Claim Missing Document
Check
Articles

Keterlibatan Orang Tua dalam Mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini Ramah Anak di Gugus Budi Mulia II Sukoharjo Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Rahmawati, Anayanti; Hafidah, Ruli; Palupi, Warananingtyas; Dewi, Nurul Kusuma; Sholeha, Vera; Syamsuddin, Muhammad Munif
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 1 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v5i1.67052

Abstract

Child-Friendly Schools (SRA) prioritize children's rights in learning to actualize individuals who need to be educated with good treatment. The SRA concept is intended to create a safe and enjoyable learning atmosphere at all levels of education, including early childhood education. A comfortable learning atmosphere for students positively impacts physical and psychological well-being, which leads to optimal developmental tasks. There are six components in the implementation of child-friendly PAUD, namely 1)policy, 2)curriculum implementation, 3)educators and education staff, 4)infrastructure, 5)child participation, and 6)parent and community participation. The group needs help realizing child-friendly PAUD, one of which is that the activity programs carried out by these PAUD institutions must meet the SRA indicators. The activity program in question is more specifically an effort to involve parents in realizing SRA. Parenting activities that have been carried out so far have yet to be in harmony with the activities carried out by schools, especially in fulfilling children's rights. Therefore it takes school principals' and teachers' knowledge and skills to design parenting activity programs aligned with school activities to realize SRA. This community service aims to carry out training in preparing parenting activity programs. The method for implementing this activity program consists of five stages, namely: 1)analysis of problems in partner institutions; 2)socialization (brainstorming and equalization of perceptions); 3)workshops; 4)assisting the implementation of child-friendly PAUD activity programs; 5)evaluation.
HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN ANAK DAN ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN BICARA ANAK Novitasari, Jeniffer Sukma; Dewi, Nurul Kusuma; Fitrianingtyas, Anjar
Early Childhood Education and Development Journal Vol 2, No 3 (2020): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v2i3.101462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan anak dan orang tua dengan kemampuan bicara anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisyiyah Ranting II. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun Kelas B di TK Aisyiyah Ranting II dengan jumlah sampel 16 anak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai r sebesar 0,669 dengan nilai signifikansi (0,005) < 0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima artinya “terdapat hubungan antara kelekatan anak dan orang tua dengan kemampuan bicara anak usia 5-6 tahun”. Koefisien korelasi product moment Pearson menghasilkan nilai (+) hal tersebut menunjukka nilai variabel x dan y naik secara bersamaan artinya apabila kelekatan anak dan orang tua tinggi diasumsikan kemampuan bicara anak cenderung berkembang dengan baik, demikian sebaliknnya, apabila kelekatan anak dan orang tua rendah diasumsikan kemampuan bicara anak cenderung berkembang dengan tidak baik.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP TINGKAT SELF-AWARENESS ANAK USIA DINI Untayana, Virdania Amelinda; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102356

Abstract

Kesadaran diri atau self-awareness adalah kemampuan anak untuk mengenali perasaan dan mengetahui alasan merasakan hal tersebut serta pengaruh perilakunya terhadap orang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengukur ada atau tidaknya dampak yang ditimbulkan dari penerapan metode role playing terhadap tingkat self-awareness anak usia 4-5 tahun di TK Kristen Kerten. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pre experiment dengan tipe desain one group pre-test post-test design. Subjek penelitian sebanyak 15 anak usia 4-5 tahun. Analisis data dengan menggunakan uji prasyarat analisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self-awareness berkembang dalam kategori rata-rata anak sudah berkembang sesuai harapan ditunjukkan dengan kemampuan anak mampu mengungkapkan emosi diikuti ekspresi tindakan yang sesuai, anak memiliki pengendalian perasaan yang baik, anak mampu menyatakan pendapatnya, anak memiliki sikap gigih dan tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan pekerjaannya secara mandiri, memahami dan menaati peraturan permainan, anak mampu menunjukkan rasa percaya diri dengan berani tampil di depan kelas, anak memiliki sikap mau berbagi dan menolong teman serta dapat bekerja sama dalam tugas kelompok. Sehingga tingkat self-awareness anak dikatakan meningkat.
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HIGHER ORDER THINKING SKILLS ANAK USIA DINI Fauziah, Lisa; Hafidah, Ruli; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 3, No 3 (2021): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v3i3.101472

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan aspek yang sangaat penting dalam kehidupan. Penelitian eksperimen ini bertujuan unuk menguji efektivitas pembelajaran Problem Based Learning terhadap Higher Order Thinking Skills anak usia 5-6 tahun. Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi yang perlu dimiliki anak dalam menanalisis, mengevaluasi, dan menciptakan yang sangat berguna bagi anak. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 90 anak usia 5-6 tahun di gugus II kecamatan Sawit. Sampel penelitian berjumlah 40 anak di TK Pertiwi Tegal Rejo dan TK Aisiyah Kemasan degan teknik pengambilan sampel purpossive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengukur HOTS anak. Uji normalitas dan homoenitas menggunakan Shapiro Wilk dan levene test for equality of variance. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik parametrik dinyatakan data memenuhi taraf singnifikansi > 0,05 pada uji normalitas dan homogenitas. Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efektivitas Problem Based Learning terhadap Higher Order Thinking Skills anak usia 5-6 tahun yang dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (ρ<0,05).
MENINGKATKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK USIA 5-6 TAHUN MENGGUNAKAN TEKNIK TOKEN EKONOMI Ardi Astuti, Pradita Shinta; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.110420

Abstract

Sikap tanggung jawab merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun melalui penerapan teknik token ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Dave Ebbutt yang dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan enam indikator sikap tanggung jawab anak. Teknik analisis data menggunakan metode Miles & Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan dari 57% pada pratindakan, menjadi 63,56% pada siklus 1, 60,98% pada siklus 2, dan mencapai 98,25% pada siklus 3, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan sebesar 80%. Hal ini membuktikan bahwa teknik token ekonomi efektif dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun. 
KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA DINI DI KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN Larasati, Febriasti; Hafidah, Ruli; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102290

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada anak usia dini di kecamatan Polanharjo kabupaten Klaten. Penelitian ini berangkat dari kegiatan wawancara kepada ketua TK dan beberapa guru di kecamatan Polanharjo kabupaten Klaten yang menunjukan terdapat persoalan pembelajaran pengenalan matematika, terutama pada tahap awal pengenalan berhitung. Penelitian ini dirancang untuk menilai kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun. di kecamatan polanharjo kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan survei anak usia 5-6 tahun yang dilaksanakan pada bulan Januari 2022 dengan menggunakan sampel sebanyak 80 anak. Teknik pengambilan data melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil survey menunjukkan bahwa tingkat pencapaian berhitung permulaan anak usia 5 – 6 tahun di TK sekecamatan Polanharjo kabupaten Klaten yaitu 90% anak sudah mampu dalam berhitung permulaan dan 10% belum mampu dalam berhitung permulaan.
EFEKTIVITAS INCIDENTAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI Khasanah, Farida Nur; Rahmawati, Anayanti; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102366

Abstract

Bahasa merupakan aspek perkembangan yang penting dalam masa tumbuh dan kembang anak usai 5-6 tahun, bahasa mencerminkan kemampuan anak dalam berkomunikasi. Kosakata merupakan salah satu aspek perkembangan dalam peningkatan bahasa anak. Kosakata dapat membantu anak untuk berkomunikasi, berinterkasi serta menyurahkan ide dan gagasanya dengan orang lain. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran incidental learning dalam meningkatkan kosakata anak usia 5-6 tahun, penelitian dilaksanakan di TK A Laweyan Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif experiment one group pretest and one group posttes. Populasi terdiri dari 23 anak usia 5-6 tahun dan sampel berjumlah 23 anak. Metode pembelajaran incidental learning merupak metode pembelajaran bahasa yang menggunakan interaksi dalam proses pembelajarannya serta metode yang konsep pelaksanaanyan berupa kegiatan pembelajaran yang menyenakan dan ringan sehingga tidak akan membebankan peserta didik dalam proses pembelajaranya. Konsep pembelajaran incidental learning dan konsep pembelajaran anak usia dini sama sehingga metode pembelajaran tersebut dapat diterapkan pada lingkungan sekolah anak usia dini. Hasil penelitian menunjukan terdapat perubahan yang signifikan terhadap kemapuan kosakata bahasa inggris anak setelah diberikan treatment atau perlakuan berupa pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode incidental learning.
MENINGKATKAN MEMBACA PERMULAAN ANAK 5-6 TAHUN MELALUI BERMAIN KARTU HARTA KARUN Kristanto, Karin Anshella Putri; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 2 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i2.108969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun melalui bermain kartu harta karun. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model penelitian Kemmis dan Mc Taggart, yang mencakup perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Subjek penelitian yakni anak usia 5-6 tahun TK Putra VI Surakarta dengan jumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data melalui tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Secara klasikal ketuntasan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun sebersar 51% pada pra siklus, meningkat menjadi 73% pada siklus I, dan menjadi 82% pada siklus II. Indikator mengidentifikasi huruf vokal dari 36% menjadi 60% pada siklus I, pada siklus II meningkat menjadi 81%. Indikator mengidentifikasi huruf konsonan dari 63% meningkat menjadi 77% pada siklus I, dan meningkat menjadi 86% pada siklus II. Indikator membaca kata dari 42% menjadi 69% pada siklus I, kemudian meningkat 82% pada siklus II. Indikator membaca buku cerita bergambar dari 37% menjadi 73% pada siklus I, dan meningkat pada siklus II menjadi 87%. Kesimpulan dari penelitian permainan kartu harta karun dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun.
PENERAPAN LIVING VALUES EDUCATIONAL PROGRAM (LVEP) UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK Saktiyani, Fitri Nur; Hafidah, Ruli; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 2, No 3 (2020): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v2i3.101467

Abstract

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab merupakan sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan (alam, sosial, dan budaya), negara, dan Tuhan YME. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun TK AISYIYAH 41 Tegalharjo. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas tiga pertemuan. Subjek dalam penelitian anak usia 4-5 tahun jumlah 14 anak yang terdiri 8 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik uji validitas kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Living Values Educational Program (LVEP) dapat meningkatkan tanggung jawab anak dalam proses pembelajaran. Hasil peningkatan tanggung jawab pada siklus I diperoleh ketuntasan yang baik kemudian mengalami peningkatan pada siklus II yang tinggi dalam indikator mengerjakan tugas sampai tuntas, mampu meminta maaf ketika bersalah, dan menaati aturan kelas. Uraian tersebut disimpulkan bahwa penggunaan Living Values Educational Program (LVEP) dapat meningkatkan tanggung jawab anak usia 5-6 tahun TK AISYIYAH 41 Tegalharjo.
MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN SENI RUPA 2 DIMENSI Khatimah, Husnul; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.108299

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan gerakan yang melibatkan bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot kecil. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui aktivitas seni rupa dua dimensi. Indikator yang diamati meliputi gerakan manipulatif, koordinasi mata dan tangan, serta kelenturan pergelangan tangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan subjek sebanyak 22 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sementara analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak di setiap siklus. Pada tahap pratindakan, ketuntasan gerakan manipulatif sebesar 11%, koordinasi mata dan tangan 13%, dan kelenturan pergelangan tangan 9%. Pada siklus I, ketuntasan mencapai 27% (6 anak), siklus II meningkat menjadi 68% (15 anak), dan siklus III mencapai 90% (20 anak) pada setiap indikator. Dengan demikian, kegiatan seni rupa dua dimensi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun
Co-Authors Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas, Adriani Rahma Adzani, Hafidzah Nur Agustiningrum, Indah Auliya Alhamid, Alwia Anayanti Rahmawati Ardi Astuti, Pradita Shinta Astuti, Ninik Ari Atun, Dwi Ani Ayuningtiyas, Dita Mayang Azizah, Sonia Bingar Diky Linggarjati, Bingar Diky Cantika, Ariel Karunia Christina, Abia Amillia Dian Rahayu Elisnawati, Mainita Farida Farida Fauziah, Lisa Fitrianingtyas, Anjar Gerda, Misselina Madya Hayati, Arsyil Sephia Husnul Khatimah Jairomarta, Dinda Maria Jannah, Nurul Miftakhul Juniarti, Naning Khasanah, Farida Nur Khodijah, Berliana Siti Kristanto, Karin Anshella Putri Larasati, Fadhillah Chonifat Larasati, Febriasti Maharani, Inka Wulan Muh. Waskito Ardhi, Muh. Waskito Muhammad Munif Syamsuddin Muhammad Munif Syamsudin, Muhammad Munif Nasrul Rofiah Hidayati, Nasrul Rofiah Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Novitasari, Jeniffer Sukma Nugroho, Wilda Agung Nurdiansyah, Irfan Nurhikmawati, Agita Risma Panggung Sutapa Prameswari, Yuanita Pratiwi, Ruli Wahyu Primiani, Cicilia Pujiati Pujiati Purwoko, Zidan Fadhiil Puspitasari, Novianti Putri, Audrey Regina Pratama Rahma, Hafizah Alfinda Rahmawati, Niken Ratnasari, Devi Ristama, Enggi Ria Rizka Rahmawati, Rizka Ruli Hafidah Saktiyani, Fitri Nur Sari, Pungky Puspita Septiani, Putri Jita Septiani, Reni D. Sholeha, Vera Siti Wahyuningsih Solihah, Eno Erika Sri Utami Sutantri, Siti Syamsudin, Muh. Munif Umi Nur Khasanah, Umi Nur Untayana, Virdania Amelinda Upik Elok Endang Rasmani Wachidatul Linda Yuhanna Warananingtyas Palupi Yuliana Yuliana Zuhro, Nurul Shofiatin