Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Integrasi Metode Kualitatif dan Kuantitatif dalam Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Feri, Feri Riski Dinata
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/f75r7p71

Abstract

Penelitian dalam manajemen pendidikan Islam memerlukan pendekatan yang komprehensif untuk memahami kompleksitas dan dinamika yang ada. Dalam konteks ini, integrasi metode kualitatif dan kuantitatif menjadi penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Metode kualitatif, yang berfokus pada penggalian makna dan pengalaman individu, dapat memberikan konteks yang kaya terhadap fenomena yang diteliti. Sementara itu, metode kuantitatif, yang mengandalkan data numerik dan statistik, memungkinkan peneliti untuk mengukur dan menganalisis variabel secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana integrasi kedua metode tersebut dapat meningkatkan kualitas penelitian dalam manajemen pendidikan Islam. Dengan menggabungkan kedua pendekatan, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan wawasan yang lebih holistik dan aplikatif bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam di Indonesia.
Transformasi Digital dalam Pengelolaan Pendidikan Islam di SMP Al Hikmah Pisang Baru Hamdhan Djainudin; Feri Riski Dinata
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/8xpr2f82

Abstract

Transformasi digital dalam pengelolaan pendidikan Islam menjadi isu yang semakin relevan di era modern ini. SMP Al Hikmah Pisang Baru, sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada pengembangan karakter dan pengetahuan agama, telah menerapkan berbagai inovasi digital untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan pengelolaan administrasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital mempengaruhi pengelolaan pendidikan Islam di SMP Al Hikmah Pisang Baru, dengan menyoroti berbagai aspek seperti penggunaan teknologi dalam pembelajaran, pengelolaan data siswa, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Dengan menggunakan metode kualitatif dan data yang relevan, artikel ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai penerapan teknologi dalam pendidikan Islam
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an dengan Menggunakan  Metode ‘Ilman Wa Ruuhan Afin Nida Al Hasanah; Feri Riski Dinata; Slamet Rianto; Muslih Qomarudin
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/nnv16566

Abstract

Metode Ilman wa Ruuhan merupakan salah satu inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang saat ini mengalami perkembangan signifikan dalam dunia pendidikan Islam. Dari sisi manajemen, metode ini memberikan kemudahan bagi pengajar melalui sistem pembelajaran yang terstruktur, meskipun masih terdapat kebutuhan pelatihan bagi sebagian tenaga pendidik untuk memahaminya secara utuh. Sejak diperkenalkan di SMPIT Daar ‘Ilmi Way Kanan pada tahun 2024, penerapannya masih menghadapi sejumlah penyesuaian, baik dari sisi guru maupun peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penerapan metode Ilman wa Ruuhan di SMPIT Daar ‘Ilmi Way Kanan, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian para tenaga pengajar (ustazah) kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen metode Ilman wa Ruuhan dilaksanakan melalui dua aspek utama, yaitu manajemen waktu dan pengaturan irama bacaan. Manajemen waktu pembelajaran dilakukan selama 60 menit dengan pembagian tahapan: pembukaan (5 menit), hafalan (15 menit), kegiatan inti (35 menit), dan penutup (5 menit). Adapun pengaturan irama bacaan memerlukan keterampilan khusus ustazah dalam mempraktikkannya kepada siswa. Kelebihan metode ini adalah adanya buku panduan yang memudahkan penerapan, sedangkan kekurangannya terletak pada sifatnya yang masih baru sehingga memerlukan adaptasi lebih lanjut dari para pengajar
Kolaborasi Pesantren dan Perguruan Tinggi Islam: Model Manajemen Kemitraan Berkelanjutan Dinata, Feri Riski; Kuswadi, Ali; Marlina, Marlina
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/9s94b812

Abstract

Kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam merupakan langkah strategis dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana kedua institusi ini dapat saling melengkapi dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional, memiliki kekayaan nilai-nilai moral dan spiritual yang sangat penting. Di sisi lain, perguruan tinggi Islam membawa pendekatan akademis yang lebih modern dan sistematis. Melalui metode library research, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk menganalisis praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Misalnya, kolaborasi dalam bentuk program pertukaran pelajar atau pengembangan kurikulum bersama dapat menciptakan sinergi yang bermanfaat. Namun, tantangan seperti perbedaan manajemen dan visi pendidikan sering kali muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat peran sosial pesantren dalam masyarakat. Dengan mengintegrasikan kekuatan masing-masing, kolaborasi ini dapat menciptakan model pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam kesimpulannya, kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam tidak hanya bermanfaat bagi institusi itu sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
FUNGSI SUPERVISI UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Dinata, Feri Riski; Ritonga, Hotman Sugeng; Gunawan, Dedi; Nailurrachman, M. Tariq; Nasor, M. Nasor
Jurnal Al-Hikmah Vol. 4 No. 2 (2023): Al-Hikmah Way Kanan
Publisher : LP2M STIT Al-Hikmah Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/awh.v4i2.55

Abstract

Pendidikan di Indonesia belum maksimal, padahal Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak Sumber Daya Manusia (SDM). Tetapi SDM tersebut belum mampu bersaing secara internasional hal ini disebabkan oleh prestasi yang masih rendah. Penelitian ini merupakan studi pustaka terhadap mutu pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif, yang dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data diperoleh melalui teknik penelitian kepustakaan (library study) yang mengacu pada sumber yang tersedia baik online maupun offline seperti: jurnal ilmiah, buku dan berita yang bersumber dari sumber terpercaya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa supervisi dirancang untuk mengembangkan dan meningkatkan profesionalisme guru sehingga guru tersebut dapat berkembang dalam pekerjaannya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar. Hasil dari penelitian menunjukkan supervisi pendidikan memiliki fungsi berupa koordinator, konsultan, evaluator. Langkah-langkah dalam melakukan supervisi dibagi kedalam 3 langkah, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi.
Pembelajaran Humanistik Dalam Mendorong Pengembangan Afeksi Dinata, Feri Riski
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i1.1188

Abstract

Teori pembelajaran humanistik adalah teori yang berorientasi pada aspek kemanusiaan yang mengedepankan bagaimana memanusiakan manusia (dalam hal ini peserta didik), dengan harapan peserta didik mampu mengembangkan potensi dirinya. Teori ini memandang manusia sebagai subyek yang bebas, merdeka untuk menentukan arah hidupnya. Manusia bertanggung jawab penuh atas hidupnya sendiri dan juga atas hidup orang lain. Teori ini juga memberikan sumbangannya bagi pendidikan alternatif yang dikenal dengan sebutan pendidikan humanistik (Humanistic Education). Pembelajaran humanistik berusaha mengembangkan individu secara keseluruhan melalui pembelajaran nyata. Pengembangan aspek emosional, sosial, mental, dan keterampilan dalam berkarier menjadi fokus dalam model pembelajaran humanistis. Pembelajaran humanistik selalu mendorong peningkatan kualitas diri manusia melalui penghargaannya terhadap potensi-potensi fitrah dalam hal ini segala potensi positif yang ada pada setiap insan. Seiring dengan perubahan dan tuntutan zaman, proses pembelajaran pun senantiasa berubah. Teori ini cocok dalam pembelajaran demi mendorong pengembangan afeksi, yakni kebutuhan manusia untuk mendapatkan respon yang baik atau perlakuan yang hangat dari orang lain.
PAI Dan Pendidikan Damai di Indonesia Dinata, Feri Riski; Qomarudin, Muslih; Ermayanti, Ermayanti
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i2.1198

Abstract

Adalah suatu aspek penting yang harus selalu terus menerus dikembangkan dan diperjuangkan di Indoneisa adalah kerukunan. Kita menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, untuk itu dalam menanggapi kemajemukan tersebut perlu adanya rumusan kerukunan bersama dikalangan masyarakat agar tidak terjadinya kekerasan dan terciptanya kedamaian dalam kehidupan di Indonesia. Islam sangat merespon terkait isu perdamaian, dalam islam, perdamaian merupakan salah satu pilar yang menjadikan islam mampu berjalan melintasi waktu dan tempat di seluruh dunia lebih dari 14 abad ini, bahkan diutusnya Nabi Muhammad dalam salah satu hadis adalah untuk menebarkan kedamaian. Pendidikan sebagai salah satu cara dalam memberdayakan masyarakat mengambil andil yang cukup besar dalam mewujudkan kerukunan dan perdamaian masyarakat plural Indonesia, lewat pendidikan perdamaian diharapkan Indonesia memiliki jiwa kesatuan dan keutuhan dalam bingkai kemajemukan dan terciptanya masyarakat harmonis dan saling toleran di segenap penjuru tanah air Indonesia. Makalah ini bertujuan untuk mencoba menganalisa bentuk dari pendidikan damai dalam bingkai ke-Indonesiaan dan ke-Islaman yang rahmatan lil alamin.
Karakter Islam Refleksi Untuk Pendidikan (Karakter Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Guru) Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Qomarudin, Muslih
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i3.3843

Abstract

Pendidikan karakter sungguh dapat menahan kemerosotan mental dan perilaku manusia. Selain itu, pendidikan karakter dapat juga meningkatkan mutu dan kualitas manusia yang sempurna, sebagai abdullah dan khalifatullah. Karakter yang baik dapat mengantarkan manusia mencapai ketentraman dan ketertiban hidup bersama (bermasyarakat). Artikel ini disusun dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), baik berwujud buku-buku maupun jurnal ilmiah lainnya yang relevan dengan tema pembahasan. Setelah bahan-bahan kajian terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah analisis bahan kajian kemudian dijelaskan dengan deskriptif untuk mendapatkan kerangka teoritis yang konstruktif tentang “Karakter Islam Refleksi untuk Pendidikan”. Karakter bagi seorang guru yang dapat digali dari sumber agama Islam diantaranya adalah: berakhlak Islamiah yang benar dan kokoh, mengamalkan syariah secara benar dan baik, ikhlas dan khusnuzan kepada Allah, berakhlak karimah, mencintai ilmu dengan berusaha menguasai IPTEK dan ilmu agama, bersyukur, beretos kerja islami tinggi, profesional, sabar dan tawakal, serta menebarkan rahmat bagi sesama.
Pembiasaan Shalat Dhuha Berjamaah Terhadap Pembentukan Karakter Siswa di MI Guppi Pisang Baru Bumi Agung Way Kanan Nadila; Muslih Qomarudin; Feri Riski Dinata; Amir Mahmud
Edu-MI Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2025): Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Edu-MI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rasa keingintahuan dan rasa menariknya pembiasaan shalat dhuha berjamaah di MI GUPPI Pisang Baru yang dilaksanakan setiap hari senin-kamis oleh siswa siswi kelas IV, V dan VI, Penelitian ini bertujuan untuk ; (1) Mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Langkah Langkah pembiasaan shalat dhuha berjamaah, dan ketertiban siswa dalam melaksanakan pembiasaan shalat dhuha berjamaah di MI GUPPI Pisang Baru Bumi Agung Way Kanan. (2) Mendeskripsikan apa saja pembentukan karakter siswa melalui shalat dhuha berjamaah di MI GUPPI Pisang Baru Bumi Agung Way Kanan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penerikan kesimpulan, Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya shalat dhuha berjamaah yang dilaksanakan setelah jam istirahat sekolah yaitu jam 09:30-10:00 serta terbentuknya karakter siswa dengan melalui pembiasaan shalat dhuha berjamaah yaitu karakter disiplin, tanggung jawab dan religius
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 01 Pisang Baru Kec. Bumi Agung Kab. Way Kanan T.P 2024/2025 Rahmad Fauzan; Feri Riski Dinata; Devita Sa’diyah
Edu-MI Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2025): Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Edu-MI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan penyesuaian pembelajaran sesuai dengan minat dan kemampuan peserta didik masing–masing sehingga dapat meningkatkan pemahaman kognitif peserta didik. Inovasi dengan menggunakan pembelajaran diferensiasi diperlukan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran pada kelas yang memiliki sebaran yang beraneka ragam. Tujuan Penelitian ini adalah Mengidentifikasi proses penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 01 Pisang Baru Bumi Agung Kabupaten Way Kanan, mengetahui tingkat efektivitas strategi pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN 01 Pisang Baru Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan dan mengetahui tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran IPAS dikelas IV SDN 01 Pisang Baru Bumi Agung Kabupaten Way Kanan. Untuk memahami fenomena yang terjadi terhadap subjek yang diteliti dan mampu menghasilkan data yang bersifat deskriptif, dengan bentuk dokumen tulisan dan juga bentuk lisan yang peneliti peroleh melalui tahapan wawancara, dokumentasi dan observasi pada saat penelitian. Tahapan analisis data penulis menggunakan model reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pada tahapan uji keabsahaan data menggunakan trianggulasi sumber. Penerapan Pembelajaran Diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di SDN 01 Pisang Baru diterapkan dengan menyesuaikan materi, proses, dan produk pembelajaran sesuai dengan kebutuhan, minat, dan tingkat kesiapan siswa. Guru menggunakan berbagai strategi seperti pengelompokan fleksibel, pemanfaatan media pembelajaran yang variatif, serta asesmen formatif untuk menyesuaikan instruksi kepada setiap siswa