Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Introducing The Creation of A Free Website Paud Unit in Pasarwajo Subdistrict Saleh, Rachman; Adnan, Adnan; Marwah, Marwah; Inayah, Nur
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 3 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.119 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.20

Abstract

The general purpose of this activity is to assist the PAUD unit to find out how to make website which is a medium of information dissemination and communication between paud units and related parties. With the PAUD unit website, there are several benefits, including being present in providing positive content for the public to realize a healthy internet, encouraging paud units to present positive and creative paud unit activity information, child guardians and the public can know various things about PAUD units directly, and foster public confidence in paud units. Kec.Pasarwajo there are many PAUD units both public and private. Implementation of assistance in 14 kindergartens of Pasarwajo Subdistrict. The problem does not yet have a PAUD unit website. So it is considered necessary to carry out assistance to paud units, especially in pasarwajo subdistrict.  The activity begins with exposure to free website creation through wordpress and continues with direct practice assistance. The results of the activity showed that paud units in pasarwajo district of buton regency with participants of PAUD unit operators totaling 14 PAUD units in pasarwajo districts had been able to create a free website through wordpress. In addition, assistance has an impact on the spirit of operators in pasarwajo sub-district.
INTERNALISASI SIKAP TERPUJI PADA ANAK USIA DINI (Studi Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Desa Manuru Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton) Risman, Kadar; Saleh, Rachman; Indriani
Jurnal Paris Langkis Vol 4 No 2 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v4i2.12885

Abstract

Tujuan Penelitian untuk mengetahui internalisasi sikap terpuji pada anak usia 5-6 tahun di Desa Manuru Kecamatan Siotapina. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif partisipatorik yang mempelajari permasalahan yang ada dan prosedur kerja yang berlaku. Penelitian kualitatif partisipatorik ini bertujuan untuk pengamatan secara dekat dan peneliti tidak hanya melakukan pengamatan namun juga berpartisipasi dalam proses internalisasi sikap terpuji. Unit analisis pada penelitian ini adalah lingkungan keluarga yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa internalisasi sikap terpuji pada anak usia dini yang dilakukan oleh orang tua di Desa Manuru menggunakan metode bercerita, metode pembiasaan, metode pengajaran, dan metodeketeladanan. Metode tersebut efektif dalam menumbuhkan sikap menghormati orang tua, berkata jujur, mengucapkan salam dan tolong menolong. Hal ini dapat dilihat dari hasil data yang diperoleh bahwa orang tua telah memberikan keteladanan, nasehat dan pengawasan yang terus menerus guna menginternalisasikan sikap terpuji pada anaknya sejak usia dini.
Analisis Permainan Kalego untuk Mengasah Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Saleh, Rachman; Misra Susanti, Siti; Muna, Siti; Hertuni, Firji
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.993

Abstract

Gerakan kalego memiliki keterkaitan dengan kemampuan motorik kasar anak. Permainan tradisional kalego akan membantu stimulasi kemampuan motorik kasar anak menjadi lebih aktif.  ketika anak melakukan gerakan dalam permainan kalego pada saat itulah anak menggunakan otot besar seperti merapatkan kedua kaki untuk menjepit tempurung kelapa dalam posisi terbuka dengan seimbang dan terkoordinasi. Kemampuan motorik setiap anak berbeda tergantung dari tingkat kematangan. Unsur dasar permainan ini meliputi gerak, tenaga, keseimbangan, ruang dan waktu, unsur tersebut sangat mempengaruhi anak dalam mengekspresikan geraknya. Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan motorik kasar anak dalam permainan tradisional kalego. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan menggambarkan kondisi lapangan. Penelitian ini melibatkan 10 anak di TK Pembina Negeri Wakorumba Selatan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan motorik kasar anak dapat distimulasi dengan bermain kalego. Anak-anak memiliki kemampuan untuk meloncat kearah depan dengan menggunakan kedua kakinya, mendorong dengan menggunakan tumit kaki kiri dan kanan, dan telah memiliki keseimbangan tubuh yang kuat, serta telah memiliki kordinasi mata dan kaki yang baik.
Sosialisasi Dampak Pernikahan Pada Usia Dini Adnan; La Jeti; Rachman Saleh; Tarno; Desti Ayu; Aris Susanto
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2134

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat dan orang tua di desa bantea kabupaten buton tengah mengenai pernikahan dini yang merupakan fenomena sosial yang masih terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Fenomena ini memiliki dampak signifikan terhadap individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Mengkaji dampak pernikahan dini, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun psikologis. Dari segi kesehatan, pernikahan dini berisiko tinggi menyebabkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan, serta gangguan kesehatan mental pada remaja yang terlibat. Secara pendidikan, pernikahan dini cenderung menghambat pencapaian pendidikan bagi perempuan, yang pada gilirannya membatasi peluang kerja dan meningkatkan ketimpangan gender. Dampak ekonomi yang ditimbulkan antara lain kesulitan finansial bagi pasangan muda, yang sering kali belum siap secara ekonomi untuk membangun keluarga. Secara psikologis, pernikahan dini dapat menyebabkan trauma, ketidakdewasaan emosional, dan masalah hubungan yang lebih kompleks di masa depan. Kegiatan ini menekankan perlunya pendekatan yang holistik dalam menangani pernikahan dini, dengan fokus pada pemberdayaan pendidikan, kesadaran kesehatan, dan kebijakan yang mendukung perlindungan anak dan remaja.
Indonesian Linguistics and Culture Training: Building Bridges of Cross-Cultural Understanding from an Early Age Mansyur, Firman Alamasyah; Haris, Abdul; Nengsih, Widya; Saleh, Rachman; Arsad, Arsad; Ridwan, Muhammad
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.525

Abstract

This international Community Service activity was held at Lukmanulhakeem School, Yala, Thailand, with the aim of introducing the importance of understanding Indonesian linguistics and culture to teachers and students to strengthen cross-cultural understanding from an early age. The background of this program is based on the need for an understanding of cultural diversity from an early age as an effort to build tolerance and solidarity in the educational environment. The methods used are interactive training, cross-cultural discussions, and field visits. The material provided includes an introduction to the basic vocabulary of Indonesian language and culture, such as greetings and traditional foods and gotong royong traditions. The results of the activity showed that as many as 35 teachers succeeded in improving their understanding of the linguistic concepts of Indonesian culture. In conclusion, this program has succeeded in creating harmonious cross-cultural relationships and has a positive impact on improving the quality of education at Lukmanulhakeem School. For the continuation of this program, further assistance and the provision of technology-based learning media are needed to support the sustainability of implementation in partner schools.
IMPLEMENTATION OF PRINCIPAL COMPETENCE IN EDUCATIONAL RESOURCE MANAGEMENT Agusalim, Agusalim; Saleh, Rachman; Riniati, Wa Ode; Yusnan, Muhammad; Farisatma, Farisatma
JURNAL EDUSCIENCE Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v12i3.7094

Abstract

Purpose – This study aims to identify the challenges faced by school principals in managing resources, as well as formulate strategies or recommendations that can support increasing the effectiveness of school management.Methodology – The research method uses a study approach to analyzing research journal trends using bibliometric mapping that allows policy makers, including school principals, to understand the development of innovations that can be applied in school management. Data analysis in this study was carried out on 650 documents that had been collected and selected based on relevance to the research topic. After the initial processing stage, the data was further analyzed using VOSviewer, a bibliometric software that allows visualization of relationships between researchers, institutional collaboration, and mapping of keywords that often appear in the documents analyzed.Findings – The results of this study indicate that the implementation of principal competencies in managing educational resources plays an important role in improving the effectiveness of school management and the quality of learning. The use of technology, data analysis, and performance-based approaches are the main focus in educational leadership strategies. The contributions of various countries show that this issue is receiving global attention, with best practices that can be adapted to improve school competitiveness.Contribution – With a data-based approach, principals can optimize teaching staff, facilities, and curriculum to create a more adaptive and innovative learning environment.
The Managerial Leadership of School Principals on Teachers’ Professional Performance Competence Agusalim, Agusalim; Ibanga, Isaac John; Yusnan, Muhammad; Saleh, Rachman; Riniati, Wa Ode
International Journal of Educational Management and Innovation Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v6i3.14383

Abstract

Background/purpose. Managerial leadership of school principals is one of the key factors that determines the quality of education, particularly in improving teachers’ professional competence. Principals are not only responsible as administrators but also as leaders who must be able to plan, organize, implement, and supervise all school activities. This study aims to examine the extent to which the managerial leadership of principals influences teachers’ professional competence in junior high schools in Baubau City. The research focuses on four managerial aspects which are planning, organizing, actuating, and controlling, and their relationship to the improvement of teachers’ professional performance. Materials/methods. The research used a quantitative method with multiple linear regression analysis. The sample consisted of all junior high school principals in Baubau City, selected through a saturated sampling technique. The instrument was a questionnaire that had been tested for validity and reliability to ensure the accuracy of the data. Results. The findings shows that managerial leadership, including planning (β = 0.312; p = 0.004), organizing (β = 0.281; p = 0.007), implementing (β = 0.246; p = 0.021), and supervising (β = 0.271; p = 0.008), positively and significantly affects teachers’ professional competence. The model’s R² value of 0.659 indicates that 65.9 percent of the variation is explained by the principal’s leadership, while 34.1 percent is influenced by other factor. The four managerial functions contribute meaningfully to encouraging teachers to improve their professional performance, which in turn enhances the overall quality of education in schools. Conclusion. The study confirms that principals’ managerial leadership significantly enhances teachers’ professional competence. Through effective planning, organizing, actuating, and controlling, principals provide direction and support that encourage teachers to improve their performance, thereby strengthening the overall quality of education in junior high schools in Baubau City.
Pembelajaran Kemaritiman dengan Metode Kontekstual Bagi Anak Usia Dini di TK Negeri 1 Bahari Tiga Suhardin, Neka; Kurniati, Asma; Saleh, Rachman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18952

Abstract

Pembelajaran anak usia dini memerlukan pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual agar lebih mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan pembelajaran kontekstual bertema kemaritiman pada anak usia dini di TK Negeri 1 Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research) yang menekankan partisipasi dan kolaborasi antara guru, peneliti dan peserta didik. Kegiatan seperti menonton video animasi tentang menjaga kebersihan laut, membuat kolase dari pasir, mebuat bingkai foto dari kulit kerang dan eksperimen gelombang laut dalam botol digunakan untuk mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian tema kemaritiman dalam pembelajaran kontekstual melalui aktivitas kreatif berbasis lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut efektif dalam membangun pengetahuan baru (konstruktivisme), mengembangkan kemampuan inkuiri, mendorong rasa ingin tahu melalui pertanyaan (questioning), serta memperkuat keterampilan bekerja sama dalam masyarakat belajar (learning community). Anak-anak terlibat aktif dan antusias selama proses pembelajaran, yang menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual dapat memperkaya pengalaman belajar sejak usia dini.
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA DINI DI LEMBAGA ISLAM TERPADU RUMAH ANAK SHOLEH Sumiati, Sumiati; Saleh, Rachman; jeti, La
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i5.1288

Abstract

Penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini menghadapi tantangan berupa paparan konten digital yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan nilai agama dan moral di PAUD Islam Terpadu Rumah Anak Sholeh, Pasarwajo, Buton. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan 25 anak kelas B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan efektif melalui pembiasaan doa harian, hafalan surah, keteladanan, dan kolaborasi dengan orang tua. Sebanyak 72% anak menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal kedisiplinan dan sopan santun. Tantangan utama yang dihadapi adalah pengaruh konten digital serta kurangnya penguatan nilai-nilai tersebut di lingkungan rumah. Penelitian ini menawarkan model pembiasaan berbasis agama yang dapat diterapkan di PAUD, dengan potensi pengaplikasian yang luas
PEMANFAATAN BAHAN SISA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI 1 BANDAR BATAUGA Alfianti, Wa Ode; Saleh, Rachman; Kurniati, Asma
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i5.1291

Abstract

Agar pendidikan anak usia dini mudah dipahami dan mendukung perkembangan holistik, pendidikan tersebut harus menyenangkan, relevan, dan kontekstual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana siswa TK Negeri 1 Bandar Batauga yang berusia 5–6 tahun dapat belajar melalui pemanfaatan barang-barang bekas. Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif antara pendidik, peneliti, dan siswa, adalah metodologi yang digunakan. Kegiatannya meliputi membuat anak ayam dari kardus, menggunakan sedotan untuk membuat stempel, membuat kolase kulit telur, dan menggunakan teknik melukis cipratan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kreativitas dan menanamkan cita-cita lingkungan. Pemanfaatan produk limbah rumah tangga sebagai alat pembelajaran kontekstual yang menanamkan cita-cita ekoliterasi sejak usia dini adalah hal yang membuat penelitian ini unik.Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tersebut efektif dalam mendorong perkembangan keterampilan motorik, kognitif, verbal, sosial-emosional, moral-religius, artistik, dan kreatif. Anak-anak terlibat dan bersemangat selama pelajaran, menunjukkan bahwa benda-benda yang dibuang dapat menjadi alat pengajaran yang menghibur dan bermanfaat. .