Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kontribusi Adversity Quotient dan Motivasi Belajar Matematika Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Smk Negeri Se-Kabupaten Buleleng Dewa Putu Teguh Tresnahadi; Sugilar Sugilar; Mery Noviyanti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v1i10.464

Abstract

Pendahuluan: Prestasi belajar merupakan salah satu masalah dalam dunia pendidikan. Prestasi belajar matematika siswa dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah adversity quotient dan motivasi belajar matematika. Adversity Quotient merupakan kecerdasan yang dimiliki seseorang untuk mampu bertahan dan berjuang menghadapi segala rintangan dan tantangan yang diberikan kepadanya. Motivasi belajar matematika merupakan keinginan atau dorongan untuk belajar matematika. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian akan dilakukan dengan desain analisis jalur deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri di Kabupaten Buleleng kelas X, XI, dan XII tahun pelajaran 2021/2022. Hasil: Data penelitian ini adalah: (1) data Adversity Quotient dikumpulkan dengan menggunakan angket Adversity Quotient, (2) data motivasi belajar matematika dikumpulkan dengan angket motivasi belajar matematika, dan (3) data prestasi belajar matematika dikumpulkan dengan nilai ulangan semester. Kesimpulan: Hasil penelitian ini adalah (1) Adversity Quotient memberikan kontribusi langsung dan signifikan terhadap motivasi belajar matematika sebesar 37,94%, (2) Adversity Quotient memberikan kontribusi langsung dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika sebesar 48,30% dan secara tidak langsung melalui motivasi belajar matematika sebesar 16,83%, (3) motivasi belajar matematika memberikan kontribusi secara langsung dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika sebesar 44,35%, (4) Adversity Quotient dan motivasi belajar matematika memberikan kontribusi secara simultan dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika sebesar 57,40 %.
Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar Lia Masliah; Sri Dewi Nirmala; Sugilar Sugilar
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4106

Abstract

Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik SD diharapkan mengalami perubahan melalui AKM. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbedaan dan keefektifan pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen. Hasil analisis menunjukan bahwa efektivitas Problem Based Learning besar rata-rata nilai 82,68 terhadap literasi peserta dan sebesar 81,00 nilai rata-rata terhadap numerisasi peserta didik. Data nilai N-Gain kelas eksperiment lebih besar dari kelas kontrol. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SD. Implikasi dari penelitian ini adalah guru harus mampu menyesuiakan model pembelajaran dengan kondisi anak, lingkungan atau berdasarkan tujuan indikator pembelajaran. Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar
Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar Lia Masliah; Sri Dewi Nirmala; Sugilar Sugilar
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4106

Abstract

Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik SD diharapkan mengalami perubahan melalui AKM. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbedaan dan keefektifan pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen. Hasil analisis menunjukan bahwa efektivitas Problem Based Learning besar rata-rata nilai 82,68 terhadap literasi peserta dan sebesar 81,00 nilai rata-rata terhadap numerisasi peserta didik. Data nilai N-Gain kelas eksperiment lebih besar dari kelas kontrol. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SD. Implikasi dari penelitian ini adalah guru harus mampu menyesuiakan model pembelajaran dengan kondisi anak, lingkungan atau berdasarkan tujuan indikator pembelajaran. Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar
Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar Masliah, Lia; Nirmala, Sri Dewi; Sugilar, Sugilar
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4106

Abstract

Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik SD diharapkan mengalami perubahan melalui AKM. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbedaan dan keefektifan pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen. Hasil analisis menunjukan bahwa efektivitas Problem Based Learning besar rata-rata nilai 82,68 terhadap literasi peserta dan sebesar 81,00 nilai rata-rata terhadap numerisasi peserta didik. Data nilai N-Gain kelas eksperiment lebih besar dari kelas kontrol. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SD. Implikasi dari penelitian ini adalah guru harus mampu menyesuiakan model pembelajaran dengan kondisi anak, lingkungan atau berdasarkan tujuan indikator pembelajaran. Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar
Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar Masliah, Lia; Nirmala, Sri Dewi; Sugilar, Sugilar
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4106

Abstract

Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik SD diharapkan mengalami perubahan melalui AKM. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbedaan dan keefektifan pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen. Hasil analisis menunjukan bahwa efektivitas Problem Based Learning besar rata-rata nilai 82,68 terhadap literasi peserta dan sebesar 81,00 nilai rata-rata terhadap numerisasi peserta didik. Data nilai N-Gain kelas eksperiment lebih besar dari kelas kontrol. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SD. Implikasi dari penelitian ini adalah guru harus mampu menyesuiakan model pembelajaran dengan kondisi anak, lingkungan atau berdasarkan tujuan indikator pembelajaran. Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) terhadap Kemampuan Literasi dan Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar
THE INFLUENCE OF TEACHER PERFORMANCE ACHIEVEMENTS, TEACHING FACILITIES, SCHOOL PRINCIPAL SUPERVISION ON THE QUALITY OF GRADUATES AND ACCREDITATION Suherning, Dina; Sugilar, Sugilar; Kurniatun, Taufani C.
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 21, No 2 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v21i2.74093

Abstract

This research aims to describe the achievement of teacher performance, teaching facilities, and school principal supervision that can influence the quality of graduates and school accreditation. The research method used in this study is the inferential statistical analysis method using a quantitative approach, examined using the causal relationship method and the data is analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) using the Smart PLS application to obtain significant interrelated results. The results of this study indicate that the variables of Teacher Performance Achievement and Teaching Facilities have a significant effect on Graduate Quality, while School Principal Supervision does not have a significant effect on Graduate Quality. Teacher Performance Achievement, Teaching Facilities, and School Principal Supervision do not have a significant effect on School Accreditation, while Graduate Quality has a significant effect on School Accreditation. Teacher Performance Achievement, Teaching Facilities, and School Principal Supervision simultaneously do not have a significant effect on Graduate Quality, and Teacher Performance Achievement, Teaching Facilities, School Principal Supervision, and Graduate Quality simultaneously do not have a significant effect on School Accreditation. This research is expected to have an impact on the development of teacher performance carried out consistently as well as the maintenance of teaching facilities in the school environment.
PENGARUH METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ISLAM DI CIKARANG PUSAT BEKASI DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR Jafar, Muhammad; Marjo, Happy Karlina; Sugilar, Sugilar
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i1.11157

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar matematika, 2) pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika, 3) pengaruh interaksi antara metode resitasi dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika. Populasi penelitian seluruh siswa kelas V SD Islam Tahun Ajaran 2018/2019 di Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi yang terakreditasi “A”. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.  Penelitian dilakukan di Kelas V SDIT Al-Kautsar, di mana Kelas VB sebagai kelas eksperimen dan Kelas VC sebagai kelas kontrol. Variabel bebas perlakuan adalah metode resitasi dan metode ekspositori. Kemandirian belajar sebagai variabel bebas moderator. Hasil belajar matematika sebagai variabel terikat. Instrumen penelitian terdiri dari lembar pengamatan metode resitasi dan metode ekspositori, kuesioner kemandirian belajar, dan tes hasil belajar matematika. Analisa data menggunakan uji-F dan uji-t dengan teknik ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) tidak ditemukan pengaruh yang signifikan metode resitasi terhadap hasil be-lajar matematika, 2) pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika sebesar 0,2% dengan persamaan regresi Y = 73 + 0,2X3, 3) tidak ditemukan pengaruh interaksi yang signifikan antara metode resitasi dan metode ekspositori dan keman-dirian belajar terhadap hasil belajar matematika. Kata kunci: resitasi, hasil belajar, kemandirian belajarAbstrac: This study aims to determine: 1) the effect of the recitation method on mathematics learning outcomes, 2) the influence of independent learning on mathematics learning outcomes, 3) the effect of the interaction between recitation methods and learning independence on mathematics learning outcomes. The research population was all fifth grade Islamic elementary school students for the 2018/2019 academic year in Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, which was accredited "A". Sampling using purposive sampling. The study was conducted in Class V SDIT Al-Kautsar, where Class VB was the experimental class and Class VC was the control class. The independent variables of treatment were the recitation method and the expository method. Learning independence as a moderator independent variable. Mathematics learning outcomes as the dependent variable. The research instrument consisted of an observation sheet for the recitation method and the expository method, a learning independence questionnaire, and a mathematics learning outcome test. Data analysis used F-test and t-test with ANOVA technique. Based on the results of the study, it can be concluded that 1) there was no significant effect of the recitation method on mathematics learning outcomes, 2) the influence of independent learning on mathematics learning outcomes was 0.2% with the regression equation Y = 73 + 0.2X3, 3) no effect was found. significant interaction between the recitation method and the expository method and independent learning on mathematics learning outcomes.Keywords: recitation, learning outcomes, independent learning
Eksperimentasi Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Pendekatan Berbasis Proyek terhadap Keterlibatan Belajar dan Kepuasan Belajar Erni, Erni; Sugilar, Sugilar; Susandi, Ardi Dwi
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 18, No 1 (2025): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 18 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v18i1.31280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan berbasis proyek terhadap keterlibatan dan kepuasan belajar siswa tingkat SMA. Pembelajaran berdiferensiasi menyesuaikan strategi pengajaran dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa, sedangkan pendekatan berbasis proyek mendorong keterlibatan aktif melalui tugas-tugas berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain matching-only posttest-only control group, yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan berbasis proyek dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Data dikumpulkan melalui angket keterlibatan dan kepuasan belajar serta dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kelas eksperimen memiliki keterlibatan dan kepuasan belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa dalam kelas kontrol. Rata-rata keterlibatan belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi (M=45,78) dibandingkan kelas kontrol (M=44,64), demikian pula dengan kepuasan belajar siswa (M=47,06 pada kelas eksperimen dan M=45,36 pada kelas kontrol). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan berbasis proyek memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan kepuasan belajar siswa, sehingga dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA
Analisis Tingkat Adopsi Artificial Intelligence di Universitas Terbuka dalam Kurva Inovasi Teknologi Kandaga, Thesa; Sugilar, Sugilar; Nurhayati, Suci; Osman, Zahir; Mohamad, Liana Binti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 10, No 4: APRIL 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v10i4.25767

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi tingkat adopsi Artificial Intelligence (AI) di kalangan dosen Universitas Terbuka (UT) menggunakan pendekatan mix method dengan analisis deskriptif. Populasi penelitian meliputi seluruh dosen UT, dengan 172 responden yang dipilih berdasarkan kesediaan berpartisipasi. Mengacu pada teori Diffusion of Innovations dari Rogers (2003), dosen dikelompokkan dalam kategori Innovators, Early Adopters, Early Majority, Late Majority, dan Laggards berdasarkan skor adoption rate. Hasil menunjukkan mayoritas dosen UT berada dalam kategori Early Majority (37%) dan Late Majority (32%), menunjukkan adopsi yang moderat terhadap AI. Sebagian kecil dosen masuk dalam kategori Innovators (1%) dan Early Adopters (15%), sementara 16% berada dalam kategori Laggards. Hambatan utama dalam adopsi AI meliputi keterbatasan pelatihan, kurangnya dukungan teknis, dan resistensi terhadap perubahan. Rekomendasi yang diusulkan mencakup strategi berbeda untuk setiap kategori pengguna, seperti pelatihan intensif untuk Late Majority dan dukungan fasilitas untuk Innovators. Implementasi AI yang lebih optimal diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, kualitas pengajaran, serta inovasi dalam penelitian di UT, sehingga UT dapat memenuhi tuntutan pendidikan tinggi di era digital.
Metaanalisis efektivitas pembelajaran berbantuan teknologi digital terhadap hasil belajar matematika Setiawan, Wahyu Heri; Sugilar, Sugilar; Kandaga, Thesa
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pyth.v14i1.7555

Abstract

Berbagai studi tentang pembelajaran berbantuan teknologi digital terhadap hasil belajar matematika peserta didik telah diterbitkan dalam publikasi ilmiah. Banyak dari studi ini memiliki hasil yang berbeda. Studi metaanalisis ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak keseluruhan dari penerapan pembelajaran berbantuan teknologi digital terhadap hasil belajar peserta didik dan untuk mengidentifikasi tingkat perbedaan yang ada di antara studi. Untuk memastikan studi yang relevan digunakan database Google Cendekia mencakup penelitian ini. Dengan memasukkan kata kunci yang telah ditentukan ke dalam database ini, ditemukan 3.460 artikel yang diterbitkan antara tahun 2015 sampai dengan 2024 yang diperiksa untuk tujuan penelitian. Terdapat 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan layak untuk analisis. Alat bantu analisis digunakan program Jeffreys's Amazing Statistics Program (JASP), dan indeks ukuran efek persamaan Hedges-g yang diperoleh didasarkan pada estimasi model efek acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek penerapan pembelajaran berbantuan teknologi digital terhadap hasil belajar matematika peserta didik adalah 1,474. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan teknologi digital sangat efektif di Indonesia karena memiliki dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Tiga variabel moderator digunakan untuk menilai tingkat variasi penelitian. Hasil menunjukkan bahwa dalam hal tahun penelitian, jenjang sekolah, dan jenis teknologi digital yang digunakan (p>0,05) menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap ukuran efek penggunaan pembelajaran berbantuan teknologi digital terhadap hasil belajar matematika peserta didik.