Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation Between Antioxidant and Cytotoxic Activity of Parijoto (Medinilla speciosa Blume) Fractions in 4T1 Cell Line Annisaa', Eva; Sasikirana, Widyandani; Ekawati, Nuraini; Dini, Intan Rahmania Eka
Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Indonesian Society for Cancer Chemoprevention

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/indonesianjcanchemoprev12iss1pp21-27

Abstract

Parijoto (Medinilla speciosa Blume) is one of Indonesian plant used for traditional medicine. Previous studies have demonstrated antimicrobial and cytotoxic effects of Parijoto on T47D cells. Therefore, we intended to know the antioxidant and cytotoxic activity of these fractions in 4T1 cell line (a Mus musculus mammary carcinoma). This cancer causes the greatest number of cancer-related deaths This study also investigated the correlation between antioxidant activity and cytotoxicity of Parijoto fractions. Discovering the type of correlation between antioxidant and anticancer activity of botanical extracts could relieve in screening for cytotoxic agent from natural products. The antioxidant and cytotoxic activity investigated using the Diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) and 3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-2,5-diphenyl tetrazolium bromide (MTT) assay methods. The result showed that ethyl acetate fraction is the higher antioxidant activity (IC50:1.77 μg/mL) and the higher cytotoxicity (IC50:133.57 μg/mL). There was a strong positive correlation (correlation coefficient=0.957) between antioxidant and cytotoxic activity in 4T1 cell line, but the correlation was not significant (p=0.188).Keywords: Parijoto (Medinilla speciosa Blume), antioxidant, cytotoxic, 4T1 cell line.
Hubungan Persepsi dengan Perilaku Penggunaan Internet sebagai Media Pencarian Informasi Obat selama Pandemi Covid-19 pada Masyarakat di Kota Semarang Nurhafizha, Dika; Annisaa', Eva; Dianingati, Ragil Setia
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 3, No 2 (2023): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 3, Edisi 2, 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v3i2.20057

Abstract

Penggunaan internet sebagai media pencarian informasi obat kian meningkat selama pandemi Covid-19. Hal ini tidak selalu memberikan dampak positif karena tidak semua informasi di internet adalah fakta sehingga pencarian informasi obat selama masa pandemi Covid-19 perlu kewaspadaan agar tidak terjebak dalam persepsi yang salah. Persepsi akan memengaruhi perilaku masyarakat setelah membaca informasi di internet. Mengetahui persepsi, perilaku, dan hubungan persepsi dengan perilaku penggunaan internet sebagai media pencarian informasi obat selama pandemi pada masyarakat Covid-19 di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling pada 108 orang masyarakat Kota Semarang. Uji statistik yang digunakan yaitu uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bawah persepsi masyarakat di Kota Semarang memiliki persepsi baik (44%), cukup (31%), dan kurang (26%). Perilaku masyarakat yang tergolong baik (44%), cukup (31%), dan kurang (26%). Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dan perilaku penggunaan internet sebagai media pencarian informasi obat selama pandemi Covid-19 pada Masyarakat di Kota Semarang (nilai p = 0,000). Mayoritas responden memiliki perilaku dan persepsi yang baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dengan perilaku penggunaan internet sebagai media pencarian informasi obat selama pandemi Covid-19 pada masyarakat di Kota Semarang.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antihipertensi Golongan Angiotensin II Receptor Blocker (ARB) pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Momuat, Annastasia Gabriella Francie; Annisaa', Eva
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 3, No 1 (2023): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 3, Edisi 1, 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v3i1.17210

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) adalah abnormalitas struktur atau fungsi ginjal yang ditandai dengan nilai GFR (Glomerular Filtration Rate) < 60 mL/menit/1,73 m2 selama > 3 bulan. Salah satu faktor risiko dari PGK adalah hipertensi. Golongan antihipertensi yang direkomendasikan pada pasien PGK salah satunya adalah Angiotensin II Receptor Blocker (ARB). Hipertensi dapat memperburuk fungsi ginjal, sebaliknya penurunan fungsi ginjal dapat memperburuk hipertensi. Oleh karena itu, penting untuk mengontrol tekanan darah pasien PGK menggunakan antihipertensi dengan penggunaan yang rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antihipertensi golongan ARB pada pasien PGK di RSUP Dr. Kariadi Semarang tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel yang diteliti adalah 80 pasien PGK yang menggunakan golongan ARB dan dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data diperoleh dari rekam medis yang dianalisis rasionalitasnya berdasarkan kriteria tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah 80 pasien dinyatakan tepat indikasi (100%), 80 pasien dinyatakan tepat pasien (100%), 74 pasien dinyatakan tepat obat (92,5%), dan 80 pasien dinyatakan tepat dosis (100%). Oleh karena itu, rasionalitas penggunaan antihipertensi golongan ARB berdasarkan empat kriteria tersebut sudah cukup baik, yaitu sebesar 92,5%.