Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

MOTIF LONTARA SEBAGAI INOVASI DESAIN CANTING CAP DALAM PEMBELAJARAN BATIK DI BALLA SARI MAKASSAR Hasnawati Hasnawati; Aulia Evawani Nurdin; Irfan Irfan
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v1i1.80746

Abstract

Rumah batik lontara Balla Sari Makassar merupakan sentra produksi batik lontara yang selama ini fokus pada pembuatan batik tulis dan belum mengembangkan produksi batik cap akibat keterbatasan peralatan, biaya, serta pengetahuan teknis yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan mengembangkan motif lontara sebagai inovasi desain canting cap untuk digunakan dalam pelatihan batik di Rumah Batik Lontara Balla Sari Makassar. Motif lontara dipilih karena memiliki kekayaan nilai estetis serta kandungan budaya yang kuat sebagai identitas masyarakat Bugis-Makassar. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian Research and development (R&D). Penelitian ini meliputi analisis kebutuhan, eksplorasi visual motif lontara, perancangan desain canting cap, pembuatan prototipe, dan uji coba penerapan dalam pelatihan batik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Batik Lontara Balla Sari membutuhkan inovasi canting cap untuk meningkatkan produktivitas dalam berkarya, motif lontara dapat diterapkan secara efektif pada desain canting cap, menghasilkan pola yang tegas, ritmis, dan stabil ketika diaplikasikan pada kain. Inovasi ini juga menambah pengetahuan dan keterampilan para perajin di Rumah Batik Lontara Balla Sari dalam proses pembelajaran serta memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai budaya lokal. Dengan demikian, inovasi desain canting cap berbasis motif lontara dapat menjadi media pelatihan batik yang kreatif, kontekstual, dan mendukung pelestarian budaya daerah Sulawesi Selatan.
Pelatihan Batik Tulis bagi Komunitas Peduli Makassar sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Hasnawati Hasnawati; Aulia Evawani Nurdin; Satriadi Satriadi; Nurachmy Sahnir; Hotimah Hotimah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 5, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v5i1.85103

Abstract

Kegiatan pelatihan batik tulis ini merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan kreatif berbasis seni dan budaya local khususnya bagi Komunitas Peduli Makassar. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan batik tulis bagi Komunitas Peduli Makassar sebagai bentuk peningkatan kreativitas dan keterampilan Masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan pembuatan batik tulis. Peserta pelatihan diberikan pemahaman mengenai pengenalan alat dan bahan, teknik dasar membatik, proses pencantingan, pewarnaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan serta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat batik tulis. Sebagai pemula dalam membuat batik tulis, peserta pelatihan mampu membuat desain sederhana, memindahkan desain di atas kain, mencanting, dan mewarnai, Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan kreativitas dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis kerajinan batik. Pelatihan batik tulis bagi Komunitas Peduli Makassar diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat secara berkelanjutan.
VISUALISASI KEARIFAN LOKAL MELALUI BATIK CAP MOTIF PAPPASENG Aulia Evawani Nurdin; Hasnawati Hasnawati
JURNAL IMAJINASI Vol 10, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v10i1.79813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan nilai-nilai kearifan lokal melalui perancangan dan pembuatan batik cap bermotif Pappaseng. Pappaseng sebagai petuah moral masyarakat Bugis dipadukan dengan motif budaya Toraja Pa’daun Paria serta simbol fauna berupa kelelawar, sehingga menghasilkan rancangan motif yang sarat makna filosofis. Penelitian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Proses kreatif meliputi eksplorasi nilai budaya, stilasi visual, pembuatan canting cap berbahan karton, serta penerapan teknik batik cap melalui tahapan pengecapan, pewarnaan remasol, fiksasi, pelorodan, hingga pengeringan. Hasil penelitian berupa lembaran kain batik cap dengan motif Pappaseng yang menunjukkan orisinalitas melalui integrasi nilai budaya Bugis-Makassar dan Toraja. Penelitian ini menunjukkan bahwa batik cap dapat menjadi media pelestarian budaya sekaligus inovasi desain tekstil yang mengangkat nilai moral, simbolisme budaya, serta narasi visual yang kaya akan filosofi lokal.