Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : GIZI INDONESIA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PEMBERIAN ASI DI WILAYAH PERKOTAAN, KELURAHAN PASEBAN, JAKARTA Wijayanti, Hartanti Sandi
GIZI INDONESIA Vol 38, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.602 KB)

Abstract

Pemberian ASI pada masa dua tahun pertama penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Akan tetapi, praktik pemberian ASI seringkali belum dilakukan secara optimal. Faktor yang mempengaruhi praktik pemberian ASI mungkin dipengaruhi kondisi wilayahnya, termasuk di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi praktik pemberian ASI di wilayah perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (kuantitatif dan kualitatif) melalui wawancara kuesioner (178 orang) dan wawancara mendalam (11 orang) kepada ibu dari anak berusia 6-23 bulan. Praktik pemberian ASI eksklusif dan ASI lanjutan dilakukan oleh 2,2 persen dan 61,8 persen ibu. Persepsi bahwa ASI tidak cukup menjadi alasan utama ibu untuk memberikan makanan/minuman lain sebelum bayi berusia enam bulan. Sementara itu, pemberian ASI lanjutan dipraktikkan lebih baik pada ibu yang menjadi ibu rumah tangga dan mempunyai lebih banyak alokasi waktu untuk merawat anak. Pengalaman ibu ketika memberikan ASI pada anak sebelumnya, pengaruh/dukungan tenaga kesehatan, orangtua, suami, dan tempat kerja mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi praktik ibu dalam memberikan ASI adalah persepsi dan pekerjaan ibu, waktu ibu untuk merawat anak, pengalaman sebelumnya, serta pengaruh/dukungan dari sekitarnya. Promosi ASI kepada ibu, orang terdekat ibu, tempat kerja dan tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan praktik pemberian ASI dan dukungan untuk ibu menyusui. ABSTRACT FACTORS AFFECTING THE BREASTFEEDING PRACTICES IN URBAN AREAS, PASEBAN VILLAGES , JAKARTA Breastfeeding practice is important to optimize child’s growth and development, but it has not been optimally practiced yet. Factors affecting breastfeeding practice may be influenced by area condition. This study aimed to explore factors affecting breastfeeding practice in urban area. Mixed method was applied using questionnaire (178 persons) and in-depth interview (11 persons) to mothers of children aged 6-23 months. Exclusive and continued breastfeeding were practiced among 2.2 percent and 61.8 percent mothers. Perception that breastmilk was not enough for babies had become the mothers’ main reason to not practice exclusive breastfeeding. Continued breastfeeding was practiced better among housewives and those who had more time allocation to take care the child. Mothers’ previous experience, supports from health workers, parents, husbands and work places influenced mothers’ breastfeeding practice. It is concluded that breastfeeding practice was influenced by mothers’ perception, experience, occupation, time allocation to take care the child and supports from their surroundings. Breastfeeding promotion to mothers, their closest person, workplaces, and health workers are needed to improve mothers’ breastfeeding practice and supports for them. Keywords: exclusive breastfeeding, continued breastfeeding, urban
KUALITAS DIET, STATUS GIZI DAN STATUS ANEMIA WANITA PRAKONSEPSI ANTARA DESA DAN KOTA Fariski, Cindy; Dieny, Fillah Fithra; Wijayanti, Hartanti Sandi
GIZI INDONESIA Vol 43, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.097 KB) | DOI: 10.36457/gizindo.v43i1.401

Abstract

The health status during the preconception period was important to prepare pregnancy. Living patterns that can affect diet quality and nutritional status. This study aimed to analyze the differences in diet quality, nutritional status, and anemia between preconception women in rural and urban areas. This study was conducted using a cross-sectional design that consisted of 68 brides aged 16-35 years selected by consecutive sampling. Diet quality was obtained by diet quality index international (DQI-I) form. Nutritional status based on body mass index (BMI) and mid-upper arm circumference (MUAC). Hemoglobin levels were measured by the cyanmethemoglobin method. Data were analyzed by Independent T-test and Mann Whitney. Subjects in rural and urban areas had low diet quality. The score of variation in the type of protein intake, total fat, and saturated fat was higher in rural areas than urban areas (p=0,001; p=0,013; p=0,002). The mean BMI and MUAC were higher in urban subjects than rural subjects but the hemoglobin levels of rural subjects were higher than urban subjects. The subjects of anemia in urban was 23,5 percent were higher than rural was 14,7 percent but the risk of chronic energy deficiency in rural was 55,9% were higher than urban was 11,8 percent. There were no differences in diet quality and hemoglobin levels between preconception women in rural and urban areas (p=0,990; p=0,116). There were a differences in BMI and MUAC (p=0,026; p=<0,001). There were differences in nutritional status based on BMI and MUAC in both areas. There were no differences in diet quality and hemoglobin levels in rural and urban areas
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PEMBERIAN ASI DI WILAYAH PERKOTAAN, KELURAHAN PASEBAN, JAKARTA Hartanti Sandi Wijayanti
GIZI INDONESIA Vol 38, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v38i1.165

Abstract

Pemberian ASI pada masa dua tahun pertama penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Akan tetapi, praktik pemberian ASI seringkali belum dilakukan secara optimal. Faktor yang mempengaruhi praktik pemberian ASI mungkin dipengaruhi kondisi wilayahnya, termasuk di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi praktik pemberian ASI di wilayah perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (kuantitatif dan kualitatif) melalui wawancara kuesioner (178 orang) dan wawancara mendalam (11 orang) kepada ibu dari anak berusia 6-23 bulan. Praktik pemberian ASI eksklusif dan ASI lanjutan dilakukan oleh 2,2 persen dan 61,8 persen ibu. Persepsi bahwa ASI tidak cukup menjadi alasan utama ibu untuk memberikan makanan/minuman lain sebelum bayi berusia enam bulan. Sementara itu, pemberian ASI lanjutan dipraktikkan lebih baik pada ibu yang menjadi ibu rumah tangga dan mempunyai lebih banyak alokasi waktu untuk merawat anak. Pengalaman ibu ketika memberikan ASI pada anak sebelumnya, pengaruh/dukungan tenaga kesehatan, orangtua, suami, dan tempat kerja mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi praktik ibu dalam memberikan ASI adalah persepsi dan pekerjaan ibu, waktu ibu untuk merawat anak, pengalaman sebelumnya, serta pengaruh/dukungan dari sekitarnya. Promosi ASI kepada ibu, orang terdekat ibu, tempat kerja dan tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan praktik pemberian ASI dan dukungan untuk ibu menyusui. ABSTRACT FACTORS AFFECTING THE BREASTFEEDING PRACTICES IN URBAN AREAS, PASEBAN VILLAGES , JAKARTA Breastfeeding practice is important to optimize child’s growth and development, but it has not been optimally practiced yet. Factors affecting breastfeeding practice may be influenced by area condition. This study aimed to explore factors affecting breastfeeding practice in urban area. Mixed method was applied using questionnaire (178 persons) and in-depth interview (11 persons) to mothers of children aged 6-23 months. Exclusive and continued breastfeeding were practiced among 2.2 percent and 61.8 percent mothers. Perception that breastmilk was not enough for babies had become the mothers’ main reason to not practice exclusive breastfeeding. Continued breastfeeding was practiced better among housewives and those who had more time allocation to take care the child. Mothers’ previous experience, supports from health workers, parents, husbands and work places influenced mothers’ breastfeeding practice. It is concluded that breastfeeding practice was influenced by mothers’ perception, experience, occupation, time allocation to take care the child and supports from their surroundings. Breastfeeding promotion to mothers, their closest person, workplaces, and health workers are needed to improve mothers’ breastfeeding practice and supports for them. Keywords: exclusive breastfeeding, continued breastfeeding, urban
Co-Authors 'Aisy, Amalia Rihadatul Adriyan Pramono ahmad syauqi, ahmad Ahmad Syauqy Ahsin, Almuthya Aila, Safrina Luthfia Alfauzia Syafni, Alfauzia Alfianti, Esya Aqilla Amelia, Annisa Eka Ani Margawati Anjani, Gemala Annisa Wijayanti Arima, Lia Andriani Titik Aryu Candra Aulia, Nurhanna Putri Avisha, Rosita Nur Ayu Rahadiyanti Ayu, Azzahra Mutiara Ayumar, Duena Firsta Sridiasti Binar Panunggal Camelia, Rusda Chatarina Umbul Wahyuni Christanto, Monica Lemuela Daniartama, Bela Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Deny Yudy Fitranti Dewi Marfu'ah Kurniawati Dewi Marfu’ah Kurniawati Diana Nur Afifah, Diana Nur Dwi Ratna Sari Elserinawati Sinambela Endrinikapoulos, Ariana Enny Probosari Etika Ratna Noer Etika Ratna Noer Etisa Adi Murbawani Faizah, Nur Azkiyati Fariski, Cindy Fauzia, Ria Fauziyah, Syifa Nala Fillah Fithra Dieny Fillah Fitra Dieny Fitriyono Ayustaningwarno Ginting, Ignasia Agatha Br Hardianti, Rahma Hastuti, Vivilia Niken Henny, Via Anugrah Hertanto Wahyu Subagio Hindarta, Nadhea Alriessyanne Hisanah, Raniah Ina Susanti Indriyanti, Risa Jauharany, Firdananda Fikri Kadita, Febiandra Khikmaturrohman, Sya’bani Isnaen Khusana Aniq Kurniawati, Dewi Marfu’ah Lestari, Rahma Wati Dwi Lili Nor Indah Sari Lilis Endang Wijayanti, Lilis Endang Linda Apriliani, Linda Maretha, Febrina Yollanda Marsa, Firdaus Shadiqa MARTHA ARDIARIA Mohammad Sulchan Mursid Tri Susilo Nafsih, Vifin Zakiahtin Ninik Rustanti Nissa, Choirun Nugraheni, Dini Nur Aini, Fadhilah Nur Indah Kurniawati Nurhidayati, Lisa Rosyida Nurmasari Widyastuti Nuryanto Nuryanto Pratiwi, Syafira Noor Puspitadewi, Irene Nucifera Qoniatu Zulfa Rachma Purwanti Rachmayanti, Annisa Alifaradila Rahma Wati Dwi Lestari Rahmadani, Prita Ady Ramadhan, Nauval Rifqy Ramadhan, Rahmawati Rani Ridowahyu Saphira Ranitadewi, Ika Nindyas Ratih Paramastuti Rimahardika, Rosita Rizqiawan, Angga Rosmalinda, Yusie Sari, Mega Lucyta Siti majidah Syahadah, Muti'ah Mustaqimatusy Syaher, Miladita Ilmanda Syahidah, Zulfah Asy Titien Indah Saputri, Titien Indah Tsani, A Fahmy Arif Tzani, Niza Iana Utami, Citra Tristi Velicia, Velicia Wendiranti, Catra Ibriza Yumni, Dienny Zata