Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Mendeley Bagi Para Peneliti Muda Kota Pekanbaru Muthia Anggraini; Alfian Saleh
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i6.7774

Abstract

Penggunaan referensi atau citation manager seperti mendeley yang sudah mulai digalakkan bagi mahasiswa yang sedang menyusun Tugas Akhir, dapat mempermudah mahasiswa merevisi proposal atau Tugas Akhirnya dan dapat memahami lebih dalam lagi revisi Tugas Akhir. Dalam pengerjaan Tugas Akhir mahasiswa terbatas dalam mengakses referensi populer. Mahasiswa yang tergabung dalam grup research Tugas Akhir masih banyak yang kewalahan dan bahkan ada sebagian yang belum mengetahui tentang aplikasi Mendeley. Pada kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan pada Young Reasearcher Kota Pekanbaru, maka kami selaku tim pengabdian memberikan solusi yaitu memberikan pelatihan penggunaan aplikasi mendeley. Hasil yang didapat dari pelatihan ini adalah kegiatan pengabdian ini berlangsung dengan lancar, sesuai dengan waktu yang ditentukan serta mendapatkan perhatian yang baik serta respon positif dari seluruh peserta pelatihan. Peserta bisa menggunakan aplikasi mendeley dengan baik yaitu mulai dari menginstal software mendeley pada laptop, bisa melakukan pendaftaran atau pembuatan akun pada laman mendeley, bisa mensinkronisasikan mendeley dengan mocrosoft word melalui fitur Install MS Word Plugin, bisa melakukan penelusuran pustaka yang dilakukan secara daring, dan terakhir bisa membuat daftar pustaka secara otomatis dengan gaya sitasi yang disesuaikan. Kesimpulannya kuisoner sebelum pelatihan dimana jawaban yang paling dominan adalah 46,47% peserta pernah mendengar tentang mendeley. Untuk kuisoner setelah pelatihan 100% peserta memahami penggunaan aplikasi dan bisa menggunaan aplikasi mendeley
Arransemen Lagu Bertemakan Keselamatan Lalu Lintas Untuk Guru PAUD Alfian Saleh; Muthia Anggraini; Sean Marta Efastri
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i6.7775

Abstract

Kindergarten is located in Bandar Seikijang District which is on the edge of the eastern causeway which is an accident-prone road. In addition, there is no curriculum related to traffic safety in the learning process. In overcoming partner problems, the service team provides solutions in the form of assisting the arrangement of the song with the theme of traffic safety which is applied to the curriculum in schools. The steps for implementing the solutions offered in overcoming these problems are four stages, (1) the preparation, (2) the activity, (3) the simulation and microteaching, and (4) evaluation. From the results obtained there is an increase in the result of 50% of the pretest and posttest questions. Then 85% of participants agreed to increase learning creativity with song media and 75% of participants felt this activity was useful and 85% of teachers really followed the course of the activity and teachers could cerate song lyrics with the theme of traffic safety and directly practice it by means of microteaching.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH POME PADA PERKERASAN JALAN DITINJAU DARI NILAI VWA Alfian Saleh; Muthia Anggraini
Jurnal KOMPOSITS Vol 2, No 2 (2021): September, Jurnal KOMPOSITS
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jkts.v2i2.600

Abstract

Bahan pengikat perkerasan jalan yang banyak digunakan adalah aspal minyak AC 60/70. Untuk meningkatkan kinerja dan ketersediaan campuran aspal dalam jangka panjang. Pada penelitian ini penulis menciba campuran aspal beton lapis aus (AC-WC) menggunakan aspal minyak dengan penetrasi 60/70 dengan penambahan Limbah POME. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh nilai VMA pada perkerasan jalan dengan penambahan Limbah POME. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan variasi kadar Additive 0%, 1%, 2%, 3%, 4%,dan 5%.Pengujian menggunakan alat Marshall test. Hasil perhitungan didapatkan Kadar optimum Additive adalah 2,9975% dengan penggunaan Kadar aspal optimum 5,8% dengan nilai stabilitas tertinggi adalah 1891,88  kg pada kadar Additive 4% dan terendah  1609,35 kg pada kadar Additive 2%. Flow tertinggi adalah 3,88 mm pada kadar Additive 5% dan terendah 3,50 mm pada kadar Additive 4% nilai VMA Nilai VMA tertinggi 19,02% pada kadar Additive 5% dan terendah 10,56%.
Mendeley Desktop Training as a Reference Tool in Writing Scientific Papers for Comunnity of Literasi Muda Pekanbaru: Pelatihan Mendeley Desktop Sebagai Referensi Alat Dalam Menulis Karya Ilmiah Untuk Komunitas Literasi Muda Pekanbaru Muthia Anggraini; Virgo Trisep Haris; Alfian Saleh
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.807 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang820

Abstract

Higher education has a target to appear to be the best and advance in the world of education and society. The indicators seen are from the work produced by lecturers and students. Writing that produces scientific work is one of them. partners who are members of the Pekanbaru Young Litersi community have difficulty in making a Final Project which will be published in the form of an article. The difficulty is in managing to reference sources because they are not careful in including citations, and the difficulty in using the Mendeley application. The service team helps partners by providing training on the use of the Mendeley desktop. 31 participants are final year students from the Civil Engineering and Electrical Engineering Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru. 100% of participants have not been able to use this application. 67.47% of participants had never heard of Mendeley. 80.64% of participants don't know what Mendeley is. In conclusion, There has been an increase in partner understanding of the Mendeley app and its use. 100% of participants understand and can use the Mendeley application based on the distribution of the questionnaire given. Abstrak Perguruan Tinggi mempunyai target untuk tampil menjadi yang terbaik dan maju dalam dunia pendidikan dan masyarakat. Indikator yang dilihat adalah dari karya yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa. Tulisan yang menghasilkan karya ilmiah merupakan salah satunya. Mitra yang tergabung dalam komunitas Litersi Muda Pekanbaru mengalami kesulitan dalam membuat Tugas Akhir yang nanti dipublikasikan dalam bentuk artikel. Kesulitannya adalah dalam mengelola sumber referensi karena kurang teliti dalam mencantumkan kutipan, dan kesulitan menggunakan Mendeley desktop. Tim pengabdian membantu mitra dengan memberikan pelatihan penggunaan Mendeley desktop. Peserta berjumlah 31 orang yang merupakan mahasiswa tingkat akhir yang berasal dari Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru. 100% peserta belum bisa menggunakan aplikasi ini. 67,47% peserta tidak pernah mendengarkan tentang Mendeley. 80,64% peserta belum mengetahui apa itu Mendeley. Kesimpulannya Terjadi peningkatan pemahanan mitra tentang aplikasi Mendeley dan penggunaannya. 100% peserta memahami dan bisa menggunakan aplikasi Mendeley berdasarkan penyebaran kuisoner yang diberikan.
Kuat Geser Tanah Lempung Dengan Abu Tandan Sawit dan Semen Muthia Anggraini; Alfian Saleh
SAINSTEK Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i1.5

Abstract

Daya dukung dan kuat geser tanah merupakan sifat-sifat yang ada pada tanah yang sangat perlu diperhatikan. Untuk tanah lempung parameter tersebut perlu diperhatikan sehingga nantinya dapat memikul beban konstruksi yang ada diatasnya. Konstruksi jalan merupakan salah satu contoh bangunan sipil yang dibangun diatas tanah. Subgrade jalan sangat perlu diperhatikan untuk pembangunan konstruksi jalan, dimana harus memiliki daya dukung yang baik. Perbaikan tanah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan daya dukung dan memperbaiki sifat tanah lempung yang mudah mampat yaitu dengan stabilisasi. Stabilisasi tanah dengan pencampuran abu tandan sawit dan semen pada tanah lempung akan meningkatkan nilai kuat gesernya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai kuat geser tanah lempung dengan campuran 7,5% abu tandan sawit dan 5%, 7.5%, dan 10% semen. Metode yang digunakan adalah SNI 3420:2016 untuk pengujian kuat geser. Hasilnya dari pengujian kuat geser di laboratorium nilai kohesi ( c ) dan sudut geser (? ) tertinggi pada 7,5% abu tandan sawit dan 10% semen dengan nila kohesi 0,480 dan nilai sudut geser 41,54°. Kesimpulannya penambahan abu tandan sawit dan semen dapat meningkatkan nilai kohesi dan sudut geser tanah lempung.
Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Semen Terhadap Kuat Tekan Bebas Muthia Anggraini; Alfian Saleh
Sainstek (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencampuran tanah asli dengan abu tandan kelapa sawit kosong dan semen merupakan usaha untuk meningkatkan kuat dukung tanah lempung. Tujuan penelitian menentukan pengaruh penambahan 7,5% abu tandan kosong kelapa sawit dan semen masing – masing 5%, 7.5%, dan 10% terhadap nilai kuat tekan bebas. Kontribusi penelitian ini nantinya dapat menjadi rekomendasi untuk penanganan perbaikan tanah. Metode yang dilakukan adalah pengujian kuat tekan bebas tanah stabilisasi di laboratorium yang mengacu SNI 3638:2012. Hasil penelitian menunjukan tanah lempung yang diteliti termasuk lempung plastisitas tinggi dengan nilai batas cair 55,3%. Penambahan abu tandan kosong kelapa sawit dan semen cenderung mengurangi nilai batas cair tanah menjadi 40,30% pada persentase 7,5% abu tandan kelapa sawit kosong dan 10% semen. Nilai kuat dukung tanah naik maksimum 2,10 kg/cm² pada 7,5% abu tandan kosong kelapa sawit dan 10% semen, dan turun menjadi 1,88 kg/cm² pada 7,5% abu tandan kelapa sawit kosong dan 10% semen. Nilai kuat dukung tanah asli adalah 1,96 kg/cm². Kesimpulan yang didapat bahwa penambahan abu tandan kosong kelapa sawit dan semen cenderung mengurangi nilai konsistensi tanah dan menaikkan nilai kuat tekan bebas tanah pada kadar tertentu dan akan turun setelah mencapai maksimum.
Pengaruh Sebaran Takaran Tack Coat Pada Lapisan Perkerasan Jalan Muthia Anggraini; Hendri Rahmat; Alfian Saleh
Sainstek (e-Journal) Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan lentur jalan raya yang telah mengalami beberapa kali overlay sehingga terdiri dari beberapa lapis material beraspal. Antar lapis material beraspal tersebut diberi lapisan tack coat sebagai perekat antar lapisannya. Fungsi dari tack coat ini yaitu untuk menahan gaya geser yang terjadi diantara lapis perkerasan akibat beban kendaraan diatasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku lekatan tack coat dengan sebaran tack coat 0,25; 0,30; 0,35; dan 0,45 ltr/m2 terhadap lapisan perkerasan dengan curring time 15, 30, dan 45 menit. Metodologi yang digunakan yakni pengujian laboratorium, menggunakan alat uji geser langsung untuk mengukur kuat geser tack coat. Larutan tack coat dibuat dengan perbandingan takarannya 0,25; 0,30; 0,35; dan 0,45 ltr/m2. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat geser meningkat sampai pada sebaran takaran tack coat 0,35 ltr/m2, kemudian turun pada takaran tack coat 0,45 ltr/m2. Kuat geser maksimum pada masing-masing sebaran tack coat terjadi pada curring time 30 menit yaitu 325,86 kg, 342, 12 kg, 360,13 kg, dan 335, 14 kg. Kesimpulan penelitian ini adalah Semakin tinggi sebaran takaran tack coat maka semakin tinggi kuat gesernya, dan nilainya akan turun pada takaran tack coat 0,45 ltr/m2. Sebaran tack coat terbesar didapat pada curring time 30 menit. Kekuatan geser antara tack coat dan lapis perkerasan aspal meningkat sejalan dengan lamanya curring time dan setelah itu kekuatan geser tack coat akan menurun.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENGGUNA (STUDI KASUS : JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR SIMPANG PANGAT STA.0+000 S.D STA.3+000) Dedek Syariah; Fadrizal Lubis; Alfian Saleh
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 10 No 2 (2022): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fropil.v10i2.3042

Abstract

The East Cross National Road Simpang Pangat is a road network for the distribution of goods and services (international activities). This study was conducted with the aim of knowing the types of damage that occurred by observing the condition of the pavement directly and distributing questionnaires to 50 respondents, using the Binamarga method. Based on the results of road damage, the types of damage are longitudinal cracks, holes, corner breaks, surface texture damage, patches and height differences to the shoulder, with the priority order number obtained, namely number 2 from the UP range 0-7 then the value 2 is included in the category weight and must be included in the increase, while the results of the influence using the Likert scale method obtained a figure of 83.2% for road users and 84.0% for the community around the road and it is confirmed again by using the data on the effect of road damage on the community and road users using the SPSS application, the average value obtained from the questionnaire data is: 3.76 and falls into the category of Hight Interpretation with a standard deviation of 1.287 where the road must be repaired.
Pelatihan Pengujian Beton Bagi Laboran Teknik Sipil Di Kota Pekanbaru Alfian Saleh; Muthia Anggraini; Virgo Trisep Haris
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.83 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.820

Abstract

Abstract: A laboratory assistant is someone who has expertise and works in a laboratory and helps student learning processes (practicum) and lecturer research. In addition to laboratory laboratory assistants are also assisted by assisting the work of the laboratory. Given the importance of the role of a concrete laboratory assistant in supporting practical activities or testing in the laboratory, it is very important to improve the abilities and competencies of a concrete laboratory worker. These competencies need to be prepared considering technological advances, scientific developments continue to develop so that the roles and insights possessed by concrete laboratory workers are needed to answer all these challenges. In overcoming partner problems, the service team provides solutions in the form of concrete testing training for laboratory workers. The steps for implementing the solutions offered in overcoming these problems are four stages, namely (1) the planning stage, (2) the implementation stage, and (3) the evaluation stage. From the results obtained, there is an increase in the results of 62.1% of the preetest and posttest questions. Then 80% of the participants got a good score and 20% of the participants got a pretty good score.            Keywords: Laboratory Asistant, Concrete TestingAbstrak: Laboran adalah seseorang yang memiliki keahlian dan bekerja di laboratorium serta membantu proses pembelajaran mahasiswa (praktikum) dan penelitian dosen. Selain laboran laboratorium juga dibantu oleh asisten yang membantu pekerjaan dari laboratorium. Mengingat pentingnya peran seorang laboran beton dalam menunjang aktifitas praktikum ataupun pengujian di laboratorium, maka kemampuan dan kompetensi yang dimiliki seorang tenaga laboran beton sangat penting untuk ditingkatkan. Kompetensi ini perlu dipersiapkan mengingat kemajuan teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan terus berkembang sehingga peran dan wawasan yang dimiliki oleh laboran beton sangat dibutuhkan untuk menjawab semua tantangan tersebut. Dalam mengatasi permasalahan mitra maka tim pengabdian memberikan solusi berupa pelatihan pengujian beton bagi laboran. Langkah-langkah pelaksanaan solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu ada empat tahap yaitu (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi. Dari hasil yang didapat terdapat peningkatan hasil sebesar 62,1% dari soal preetest dan posttest. Kemudian sebesar 80% peserta mendapatkan nilai baik dan 20% peserta mendapatkan nilai cukup baik.Kata Kunci: Laboran, Pengujian Beton
Wear Rate By Utilizing Asphalt Starbit PG 70 Due To Peat Water Soat Muthia Anggraini; Krisela Br Simbolon; Alfian Saleh
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 8 No 1 (2023): MARCH
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v8i1.1053

Abstract

Asphalt Starbit PG 70 is a polymer (elastomer) based modified asphalt. The advantages of Asphalt Starbit PG 70 are resistant to water and weather, thus affecting the construction of highway infrastructure. Construction of highways in peat water areas, where the characteristics of peat water are that it contains high levels of organic matter and iron and has a low pH < 4 – 5, causing performance disturbances and causing pavement damage. The study aimed to analyze the wear value of Starbit asphalt due to peat water immersion for 30 minutes, 24 hours, and 48 hours. The research method is wear testing based on the 2018 Revision 2 Bina Marga Specifications. The results of soaking in peat water for 48 hours experienced an increase in weight loss of 7.37% due to having a high level of acidity which contains lignin compounds in organic matter. Meets the specifications of Highways 2018 Revision 2, namely for a weight loss value of ≤ 20%.