Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PRODUKTIFITAS PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN TANAH PROYEK JALAN TOL PEKANBARU-BANGKINANG STA 9+300 – 10+000 Ilham Bagus Satria; Fadrizal Lubis; Alfian Saleh
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v11i1.2113

Abstract

Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang menggunakan pekerjaan timbunan tanah. Permasalahan yang terjadi yaitu lahan untuk pintu masuk yang berada pada STA 9+350 – 10+000 berada di daerah pinggir sungai, baru saja dibebaskan pada bulan Januari tahun 2022 ini. Pada pekerjaan timbunan tanah, ada target yang harus terpenuhi, yaitu sebesar 2,336.733 m3/hari. Dari hasil peninjauan lapangan, diperkirakan terjadi keterlambatan dari pekerjaan timbunan tanah. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian guna mengetahui penyebab terjadinya keterlambatan. Pada penelitian ini menitik beratkan kepada tujuan untuk mengetahui produktifitas alat berat, guna menentukan solusi keterlambatan pekerjaan yang terjadi. Setelah melakukan tinjauan di lapangan, didapatkan hasil dari setiap alat berat sebesar 1,727,568 m3/hari (excavator), 1,663.230 m3/hari (dump truck), 12,344,320 (bulldozer), dan 8,300,544 m3/hari (vibro roller). Dari hasil yang didapat, untuk excavator dan dump truck tidak dapat memenuhi target yang telah direncanakan. Maka, upaya penanganan yang dilakukan adalah dengan penambahan jumlah alat yang bekerja di lapangan. Selain penambahan alat, juga dilakukan penambahan quarry tanah, guna menampung penambahan alat yang dilakukan. Penambahan sejumlah 6 buah alat untuk excavator meningkatkan produktivitasnya menjadi 3,455,136 m3/hari dan penambahan sejumlah 29 buah dump truck menjadi 3,455,136 m3/hari. Volume harian dapat tercapai dengan catatan kinerja alat di lapangan tidak menurun dan tidak ada faktor penghalang lainnya.
Analisis Variasi Suhu Pemadatan Cold Paving Hot Mix Asbuton pada Nilai Indirect Tensile Strenght Winayati .; sandela .; Alfian Saleh
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 No.1 Mei 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v3i1.7943

Abstract

Material cold paving hot mix asbuton terdiri dari asbuton butir, agregat dan bahan peremaja yang dicampur panas hampar dingin pada suhu 30°C. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai indirect tensile strength secara laboratorium. Pengujian indirect tensile strength dilakukan dalam dua kondisi yaitu conditional dan unconditional. Hasil dari pengujian conditional pada suhu 30°C sebesar 33.612 kPa, 45°C sebesar 110.038 kPa, 60°C sebesar 143.383 kPa, 75°C sebesar 158.990 kPa, 90°C sebesar 183.437 kPa. Hasil dari pengujian unconditional pada suhu 30°C 45.185 kPa, 45°C sebesar 134.325 kPa, 60°C sebesar 171.642 kPa, 75°C sebesar 190.004 kPa, 90°C sebesar 216.933 kPa. Dari hasil perbandingan nilai conditional dan unconditional didapatkan nilai tensile strength ratio pada setiap variasi suhu pemadatan, suhu 30°C sebesar 74,39 %, 45°C sebesar 81,92 %, 60°C sebesar 83,54 %, 75°C sebesar 83,68 %, 90°C sebesar 84,56 %. Dari hasil tensile strength ratio yang didapatkan suhu pemadatan 30°C belum memenuhi spesifikasi dari AASHTO T-283 yaitu >80 %.
Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir Muthia Anggraini; Alfian Saleh
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.171 KB) | DOI: 10.31849/jurkim.v2i2.10336

Abstract

Abstrak Peningkatan pembangunan jalan meningkat sangat signifikan pada saat sekarang. Pembangunan jalan juga sering dilaksanakan di atas tanah dengan daya dukung rendah. Tanah Lempung merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah. Kuat dukung tanah lempung dapat ditingkatkan agar dapat dipakai untuk subgrade jalan yaitu dengan melakukan stabilisasi tanah. Stabilisasi dengan penambahan pasir pada tanah lempung dapat menaikkan nilai California Bearing Ratio (CBR). Persentase penambahan pasir yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Sampel tanah lempung diambil dari daerah Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Pasir yang digunakan dari quarry kampar. Tujuan penelitian adalah untuk melihat peningkatan nilai CBR tanah dengan penambahan pasir pada tanah lempung. Metode penelitian menggunakan standar SNI 03-1744-2008 untuk pengujian CBR laboratorium. Hasil penelitian nilai CBR tanah asli adalah 3,72%. Nilai ini tidak memenuhi syarat dari Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 (Revisi 2) nilainya 6%. Nilai CBR meningkat menjadi 17,72% pada penambahan pasir sebesar 20%. Kesimpulannya penambahan pasir pada tanah lempung dapat meningkatkan nilai CBR tanah tersebut, yaitu menjadi 17,72% pada persentase 20% pasir. Semakin bertambah peresentase penambahan pasir nilai CBR tanah lempung semakin meningkat.
Karakteristik Tanah Timbun Sebagai Pengganti Subgrade Muthia Anggraini; Virgo Trisep Haris; Alfian Saleh
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.44

Abstract

Lapisan perkerasan jalan yang menjadi bagian konstruksi paling penting penting adalah subgrade atau tanah dasar, fungsinya untuk mendukung beban yang ada di atasnya. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai daya dukung tanah dasar adalah dengan perbaikan fisik tanah yaitu dengan mengganti tanah tersebut dengan tanah timbun. Tanah timbunan sebagai pengganti tanah dasar memiliki karakteristik yang harus sesuai dengan Spesifikasi Bina Marga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik tanah timbun sebagai pengganti subgrade jalan. Metode pengujian yaitu pengujian laboratorium. Sampel tanah timbun diambil dari Bekasab, Duri. Hasil penelitian untuk karakteristik tanah timbun yaitu untuk sifat fisis tanah tergolong klasifikasi CL yaitu lempung tak organik. Sifat mekanis tanah timbun diperoleh nilai CBR sebesar 16,80%. Kesimpulannya karakteristik tanah timbun untuk pengganti subgrade tidak diperbolehkan plastisitas tinggi dan untuk sifat mekanis nilai CBR berdasarkan Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2 > 6%.
Pendampingan Renovasi Plafond dan Pembuatan Tirai Pembatas Posyandu Mekar Kuntum Bau Semerbak Kelurahan Kampung Baru Kota Pekanbaru Muthia Anggraini; Alfian Saleh; Virgo Trisep Haris
Jurnal Pengabdian KOLABORATIF Vol 1, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jpk.v1i2.6271

Abstract

Kampung Baru Village is one of the villages in Senapelan District, Pekanbaru City. Has a Posyandu Mekar Kuntum Smell Fragrant. Posyandu functions are explained by partners for continuous monitoring of public health. Currently, posyandu still has simple facilities and infrastructure. To encourage people to feel comfortable when they are there, it is necessary to add facilities and infrastructure, namely by installing ceilings and dividing curtains. The purpose of this community service is to assist partners in making planning designs and cost budget plans (RAB) for ceiling renovations and curtain installation. The method used is the counseling method. The output of this activity is a planning drawing and the type of ceiling and curtain used and the RAB for installing the ceiling and curtain. The installed ceiling is a type of gypsum with a volume of 45 m2. For blinds that are installed made of soft and not transparent. Assisting with the installation of the posyandu ceiling and curtain.
Analysys of Variation of Soaking Duration of Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) Mixture Using Natural Rubber Modified Asphalt Against Indirect Tensile Strength Value (ITS) Saleh, Alfian; Siregar, Iwan Ananda; Anggraini, Muthia
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v26i1.46597

Abstract

Natural rubber asphalt modification is the result of the mixing of asphalt with natural rubber plus chemical additives of vulcanization (sulfur) that are mixed into one in a hot state. The addition of natural rubber makes the asphalt more elastic and able to withstand loads from heavier vehicles, more heat-resistant, and more adhesive to aggregates that make the road surface more resistant to cracks and holes. The research aims to analyze indirect tensile strength values in asphalt-modified natural rubber. The research method is a laboratory experimental study referring to SNI 6753:2015, with immersion variations of  ½ hour, 24 hours, 48 hours, and 72 hours. The results of the study were indirect tensile strength values at congestion for 12 hours, 24 hours, 48 hours, and 72 hours in a row of 459,752 KPa, 427,571 KPa, 379,771 KPa, and 379,971 KPa. The resulting tensile strength ratio for each variation is 100%, 92.98%, 82.59%, and 75.52%. The study concluded that the tensile strength ratio at submersion for ½ hours, 24 hours, and 48 hours meets the requirements of the AASTHO T-283 specification.
Nilai Uji Rendam (Immersion Test) Dari Material Recycle Asphalt Pavement (RAP) Dengan Menambahkan Oli Bekas Pada Perkerasan Jalan Saleh, Alfian; Wahyuni Megasari, Shanti; Lubis, Fadrizal; Trisep Haris, Virgo
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jurkim.v4i2.19799

Abstract

Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) is the result of dredging the old road pavement which is usually used as backfill and has even become waste that is usually rarely used. RAP material that is no longer used can be used as an additive in the manufacture of new asphalt concrete with rejuvenator. This study aims to determine the durability of used motor vehicle oil as a rejuvenating agent for RAP on the Lataston mixture gradation (HRS-WC) on Marshall and IRS characteristics. The testing stage is to test the characteristics of the RAP material. The optimum asphalt content (KAO) for the aggregate was obtained at 7,24%, while the optimum used oil content was obtained at 4,94% by weight of asphalt as a RAP rejuvenator. Marshall and IRS characteristics testing are in accordance with the 2018 Highways specification. Marshall test results show that as the amount of used oil freshener is added, the ability of the mixture to withstand loads decreases and the flexibility of the mixture increases, resulting in reduced asphalt durability represented by testing IRS 30 minutes and 24 hours which showed the durability value obtained a value of 60,49% in the Lataston mixture. As a result, the IRS value does not meet the requirements of the 2018 Highways Specification of 90%, so it is concluded that the results of the tests carried out do not meet the durability requirements and cannot be applied in the field..
Penentuan Klasifikasi Tanah Metode Unified Soil Classification System (USCS) Muthia Anggraini; Virgo Trisep Haris; Alfian Saleh
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jurkim.v4i2.21528

Abstract

Tanah yaitu material yang terdiri dari butiran mineral, organic, dan endapan yang relative lepas. Klasifikasi tanah sistem unified (USCS) dilakukan untuk menentukan pengelompokkan jenis tanah tanah berdasarkan distribusi ukuran butirannya.Jenis tanah baik itu sifat fisis dan mekanis merupakan faktor penting yang harus dipertimbangan dalam perencanaan konstruksi agar tidak terjadi kegagalan konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan jenis tanah yang terdapat di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah metode klasifikasi USCS. Peneltian ini menggunakan dari 4 titik yang terdapat di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Analisa yang dilakukan adalah dengan mengambil sampel tanah di lapangan, kemudian dilakukan pengujian sifat fisis di laboratorium. %. Untuk klasifikasi yang diperoleh yaitu tergolong tanah lempung dan tanah lanau. Klasifikasi tanah dipengaruhi oleh nilai Indeks Plastisitas (PI), dari hasil penelitian ini nilai Indeks Plastisitas terbesar yaitu sampel tanah titik sebesar 26.54 dengan klasifikasi tanah MH lanau tak organik. Kesimpulannya klasifikasi tanah berdasrkan metode USCS pada sampel tanah yang diuji yaitu tergolong klasifikasi tanah lanau dan lempung. Klasifikasi ini diperoleh berdasarkan nilai lolos saringan No.200 dan nilai LL serta PI.
ANALISIS BEBAN KENDARAAN TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN Julindra Aidi; Sjelly Haniza; Saleh, Alfian
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.1350

Abstract

Angkutan barang over loading sering melewati ruas jalan lintas provinsi yang merupakan Jalan Nasional,sehingga mengakibatkan kerusakan pada permukaan jalan. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian inibertujuan untuk mengetahui beban kendaraan terhadap penurunan umur rencana perkerasan jalan. Data yangdigunakan untuk angkutan adalah data primer dengan mengamati langsung hasil penimbangan angkutan barang di UPPKB Muara Lembu selama 7 hari. Untuk data sekunder berupa data LHR tahun 2020 dan data gambar teknik pemeliharaan perkerasan ruas jalan nasional. Untuk menganalisis beban kendaraan danpenurunan umur rencana menggunakan metode AASHTO 1993. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bebankendaraan di ruas jalan tersebut dalam keadaan muatan normal sebesar 1.064.232,81 ESAL dan kondisi realkendaraan yang melewati jalan tersebut menghasilkan jumlah repetisi beban lalulintas sebesar 6.640.034,55ESAL pada akhir umur rencana. Untuk keadaan over loading nilai daya rusak kumulatif kendaraan meningkatmenjadi 3.527.541,81 ESAL sehingga menghasilkan jumlah repetisi beban lalulintas kendaraan sebesar22.009.281,42 ESAL pada akhir umur rencana. Imbas angkutan barang over loading terhadap umur rencanaperkerasan jalan tersebut terjadi penurunan sebesar 64,6 %.
Pendampingan Penyusunan Konsep Wisata Berbasis Potensi Lokal pada Objek Wisata Pulau Semut Kelurahan Limbungan Muthia Anggraini; Alfian Saleh; Virgo Trisep Haris
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v3i3.3946

Abstract

Riverside areas have unique and varied characters that are not the same as others in terms of social, economic, cultural, and environmental aspects. The unique and specific character of the Pulau Semut Tourism object located in the Limbungan Village Pengambangan Area can be developed according to its potential. The location is on the side of the river which is still natural because it has a mangrove forest that is still beautiful. The local wisdom of this tourist attraction is that it is managed by the local community, with tourist destinations that are still natural, and there are several local products from fish processing that are worth developing as a local potential-based tourism concept. Partners still need to be assisted in terms of preparing local potential-based tourism concepts. The methods used are the discussion method, activity planning method, and implementation method. The result is that the concept displayed on the map is the local potential, namely the balimau spot and the culinary meatballs of rasau fish. In conclusion, the preparation of the Ant Island tourism concept emphasizes the local potential of Ant Island tourism.