Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Guided Discovery Learning (GDL) Berbantuan Benda Konkret terhadap Kemampuan Menganalisis Siswa Kelas V pada Muatan IPA Tema 6 Irma Yunita; Lilik Bintartik; Irma Yunita; Lilik Bintartik; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i62022p546-556

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the effect of the Guided Discovery Learning (GDL) model using concrete objects on the ability of fifth grade students to analyze the theme of Science 6. The research uses a quasi-experimental design with a non-equivalent control group. The research sample included 26 students from the experimental class VB SDN Wlingi 02 and 25 students from the control class VA. Purposive sampling was used to collect samples. The test method was used to collect data. A multiple choice test was used as the instrument. Descriptive and inferential statistics were used to analyze the data. The results showed that the average experimental class outperformed the control class by 8.54 points. The paired t-test results obtained a significance value of .000 less than 0.05, indicating that the GDL model assisted by concrete objects has a significant influence on the ability of class V students to analyze the Science content of Theme 6. The results of the independent t-test show that there is no significant difference between the experimental class taught by the GDL model and the control class taught by the CTL model. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Guided Discovery Learning (GDL) berbantuan benda konkret terhadap kemampuan menganalisis siswa kelas V pada muatan IPA Tema 6. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan non-quivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa kelas VB SDN Wlingi 02 sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih unggul 8,54 dari kelas kontrol. Hasil uji-t berpasangan memperoleh nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 yang berarti model GDL berbantuan benda konkret memiliki pengaruh yang bermakna terhadap kemampuan menganalisis siswa kelas V pada muatan IPA Tema 6. Hasil uji-t independen menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model GDL dan kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model CTL.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbantuan Canva Materi Cahaya Dengan Penguatan Karakter Mandiri Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Erlin Meilina Purwati; Sukamti Sukamti; Erlin Meilina Purwati; Sukamti Sukamti; Arda Purnama Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i82022p756-769

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to produce Canva-assisted learning video media on light material with independent character strengthening for grade IV elementary school students that is valid according to material experts, media experts, and teachers, and is of interest to teachers and students. This research and development applies the Borg and Gall model which consists of 10 stages. Canva-assisted learning media is presented in the form of learning videos that present materials and guidelines for conducting experiments independently so that it can help students develop independent characters, and is equipped with a combination of animation, images, text, and sound. Product validity tests are carried out by material experts, media experts, and users (teachers). The trial was carried out on 21 grade IV students of SDN Sananwetan 1 Kota Blitar. The results of product validation from material experts obtained a value of 90 percent, media experts by 93.75 percent, users (teachers) by 94.4 percent and belong to the very valid category. As for the attractiveness aspect test, students get a score of 99.4 percent. Canva-assisted learning video media on light material with independent character strengthening for grade IV elementary school students can be said to be very valid according to material experts, media experts, and users (teachers), and is very attractive to teachers and students, so it can be used as a medium in learning. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media video pembelajaran berbantuan Canva pada materi cahaya dengan penguatan karakter mandiri untuk siswa kelas IV SD yang valid menurut ahli materi, ahli media, dan guru, serta menarik bagi guru dan siswa. Penelitian dan pengembangan ini menerapkan model Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahapan. Media pembelajaran berbantuan Canva disajikan dalam bentuk video pembelajaran yang menyajikan materi dan pedoman untuk melakukan percobaan secara mandiri sehingga dapat membantu siswa mengembangkan karakter mandiri, serta dilengkapi dengan kombinasi antara animasi, gambar, teks, dan suara. Uji kevalidan produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan pengguna (guru). Uji coba pemakaian dilakukan kepada 21 siswa kelas IV SDN Sananwetan 1 Kota Blitar. Hasil validasi produk dari ahli materi diperoleh nilai sebesar 90 persen, ahli media sebesar 93,75 persen, pengguna (guru) sebesar 94,4 persen dan termasuk kategori sangat valid. Sedangkan untuk uji aspek kemenarikan dari siswa mendapatkan nilai sebesar 99,4 persen. Media video pembelajaran berbantuan Canva pada materi cahaya dengan penguatan karakter mandiri untuk siswa kelas IV SD dapat dikatakan sangat valid menurut ahli materi, ahli media, dan pengguna (guru), serta sangat menarik bagi guru dan siswa, sehingga dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Big Book untuk Pembelajaran Membaca Permulaan di Kelas I SD Negeri Anila Sitalawati; Titis Angga Rini; Anila Sitalawati; Titis Angga Rini; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i82022p770-781

Abstract

Abstract: Big book media for early reading learning was created because students still have obstacles in learning to read early. These obstacles come from some students who are not fluent in reading. In addition, the media used in students' initial reading learning is only in the form of a large black and white book that is less interesting and small writing so that students have difficulty in reading from a distance. This big book for early reading learning is to train students' early reading skills. This study aims to develop a big book media for valid early reading learning according to media experts, material expert and user, and also interesting for students. The research and development model used is ADDIE model whose stages include analysis, design, development, implementation, and evaluation. This study obtained the result of media expert validation of 98.4 percent, material expert validation of 91.6 percent, and user validation of 93.1 percent, so that it is included in the category of media is very valid and can be used in early reading learning. Based on the explanation above, it can be concluded that the big book media for early reading learning is very valid to use so that it can train students in reading early. Abstrak: Media big book untuk pembelajaran membaca permulaan dibuat karena siswa masih ada kendala dalam pembelajaran membaca permulaan. Kendala tersebut berasal dari sebagian siswa yang belum lancar membaca. Media yang digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan siswa hanya berupa buku besar hitam putih yang kurang menarik dan tulisan yang kecil sehingga siswa kesulitan dalam membaca dari kejauhan. Media big book untuk pembelajaran membaca permulaan ini untuk melatih keterampilan membaca permulaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media big book untuk pembelajaran membaca permulaan yang valid menurut ahli media, materi dan pengguna yaitu guru juga menarik untuk siswa. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE yang tahapannya meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini memperoleh hasil validasi ahli media 98,4 persen, validasi ahli materi 91,6 persen, dan validasi pengguna 93,1 persen, sehingga termasuk dalam kategori media sangat valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan. Berdasarkan pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa media big book untuk pembelajaran membaca permulaan sangat valid digunakan sehingga dapat melatih siswa dalam membaca permulaan.
Pengembangan E-Modul Materi Sifat-Sifat Cahaya Berbasis Discovery Learning untuk Siswa Kelas IV SDN Bumiayu 2 Kota Malang Alma Kumala Dani; Sukamti Sukamti; Alma Kumala Dani; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i92022p844-855

Abstract

Abstract: Researchers conducted development research aimed at producing discovery learning-based e-module teaching materials for the fourth grade elementary school students that are practical and interesting when used in learning and produce products that are suitable for use based on the assessments of material experts, media experts, and teachers. as a user. Researchers found problems, namely the lack of development of teaching materials when learning online and offline, and information obtained that most teachers only rely on teaching materials published by the government and LKS from schools, not all available teaching materials contain detailed learning materials, especially on science content. the properties of light in grade IV elementary school. The method used in this research is RnD with ADDIE model.The results of the product validity test are very valid and can be tested without revision by media experts with a percentage of 96, 36 percent, material experts 98, 75 percent, and users of 88, 18 percent. In addition, this teaching material product was tested in a small stage with the number of students 6 students and a large test stage of 24 fourth grade elementary school students. The results of the trial get a practical response value from students with an average percentage of 96, 63 percent. According to the calculation of the assessment results, the e-module teaching material product deserves to be tested without revision. Abstrak: Peneliti melakukan penelitian pengembangan bertujuan menghasilkan produk bahan ajar e-modul materi sifat-sifat cahaya berbasis discovery learning untuk siswa kelas IV sekolah dasar yang praktis dan menarik ketika digunakan dalam pembelajaran serta menghasilkan produk yang layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru sebagai pengguna. Peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya pengembangan bahan ajar ketika pembelajaran online maupun offline, serta diperoleh informasi bahwa kebanyakan guru hanya mengandalkan bahan ajar yang diterbitkan oleh pemerintah dan LKS yang dari sekolah, tidak semua bahan ajar yang tersedia memuat secara rinci materi pembelajaran terutama pada muatan IPA materi sifat-sifat cahaya pada kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RnD dengan model ADDIE. Hasil uji kevalidan produk masuk kriteria sangat valid dan dapat diuji coba tanpa revisi oleh ahli media dengan persentase 96, 36 persen, ahli materi 98, 75 persen, dan pengguna sebesar 88, 18 persen. Selain itu, produk bahan ajar ini diujicobakan dalam tahap kecil dengan jumlah siswa 6 siswa dan tahap uji besar 24 siswa kelas IV sekolah dasar. Hasil ujicoba mendapatkan nilai respon kepraktisan dari siswa dengan rata-rata persentase sebesar 96, 63 persen. Menurut perhitungan hasil penilaian, produk bahan ajar e-modul layak diuji coba tanpa revisi.
Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran IPA di SD Dela Diana; Sukamti Sukamti; Dela Diana; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i112022p1110-1120

Abstract

Abstract: The purpose of this research to determine the use of science learning media, types of learning media used, obstacles faced by teachers and efforts to deal with obstacles in the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang. This type of research is phenomenological research with a qualitative descriptive method. The subjects of this study were the first to sixth grade teachers. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the data reduction stage, data presentation and conclusions. The results showed that (1) the types of science learning media used by the teacher were natural environment media, visual media, audio visual media, physical object media and multimedia media, (2) the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang was still low, four of six teachers still do not use science learning media when teaching, (3) the obstacles faced by teachers in the use of science learning media are the limited facilities owned by the school and the limited ability of the teacher, (4) the efforts made are to improve the teacher's ability by studying with colleagues work, attended training on the use of learning media from the Malang city office. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran IPA, jenis media pembelajaran yang digunakan, kendala yang dihadapi guru serta upaya dalam menghadapi kendala dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas satu sampai kelas enam. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis media pembelajaran IPA yang digunakan guru adalah media lingkungan alam, media visual, media audio visual, media objek fisik dan media multimedia, (2) pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang masih rendah, empat dari enam guru masih belum menggunakan media pembelajaran IPA ketika mengajar, (3) kendala yang dihadapi guru dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA yaitu keterbatasan fasilitas yang dimiliki sekolah dan keterbatasan kemampuan yang dimiliki guru, (4) upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kemampuan guru dengan belajar bersama rekan kerja, mengikuti pelatihan penggunaan media pembelajaran dari dinas kota Malang.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran pada Pembelajaran Tematik Kelas II di SD Gita Praptaningrum; Sukamti Sukamti; Gita Praptaningrum; Sukamti Sukamti; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i22023p124-136

Abstract

Abstract: This study aims to describe and present data related to the use of learning media in the thematic learning process. The scope of this research is class II SD Negeri Bumiayu 2 Malang City. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. In this study using data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that teachers use learning media in the form of concrete objects, song recordings, Power Point (PPT), videos, and printed books. The selection of learning media is adjusted to the material and KD. The use of learning media in theme 2 is adjusted to the learning objectives to be achieved. The steps in its implementation include the planning and implementation stages. At the planning stage the teacher prepares the lesson plans and media that will be used in the learning process. Furthermore, at the implementation stage, the teacher explains the material using learning media and reviews the material that has been delivered. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menyajikan data terkait dengan penggunaan media pembelajaran pada proses pembelajaran tematik. Ruang lingkup penelitian ini yaitu kelas II SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menggunakan media pembelajaran berupa benda konkret, rekaman lagu, Power Point (PPT), video, serta buku cetak. Pemilihan media pembelajaran disesuaikan dengan materi dan KD. Penggunaan media pembelajaran pada tema 2 disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Langkah-langkah dalam penerapannya meliputi tahap perencanaan dan pelaksanaan. Pada tahap perencanaan guru menyiapkan RPP dan media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan yakni guru menjelaskan materi dengan menggunakan media pembelajaran dan mengulas materi yang telah disampaikan.
Kemampuan Guru dalam Pembuatan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Tematik Muatan IPA SD Kelas Tinggi Afifah Akhlaqul Mahmudah; Sukamti Sukamti; Afifah Akhlaqul Mahmudah; Sukamti Sukamti; M. Anas Thohir
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i22023p159-172

Abstract

Abstract: The Industrial Revolution 4.0 has an impact in all aspects including the world of education. Students are required to master various skills, including critical thinking. So, it is necessary to hold regular exercises in order to continue to train students' critical thinking skills. The teacher's role in providing facilities must be supported by adequate abilities, including in preparing HOTS questions to train students' critical thinking skills. This study aims to describe the ability of teachers in making questions, teachers' perceptions ofquestions HOTS, the obstacles encountered, and the solutions applied by teachers to overcome obstacles in the preparation of HOTS questions in thematic learning, especially in science content. The method used is Mix Methods. The results showed that the ability of high-grade teachers in preparing HOTS Science questions was included in the good category. This is indicated by the percentage of the results of the analysis of the suitability of the questions with the guidelines for the preparation of the HOTS questions, showing the percentage is above 50 percent, which means that the teacher's ability in preparing HOTS questions is included in the good category. Abstrak: Revolusi Industri 4.0 berdampak dalam semua aspek termasuk dunia pendidikan. Peserta didik dituntut menguasai berbagai macam keterampilan termasuk critial thinking. Maka, perlu diadakan latihan secara teratur guna terus melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Peran guru dalam penyediaan fasilitas harus didukung dengan kemampuan yang memadai, termasuk dalam menyusun soal HOTS guna melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam pembuatan soal, persepsi guru tentang soal HOTS, hambatan yang ditemui, dan solusi yang diterapkan oleh guru untuk mengatasi hambatan dalam penyusunan soal HOTS pada pembelajaran tematik khususnya pada muatan IPA. Metode yang digunakan ialah Mix Methods. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru kelas tinggi dalam menyusun soal HOTS IPA sudah termasuk dalam kategori baik. Hal ini ditunjukkan dengan persentase hasil analisis kesesuaian soal dengan pedoman penyusunan soal HOTS menunjukkan persentase diatas 50 persen yang artinya kemampuan guru dalam menyusun soal HOTS termasuk dalam kategori baik.
Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook Berbasis QR Code Materi Sumber Energi Kelas IV SD Winda Maula Yulhavisda; Sukamti Sukamti; Winda Maula Yulhavisda; Sukamti Sukamti; Esti Untari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i22023p185-197

Abstract

Abstract: This study aims to develop a scrapbook based QR Code class IV energy sources that are valid according to material experts, media experts, practical for teachers and interesting for students. The research method uses ADDIE. The instruments used are interviews, observations, and questionnaires. This product obtained the results of material expert validation with a percentage of 95.8 percent and expert validation obtained 100 percent. The result of practicality according to the fourth grade teacher is 93.75 percent and the results of the student questionnaire assessment on a small scale get a percentage of 93.75 percent while on a large scale it gets a percentage of 96.73 percent. QR Code-based scrapbook learning media is very valid, very practical, and very interesting to use. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran scrapbook berbasis QR Code materi sumber energi kelas IV yang valid menurut ahli materi, ahli media, praktis bagi guru serta menarik bagi siswa. Metode penelitian menggunakan ADDIE. Instrumen yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan angket. Produk ini memperoleh hasil validasi ahli materi dengan persentase 95,8 persen dan validasi ahli diperoleh 100 persen. Hasil kepraktisan menurut guru kelas IV adalah 93,75 persen dan hasil penilaian angket siswa pada skala kecil memperoleh persentase 93,75 persen sedangkan pada skala besar memperoleh persentase 96,73 persen . Media pembelajaran scrapbook berbasis QR Code termasuk sangat valid, sangat praktis, dan sangat menarik untuk digunakan.
Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kinerja Guru pada Sekolah SMK Negeri 1 Sangatta Utara Darajat, Sakia; Sukamti; Paridah
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58707/jipm.v5i1.1176

Abstract

This study aims to determine and identify the extent of the influence of academic supervision on teacher performance at SMK Negeri 1 Sangatta Utara. Efforts to improve the quality of education need to be carried out gradually by referring to the learning plan. The involvement of all components of education (teachers, principals, communities, school committees, education boards, and institutions) through good planning and realizing programmed education programs. Academic supervision carried out by the Principal has a positive and significant effect on changes in teacher performance. Teacher performance can be improved if the principal's academic supervision in the form of leadership and supervision is improved. This study also reveals the importance of the principal's role in implementing academic supervision consistently and continuously. Through effective academic supervision, the principal can provide the guidance, direction, and support needed to develop teacher competence. This will ultimately have a positive impact on improving the quality of learning and student achievement at SMK Negeri 1 Sangatta Utara. In addition, effective academic supervision can help identify individual teacher professional development needs. This allows the principal to design more targeted training and development programs, according to the specific needs of each teacher. With this more personal and structured approach, it is hoped that a culture of continuous learning can be created among teachers, which in turn will improve the overall quality of teaching at SMK Negeri 1 Sangatta Utara.
Manajemen Sarana Prasarana untuk Meningkatkan Kompetensi Lulusan Sesuai Tuntutan Dunia Usaha Dunia Industri di SMKN 1 Sangatta Utara Sukamti, Sukamti; Darajat, Sakia; Paridah, Paridah; Warman, Warman
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah manajemen Sarana dan Prasarana di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sangatta Utara dapat meningkatkan kompetensi lulusan yang sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan dunia industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini yang fokus pada suatu variabel atau satu objek penelitian karena akan menggali informasi yang mendalam. Keabsahan data dengan Trianguler sumber data yaitu dengan tiga orang yang diwawancarai yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana serta pengola barang. Selain dengan trianguler juga menggunakan member checking untuk memverifikasi kredibilitas informasi yaitu dengan menggali lebih lanjut tentang informasi dengan wawancara lanjutan dengan semua ketua program keahlian. Hasil penilitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Sangatta Utara dapat meningkatkan kompetensi lulusan yang sesuai tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri. Dunia Usaha dan Dunia Industri yang dilibatkan pada saat perencanaan pengadaan sarana dan prasaranan sehingga pada saat peserta didik pembelajaran Teaching factory dapat menghasilkan barang atau jasa yang sudah dinikmati oleh masyarakat sekolah, masyarakat sekitar, pemerintahan, dan dunia usaha.