Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Influence Of Work Environment, Compensation, Workload, And Career Development On The Performance Of Nurses At Bethesda Hospital Wonosari, Special Region Of Yogyakarta In 2025 Widyaningsih, Widyaningsih; Sumijatun, Sumijatun; Andarusito, Nurcahyo; Agustin, Dinni
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.6866

Abstract

The presence of nurses as human resources is a valuable asset for the sustainability of the hospital, which needs attention so they can work optimally. An initial survey at RS Bethesda Wonosari DIY found that very few nurses performed at a level categorized as competent according to the hospital's expectations. This research was conducted in December 2024, aiming to analyze the factors influencing nurse performance at RS Bethesda Wonosari DIY using a quantitative design and a cross-sectional approach. The respondents in this study are all 50 nurses. Primary data collection was conducted through the distribution of questionnaires that had been tested on 30 people at RS Panti Waluyo Solo. The univariate results show that the majority of respondents are female, have an Associate's degree in Nursing, are of productive age, and have less than 5 years of work experience. The lowest achievements obtained from the variables studied: work environment (73.5%), provision of new information (73%), performance bonuses for employees (46%), work for patient safety (79%), fully responsible nursing care (52.5%), completion of work according to targets (74.5%). Completion of work on time (76.5%) and communication with superiors (67.5%). The bivariate results show that the variables positively affecting nurse performance are workload (p: 0.002), work environment (p: 0.002), and career development (p: 0.005), each with a very weak influence, while the variable that does not have an effect is compensation (p: 0.173). The multivariate results indicate that workload, work environment, compensation, and career development collectively have a significant impact on nurse performance (p: 0.001), with the most influential factor being workload (β) 0.623 (p: 0.017). The recommendation from this study is that the workload of nurses needs to be balanced, fair, and evenly distributed to avoid fatigue, improve workspace layout, provide bonuses for outstanding nurses, increase responsibility in nursing care, and for management to allocate time for discussions with nurses regarding career development programs. Keywords: workload, career, compensation, environment, nurse.
Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Pemahaman Proses Penyembuhan Luka pada Pasien Pasca Operasi di Bangsal Teratai 2 RSUD Kartini Karanganyar Aini, Septya Wahyu Nur; Mahendra, Arya Bagus; Prastiwi, Rischa Dwi; Hastuti, Tri; Widyaningsih, Widyaningsih; Sari, Winda Rossinta; Wahyuni, Endah Sri
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4617

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penerapan ilmu yang didapatkan dalam pendidikan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan, khususnya pada perawatan luka. Kegiatan ini dilakukan di RS Kartini Karanganyar, tepatnya di Bangsal Teratai 2, pada tanggal 12 November dengan tema Proses Penyembuhan Luka Post Operasi. Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai perjalanan penyembuhan luka dan cara perawatan yang benar untuk mencegah infeksi. Banyak pasien dan keluarganya belum memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan luka dan pentingnya asupan nutrisi yang tepat guna mempercepat regenerasi jaringan. Kondisi ini berisiko memperburuk keadaan luka, menyebabkan komplikasi, atau memperpanjang proses penyembuhan. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa sebagian besar masyarakat belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang pentingnya perawatan luka. Pasien sering kali mengabaikan perawatan dasar dan tidak mengetahui tanda-tanda infeksi pada luka, seperti kemerahan, pembengkakan, dan keluarnya cairan tidak normal. Selain itu, minimnya pemahaman tentang makanan yang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, seperti makanan yang kaya protein, vitamin C, mineral, dan zinc juga menjadi kendala yang perlu segera diatasi. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah edukasi kesehatan yang melibatkan pasien, keluarga pasien. Edukasi ini mencakup informasi mengenai perjalanan penyembuhan luka, cara menjaga kebersihan luka untuk mencegah infeksi, dan asupan nutrisi yang dapat mempercepat proses penyembuhan. Metode yang digunakan meliputi presentasi materi, diskusi interaktif, pembagian leaflet edukatif, dan demonstrasi. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pasien serta keluarganya dalam menjaga luka post operasi secara mandiri. Selain itu, publikasi hasil kegiatan ini dalam jurnal pengabdian masyarakat diharapkan dapat menjadi sumbangsih bagi dunia pendidikan dan kesehatan. Harapan lain yang ingin dicapai adalah terciptanya perubahan perilaku di masyarakat dalam merawat luka, baik melalui praktik kebersihan yang lebih baik maupun pola makan sehat untuk mendukung penyembuhan.
OPTIMALISASI PENERAPAN APLIKASI E-KINERJA PADA KANTOR KECAMATAN SENDANA KOTA PALOPO HANDAYANI, SRY; WIDYANINGSIH, WIDYANINGSIH; MUFLIHA, WILDA NUR
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3375

Abstract

The use information technology systems in the government aims to manage data and information electronically to make work easier and save time. The implementation of electronic systems is also one way to improve employee perfomance, one example is the use and utilization of E-Kinerja applications. The E-Kinerja application is a platfrom developed by the State Civil Service Agency  in order to supervise, monitor and evaluate the perfomance of state civil servants. The study aims to find out how to optimize and implement the E-Perfomance application system at the Sendana District Office. The menthod used is qualitative descriptive through documentation, observation and interviews. The results of the study show that the presence of the E-Kinerja application is very helpful and makes it easier for employees in the process of making perfomance reports. Although E-Kinerja has been effectively implemented in Sendana District, there are several obstacles faced by employees, including an unstable internet network that slows down Access to the use of applications and nota ll employees can use computer technology. With these obstacles, this study proposes several optimization steps that can be taken. Strengthening the internet connection and increasing the MBPS wifi office, as well as providing regular education and training on the use of computer technology to ASNs to improve their skills and abilities. ABSTRAKPemanfaatan sistem teknologi informasi di pemerintahan bertujuan untuk mengelolah data dan informasi secara elektronik agar mempermudah pekerjaan dan menghemat waktu. Penerapan sistema elektronik juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai, salah satu contohnya seperti penggunaan dan pemanfaatan Aplikasi E-kinerja. Aplikasi e-Kinerja merupakan platfrom yang dikembangkan oleh badan kepegawaian Negara (BKN) guna untuk mengawasi, memantau, dan megevaluasi kinerja pegawai aparatur sipil negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman optimalisasi dan penerapan sistem aplikasi E-Kinerja di Kantor Kecamatan Sendana. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualititatif melalui dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kehadiran aplikasi E-Kinerja sangat membantu dan memudahkan para pegawai dalam proses pembuatan laporan kinerja. Meskipun E-Kinerja sudah diterapkan secara efektiv di Kecamatan Sendana namun ada beberapa kendala yang dihadapi oleh para pegawai di antaranya jaringan internet tidak stabil yang memperlambat akses penggunaan aplikasi dan tidak semua pegawai bisa menggunakan teknologi komputer. Adanya kendala tersebut maka penelitian ini mengusulkan beberapa langkah optimalisasi yang dapat dilakukan. Melakukan penguatan koneksi internet dan menaikkan MBPS wifi kantor , serta memberikan pendidikan dan pelatihan secara rutin tentang penggunaan teknologi komputer kepada para ASN untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuannya.
Pemberian Oksigenasi NRM dan Posisi Head Up 30° Terhadap Tingkat Kesadaran dan Hemodinamik Pada Pasien Cedera Kepala Wulandari, Novita Putri; Widyaningsih, Widyaningsih; Utama, Julvainda Eka Priya
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 18 No 2 (2023): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v18i2.303

Abstract

Cedera kepala disebabkan oleh gangguan pada bagian keras otak yang disebabkan oleh gaya atau benturan dari luar tubuh yang mengakibatkan hilangnya kesadaran, ketidakstabilan hemodinamik bahkan kematian. Cara dasar untuk melindungi otak adalah dengan mengeluarkan dan oksigenasi saluran napas yang adekuat, salah satu tindakan yang dilakukan adalah pemberian oksigen dengan NRM dan posisi kepala di atas 30° yang bertujuan untuk menurunkan tekanan intrakranial dan dapat mensuplai oksigen. ke otak. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian oksigenasi NRM dan posisi kepala di atas 30° terhadap tingkat kesadaran dan hemodinamik pasien cedera kepala rawat inap. dr. R.Soeprapto Cepu. Jenis penelitian ini adalah penelitian retrospektif kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari pasien cedera kepala yang dirawat di rumah sakit. dr. R. Soeprapto Cepu pada bulan April 2021-April 2022, teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Hasil penelitian terdapat pengaruh terhadap tingkat kesadaran (GCS) sebelum dan sesudah pemberian oksigenasi NRM dan posisi kepala di atas 30° (p-value 0,000), serta terdapat pengaruh hemodinamik. tekanan darah sistolik (p-value 0,000) dan diastolik (p-value 0,000)-value 0,001), laju pernapasan (p-value 0,000), denyut jantung (p-value 0,000), tekanan arteri rata-rata (p-value 0,000 ) dan saturasi oksigen (p-value 0,002)] pada pasien cedera kepala di rumah sakit. dr. R.Soeprapto Cepu. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian oksigenasi NRM dan posisi kepala di atas 30° terhadap tingkat kesadaran dan hemodinamik (tekanan darah, frekuensi pernafasan, denyut jantung, tekanan arteri rata-rata dan saturasi oksigen) pada pasien cedera kepala di rumah sakit. dr. R.Soeprapto Cepu.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH ANTROPOLOGI MASYARAKAT INDONESIA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KREATIF KRITIS Widyaningsih, Widyaningsih
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2013): Maret-Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.515 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v6i1.4744

Abstract

Hasil yang dicapai dari penelitian Anthropologi Masyarakat Indonesia adalah, 1) peningkatan proses pembelajaran pada subjek ini telah memotivasi mahasiswa dalam berargumentasi, menganalisa, menemukan permasalahan serta mencari solusi yang te-pat, dan 2) sebagai hasil pembelajaran, pemahaman dan wawasan mahasiswa mengenai kehidupan sosial budaya masyarakat menjadi lebih baik. Mahasiswa juga dapat melihat secara langsung keanekaragaman budaya dan masyarakat (multikultural) Indonesia dan juga orang-orang yang memerlukan perhatian setius. Pembelajaran kreatif-kritis tetap perlu untuk diimplementasikan pada subjek pembelajaran yang lain.   Kata kunci: pembelajaran Antropologi Masyarakat Indonesia, pembelajaran kreatif-kritis, ke-hidupan sosial budaya
Perbedaan Model Teacher Centered Learning Dengan Student Centered Learning Terhadap Keterampilan Bermain Bulutangkis Sucipto, Sucipto; Widyaningsih, Widyaningsih; Bahri, Samsul
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2023.8.1.2

Abstract

Penerapan model pembelajaran berdampak pada peningkatan keterampilan bermainbulutangkis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan TeacherCentered Learning (TCL) dengan Student Centered Learning (SCL) terhadapketerampilan bermain bulutangkis. Metode dalam penelitian menggunakan eksperimendengan two group pretest-posttes design. Pengambilan sampel menggunakan tekniksampling jenuh, pada siswa yang mengikuti ekstrakulikuler bulutangkis sebanyak 40siswa (20 siswa kelompok TCL dan 20 siswa kelompok SCL). Instrumen menggunakanGames Performance Assesment Instrumen (GPAI) untuk mengukur keterampilanbermain bulutangkis. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene Statistics,Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test dengan bantuan aplikasi SPSS 25.Berdasarkan pengolahan dan analisis data ditemukan terdapat pengaruh pada kelompokSCL (sig 0,000 < 0,05), tidak terdapat pengaruh pada kelompok TCL (sig 0,862 > 0,05),dan terdapat perbedaan pengaruh antara kelompok TCL dengan SCL sebesar (beda =1,39; sig 0,000 < 0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model StudentCentered Learning terhadap keterampilan bermain bulutangkis, tidak terdapat pengaruhmodel Teacher Centered Learning terhadap keterampilan bermain bulutangkis, danterdapat perbedaan pengaruh yang sugnifikans antara Teacher Centered Learningdengan Student Centered Learning terhadap keterampilan bermain bulutangkis siswaSMPN 1 Waled yang mengikuti ekstrakurikuler bulutangkis.