsep konstruksi yang mengacu pada kondisi iklim yang dimana desain bangunan akan menyelesaikan kondisi iklim tropis seperti panas matahari, suhu tinggi, hujan dan kelembaban tinggi. Metode perancangan diawali dari studi fungsi, studi tema, studi data, analisa dan konsep rancangan. Pendekatan arsitektur tropis diharapakan mampu menjadi suatu bangunan yang bisa beradaptasi dengan alam iklim tropis di daerah tersebut. Diharapkan fasilitas hotel nantinya mampu menjadi tempat istirahat untuk para wisatawan yang berlibur di Bali.
MANDALIKA GREEN SHOPPING MALL TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Haikal Hidayatulah; Gatot Adi Susilo; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surat Keputusan No. 52 Tahun 2014 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Dengan adanya sirkuit mandalika diperkirakan perkembangan wisatawan asing dan wisatawan lokal akan semakin banyak akan datang ke kuta manadalika oleh sebab itu pemerintah akan memberikan fasilitas, sarana penujang, pendukung dan pusat perbelanjaan. Tujuan dari perancangan Mandalika Green Shopping Mall ini untuk memajukan perkonomian kuta mandalika dengan membuka lahan bisnis baru. Tema yang akan di gunakan dari pembuatan Mall ini yakni Green Architecture dengan memanfaatkan pencahayaan dan penghawaan alami (prinsip Arsitektur Hijau) pada lingkungan pantai yang memiliki suhu tinggi dan intensitas angin kencang. Lokasi tapak berada di Jln. Pariwisata Pantai Kuta, Desa Kuta, Kec. Pujut Kab. Lombok Tengah, NTB. Luasan area tapak yang memiliki luas tapak 1,5 ha, bangunan ini terdiri dari satu massa bangunan. Metode perancangan berawal dari issue pembangunan di daerah, kemudian pengumpulan data primer dan data skunder. Sehingga diharapkan pembangunan Mall ini dapat membantu perekonomian masyarakat dan pemerintah daerah setempat.
Co-Authors Abdul Wahab Asya’ Roni ABDURRAHMAN WAHID Adheik Timor Ayu Wijayanti Adhi Widyarthara Afif Ahmad Al Fandi Agha Primatio Agnestri Tesalonika Ahdari Muharrar Ahmad Shobi Fakhirul Al Aziz Nur Muhammad Andhika Cholil Gibran Andry Putra Purna Irawan Antika Achiyarini Ar Rafi Maulana Ashar B. Sri Umniati Bambang Joko Wiji Utomo Batari Kharisma Lubis Bayu Teguh Ujianto Berlian Aulia Pratiwi Breeze Maringka Budi Fathony Daim Triwahyono Debby Budi Susanti Dewinta Pratiwi Dhanang Pamungkas Dicky Winanto Dimas Iqbal Syehan Pratama Djoko Prastyo Dyna Try Puspa Sari Elia Rahmawati Fadilah Prayoga W Farhan Abidin Farhan Wicaksono Farid Achmad Fery Aziz Zulpiyan Gaguk Sukowiyono Galih Priambodo Gaudensius Saputra Ghoustanjiwani Adi Putra Ghustanjiwani Adi Putra Haikal Hidayatulah Hamka Hanik Mutia Safitri Herman Farozi I Gusti Ade Pradnyana ILHAM Indri Fitriawati Indria Maulani Irfanni Wahyu Nurdyanto Jarot Wahyono Joanita Vertude Lay do Rego Khansa’ Ade Taqiyyah Lailatul Diah R. Lalu Mulyadi Lukman Hakim M Bayu Hidayatullah Moch Rizqa Al Chasani Moh. Syahru Romadhon Sholeh Mufti Fajar Dzakaria Muhamad Miladi Muhammad Fikri Ardiansyah Muhammad Nelza Mulki Iqbal Muhammad Nur Tirta Amanda Nabila Azizah Nabilah Qothrun Nada Natanael Nelson Pala Nur Fadillah Jannah Okki Hosea Tefu Putri Ayu Mustika Putri Churil Aini Putri Herlia Pramitasari Raisya Aurelia Azzahra Redi Sigit Febrianto Riva Grahito Renaldy Rizki Gunawan Rocky A Y Tuka Sabrina Hazimi Siti Fathimah Sri Winarni Stefanus Herdianto kaha Suryo Tri Harjanto Tomi Karmawan Trisnanto Wahyu Pamuji Wa Ode Rindiyani Winny Rahelia Saputri Wira Rizki Maulana Yacobus Adnan Sukamto Maay Yam Febrian Norga Yuda Kristianto Zelin Velania Devi