Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Tematik Melalui Penerapan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas II SDN Bungkuk Asih Utami; Dewi Tryanasari; Suhartriana Suhartriana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatan hasil belajar tematik melalui penerapan pendekatan Problem Based Learning pada siswa kelas II SDN Bungkuk. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model PTK yang digunakan model spiral C.Kemmis & Mc Taggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan observasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis Diskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik. Hal ini ditunjukkan oleh meningkatnya hasil belajar tema Keselamatan di Rumah dan di Perjalanan dari berdasarkan ketuntasan pra siklus, siklus 1, siklus 2 sebesar 28,5%, 57,15% dan 85,71%. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik.
Keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran tematik integratif Binti Isticomah; Dewi Tryanasari; Apri Kartikasari H.S
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang menuntut siswa untuk aktif mengomunikasikan setiap ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Keterampilan berbicara mejadi salah satu pendukung siswa untuk aktif mengkomunikasikan keingintahuan dan pengetahuan dalam kegiatan pembelajaran tematik, sehingga keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran tematik memiliki peran yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran tematik integratif di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), metode ini menggunakan tiga tahapan yang terdiri dari eksternal, internal dan empat tahapan penilaian kualitas (QA). Artikel dikumpulkan menggunakan mesin pencarian EBSCO, Google Schoolar, Proquest dan Science Direct. Artikel yang dikumpulkan adalah terbitan 2015-2022. Hasil akhir didapatkan 5 artikel dari 91 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Artikel yang berfokus pada kajian kompetensi keterampilan berbicara siswa, meningkatkan keterampilan berbicara siswa, berbicara sebagai keterampilan berbahasa, dan cara meningkatkan keterampilan berbicara. Secara khusus, mengaji keterampilan berbicara dalam pembelajaran tematik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa keterampilan berbicara menjadi hal yang penting untuk dimiliki siswa sekolah dasar, khsusnya dalam pembelajaran tematik integratif yang mengharapkan siswa aktif menggali informasi secara mandiri. Faktor yang mempengaruhi kesulitan keterampilan berbicara siswa terdiri dari faktor kebahasaan dan nonkebahasaan. Upaya yang diterapkan dalam mengatasi kesulitan berbicara tersebut yaitu dengan menggunakan startegi point center point dan media bergambar.
Kemampuan literasi informasi siswa sd di wilayah kabupaten madiun Saniya Lathifa Oktaviana Cahya Jati; Dewi Tryanasari; Apri Kartikasari HS
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan guna mengumpulkan dan menganalisis data apakah siswa mampu dalam literasi informasi. Metode yang dipergunakan yaitu metode kuantitatif jenis survei. Populasi sejumlah 644 siswa dengan sampel 244 siswa. Penelitian ini memakai teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data memakai tes soal. Instrumen penelitian mencakup pengumpulan data dengan menggunakan instrumen soal tes. Analisis data dilakukan dengan uji statistik mencakup uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Berdasarkan hasil dari penelitian diatas yang telah dipaparkan dan dapat disimpulkan bahwa terdapat kemampuan literasi informasi siswa SD di wilayah Kabupaten Madiun
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR (SD) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RADEC (READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN, CREATE) Rocky Aldona; Cerianing Putri Pratiwi; Dewi Tryanasari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri Sugihwaras 2 Magetan, keterampilan membaca pemahaman di kelas V masih belum maksimal. Peserta didik kesulitan dalam memahami teks, kesulitan dalam penalaran berdasarkan informasi yang diberikan dalam teks, keterbatasan kosakata, dan kesulitan dalam mengingat informasi yang telah dibaca sebelumnya. Akibatnya adalah prestasi akademik yang rendah. Dampak lain yang terjadi di kelas V SD Negeri Sugihwaras 2 dikarenakan rendahnya tingkat keterampilan membaca pemahaman adalah keterbatasan peserta didik dalam belajar mandiri. Dalam memahami teks, peserta didik mengandalkan bantuan dari guru atau orang dewasa lainnya. Hal ini menghambat kemandirian belajar siswa. Pelaksanaan RADEC dimulai dengan guru dan siswa melakukan percobaan, kemudian di bentuk kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 3 orang peserta didik. Kemudian setiap kelompok diberikan teks untuk dibaca dan pertanyaan untuk didiskusikan. Dalam proses diskusi, guru terus memotivasi peserta didik untuk aktif dan tidak malu-malu untuk mengeluarkan pendapat. Guru juga membantu secara individu pada peserta didik yang terlihat kurang mampu mengikuti diskusi dengan baik. Setiap kelompok melakukan presentasi hasil diskusi. Presentasi dilakukan oleh semua anggota kelompok. Pada setiap akhir siklus, peserta didik diberikan lembar posttest untuk menguji tingkat keterampilan membaca pemahaman yang telah diajarkan. Pada tahap prasiklus, peserta didik yang memiliki nilai di atas KKM sebesar 25% (3 orang). Pada siklus I, peserta didik yang tuntas KKM sebanyak 58% (7 orang) atau meningkat 33% dari prasiklus. Pada siklus II, tingkat ketuntasan KKM peserta didik adalah 100% atau seluruh peserta didik memiliki nilai di atas KKM. Peningkatan yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah 42%.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website pada Mata Pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar Naviddiansyah Pamungkas; Dewi Tryanasari; Cerianing Putri P Putri P.
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran berbasis website. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan tentang tingkat kepuasan peserta didik dalam pembelajaran menggunakan website berbantuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah website dan angket respons peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan website berbantuan yang memuat indikator kemampuan pemahaman konsep bahwa penyajian website menarik, bermanfaat dalam pembelajaran IPAS. Secara keseluruhan diperoleh bahwa penyajian website sangat menarik, bermanfaat untuk pembelajaran IPAS dan mudah digunakan. Oleh karena itu, seluruh presentase pada masing-masing aspek berada di atas 61% yang artinya website praktis digunakan untuk pembelajaran IPAS
Quizizz sebagai alternatif media evaluasi pembelajaran di sekolah dasar Dian Budi Lestari; Apri Kartikasari HS; Dewi Tryanasari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan evaluasi pembelajaran menggunakan Quizizz. Penelitian ini termasuk dalam penelitian studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan cek dokumen evaluasi. Teknik analisis data antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses evaluasi pembelajaran sudah memenuhi aspek ketepatan (isi) soal evaluasi, efisiensi, dan kelengkapan. Evaluasi pembelajaran menggunakan Quizizz menjadi alternatif guru yang lebih efektif dan efisien.
Pembelajaran bahasa jawa sebagai muatan lokal di sekolah dasar Elina Wardhanika; Dewi Tryanasari; Apri Kartikasari H.S
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan guna mendeskripsikan muatan lokal melalui pembelajaran Bahasa Jawa di sekolah dasar. Penelitian memakai penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data memakai studi literatur. Hasil dari penelitian ini yaitu pembelajaran muatan lokal dalam kurikulum 2013, pelaksanaan pembelajaran bahasa Jawa sebagai muatan lokal pada kurikulum 2013, dan pembelajaran bahasa Jawa. Kesimpulan penelitian yaitu pelaksanaan pembelajaran bahasa Jawa sebagai muatan lokal di sekolah dasar menerapkan pembelajaran kurikulum 2013 menggunakan pendekatan temarik-terpadu. Pelaksanaan pembelajaran muatan lokal disesuaikan dengan peraturan dan sistematika dalam penerapan konsep pembelajaran yang baik. Pelaksanaan pembelajaran bahasa Jawa pada kurikulum 2013 harus bertumpu pada empat keterampilan berbahasa, berbicara, membaca, dan menulis.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Metode Pembelajaran Example Non Example Pada Siswa Kelas III SDN Tawanganom 1 Magetan Sholha Ninggar Zulfikar; Dewi Tryanasari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar matematika siswa khususnya materi Keliling Bangun Datar pada siswa kelas III SDN Tawanganom 1 Magetan Tahun Pelajaran 2022/2023 melalui penggunaan metode “Example Non Example” dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai metode penelitian. PTK adalah pendekatan penelitian yang dilakukan di dalam konteks kelas dengan tujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Tawanganom 1 Magetan pada Tahun Pelajaran 2022/2023. Jumlah total siswa dalam kelas tersebut adalah 21 siswa. Metode tes digunakan untuk mengukur prestasi belajar matematika setelah siswa mengikuti pengajaran pada siklus I dan siklus II. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN Tawanganom 1 Magetan. Hal ini terlihat dari skor rata-rata hasil belajar matematika pada siklus I sebesar 64,7 dengan tingkat kelulusan sebanyak 6 siswa atau 28,6%, sedangkan pada siklus II, skor rata-rata hasil belajar matematika meningkat menjadi 81,5 dengan tingkat kelulusan sebanyak 16 siswa atau 76,2%. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Example Non Example dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN Tawanganom 1 Magetan.
Media Digital Komik untuk Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas 5 Finika Diah Risna; Sri Lestari; Dewi Tryanasari
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kurikulum Merdeka, siswa diminta untuk memahami materi teks eksplanasi dengan media komik berbantuan canva. Ini membutuhkan studi intensif bersama dengan penggunaan media pembelajaran yang tepat untuk dapat menulis. Komik adalah bentuk media komunikasi visual untuk menyampaikan informasi secara popular dan mudah dipahami (Tresnawati et al., 2016). Media digital komik merupakan media pembelajaran yang sangat evektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran berbantuan Canva.. Berdasarkan tabel validasi ahli materi, media digital komik mendapatkan jumlah skor 44 dari 13 butir pertanyaan. Dapat disimpulkan bahwa media digital komik dapat dikatakan “layak” dengan presentase kelayakan 84%.  Berdasarkan tabel validasi ahli media, media digital scrapbookmendapatkan jumlah skor 48 dari 14 butir pertanyaan. Dapat disimpulkan bahwa media digital komik masuk dalam kategori “Sangat Layak” dengan presentase kelayakan 85%.
Analisis buku siswa pada tematik integratif ditinjau dari aspek berpikir kritis Oktavia Nurdiyanti; Sri Budyartati; Dewi Tryanasari
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 2 (2020): Merdeka Belajar di Era New Normal
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PeneIitian ini bertujuan untuk mengetahui muatan berpikir kritis yang ada dalam buku siswa tematik integratif kelas V semester 2 yang secara khusus disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penelitian ini menganalisis setiap buku tema melalui tahap analisis dokumen dan wawancara ahli literasi kritis. Aspek berpikir kritis meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, kemampuan menjelaskan, dan self regulation. Pada tahap interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi menunjukkan bahwa terdapat aspek tersebut dari keempat buku tematik integratif Kurikulum 2013. Sehingga, buku siswa tematik integratif kelas V semester 2 dapat digunakan dalam pembelajaran.  Namun, dengan catatan pembelajaran dapat mencapai kompetensi yang diharapkan dengan cara guru merancangan pembelajaran yang dikreasikan agar memberikan wawasan untuk siswa berpikir tingkat tinggi melalui aspek kemampuan menjelaskan dan self regulation. Dari hasil tersebut peneliti mengharapkan buku tematik integratif Kurikulum 2013 kelas V semester 2 dalam perencanaaan dan pembuatan dikembangkan lebih layak lagi supaya mencapai kompetansi berpikir tingkat tinggi.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurrohim, Muhammad Adika Malik Ramadhan Adila Dyah Purbaningrum Agnes Cantika Tunjungbiru Agnin Witantina Aidah Riyani, Denny Nur Alfina Fitria Rahmasari Alifia Navrielda Putri Annisa Wikdya Wahyuni Prasasti Apri Kartikasari H.S Apri Kartikasari H.S Apri Kartikasari H.S. Apri Kartikasari HS Apri Kartikasari HS Arfian Nur Rizal Ikhsani Asih Utami Aura Fitri Andini Aurita, Nasya B. Tanghal, Analiza Bagas Setyo Wibowo Bambang Eko Hari Cahyono Bayu Winarto Binti Isticomah Brynda Devi Septya Cerianing Putri P Putri P. Cerianing Putri Pratiwi Devi Nur Wulan Safitri Devi Rahma Danti Dewanto, Aliffa Dewi Cahyani, Fitria Dhyahayu Retno Wulan Diah Intansari Dian Budi Lestari Dwi Putri Aprilia Edy Riyanto Edy Riyanto Edy Riyanto Edy Riyanto Elina Wardhanika Elly’s Mersina Mursidik, Elly’s Ellys Mersina Mursidik Ellys Mersina Mursidik, Ellys Mersina Elly’s Mersina Mursidik Elvi Marsiani Endang Sri Maruti Endang Sri Maruti Erika Puji Duwi Setiyani Erikadika Silfia Erna Widyawati Fida Chasanatun, Fida Finika Diah Risna Friska Marliana Hartini Hartini Hartini Hartini Hartini Heny Kusuma Widyaningrum Ibadullah Malawi Imam Gunawan Imam Gunawan Imam Gunawan, Imam Inggit Listi Intan Ayu Tusfiana Jatmikawati, Melina Jianggi Mahastu, Puput Juhariyani, Ria Juli Sugianingsih Kartikasari, Apri Khofifah Nur Janah Lilik rumiyati Maya Dwi Hariyana Meilinda Nuraziza Melathi Oktaviane Naviddiansyah Pamungkas Nova Febriana Savitri Novia Nanda Kurnia Putri Nur Pratiwi, Riska Nuryati, Arini Endah Oktavia Nurdiyanti Pinkan Amita Pramitasari, Diana Renata Dynawantika Rita Rahmadhani Rocky Aldona Rukma Nofita Sari Saniya Lathifa Oktaviana Cahya Jati Sari, Lika Tunjung Sawitri Budi Rahmawati Selly Nurina Suraya Selly Nurina Suraya, Selly Nurina Septi Aprilia Septi Aprilia Sevi Anisa Endi Nirmalasari Sholha Ninggar Zulfikar Sholikhatul Wakhidiyah Sri Asrini Sri Budyartati Sri Kartini SRI LESTARI Sri Lestari Sri Lestari Suhartriana Suhartriana Suprapti Suprapti Vivi Rulviana Winda Ayu Cahya Winda Luthfiyaningrum