Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sains Medisina

Determinan Kejadian Tengkes Pada Balita Suku Dayak Pegunungan Meratus Di Desa Batuah Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru Maulany; Aprianti; Andrestian, Meilla Dwi; Sajiman
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.923

Abstract

Tengkes/Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih banyak ditemukan pada masyarakat adat yang tinggal di wilayah terpencil. Balita Suku Dayak Pegunungan Meratus merupakan kelompok rentan terhadap tengkes akibat keterbatasan akses pangan, layanan kesehatan, serta pola asuh yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Determinan Kejadian Tengkes pada Balita Suku Dayak Pegunungan Meratus di Desa Batuah Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 36 balita usia 0–59 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel independen meliputi riwayat infeksi, asupan energi dan protein, pola asuh, serta akses layanan kesehatan. Variabel dependen adalah kejadian tengkes berdasarkan indikator TB/U menurut standar WHO. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat infeksi (p < 0,001), asupan energi (p < 0,001), asupan protein (p < 0,001), dan pola asuh (p < 0,001) dengan kejadian tengkes. Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara akses layanan kesehatan dengan kejadian tengkes (p = 1,000). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor asupan gizi, riwayat infeksi, dan pola asuh memiliki peran penting terhadap kejadian tengkes pada balita di komunitas Dayak Pegunungan Meratus.
Hubungan Pola Konsumsi Lemak, Natrium, Serat, Dan Tingkat Stress Pada Penderita Hipertensi Usia Produktif Studi Di UPT Puskesmas Anjir Muara Milawati; Sajiman; Farhat, Yasir; Andrestian, Meilla Dwi
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.928

Abstract

Hipertensi pada usia produktif merupakan masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor perilaku dan psikologis. Data masalah yang ada di UPT Puskesmas Anjir Muara terjadi peningkatan kasus dari 714 menjadi 1502 kasus tahun 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi lemak, natrium, serat, serta tingkat stres pada penderita hipertensi  usia produktif di wilayah kerja UPT Puskesmas Anjir Muara. Desain penelitian menggunakan analitik observasional dengan rancangan case control dengan metode wawancara menggunakan kuesioner pada responden kasus dan kontro, dengan uji chi square.Responden memiliki pola konsumsi lemak dan natrium yang sering, masing-masing sebesar 60,8% dan 57,0%. Konsumsi serat juga relatif sering 52,7%. Tingkat stres sebagian besar berada pada kategori sedang  yaitu 92,5%, sedangkan stres tinggi sebesar 7,5%. Hasil uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara konsumsi lemak (p=0,024; OR=0,505) dan tingkat stres dengan hipertensi (p=0,001; OR=14,950). Sementara konsumsi natrium (p=0,300; OR=1,422) dan serat (p=0,078; OR=0,594) tidak menunjukkan hubungan signififikan. Berdasarkan hasil penelitian ini menegaskan bahwa konsumsi lemak tinggi dan stres merupakan faktor dominan dalam peningkatan risiko hipertensi, sehingga pengendalian pola makan dan manajemen stres direkomendasikan sebagai strategi pencegahan. Disarankan kepada masyarakat untuk mengurangi konsumsi lemak, mengelola stres dengan baik, serta meningkatkan konsumsi serat. Pihak puskesmas diharapkan dapat memberikan edukasi rutin mengenai gizi seimbang dan deteksi dini hipertensi.
Hubungan Kebiasaan Makan, Pengetahuan Gizi, Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Overweight Pada Remaja (Studi di SMAN 2 Martapura) Aisya Amalia; Rosihan Anwar; Meilla Dwi Andrestian; Rusmini Yanti
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.992

Abstract

Overweight menjadi masalah gizi yang semakin meningkat pada remaja dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental jangka panjang. Prevalensi overweight di wilayah Kabupaten Banjar pada tahun 2024 menunjukkan angka yang signifikan, dengan beberapa sekolah seperti SMAN 2 Martapura memiliki persentase remaja dengan status gizi lebih mencapai 25,3%. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, pengetahuan gizi, dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada remaja di SMAN 2 Martapura. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan November 2025 di SMAN 2 Martapura, Kabupaten Banjar. Jumlah responden sebanyak 97 remaja yang terdiri dari remaja dengan status gizi overweight dan status gizi normal. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup karakteristik responden, pola makan, pengetahuan gizi, dan aktivitas fisik. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan, pengetahuan gizi, maupun aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada remaja. Meskipun demikian, remaja dengan pola makan yang kurang baik, pengetahuan gizi yang terbatas, serta tingkat aktivitas fisik yang rendah tetap memiliki risiko mengalami overweight, meskipun secara statistik hubungan tersebut tidak signifikan. Diperlukan upaya peningkatan kesadaran dan edukasi mengenai pola makan sehat, gizi seimbang, serta pentingnya aktivitas fisik secara teratur bagi remaja, untuk menjaga status gizi yang optimal dan mencegah risiko overweight di masa depan.