Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

a Transformasi Ilmu Kalam Menuju Kalam Jadid: Telaah Atas Perubahan Paradigma Teologi Islam Kontemporer Farah Syafirna; Agus Khunaifi
Robbayana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Robbayana
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/robbayana.v3i2.91

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi Ilmu Kalam dari bentuk klasik menuju Kalam Jadid sebagai respons terhadap dinamika zaman dan tantangan pemikiran modern. Fokus kajian diarahkan pada perbedaan mendasar antara Ilmu Kalam klasik dan Kalam Jadid, faktor-faktor yang mendorong terjadinya perubahan paradigma teologi Islam, serta penerapan konkret Kalam Jadid dalam merespons isu-isu kontemporer. Ilmu Kalam klasik umumnya bersifat apologetik dan berorientasi pada pembelaan doktrin, sementara Kalam Jadid menawarkan pendekatan rasional-kritis yang lebih dialogis dan terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, filsafat modern, serta realitas sosial-politik umat Islam.Transformasi ini didorong oleh berbagai faktor, antara lain kemajuan ilmu pengetahuan, perkembangan pemikiran filsafat Barat, serta kebutuhan umat Islam akan teologi yang relevan dengan konteks kekinian. Sebagai contoh penerapan, Kalam Jadid digunakan untuk membahas isu-isu seperti pluralisme agama, HAM, lingkungan hidup, dan relasi agama-negara. Studi ini menunjukkan bahwa Kalam Jadid merupakan bentuk revitalisasi pemikiran teologis Islam yang bertujuan untuk menjaga relevansi ajaran Islam dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Implementation of Vocabulary Teaching Using the Educaplay Word Search Puzzle Siti Fahimatul Ilmia; Agus Khunaifi; Tuti Qurrotul Aini; Muhammad Atif Awadh Ramadhan
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 5 No. 1 (2026): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v5i1.54606

Abstract

This study aims to describe the application of Arabic vocabulary learning using the digital media Educaplay Word Search Puzzle at Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Semarang City and analyze the activities and responses of students during the learning process. This study uses a descriptive qualitative approach with the research subjects of an Arabic teacher and grade VII students who are directly involved in learning activities. Data collection techniques include observation of the learning process, interviews with teachers and students, and documentation as supporting data. Data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the use of Educaplay Word Search Puzzle media can create an interactive, collaborative, and participatory learning atmosphere. Students are actively involved in recognizing vocabulary, paying attention to Arabic letter patterns, and applying the mufradat found in the preparation of simple sentences. Digital game-based learning also encourages increased learning motivation, group cooperation, and the creation of a more meaningful vocabulary learning process. Thus, Educaplay Word Search Puzzle can be a relevant alternative digital media in supporting Arabic vocabulary learning at the madrasah level.
Relevansi Kepemimpinan Ratu Kalinyamat terhadap Model Kepemimpinan Perempuan di Era Pemerintahan Modern uswatun khasanah; Agus Khunaifi
PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah Vol. 8 No. 1 (2026): PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis relevansi kepemimpinan Ratu Kalinyamat (abad ke-16) sebagai model bagi kepemimpinan perempuan di era pemerintahan modern, di tengah tantangan struktural dan kultural yang masih membatasi partisipasi perempuan dalam politik kontemporer. Menggunakan metode penelitian kepustakaan, studi ini bertujuan menyoroti eksistensi, kapasitas, dan legitimasi peran perempuan dalam pemerintahan modern melalui refleksi historis kiprah Ratu Kalinyamat. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ratu Kalinyamat adalah pemimpin strategis, militer maritim yang disegani, visioner dalam perdagangan, serta diplomat yang ulung. Ia berhasil menstabilkan wilayah Jepara, mengembangkan kekuatan maritim, dan menantang dominasi asing, menunjukkan bahwa efektivitas kepemimpinan tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh kemampuan strategis, visi politik, dan keberanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kisah Ratu Kalinyamat menjadi fondasi historis yang kuat untuk memperkuat legitimasi dan peran perempuan dalam politik modern, menentang narasi maskulin dan konstruksi sosial pascakolonial yang membatasi. Ia menegaskan bahwa kapasitas kepemimpinan perempuan adalah bagian integral dari pengalaman politik Nusantara.
Comparing Tolerance Values in Islamic and Hindu Teachings as an Effort to Strengthen Religious Moderation in Islamic Religious Education at Schools Chotimah, Chusnul; Zulaikhah, Zulaikhah; Khunaifi, Agus
Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Prodi Studi Agama-Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/arj.v6i2.34566

Abstract

Religious diversity in Indonesia necessitates an inclusive understanding to maintain social harmony amidst the challenges of polarization and religious exclusivism. Schools serve as strategic spaces for instilling values of tolerance through Islamic Religious Education (PAI). This study aims to compare tolerance values in Islamic and Hindu teachings, analyze the common ground between the two, and explore their implementation in PAI learning as an effort to strengthen religious moderation. This research employs a qualitative approach involving a review of theoretical literature of learning in schools with Muslim and Hindu students. The results indicate that despite having different theological frameworks, Islam and Hinduism share a strong convergence in social ethics. Islam emphasizes tasamuh, ta’awun, and ukhuwwah insaniyyah (human brotherhood), while Hinduism is grounded in Tat Twam Asi (equality of essence) and Ahimsa (non-violence). Both teachings agree on prioritizing values of humanity, peace, and acceptance of plurality. The implementation of these values in PAI learning is carried out through cross-religious curriculum integration, dialogical methods, inclusive character habituation, and teacher role modeling. The implementation results show a significant positive impact, where the majority of students (90-94%) demonstrate mutual respect and the ability to cooperate without discrimination. This study concludes that a comparative approach in PAI is effective in strengthening students' religious moderation