Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ALQALAM

SISTEM ISNĀD HADĪTS DAN AWAL MULA PENGGUNAANNYA DALAM TRADISI PERIWAYATAN PUISI ARAB JAHILIYAH Ahmad, Lalu Turjiman
ALQALAM Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.905 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v28i1.536

Abstract

It is ordinary that riwāyah (oral transmission) has been the main media in transmitting knowledge. Indeed, for the Arabs, the transmission system was used not only in transmitting hadits, but also in transmitting the history. In terms of the transmission of traditions, the transmitters were very strict in applying the rules of transmission. Hence, such an isnād system has a very important value in the history. Muslims in the past gave much attention to such an isnād system.The transmissions of poetry had been emerged before the transmissions did. Every poetry has the transmitters. They keep and guarantee the continuity of the poetry transmission. The relation between the poetry transmitters and their poetries is not different from that of the transmitters of hadits and their hadits. Key words: hadits, isnād, Jahiliyah poetry, oral transmission.
THE COLLATION OF MANUSCRIPTS OF THE QASHIDAH "BANAT SU'AD" OF KA'B BIN UHAIR Lalu Turjiman Ahmad
Al Qalam Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.593 KB)

Abstract

Kontroversi seputar metode periwayatan berbagai materi sejarah dan keilmuan yang berasal dari masa Jahiliyah hingga awal-awal Islam terus berlanjut dan telah menjadi titik tolak perdebatan tentang otentisitasnya. Banyaknya ketidakcocokan antar berbagai varian dari teks yang sama mengarahkan sejumlah ilmuan untuk beranggapan bahwa transmisi mayoritas teks dilakukan secara lisan; dan fakta tentangada ya pemalsuan teks menyebabkan materi-materi tersebut, sebagian atau keseluruhan, dianggap tidak historis.Tiga manuskrip yang diteliti di sini, berasal dari abad ke 17 dan ke 18 M yang masing-masing berisikan qashidah Banat Su'ad karya penyair Mukhadhram (antara Jahiliyah dan Islam) Ka'b bin Zuhair, menunjukkan bahwa proses pengkopian teks dari sumber tertulis ternyata tidak selalu aman dari munculnya penyimpangan teks. Dengan membandingkan ketiga manuskrip tersebut, tampak jelas adanya perbedaan antara yang satu dengan yang lainnya, baik pada tingkat cara penulisan dan perubahan kata. Bahkan terjadi juga perbedaan letak dan penambahan atau pengurangan baris/bait puisi. Bahwa dua yang terakhir ini terjadi juga pada sumber-sumber di masa awal, maka diduga kuat berasal, dan sebagai akibat dari, periwayatan secara lisan.Namun demikian, meskipun patut diakui bahwa periwayatan secara lisan tidak memiliki tingkat akurasi yang sama dengan periwayatan secara tertulis, tetapi tidak berarti bahwa perbedaan pada teks selalu dapat menjadi acuan bagi klaim terhadap otentisitasnya.Kata Kunci: qashidah, transmisi text, Ka'b bin Zuhair, Banat Su'ad