Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

INTEGRASI MATERI PENDIDIKAN SEKS DALAM PELAJARAN FIQIH PADA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH Sukamti Sukamti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2019: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 03 MEI 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.519 KB)

Abstract

Sex education is a conscious and systematic effort, both in schools, families, and communities, to explain problems related to knowledge of organs and reproductive health, as well as instincts, and marriage to children so that sexual abuse and irregularities occur in the future. Students at the madrasah tsanawiyah level need to get greater attention to sex education because at this time children or students begin to enter the teenage phase. Sex education at this time is very important so that madrasah tsanawiyah students have a correct understanding of sex so that they do not fall into free sex, deviant sex, and sex crimes. This study uses qualitative methods and data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation, news studies, study of research results, and theories related to sex education in madrasah students. The object of this study was Grade VII students of MTsN 2 Ogan Ilir with primary data sources (Waka 2 Ogan Ilir curriculum curriculum and Fiqh subject teachers) and secondary (scientific works, books, articles, newspapers, and journals relevant to this study) . The results of this study indicate that in class VII of MTsN 2 Ogan Ilir, the integration of sex education material in Fiqh lessons appears in the thaharah material which includes kinds of unclean, large and small hadast, features of aqil baligh, ablution, tayamum, and obligatory bathing (bathing janabat ) and discussed a little about matter away from adultery.
Penggunaan Media pada Pembelajaran Daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” Kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang Mar’atus Sholichah; Sri Estu Winahyu; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.104 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p419-429

Abstract

Abstract: Learning media is one of the important components in learning. Before using the media the teacher must pay attention to the planning and criteria for selecting a good media. So that the desired learning objectives can be achieved optimally. However, not all teachers plan, select, and use learning media properly and appropriately. This study aims to describe the planning, selection, and use of media as well as the obstacles experienced in implementing the use of media in online learning Theme 7 "Events in Life" Fifth Grade at State Elementary School Sumbersari 1 Malang. This study uses a descriptive qualitative approach. Collecting data using interview, observation, and documentation techniques. Based on the results of the study, it was found that the teacher did not do the media planning themselves but used the media planning listed in the lesson plans which were arranged in one cluster. In choosing the media, it is different from the media that has been planned. This is because the media planned in the lesson plans cannot be applied 100 percent the same, adjusting to the conditions of each school. There are media that are not in accordance with the learning objectives. The use of media has implemented the steps of using media well. The obstacle experienced is that there are students who do not open the media sent by the teacher. As well as the limited ability of teachers in making technology-based media. Abstrak: Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Sebelum menggunakan media guru harus memperhatikan perencanaan dan kriteria pemilihan media yang baik. Sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai dengan optimal. Namun, tidak semua guru melakukan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media pembelajaran dengan baik dan sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media serta kendala yang dialami dalam penerapan penggunaan media pada pembelajaran daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa guru tidak melakukan perencanaan media sendiri melainkan menggunakan perencanaan media yang tertera pada dokumen RPP yang disusun dalam satu gugus. Dalam memilih media, berbeda dengan media yang sudah direncanakan. Hal ini dikarenakan media yang direncanakan dalam RPP tidak bisa diterapkan 100 persen sama, menyesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Terdapat media yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan media sudah menerapkan langkah-langkah penggunaan media dengan baik. Kendala yang dialami yaitu terdapat siswa yang tidak membuka media yang dikirimkan oleh guru. Serta keterbatasan kemampuan guru dalam membuat media berbasis teknologi.
Analisis Miskonsepsi Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Tema 4 pada Siswa Kelas V SD Mar’atul Izza; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.605 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p660-664

Abstract

Abstract: This study aims to describe the material misconceptions about the human circulatory system in fifth grade students at SD Negeri 1 Sumberpasir. This study uses a qualitative approach with data collection through essay tests and interviews. The research subjects were fifth grade students. The results showed that there were still many students who had misconceptions about the concept of the human circulatory organ, the process of human blood circulation, human blood circulation disorders and how to maintain the health of the circulatory organ. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi materi sistem peredaran darah manusia pada siswa kelas V di SD Negeri 1 Sumberpasir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui tes esai dan wawancara. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep organ peredaran darah manusia, proses peredaran darah manusia, gangguan peredaran darah manusia dan cara memelihara kesehatan organ peredaran darah.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF BERPIKIR, BERPASANGAN DAN BERBAGI (KOPI PAGI) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Esti Untari; Sukamti Sukamti; Lilik Bintartik; Sri Estu Winahyu; Sigit Wibowo; Riski Riski Solehariyah; Zulfa Aji Mukti
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.833 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.8619

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan model KOPI PAGI terhadap keterampilan berbicara dan hasil belajar siswa kelas 4 SDN Bendogerit 1 Kota Blitar. Desain penelitian menggunakan Quasi Experimen atau eksperimen semu dengan desain penelitian non equivalent control group design. Penelitian dilakukan di dua kelas, kelas 4A sebagai kelas kontrol dan kelas 4B sebagai kelas eksperimen. Rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 57.78 meningkat menjadi 65.3. Sedangkan hasil belajar siswa kelas eksperimen model pembelajaran KOPI PAGI dari 60.2 meningkat menjadi 80.8. Hasil keterampilan berbicara siswa di kelas kontrol rata–rata hasil keterampilan berbicara siswa 46.41 meningkat menjadi 65.37. Sedangkan, data pada kelas eksperimen, rata–rata hasil keterampilan berbicara siswa didapatkan hasil 57.44 dan meningkat menjadi 74.6. Setelah dilakukan pengujian N-Gain Score hasil bahwa nilai rata–rata kelas kontrol 21,69% tergolong tidak efektif. Sedangkan pada kelas eksperimen nilai rata–ratanya 58.12% tergolong cukup efektif. Sehingga disimpulkan model KOPI PAGI dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berbicara siswa serta model KOPI PAGI lebih efektif diterapkan pada materi perubahan energi dan sumber daya alternatif di SD kelas IV SDN Bendogerit 1 Kota Blitar.
Pengaruh Model Guided Discovery Learning (GDL) Berbantuan Benda Konkret terhadap Kemampuan Menganalisis Siswa Kelas V pada Muatan IPA Tema 6 Irma Yunita; Lilik Bintartik; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i62022p546-556

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the effect of the Guided Discovery Learning (GDL) model using concrete objects on the ability of fifth grade students to analyze the theme of Science 6. The research uses a quasi-experimental design with a non-equivalent control group. The research sample included 26 students from the experimental class VB SDN Wlingi 02 and 25 students from the control class VA. Purposive sampling was used to collect samples. The test method was used to collect data. A multiple choice test was used as the instrument. Descriptive and inferential statistics were used to analyze the data. The results showed that the average experimental class outperformed the control class by 8.54 points. The paired t-test results obtained a significance value of .000 less than 0.05, indicating that the GDL model assisted by concrete objects has a significant influence on the ability of class V students to analyze the Science content of Theme 6. The results of the independent t-test show that there is no significant difference between the experimental class taught by the GDL model and the control class taught by the CTL model. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Guided Discovery Learning (GDL) berbantuan benda konkret terhadap kemampuan menganalisis siswa kelas V pada muatan IPA Tema 6. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan non-quivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa kelas VB SDN Wlingi 02 sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih unggul 8,54 dari kelas kontrol. Hasil uji-t berpasangan memperoleh nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 yang berarti model GDL berbantuan benda konkret memiliki pengaruh yang bermakna terhadap kemampuan menganalisis siswa kelas V pada muatan IPA Tema 6. Hasil uji-t independen menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model GDL dan kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model CTL.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbantuan Canva Materi Cahaya Dengan Penguatan Karakter Mandiri Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Erlin Meilina Purwati; Sukamti Sukamti; Arda Purnama Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to produce Canva-assisted learning video media on light material with independent character strengthening for grade IV elementary school students that is valid according to material experts, media experts, and teachers, and is of interest to teachers and students. This research and development applies the Borg and Gall model which consists of 10 stages. Canva-assisted learning media is presented in the form of learning videos that present materials and guidelines for conducting experiments independently so that it can help students develop independent characters, and is equipped with a combination of animation, images, text, and sound. Product validity tests are carried out by material experts, media experts, and users (teachers). The trial was carried out on 21 grade IV students of SDN Sananwetan 1 Kota Blitar. The results of product validation from material experts obtained a value of 90 percent, media experts by 93.75 percent, users (teachers) by 94.4 percent and belong to the very valid category. As for the attractiveness aspect test, students get a score of 99.4 percent. Canva-assisted learning video media on light material with independent character strengthening for grade IV elementary school students can be said to be very valid according to material experts, media experts, and users (teachers), and is very attractive to teachers and students, so it can be used as a medium in learning. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media video pembelajaran berbantuan Canva pada materi cahaya dengan penguatan karakter mandiri untuk siswa kelas IV SD yang valid menurut ahli materi, ahli media, dan guru, serta menarik bagi guru dan siswa. Penelitian dan pengembangan ini menerapkan model Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahapan. Media pembelajaran berbantuan Canva disajikan dalam bentuk video pembelajaran yang menyajikan materi dan pedoman untuk melakukan percobaan secara mandiri sehingga dapat membantu siswa mengembangkan karakter mandiri, serta dilengkapi dengan kombinasi antara animasi, gambar, teks, dan suara. Uji kevalidan produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan pengguna (guru). Uji coba pemakaian dilakukan kepada 21 siswa kelas IV SDN Sananwetan 1 Kota Blitar. Hasil validasi produk dari ahli materi diperoleh nilai sebesar 90 persen, ahli media sebesar 93,75 persen, pengguna (guru) sebesar 94,4 persen dan termasuk kategori sangat valid. Sedangkan untuk uji aspek kemenarikan dari siswa mendapatkan nilai sebesar 99,4 persen. Media video pembelajaran berbantuan Canva pada materi cahaya dengan penguatan karakter mandiri untuk siswa kelas IV SD dapat dikatakan sangat valid menurut ahli materi, ahli media, dan pengguna (guru), serta sangat menarik bagi guru dan siswa, sehingga dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Big Book untuk Pembelajaran Membaca Permulaan di Kelas I SD Negeri Anila Sitalawati; Titis Angga Rini; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Big book media for early reading learning was created because students still have obstacles in learning to read early. These obstacles come from some students who are not fluent in reading. In addition, the media used in students' initial reading learning is only in the form of a large black and white book that is less interesting and small writing so that students have difficulty in reading from a distance. This big book for early reading learning is to train students' early reading skills. This study aims to develop a big book media for valid early reading learning according to media experts, material expert and user, and also interesting for students. The research and development model used is ADDIE model whose stages include analysis, design, development, implementation, and evaluation. This study obtained the result of media expert validation of 98.4 percent, material expert validation of 91.6 percent, and user validation of 93.1 percent, so that it is included in the category of media is very valid and can be used in early reading learning. Based on the explanation above, it can be concluded that the big book media for early reading learning is very valid to use so that it can train students in reading early. Abstrak: Media big book untuk pembelajaran membaca permulaan dibuat karena siswa masih ada kendala dalam pembelajaran membaca permulaan. Kendala tersebut berasal dari sebagian siswa yang belum lancar membaca. Media yang digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan siswa hanya berupa buku besar hitam putih yang kurang menarik dan tulisan yang kecil sehingga siswa kesulitan dalam membaca dari kejauhan. Media big book untuk pembelajaran membaca permulaan ini untuk melatih keterampilan membaca permulaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media big book untuk pembelajaran membaca permulaan yang valid menurut ahli media, materi dan pengguna yaitu guru juga menarik untuk siswa. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE yang tahapannya meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini memperoleh hasil validasi ahli media 98,4 persen, validasi ahli materi 91,6 persen, dan validasi pengguna 93,1 persen, sehingga termasuk dalam kategori media sangat valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan. Berdasarkan pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa media big book untuk pembelajaran membaca permulaan sangat valid digunakan sehingga dapat melatih siswa dalam membaca permulaan.
Pengembangan E-Modul Materi Sifat-Sifat Cahaya Berbasis Discovery Learning untuk Siswa Kelas IV SDN Bumiayu 2 Kota Malang Alma Kumala Dani; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Researchers conducted development research aimed at producing discovery learning-based e-module teaching materials for the fourth grade elementary school students that are practical and interesting when used in learning and produce products that are suitable for use based on the assessments of material experts, media experts, and teachers. as a user. Researchers found problems, namely the lack of development of teaching materials when learning online and offline, and information obtained that most teachers only rely on teaching materials published by the government and LKS from schools, not all available teaching materials contain detailed learning materials, especially on science content. the properties of light in grade IV elementary school. The method used in this research is RnD with ADDIE model.The results of the product validity test are very valid and can be tested without revision by media experts with a percentage of 96, 36 percent, material experts 98, 75 percent, and users of 88, 18 percent. In addition, this teaching material product was tested in a small stage with the number of students 6 students and a large test stage of 24 fourth grade elementary school students. The results of the trial get a practical response value from students with an average percentage of 96, 63 percent. According to the calculation of the assessment results, the e-module teaching material product deserves to be tested without revision. Abstrak: Peneliti melakukan penelitian pengembangan bertujuan menghasilkan produk bahan ajar e-modul materi sifat-sifat cahaya berbasis discovery learning untuk siswa kelas IV sekolah dasar yang praktis dan menarik ketika digunakan dalam pembelajaran serta menghasilkan produk yang layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru sebagai pengguna. Peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya pengembangan bahan ajar ketika pembelajaran online maupun offline, serta diperoleh informasi bahwa kebanyakan guru hanya mengandalkan bahan ajar yang diterbitkan oleh pemerintah dan LKS yang dari sekolah, tidak semua bahan ajar yang tersedia memuat secara rinci materi pembelajaran terutama pada muatan IPA materi sifat-sifat cahaya pada kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RnD dengan model ADDIE. Hasil uji kevalidan produk masuk kriteria sangat valid dan dapat diuji coba tanpa revisi oleh ahli media dengan persentase 96, 36 persen, ahli materi 98, 75 persen, dan pengguna sebesar 88, 18 persen. Selain itu, produk bahan ajar ini diujicobakan dalam tahap kecil dengan jumlah siswa 6 siswa dan tahap uji besar 24 siswa kelas IV sekolah dasar. Hasil ujicoba mendapatkan nilai respon kepraktisan dari siswa dengan rata-rata persentase sebesar 96, 63 persen. Menurut perhitungan hasil penilaian, produk bahan ajar e-modul layak diuji coba tanpa revisi.
Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran IPA di SD Dela Diana; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research to determine the use of science learning media, types of learning media used, obstacles faced by teachers and efforts to deal with obstacles in the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang. This type of research is phenomenological research with a qualitative descriptive method. The subjects of this study were the first to sixth grade teachers. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the data reduction stage, data presentation and conclusions. The results showed that (1) the types of science learning media used by the teacher were natural environment media, visual media, audio visual media, physical object media and multimedia media, (2) the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang was still low, four of six teachers still do not use science learning media when teaching, (3) the obstacles faced by teachers in the use of science learning media are the limited facilities owned by the school and the limited ability of the teacher, (4) the efforts made are to improve the teacher's ability by studying with colleagues work, attended training on the use of learning media from the Malang city office. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran IPA, jenis media pembelajaran yang digunakan, kendala yang dihadapi guru serta upaya dalam menghadapi kendala dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas satu sampai kelas enam. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis media pembelajaran IPA yang digunakan guru adalah media lingkungan alam, media visual, media audio visual, media objek fisik dan media multimedia, (2) pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang masih rendah, empat dari enam guru masih belum menggunakan media pembelajaran IPA ketika mengajar, (3) kendala yang dihadapi guru dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA yaitu keterbatasan fasilitas yang dimiliki sekolah dan keterbatasan kemampuan yang dimiliki guru, (4) upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kemampuan guru dengan belajar bersama rekan kerja, mengikuti pelatihan penggunaan media pembelajaran dari dinas kota Malang.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran pada Pembelajaran Tematik Kelas II di SD Gita Praptaningrum; Sukamti Sukamti; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe and present data related to the use of learning media in the thematic learning process. The scope of this research is class II SD Negeri Bumiayu 2 Malang City. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. In this study using data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that teachers use learning media in the form of concrete objects, song recordings, Power Point (PPT), videos, and printed books. The selection of learning media is adjusted to the material and KD. The use of learning media in theme 2 is adjusted to the learning objectives to be achieved. The steps in its implementation include the planning and implementation stages. At the planning stage the teacher prepares the lesson plans and media that will be used in the learning process. Furthermore, at the implementation stage, the teacher explains the material using learning media and reviews the material that has been delivered. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menyajikan data terkait dengan penggunaan media pembelajaran pada proses pembelajaran tematik. Ruang lingkup penelitian ini yaitu kelas II SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menggunakan media pembelajaran berupa benda konkret, rekaman lagu, Power Point (PPT), video, serta buku cetak. Pemilihan media pembelajaran disesuaikan dengan materi dan KD. Penggunaan media pembelajaran pada tema 2 disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Langkah-langkah dalam penerapannya meliputi tahap perencanaan dan pelaksanaan. Pada tahap perencanaan guru menyiapkan RPP dan media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan yakni guru menjelaskan materi dengan menggunakan media pembelajaran dan mengulas materi yang telah disampaikan.