Claim Missing Document
Check
Articles

Tantangan Dan Risiko Yang Dihadapi Dalam Pemilu Tahun 2024 Ni Komang Ayu Trisna Devi; I Gede Fery Surya Tapa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9479

Abstract

Dengan mempertimbangkan fakta bahwa tahun 2018 dan 2019 adalah tahun pemilu dan fakta bahwa pelanggaran pemilu Indonesia masih sering terjadi, diharapkan peraturan baru Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 akan berdampak positif pada kinerja Bawaslu di masa depan, yang diharapkan lebih baik dibandingkan dengan peraturan sebelumnyaKegiatan sosialisasi ini membahas tentang “ Tantangan Dan Risiko Yang Dihadapi Dalam Persiapan Pemilu Tahun 2024 Di Desa Sumerta Kaja” dengan focus utama sosialisasi ini pada siswa siswi kelas 12 di SMAN 3 Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan utama yang dihadapi dan potensi risiko dalam persiapan Pemilu Tahun 2024 di Indonesia, terutama terkait dengan aspek logistik, keamanan, dan integritas pemilu, yang dapat mempengaruhi kelancaran dan keadilan pelaksanaan pemilihan umum, termasuk dampaknya terhadap partisipasi masyarakat dan kepercayaan publik terhadap proses demokratis. Metode yang digunakan untuk mendeskripsikan permasalahan yang ada di Desa Sumerta Kaja adalah observasi lapangan, dilanjutkan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi secara langsung kepada siswa siswi kelas 12 SMAN 3 Denpasar. Dari kegiatan ini, diharapkan kepada siswa siswi kelas 12 SMAN 3 Denpasar agar bisa lebih mengantisipasi terjadinya permasalahan baru dalam pemilu selanjutnya, dan menciptakan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Analysis on the Performance of Passenger Terminal Services at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali I Gede Fery Surya Tapa; I Nyoman Indra Kumara; Dewa Ayu Trisna Adhiswari Wedagama; Decky Cipta Indrashwara
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 9 No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v9i2.1239

Abstract

I Gusti Ngurah Rai International Airport is one of the busiest airports in Indonesia, due to the increasing number of air transportation service users. This research was conducted to determine the possibility of an increase in passengers every year for 20 years and provide alternative solutions that might be used at this airport if there are facilities that are no longer able to operate maximally. The method used in this research is an analysis of the average and linear trend using time series data from 2013 - 2022, then the method with the smallest standard deviation and the best correlation is chosen, namely the linear trend method. In conclusion, the increase in passengers based on the equation results reaches 3.249% and it causes some facilities to be no longer able to accommodate and operate optimally such as baggage claim devices, gate passport control, and arrival halls. Alternative applicable solutions must be found in these facilities, so that they can work optimally, such as expanding the number of tools and processing early on for gate passport control and generally providing solutions such as reconfiguring the terminal area, peak hour deployment, and technological innovation.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL TERMINAL PARKIR ELEKTRONIK DI KOTA TABANAN (STUDI KASUS: JALAN GAJAH MADA BARAT) Tapa, I Gede Fery Surya; Kumara, I Nyoman Indra; Indrashwara, Decky Cipta; Putra, I Made Pratista Dwi
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i3.4401

Abstract

Parkir merupakan keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara, permasalahan parkir akan timbul jika suatu tempat seperti perdagangan, kantor, sekolah, dan lainnya tidak mempunyai lahan untuk parkir. Penelitian memiliki tujuan untuk dilakukan analisis kelayakan finansial penerapan Terminal Parkir Elektronik. Data dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat melalui survei inventarisasi parkir, survei patroli parkir, dan data sekunder tersebut didapat dari instansi pemerintah daerah. Untuk mengetahui kelayakan finansial dapat diukur dari besar nilai dari NPV, BCR, IRR dan Discounted Pay Back Periode (PBP). Hasil dari analisis karakteristik parkir untuk kendaraan sepeda motor diperoleh jumlah 108 kendaraan dan indeks parker (IP) 0,527, sedangkan kendaraan ringan diperoleh jumlah 64 kendaraan dan indeks parker (IP) 0,621. Hasil perhitungan nilai kelayakan finansial dengan besar suku bunga 5,75% /tahun diperoleh untuk skenario 1 didapat NPV Rp 3,173,182,672,-, BCR 1,003, IRR 6% , skenario 2 didapat NPV Rp -434,892,290,-, BCR 0.9, IRR -26%, dan skenario 3 didapat NPV Rp 3,588,013,594,- , BCR 1,13, dan IRR 19%. Hasil analisis sensitivitas dan Payback Period didapat skenario 3 dan 1 dikatakan layak sedangkan skenario 2 dikatakan tidak layak
Percepatan Penyelesaian Proyek dengan Penambahan Tenaga Kerja Menggunakan Metode Least Cost Analysis Kumara, I Nyoman Indra; Tapa, I Gede Fery Surya; Indrashwara, Decky Cipta
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jts-utu.v10i1.9229

Abstract

 The Denpasar City Police Multipurpose Building project experienced constraints on project implementation delays due to the Eid al-Fitr holiday. This obstacle resulted in a delay in the progress of project realization by 9.346% or 19 days. The planned progress in week 20 is 66.521%, but the realization in the field has only reached 57.175%. The remaining duration of the project work is 76 days. This analysis aims to optimize the cost and duration of the remaining work with the addition of labor using the least cost analysis method, so that the project can be completed on time and the contractor does not get a fine. The analysis uses primary data in the form of observation costs, facility costs, overhead costs and unexpected costs. Then secondary data in the form of contractor unit price analysis, cost budget plan (RAB), and S curve. The data is analyzed starting from the remaining project work, crashing duration, to finding the cost slope in each job, and using the least cost analysis method to get the optimum cost and duration. The results of the analysis state that the project optimization cost after acceleration is Rp 3,077,713,130.90 with the duration of project implementation accelerated from 76 days to 57 days. The acceleration of the project duration will save the project cost of Rp. 18,428,493.93. 
Analisis Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Jembrana Tapa, I Gede Fery Surya; Wedagama, Dewa Ayu Trisna Adhiswari; Indrashawara, Decky Cipta; Kumara, I Nyoman Indra
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 6 No 1 (2024): Vol. 6 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v6n1.p59-66

Abstract

Kecelakaan yang tinggi di Kabupaten Jembrana memerlukan analisis untuk mengetahui karakteristik kecelakaan, daerah rawan kecelakaan dan lokasi rawan kecelakaan, yang bertujuan untuk memutuskan titik dimana diperlukan solusi untuk menekan angka kecelakaan. Data yang dipergunakan pada penelitian ini adalah data dari Polres Jembrana dari tahun 2015 sampai dengan 2017. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode Angka Ekuivalensi Kecelakaan dan metode Z-score, yang teridentifikasi dari kedua metode tersebut digunakan sebagai lokasi black site. Lokasi black site yang didapat dianalisis kembali untuk mencari black spot menggunakan metode Upper Control Limit (UCL). Untuk karakteristik kecelakaan yang ditinjau meliputi : Jumlah peristiwa kecelakaan dimana , Kendaraan dan orang yang terlibat, Korban Manusia, Kerugian Material, Tipe tabrakan, Hari terjadinya kecelakaan, Waktu terjadinya kecelakaan, dan Usia terjadi kecelakaan. Hasil analisis menunjukan lokasi yang teridentifikasi black site adalah Jalan Denpasar-Gilimanuk dan Jalan Ngurah Rai. Sedangkan untuk black spot tertinggi setiap ruas jalan, yaitu: Jalan Denpasar – Gilimanuk Sta 121 – Sta 122. Dari survei di lapangan, belum terdapatnya rambu peringatan lokasi rawan kecelakaan, penerangan jalan, dan juga kebanyakan kecelakaan terjadi karena tipe tabrakan depan belakang, sehingga diperlukan pemasangan rambu peringatan lokasi rawan kecelakaan, lampu penerangan jalan, dan pembatasan kecepatan untuk dapat terhindar dari tabrakan depan belakang.
Application of the Least Cost Analysis Method to Determine the Optimal Cost and Duration for Delayed Projects Kumara, I Nyoman Indra; Tapa, I Gede Fery Surya; Indrashwara, Decky Cipta; Wedagama, Dewa Ayu Trisna Adhiswari; Srikandi, Melati Budi
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v5i1.9303

Abstract

The construction project of the Polresta Denpasar Multi-Purpose Building experienced delays due to the Eid al-Fitr holiday, resulting in a 9.35% setback, equivalent to 19 days. In the 20th week, the planned progress was 66.52%, but actual progress was only 57.17%. With 76 days remaining for the project's completion, the least cost analysis method was applied to find the optimal cost and time for completing the remaining work by increasing the workforce. This approach aims to ensure the project is completed on time and the contractor avoids penalties. The penalty is 1/1000 (1 ‰) of the contract value. The analysis used primary data such as interviews and project observations, and secondary data including contractor unit price analysis, budget plans (RAB), and S-curves. The data was analyzed from the remaining project work, crashing duration, to finding the cost slope for each task, and then using the least cost analysis method to determine the optimal cost and time. The analysis results showed that the optimized project cost after acceleration was Rp 3,077,713,130.90, with the project duration reduced from 76 days to 57 days, accelerated by 19 days. This acceleration saved costs by Rp 18,428,493.93. By applying this method, the project is expected to be completed faster without compromising quality, and the contractor can avoid delay penalties. This approach helps in time efficiency and budget management, ensuring all resources are used optimally and the project is completed on target.
Sosialisasi Pemilih Cerdas Kepada Lansia di Banjar Tegal Baler Geria Kumara, I Nyoman Indra; Hampur, Oktavianus; Tapa, I Gede Fery Surya; Indrashwara, Decky Cipta; Wedagama, Dewa Ayu Trisna Adhiswari; Putra, I Ketut Anzas Dwi Anggara
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i5.973

Abstract

Kemajuan teknologi informasi memiliki potensi besar dalam menimbulkan disinformasi dan hoaks. Hal ini harus dihindari karena dapat mempengaruhi jalannya Pemilihan Umum 2024. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama kelompok lansia agar menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Banjar Tegal Baler Geria adalah salah satu wilayah di Kota Denpasar yang aktif dalam mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum 2024. Penduduk di wilayah ini membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses pemilihan umum, khususnya yang sudah memasuki kategori lansia. Implementasi program sosialisasi pemilih cerdas bagi masyarakat lansia di Banjar Tegal Baler Geria dilakukan dengan mengadakan acara sosialisasi dan selanjutnya dievaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Hasilnya didapatkan program sosialisasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pemilih lansia. Rata-rata peningkatan nilai peserta sosialisasi mencapai 30,17% pada setiap indikator yang ditetapkan, termasuk peningkatan pengetahuan politik, kemampuan menyaring informasi, serta kesadaran terhadap pentingnya Pemilihan Umum 2024. Peningkatan ini diharapkan mampu mengurangi dampak disinformasi dan hoaks, terutama di kalangan masyarakat lansia. Jika program sosialisasi ini diterapkan secara luas di setiap banjar atau desa di seluruh Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan kualitas Pemilihan Umum pada periode mendatang.
Sosialisasi pengelolaan sampah sebagai upaya peningkatan peran masyarakat di desa Sukawati I Gede Fery Surya Tapa; I Ketut Anzas Dwi Anggara Putra; I Nyoman Indra Kumara; Decky Cipta Indrashwara; Ida Ayu Mirah Mahaswari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26140

Abstract

Abstrak Program Sosialisasi Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Peningkatan Peran Masyarakat di Desa Sukawati bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan sampah di desa tersebut melalui pendekatan edukasi dan aksi lingkungan. Desa Sukawati, yang dikenal dengan potensi seni dan budayanya, menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah akibat kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu, melibatkan tiga tahap utama. Pertama, tahap sosialisasi dan edukasi akan dilakukan melalui seminar dan lokakarya. Selanjutnya, tahap implementasi aksi lingkungan akan mencakup kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Terakhir, evaluasi dan keberlanjutan program akan dilakukan dengan survei dan observasi untuk menilai dampak program serta pembentukan tim pengelola lingkungan desa yang akan mengawasi pelaksanaan dan memastikan program berjalan berkelanjutan. Melalui tahap sosialisasi dan edukasi, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemilahan sampah dan cara melakukannya. Implementasi aksi lingkungan, termasuk gotong royong, lomba kebersihan, dan pembentukan bank sampah, memperlihatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, yang berdampak positif pada penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA dan peningkatan daur ulang. Kata kunci: sosialisasi; pengelolaan sampah; desa sukawati Abstract Program Sosialisasi Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Peningkatan Peran Masyarakat di Desa Sukawati bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan sampah di desa tersebut melalui pendekatan edukasi dan aksi lingkungan. Desa Sukawati, yang dikenal dengan potensi seni dan budayanya, menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Metode pelaksanaannya yaitu melibatkan tiga tahap utama. Pertama, tahap sosialisasi dan edukasi akan dilakukan melalui seminar dan lokakarya. Selanjutnya tahap implementasi aksi lingkungan akan mencakup kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Terakhir, evaluasi dan penghentian program akan dilakukan dengan survei dan observasi untuk menilai dampak program serta pembentukan tim pengelola lingkungan desa yang akan mengawasi pelaksanaan dan memastikan program berjalan berkelanjutan. Melalui tahap sosialisasi dan edukasi, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemilahan sampah dan cara melakukannya. Implementasi aksi lingkungan, termasuk gotong royong, lomba kebersihan, dan pembentukan bank sampah, menampilkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, yang berdampak positif pada penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA dan peningkatan daur ulang. Keywords: socialization; waste management; sukawati village
Evaluasi Kelayakan Finansial Penerapan Terminal Parkir Elektronik Pada On Street Parking Di Kota Tabanan (Studi Kasus: Jalan M.H Thamrin Kediri - Tabanan) Surya Tapa, I Gede Fery; Indra Kumara, I Nyoman; Indrashwara, Decky Cipta
Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa Vol 18, No 2 (2023): April
Publisher : Pusat Penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jipr.18.2.293

Abstract

Bangkitan perjalanan menimbulkan salah satu masalah transportasi yaitu parkir, hal ini disebabkan pengendara akan memerlukan tempat untuk parkir jika ingin ke tempat yang dituju. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Kecamatan Kediri - Tabanan berpengaruh terhadap kebutuhan ruang parkir seperti di Jalan M.H Thamrin Kediri-Tabanan. Penerapan Terminal Parkir Elektronik (TPE), maka dilakukan bentuk upaya pembenahan manajemen pengelolaan parkir On Street, untuk mengurangi kebocoran pendapatan, transparansi pendapatan, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi kelayakan finansial dari penerapan Terminal Parkir Elektronik. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini meliputi data primer yang diperoleh melalui metode, seperti: survei inventarisasi parkir, survei patroli parkir, dan data sekunder yang dapat diperoleh dari instansi pemerintah daerah. Analisis kelayakan finansial menggunakan tiga skenario, yaitu skenario 1 dengan tarif tetap, LV= Rp.2000/jam MC=Rp.1000/jam, skenario 2 dengan tarif parkir tetap, LV= 3000/jam MC=2000/jam, skenario 3 dengan tarif parkir progresif, 1 jam pertama LV= 3000 MC=2000, 1 jam selanjutnya LV= 2000/jam MC= 1000/jam. Untuk mengetahui kelayakan finansial digunakan syarat penilaian investasi yaitu dengan menganalisis NPV, BCR, IRR dan Discounted Pay Back Periode (PBP). Hasil analisis karakteristik parkir untuk sepeda motor didapat jumlah 108 stall kendaraan dan indeks parkir 0,527 serta untuk kendaraan ringan didapat jumlah 67 stall kendaraan dan indeks parkir 1,138. Hasil analisis kelayakan finansial dengan suku bunga acuan Bank Indonesia, yaitu 5,75% /tahun diperoleh untuk skenario 1 didapat NPV Rp 1.375.105.319,-, BCR 1,5, IRR 44% , skenario 2 didapat NPV Rp 4.637.723.362,-, BCR 2,55, IRR 112%, dan skenario 3 didapat NPV Rp 6.714.171.169,- , BCR 3,2, dan IRR 154%, hasil analisis sensitivitas dan Payback Period didapat skenario 3 lebih baik dibandingkan dengan skenario 1 dan 2 . Jadi evaluasi dengan ketiga skenario tarif parkir menunjukan skenario 3 Penerapan Terminal Parkir Elektronik layak direalisasikan.
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS DI KABUPATEN BULELENG Tapa, I Gede Fery Surya; Kumara, I Nyoman Indra; Indrashwara, Decky Cipta; Indrawan, I Made Adi
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i4.3174

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang butuh perhatian khusus karena resiko yang ditimbulkan yaitu korban jiwa. Kecelakaan yang tinggi di Kabupaten Buleleng memerlukan analisis untuk mengetahui daerah rawan kecelakaan (black site) dan lokasi rawan kecelakaan (black spot), yang bertujuan untuk memutuskan titik dimana diperlukan solusi untuk menekan angka kecelakaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari Polres Buleleng dari tahun 2015-2017. Data tersebut dianalisis menggunakan metode Angka Ekuivalensi Kecelakaan dan metode Z-score, yang teridentifikasi dari kedua metode tersebut digunakan sebagai lokasi black site. Selain itu, untuk mencari black spot menggunakan metode Upper Control Limit (UCL). Hasil analisis menunjukan lokasi yang teridentifikasi black site adalah Jalan Singaraja – Gilimanuk, Jalan Singaraja – Seririt, Jalan Singaraja – Amlapura, Jalan Singaraja – Denpasar, Jalan Singaraja – Kubutambahan, Jalan Singaraja – Kintamani, Jalan Singaraja – Gerokgak, Jalan Singaraja – Busung Biu, Jalan Singaraja – Lovina, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, Jalan Laksamana, Jalan WR. Supratman, dan Jalan Surapati. Sedangkan untuk black spot tertinggi setiap ruas jalan, yaitu: a). Jalan Singaraja – Gilimanuk Sta 38 – Sta 39, b). Jalan Singaraja – Seririt Sta 15 – Sta 16, c). Jalan Singaraja – Amlapura Sta 30 – Sta 31, d). Jalan Singaraja – Denpasar Sta 12 – Sta 13, e). Jalan Singaraja – Kubutambahan Sta 6 – Sta 7, f). Jalan Singaraja – Kintamani Sta 12 – Sta 13, g). Jalan Singaraja – Gerokgak Sta 23 – Sta 24, h). Jalan Singaraja – Busung Biu Sta 28 – Sta 29, i). Jalan Singaraja – Lovina Sta 5 – Sta 6, j). Jalan Ahmad Yani Sta 2 – Sta 3, Jalan Gajah Mada Sta 1 – Sta 2, k). Jalan Laksamana Sta 2 – Sta 3, l). Jalan WR. Supratman Sta 4 – Sta 5, m). Jalan Surapati Sta 3 – Sta 4. Dari survei di lapangan, tidak adanya rambu peringatan lokasi rawan kecelakaan, penerangan jalan, dan juga kebanyakan kecelakaan terjadi karena tipe tabrakan depan belakang, sehingga diperlukan pemasangan rambu peringatan lokasi rawan kecelakaan, lampu penerangan jalan, dan pembatasan kecepatan untuk menghindari tabrakan depan belakang.