Claim Missing Document
Check
Articles

ESTETIKA VISUAL, SIMBOLISME, DAN FUNGSI SOSIAL KOSTUM TARI TOPENG SETYOTOMO GLAGAHDOWO TUMPANG Prabowo, Dwi Puji; Sunarmi, Sunarmi
CITRAKARA Vol. 7 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kostum Tari Topeng Setyotomo di Gelagahdowo–Tumpang, Malang, dengan fokus pada analisis estetika visual, makna simbolik, dan fungsi sosial budaya. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan kerangka teori estetika Nusantara, antropologi interpretatif Clifford Geertz, dan fungsionalisme Bronislaw Malinowski. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi visual, serta wawancara mendalam dengan pelaku seni, khususnya Pak Budi Utomo dan Bowo sebagai pembuat serta penafsir makna kostum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kostum Setyotomo tidak hanya menjadi perangkat pertunjukan visual, tetapi merupakan teks budaya yang sarat simbol dan berfungsi sebagai penanda identitas komunitas. Warna, motif, ornamen, dan struktur busana merepresentasikan filosofi kehidupan masyarakat Jawa Timur yang berorientasi pada alam, moralitas, dan hubungan sosial. Selain itu, kostum mengalami transformasi estetika seiring perkembangan zaman, namun tetap mempertahankan pakem tradisi sebagai bentuk kebudayaan yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kostum Topeng Setyotomo adalah medium estetika sekaligus perangkat sosial yang memastikan keberlangsungan seni topeng dalam konteks budaya Nusantara.
Analisis Kausalitas Banjir Berulang di Kabupaten Grobogan: Pendekatan Kecerdasan Buatan yang dapat diinterpretasi untuk Mitigasi Berbasis Bukti Kuswardono, Danang; Tanuji, Hadi; Prabowo, Dwi Puji; Rohmani, Asih
JOINS (Journal of Information System) Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/joins.v10i2.14346

Abstract

Banjir berulang di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menimbulkan kerugian signifikan dan mengancam keberlanjutan wilayah. Pendekatan konvensional seringkali terbatas dalam mengidentifikasi pola kompleks dan hubungan kausalitas antar faktor pemicu banjir. Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja analisis kausalitas banjir menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) yang dapat diinterpretasi (Explainable AI/XAI) untuk mengungkap faktor-faktor dominan (hidrologis, geografis, geologis, dan antropogenik) yang berkontribusi terhadap fenomena ini. Dengan memanfaatkan data spasial-temporal yang komprehensif dan metode AI seperti SHAP dan Grad-CAM, penelitian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi masing-masing faktor pemicu, memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme banjir. Hasil yang diharapkan akan mendukung perumusan strategi mitigasi yang lebih tepat sasaran dan berbasis bukti, beralih dari respons reaktif menjadi pendekatan proaktif dalam pengelolaan risiko bencana di Kabupaten Grobogan. Hasil yang diharapkan menunjukkan bahwa metode XAI mampu menampilkan kontribusi relatif setiap faktor pemicu banjir, sehingga interpretasi model menjadi lebih transparan dibandingkan pendekatan tradisional. Kerangka kerja ini diproyeksikan dapat meningkatkan akurasi analisis sekaligus mempercepat proses identifikasi wilayah prioritas untuk mitigasi
Implementasi AI untuk Otomatisasi dan Desain Cerdas dalam Media Presentasi Pendidikan di SMKN 10 Semarang Prabowo, Dwi Puji; Sulistiyawati, Puri; Ulumuddin, Dimas Irawan Ihya; Muqoddas, Ali; Soeleman, Arief
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5437mr02

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan vokasi menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi, kualitas visual, dan kesiapan lulusan menghadapi industri kreatif berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 10 Semarang dengan tujuan membekali siswa kompetensi implementatif AI dalam otomatisasi pembuatan media presentasi yang cerdas, menarik, dan profesional. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan literasi AI, rendahnya keterampilan desain grafis visual, serta inefisiensi waktu dalam penyusunan materi presentasi yang masih dilakukan secara manual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui hands-on workshop yang mencakup pengenalan konsep Generative AI, praktik prompt engineering, serta pendampingan intensif pemanfaatan fitur otomatisasi desain berbasis AI pada platform Canva. Kegiatan yang dilaksanakan pada 3 September 2025 ini diikuti oleh 32 siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, ditandai dengan 87,5% peserta mencapai kategori baik pada post-test. Secara kualitatif, siswa mampu menghasilkan presentasi tematik seperti profil startup digital dan proposal aplikasi dengan struktur narasi yang runtut, konsistensi visual, serta kualitas estetis yang mendekati standar industri. Dampak jangka panjang kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesiapan siswa dalam menghadapi kebutuhan industri kreatif dan teknologi informasi. Keberlanjutan program diarahkan melalui integrasi materi AI ke pembelajaran produktif serta pemanfaatan AI sebagai alat bantu pengembangan portofolio siswa. Implementation of AI For Automation and Smart Design in Educational Presentation Media at SMKN 10 Semarang Abstract The integration of artificial intelligence (AI) in vocational education is a necessary strategy to improve efficiency, visual quality, and graduate readiness to face the technology-based creative industry. This community service activity was carried out at SMKN 10 Semarang with the aim of equipping students with AI implementation competencies in the automation of creating intelligent, attractive, and professional presentation media. The main problems of partners include limited AI literacy, low visual graphic design skills, and time inefficiency in preparing presentation materials which are still done manually. The implementation method used a participatory approach through a hands-on workshop that included an introduction to the concept of Generative AI, practice of prompt engineering, and assistance in intensifying the use of AI-based design automation features on the Canva platform. The activity, which was held on September 3, 2025, was attended by 32 students majoring in Software Engineering. The training results showed a significant increase in competency, marked by 87.5% of participants achieving a good category in the post-test. Qualitatively, students were able to produce thematic presentations such as digital startup profiles and application proposals with a coherent narrative structure, visual consistency, and aesthetic quality approaching industry standards. The long-term impact of this activity contributes to improving student preparedness for the needs of the creative and information technology industries. The sustainability program is guided by the integration of AI materials into productive learning and the use of AI as a tool to develop student portfolios.