Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Masyarakat: Inisiasi Kawasan Perlindungan Perairan Umum Darat “Badher Bank” Untuk Mendukung Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan: Community Engagement in Initiating the “Badher Bank” Riverine Ecosystem Protection Area for Sustainable Fisheries Management Wahida Kartika Sari; Wirastika Adhihapsari; Almira Syawli; Lisa Nur Hidayah; Kristina Marsela; Vian Dedi Pratama
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.29410

Abstract

Kawasan Perairan Umum Darat (PUD) Badher Bank yang terletak di segmen hulu–tengah Sungai Brantas, Kabupaten Blitar, mengalami tekanan antropogenik berupa penangkapan ikan destruktif, degradasi habitat, dan pencemaran perairan yang berdampak pada penurunan kualitas ekosistem sungai dan populasi ikan lokal. Sejak tahun 2015, masyarakat Desa Jemblung membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Fajar Begawan dan melakukan berbagai upaya perlindungan ekosistem sungai, namun keterbatasan kapasitas teknis, media edukasi, dan pengelolaan wisata berbasis konservasi masih menjadi kendala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung inisiasi dan penguatan kawasan perlindungan melalui pendekatan konservasi berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan anggota Pokmaswas. Kegiatan meliputi penyediaan poster identifikasi ikan lokal berbasis QR code, peta kawasan konservasi, pelatihan teknik dasar pengambilan sampel ikan, serta pelatihan pemandu wisata sungai berbasis edukasi konservasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap keanekaragaman ikan, fungsi kawasan konservasi, kemampuan dasar monitoring ikan, serta meningkatnya kapasitas Pokmaswas dan pemuda desa sebagai pemandu wisata edukatif. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan 22 poster identifikasi ikan berbasis QR code, satu peta kawasan konservasi berskala 1:5.000, satu modul buku saku pemandu wisata, serta sertifikasi 12 orang pemandu wisata lokal (local guide) dari unsur Pokmaswas dan pemuda desa. Program ini memperkuat fondasi awal konservasi berbasis masyarakat di Badher Bank.
Analisys of User Satisfaction of Facilities Supporting Fishing Operations at Brondong Fishing Port, Lamongan Lisa Nur Hidayah; Fuad; Darmawan Ockto Sutjipto
BERKALA SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v14i1.60001

Abstract

The Brondong Fishing Port serves as a critical hub for capture fisheries activities in Lamongan, East Java. This study aims to evaluate the feasibility of port facilities and analyze user satisfaction with these facilities. A quantitative descriptive approach was applied, utilizing Likert-scale questionnaires distributed to 45 respondents, including fishermen, fish processing unit (UPI) managers, and port officers with at least five years of operational experience at the port. The results revealed a significant decrease in the number of unloading vessels from 10,744 in 2018 to 7,714 in 2022 which affected the utilization rate of port infrastructure. The facility assessment revealed that 90% of the 30 evaluated facilities were in good condition, while 3% were damaged and 7% were severely damaged. The average satisfaction scores for basic, functional, and supporting facilities were 4.0, 3.4, and 3.7, respectively, compared to expectation scores of 3.9, 3.5, and 3.6. A negative gap was identified in several functional facilities, including the old fish auction hall (TPI), the PPDI building, and the waste treatment system (IPAL), indicating underperformance. These findings emphasize the need for targeted improvements and regular maintenance to enhance service quality and sustain the port’s competitiveness.