Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS KINERJA BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN AKSES BUMI PERKEMAHAN GANDUS DENGAN METODE EARNED VALUE Septriansyah, Verinazul; Umari, Zuul Fitriana; Wartini, Wartini; Akhirini, Akhirini; Anugerah, Rizki
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v2i1.208

Abstract

The Gandus Camping Ground Access Road Construction Project is required to be completed on time so that consumer confidence is maintained. To achieve this, control is needed which must be known in advance through ongoing project performance. One way to determine project performance is the Earned Value method which integrates aspects of cost, time and work performance. Therefore, this Earned Value analysis is applied to the Gandus Campground Access Road Construction Project. Project performance is analyzed based on cost performance index (Cost Performance Index) and time (Schedule Performance Index). Calculations are based on planned value, earned value and actual costs. Performance control is reviewed for 8 weeks, namely week 12 to week 19. The results of the analysis in weeks 12 to 19 show that the costs incurred were greater than planned and the implementation time was longer than planned as indicated by the average value of CPI = 0.976 (CPI <1) and the average value of SPI = 0.999 (<1). The results of the estimated final project cost are IDR 3,740,377,358.49 with an implementation time of 24 weeks, which means the project will be in accordance with plan.
The Capacity Efficiency Of Production Machinery And Raw Material Supply Control : Production Process In "Galvanized Steel" Company, Bekasi City Wartini, Wartini; Wibowo, Martino
Terbuka Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat-Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/tjeb.v4i1.4242

Abstract

To produce a product that is of good quality with a smooth production process, it is necessary to establish a system of Machine Efficiency Capacity and Raw Material Supplies appropriately, this is intended to make it easier for companies to meet the required quantity of production and efficiency efficiently and certainly affect the smooth production. The purpose of this research is to find out and analyze the Effect of Capacity of Machine Efficiency in Production and Inventory Control of Raw Materials on the Smooth Production Process in Bekasi Branch "Galvanized Steel" Company. The type of research used is observation with a multiple linear regression analysis model with 32 samples. The regression test results show that 58.5%, the smoothness of the production process can be explained by the capacity of machine efficiency, and control of inventory of raw materials, while the remaining 41.5% is explained by other factors not examined in this study. F test results show that simultaneously the efficiency of production machinery and raw material inventory control have a significant effect on the smooth production process. The results of the t test show partially the capacity of machine efficiency has a significant effect on the smoothness of the production process while the control variables for raw material inventory have no significant effect on the smooth production process in the branch company "GALVANIZED STEEL" Bekasi
Local Instruction Theory Pendidikan Matematika Realistik untuk Sekolah Menengah Pertama Menggunakan Konteks Tarian Sumatera Selatan Rawani, Dewi; Wartini, Wartini; Delia Septimiranti
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.16733

Abstract

Konteks digunakan sebagai starting point dalam pembuatan desain pembelajaran matematika. Melalui konteks tarian Sumatera Selatan, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lintasan belajar siswa dalam pembelajaran barisan dan deret aritmatika yang didasarkan pada pendekatan PMRI. Penelitian ini menggunakan design research sebagai metode penelitian yang terdiri dari tiga tahap diantaranya preliminary, design experiment (pilot experiment dan teaching experiment), dan retrospective analysis. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif.  Terdapat 21 siswa kelas VIII SMP IT Miftahul Khoirot Pangkalpinang yang menjadi subjek penelitian. Penelitian ini menghasilkan serangkaian proses pembelajaran yang terlihat dari tahapan pendekatan PMRI diantaranya level informal, siswa menemukan aturan melalui posisi penari; level preformal, siswa mulai menyusun dan menggambar kembali posisi penari sebagai model of yang dilanjutkan menemukan suku ke-n dan jumlah n suku pertama sebagai model for; level formal, siswa mampu menyelesaiakan masalah kontekstual dengan menggunakan pengetahuan dan pengalaman pada level sebelumnya. Pada penelitian selanjutnya, dapat menggunakan jenis seni budaya sesuai masing-masing daerah dan menemukan konten matematika lainnya sebagai starting point yang cocok pada pembelajaran matematika.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENGGUNAAN METODE SNOWBALL THROWING DI KELAS III SD 007 TELUK SEBONG Wartini, Wartini
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v9i2.91374

Abstract

Harapan dan kebanggaan seorang guru adalah apabila materi yang disajikan dapat dikuasai sempurna oleh peserta didik. Untuk mencapai tujuan tersebut guru harus menciptakan pembelajaran yang menarik sehingga peserta didik dapat dengan mudah memahami materi yang diberikan. Untuk meningkatkan  hasil  belajar siswa peneliti menggunakan Metode Snowball Throwing dalam pembelajaran IPS   di  kelas III SD Negeri 007 Teluk Sebong. Hal ini dikarenakan, dalam Metode Snowball Throwing, terdapat unsur bermain di dalamnya (learning by doing and playing). Berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil ulangan tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belsjar IPS melalui penggunaan metode Snowball Throwing di kelas III SDN 007 Teluk Sebong TP 2018-2019. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas III Sekolah Dasar Negeri 007 Teluk sebong Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Adapun instrumen yang digunakan adalah hasil ujian atau ulangan yang dilaksanakan dalam pembelajaran IPS. Data-data yang telah terkumpul tersebut dianalisis dan diolah menggunakan teknik analisis deskriptif sebagai acuan dalam menarik kesimpulan. Penelitian ini melalui tiga tahap, yaitu observasi, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dengan metode Snowball Throwing pembelajaran akan lebih bermakna dan tahan lama; (2) Metode Snowball Throwing     terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pebelajaran IPS; (3) Dengan menggunakan metode yang efektif maka pembelajaran akan lebih menyenangkan dan lebih memudahkan anak; (4) Perbaikan pembelajaran sangat diperlukan guna peningkatan kuanlitas pendidikan
Certification of Internal Auditors of OHS Management Systems for Supervisors In PT X Ani, Nur; Paskanita, Maria; Wartini, Wartini; Nugroho, Farid Setyo
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i1.6467

Abstract

ABSTRAK The internal auditor certification of the K3L management system should not be underestimated, considering the vital role played by supervisors in the direct supervision of company operations. Based on a preliminary survey, PT X is a company that assembles solar panels to be marketed domestically and abroad. In 2023, PT X carried out ISO 9001, ISO 14001, and ISO 45001 certification audits, but in the audit process, it was found that there had been no certification activities and appointment of an internal auditor team. The purpose of this internal auditor certification activity is to enhance the company's image and the quality of internal auditors through internal audit certification activities aimed at supervisors, thereby improving the effectiveness of supervision in the workplace. Methodology: Internal audit certification training activities for ISO 9001, ISO 14001, and ISO 45001. Targets for all Supervisors at PT X, Scientific Publications with IKU 2 and IKU 3. PkM activities include 6 stages of activities, starting with 1) Licensing and Coordination with partners, 2) Preparation of Timeline, 3) Making materials, 4) Implementation of certification, 5) Evaluation and preparation of RTL, and 6) Preparation of PkM outputs and reports. The activity was carried out on January 8, 2025,  with 15 participants in the PT meeting room. X. The results of the ISO auditor training and certification activities showed that 100% of participants could conduct observations and interviews. Participants also can find deviations and prepare NCRs according to PLOR standards by 80%. Meanwhile, the ability to make reports and NCRs still needs to be improved, which is only 67%. This community service activity concludes that a prospective internal auditor must be able to observe, interview, detect non-conformities, and be able to make audit reports, and be able to fill in the internal audit log register.
ANALISA RISK ASSESMENT BERDASARKAN PERMENKES NO. 25 TAHUN 2019 DI UNIT LABORATORIUM, LPFK KEMENKES X Ani, Nur; Wartini, Wartini; Julia, Pertiwi; Titik, Haryanti; Iik, Sartika
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 6 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v6i2.6346

Abstract

Urgency: Working in a laboratory often brings us into contact with hazardous chemicals, flammable materials, sharp objects, blood, hazardous specimens, and various heavy equipment. Based on a preliminary study on December 8, 2023, the LPFK Kemenkes Banjarbaru is an agency that has collaborated with FKMIK in terms of the Tri Dharma of Higher Education. The results of a preliminary study conducted on December 8, 2023 at the LPFK Kemenskes Banjarbaru, it is known that in the work process there are potential risks whose risk profiles and risk categories are not yet known. Where these risks will interfere with organizational processes and must be controlled. Objective: This study aims to identify hazards, determine the level of danger, group risk profiles and risk categories. The importance of this research is to reduce the risk of work accidents, making it one of the references for reducing the number of work accidents. Method: This type of research is descriptive qualitative, the research variables used are single variables, namely risk assessment/risk management, the targeted outputs in this study are indexed publications in Sinta 3 and pocket books. Result : The results of risk identification in the laboratory work unit at LPFK X based on the assessment of the standard of Permenkes No. 25 of 2029 have the potential for Quality risk hazards and K3 risk hazards as stated in the risk code LPDP.01.01 to LPDP.01.12. The results of the risk assessment analysis have the potential for low risk hazards for 3 activities, medium risk for 8 activities and high risk for 1 activity. The results of the risk category based on the standard assessment have the risk categories of Legal Risk, Reputation Risk, Operational Risk, Financial Risk, and Compliance Risk.
Hubungan Postur Kerja Dan Lama Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Bagian Sewing PT. Maju Abadi Garment Fatimah, Siti Nur; Sari, Dewi Puspito; Wartini, Wartini; Triyanta, Triyanta
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.18532

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dikeluhkan oleh pekerja bagian sewing PT Maju Abadi Garment. Penerapan target produksi harian di bagian sewing berdampak pada penambahan jam kerja atau lembur apabila target tidak tercapai dalam waktu kerja normal. Kondisi ini menyebabkan munculnya gejala kelelahan kerja, seperti pusing, lesu, dan menurunnya konsentrasi, baik saat bekerja maupun setelah bekerja. Gejala tersebut berkaitan dengan postur kerja yang monoton dan statis, di mana pekerja berada dalam posisi membungkuk dalam lama kerja yang melebihi 8 jam per hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara postur kerja dan lama kerja dengan kelelahan pada bagian jahit PT Maju Abadi Garment. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan crosssectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bagian sewing PT Maju Abadi Garment dan sampel penelitian sebanyak 60 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling. Variabel bebas adalah postur kerja dan lama kerja serta variabel terikat adalah kelelahan kerja. Data primer dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square , tingkat signifikansi 95% (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,023) serta antara lama kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,001) pada pekerja bagian sewing PT Maju Abadi Garment. Temuan ini mengindikasikan bahwa postur kerja yang tidak ergonomis dan lama kerja yang melebihi waktu normal berkontribusi terhadap peningkatan tingkat kelelahan kerja. Diharapkan pekerja menerapkan postur kerja ergonomis dan melakukan peregangan secara berkala guna meminimalkan risiko kelelahan.
EVALUASI POSTUR KERJA MEKANIK PADA AKTIVITAS PEKERJAAN TYRE DI PERUSAHAAN JASA PERTAMBANGAN PT XYZ MENGGUNAKAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS): EVALUASI POSTUR KERJA MEKANIK PADA AKTIVITAS PEKERJAAN TYRE DI PERUSAHAAN JASA PERTAMBANGAN PT XYZ MENGGUNAKAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) Wibawa, Prasetya Arif; Wartini, Wartini; Sari, Dewi Puspito
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 9 No. 2 (2025): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v9i2.12645

Abstract

Postur kerja yang berkaitan dengan pekerjaan mekanik ban (tyre mechanic) di perusahaan jasa pertambangan PT XYZ dapat dievaluasi menggunakan metode OWAS (Ovako Working Posture Analysis System). Metode ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis postur tubuh yang digunakan oleh pekerja selama aktivitas kerja, terutama dalam posisi yang membebani tubuh seperti mengangkat, memasang, dan memperbaiki ban alat berat. asil analisis OWAS pada pekerjaan Check Pressure Tyre didapatkan kode OWAS yaitu 2-1-2-1 dengan kategori skor risiko dari pengukuran yaitu 2 yang berarti kategori posisi yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada sistem muskuloskeletal (risiko sedang) dan perlu perbaikan dimasa yang akan datang. Hasil analisis OWAS pada pekerjaan Check Thread didapatkan kode OWAS yaitu 1-1-2-1 dengan kategori skor risiko dari pengukuran yaitu 1 yang berarti kategori posisi normal tanpa efek yang dapat mengganggu sistem muskuloskeletal (risiko rendah) dan tidak perlu dilakukan perbaikan. Analisis OWAS pada pekerjaan Remove Install Tyre didapatkan kode OWAS yaitu 2-1-2-2 dengan kategori skor risiko dari pengukuran yaitu 2 yang berarti kategori posisi yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada sistem muskuloskeletal (risiko sedang) dan perlu perbaikan dimasa yang akan datang. Analisis OWAS pada pekerjaan Remove Install Tyre didapatkan kode OWAS yaitu 2-1-2-2 dengan kategori skor risiko dari pengukuran yaitu 2 yang berarti kategori posisi yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada sistem muskuloskeletal (risiko sedang) dan perlu perbaikan dimasa yang akan datang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi postur kerja mekanik pada aktivitas pekerjaan tyre di perusahaan jasa pertambangan PT XYZ menggunakan metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS). Jenis penelitian    yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik melalui metode observasi. Penelitian dilakukan pada bulan Mei tahun 2024 di PT XYZ. Variabel yang dianalisis dalam penelitian ini merupakan variabel tunggal yaitu postur kerja mekanik pada aktivitas pekerjaan tyre. Penelitian dilakukan pada lima jenis pekerjaan di section tyre dari hasil evaluasi postur kerja menggunakan metode OWAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis pekerjaan tyre yang memerlukan perbaikan yaitu postur kerja mekanik saat melakukan pekerjaan check pressure tyre, remove install tyre dan assembly dissasembly tyre. Sebaiknya perusahaan menyediakan peralatan kerja yang sesuai dengan standar ergonomi serta memberikan pelatihan atau informasi mengenai pentingnya bekerja secara ergonomi kepada karyawannya. Selanjutnya, perusahaan perlu mewajibkan dan memberikan waktu karyawan untuk melakukan (stretching) pemanasan atau peregangan otot sebelum melakukan pekerjaan agar tidak terjadi cedera otot pada saat bekerja.
Analisis Kecelakaan Kerja Akibat Property Damage di PT XYZ dengan Pendekatan Swiss Cheese Model (SCM) Kusnendar, Yustinus Krisna; Wartini, Wartini; Nur Ani; Iik Sartika
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan penambangan memiliki resiko tinggi, berpotensi menimbulkan kecelakaan serta kerugian yang besar. Kecelakaan di area penambangan perlu dianalisis sehingga diketahui faktor penyebab akar masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akar masalah terbesar penyebab kejadian kecelakaan di PT XYZ. Penelitian menggunakan desain studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap 9 kasus kecelakaan kerja kerusakan alat di PT XYZ selama periode 2022-2024. Data dianalisis mendalam dengan menggunakan metode Swiss Cheese Model (SCM). Peneliti melakukan teknik metodologi triangulasi, mengintegrasikan konten analisis data untuk mendapatkan hasil valid dan reliabel. Hasil penelitian didapatkan PT XYZ mengalami kegagalan dalam melakukan antisipasi layer SCM sehingga mengakibatkan kecelakaan. Faktor penyebab kecelakaan disebabkan faktor organizational influences, unsafe supervision, pre-conditions for unsafe actions, dan unsafe actions. Akar masalah penyebab kecelakaan terbesar terdapat pada layer 2 unsafe supervision 41,46% dan layer 4 unsafe acts 29,27%. Oleh karena itu, manajemen PT XYZ perlu meningkatkan sistem manajemen keselamatan pertambangan yang komprehensif.   Kata kunci: analisa kecelakaan kerja, kerusakan alat, swiss cheese model     ABSTRACT   Mining activities is high risks, potentially impact for causing accidents and significant losses. The accidents case in mining areas need to be analysed, in order to the root causes can be identified. The objective of this study is to identify the root causes of workplace accidents at PT XYZ. The research used a qualitative study design with a case study approach to 9 cases of work accidents that involving property damage at PT XYZ during on the period 2022-2024. The data was analysed in depth study using the Swiss Cheese Model (SCM) method. Researchers used a triangulation methodology and integrated with analysis content to obtain valid and reliable results. The results of the study representated that PT XYZ failed to anticipate the SCM layer and given impact to several accidents. The factors causing accidents are caused by organizational influences, unsafe supervision, pre-conditions for unsafe actions, dan unsafe actions. The major root causes of an accidents is layer 2 unsafe supervision 41,46% and layer 4 unsafe acts 29,27%. Therefore, the management of PT XYZ have to improve  comprehensive mining safety management system.   Keywords: work accident analysis, property damage, swiss cheese.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN COFFEE SHOP SAPA KOPI SOLO Trapsilo, Firdaus Yuli; Johar, Syefira Ayudia; Wartini, Wartini; Ani, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Industri coffee shop di kota Solo berkembang pesat seiring meningkatnya daya tarik kota Solo sebagai destinasi wisata. Sapa Kopi, sebagai salah satu coffee shop yang tumbuh di tengah dinamika tersebut menuntut kinerja optimal dari karyawan untuk mencapai target perusahaan. Namun, tuntutan kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak buruk terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana untuk melihat pengaruh kecerdasan emosional terhadap stres kerja dan regresi berganda untuk melihat pengaruh simultan kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Data diperoleh dari 36 karyawan Sapa Kopi Solo melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh negatif signifikan terhadap stres kerja. Sementara itu secara simultan, kecerdasan emosional dan stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek emosional dan pengelolaan stres dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini yakni Sapa Kopi Solo perlu mengembangkan kebijakan kerja yang lebih fleksibel dengan komunikasi dua arah antara karyawan outlet dengan tim manajemen, pengelolaan stres kerja, ruang rehat yang nyaman, dan kegiatan relaksasi tim.