Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pola Relasi Gender Keluarga di Pedesaan (Studi Kasus di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar): Pola Relasi Gender Keluarga di Pedesaan (Studi Kasus di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar) Arfianti, Nabela Fona; Setyowati, Retno; widiyanto, Widiyanto
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i1.2609

Abstract

Gender adalah pembedaan peran perempuan dan laki-laki yang dikonstruksi secara sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana profil akses dan kontrol, profil kegiatan, faktor-faktor yang mempengaruhi akses dan kontrol , pola hubungan serta pola relasi gender. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi komparatif. Pemilihan lokasi penelitian ditetapkan secara purposive (sengaja) di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar dengan pertimbangan daerah tersebut memiliki potensi pertanian serta industri pabrik yang melimpah. Penentuan informan dilakukan secara snowball sampling. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan profil akses keluarga petani dan karyawan pabrik cenderung setara, profil kegiatan kegiatan keluarga petani dan karyawan pabrik didominasi oleh laki-laki, faktor yang mempengaruhi kegiatan akses dan kontrol adalah faktor ekonomi, nilai-nilai sosial budaya yang berlaku, pendidikan dan pelatihan serta struktur kelembagaan, pola relasi gender dalam keluarga petani dan karyawan pabrik yakni cenderung setara dengan pola yang companionship.
BUM Desa Bersama: Strategi Transformasi Pengelola Kegiatan DBM Eks PNPM Mandiri Pedesaan Rokim, Mochammad; Wijaya, Mahendra; Setyowati, Retno
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i1.2385

Abstract

The aim of this article is to analyze the transformation strategy of the community revolving funds ex national program for rural independent community empowerment (DBM Ex PNPM MPd) into a joint village-owned enterprises (BUM Desa Bersama). The research method in this article is qualitative descriptive research. Data collection was carried out by interviews, observation and documentation. The transformation strategy for the DBM Ex PNPM MPd Program into a BUM Desa Bersama is carried out by (1) Transferring assets, by means of capital participation sourced from 25 villages in Kanor District and sourced from the DBM Ex PNPM MPd. (2) Institutional Transfer, the transfer of a government poverty alleviation and empowerment program, namely UPK Ex PNPM MPd, to a community-owned business entity that has a legal entity and aims to overcome poverty by empowering the community or also called BUM Desa Bersama. (3) Transfer of Personnel by forming a joint BUM Desa organizational structure involving the DBM Ex PNPM MPd Activity Manager by considering the suitability of organizational needs and good governance practices. (4) Transfer of business activities, Community Revolving Fund (DBM) / savings and loan business activities which are UPK DBM Ex PNPM MPd business activities to become the main business activities of the joint BUM Desa Bersama. Apart from that, it also develops other businesses such as the establishment of a PT LKM and participation in the BPJS Employment shield agent.
Relationship Knowledge And Attitude Towards Stunting Prevention In Adolescent Girls Adriani, Prasanti; Lanti Retno Dewi, Yulia; Setyowati, Retno; Sugihardjo, Sugihardjo
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4181

Abstract

Indonesia possesses the second highest prevalence of stunting globally, surpassed only by Cambodia. Stunting is a pervasive problem that impacts not only infants and expectant mothers but even teenagers. Teenage females should be educated about the perils of stunting, including its indications, and the most effective strategies to prevent it by adopting healthful eating habits. Ensuring that adolescent girls do not develop anemia is a vital first measure in effectively avoiding stunting. The prevalence of stunted growth among babies and the occurrence of early marriages remain significantly high in Purbalingga Regency. Adolescents must improve their understanding and reproductive health in order to prevent stunting. The objective of this study is to investigate the correlation between the knowledge and attitudes of teenage girls in the Purbalingga Regency region about the prevention of stunting. This study employs a quantitative research design, a cross-sectional method, with a sample size of 75 female adolescents in Senior High School. The research findings demonstrate a robust correlation between the level of knowledge and the attitudes of teenage females in the context of preventing stunting. The correlation coefficient value of 0.675 and the significance value of 0.000, which is less than 0.01, clearly indicate this.
Pengembangan Agrowisata Jlengut Indah dan Dampaknya terhadap Masyarakat Desa Karangduren Kebonarum Klaten Fahrudin, Novemi Tobi; Setyowati, Retno; Wibowo, Agung
Journal of Tourism and Creativity Vol. 7 No. 1 (2023): Teknologi Informasi Pariwisata
Publisher : Rumah Jurnal UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jtc.v7i1.37435

Abstract

Pariwisata merupakan sektor yang dianggap menguntungkan untuk dikembangkan. Oleh karena itu banyak daerah berkeinginan untuk mengadakan pembangunan, salah satunya di Desa Karangduren yang bernama agrowisata Jlengut Indah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pendekatan dalam pengembangan agrowisata serta dampaknya. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Desa Karangduren. Penentuan informan dilakukan secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pendekatan yang digunakan dalam pengembangan agrowisata dengan memanfaatkan potensi alam yang tersedia, melibatkan masyarakat sekitar, mengoptimalkan potensi dan pengembangan yang berkelanjutan. Dampak yang ditimbulkan dari pengembangan agrowisata berdampak positif dan negatif. Dampak positif seperti terciptanya lapangan pekerjaan baru, akrabnya warga, menumbuhkan jiwa gotong royong, kebudayaan lokal menjadi dikenal dan lingkungan lebih terjaga. Dampak negatif yang ditimbulkan seperti terjadinya persaingan dalam mencari pekerjaan baru, timbul rasa iri hati dan peningkatan polusi suara karena banyaknya wisatawan yang berkunjung.