Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PROFIL KETERAMPILAN TEKNIK DASAR STROKE (MEMUKUL) BULUTANGKIS PADA CLUB BULUTANGKIS KOTA JAYAPURA (PB. FIK UNCEN) Nasruddin Nasruddin; Junalia Muhammad; , Ansar CS
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 3: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kemampuan keterampilan Teknik dasar Stroke (memukul) pada atlet klub PB. FIK Uncen. Keterampilan teknik dasar bermain bulutangkis tidak diperoleh secara instan, tetapi melalui latihan yang terprogram dan dilaksanakan secara sistematis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari unsur-unsur , ciri-ciri, sifat-sifat suatu fenomena. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Sampel yang digunakan berjumlah 15 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampling purposive, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiono (2015: 85). Dalam hal ini ada 15 atlet PB. FIK yang masuk kategori prestasi. Berdasarkan analisis teknik dasar keterampilan bulutangkis ditinjau dari teknik memukul bola (stroke) pada kelas klub bulutangkis PB. FIK Uncen, dengan tes kemampuan keterampilan bulutangkis ada 2 orang atau sebesar 13,33% yang masuk dalam kategori Baik Sekali, 5 orang atau sebesar 33,33 % yang masuk dalam kategori Baik, 4 orang atau sebesar 26,67 % masuk dalam kategori Cukup, 3 orang atau sebesar 20% masuk dalam kategori Kurang, dan 1 orang atau sebesar 6,67% masuk dalam kategori Kurang Sekali. Sedangkan untuk rata-rata keseluruhan teknik dasar keterampilan bulutangkis ditinjau dari teknik memukul bola (stroke) pada klub PB. FIK Uncen adalah sebesar 184,133. Hasil tersebut diartikan bahwa teknik dasar keterampilan bulutangkis ditinjau dari teknik memukul bola (stroke) pada atlet PB. FIK Uncen masuk dalam kategori Cukup.
Effect of circuit bodyweight training on health-related physical fitness in sports college students: a quasi-experimental study Sutoro Sutoro; Dewi Nurhidayah; Astini Asri; Ansar CS; Pinton Setya Mustafa
Sriwijaya Journal of Sport Vol. 5 No. 3 (2026): Sriwijaya Journal of Sport
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55379/sjs.v5i3.262

Abstract

Research Problems: Physical fitness is a fundamental component of health and athletic performance among physical education students. However, limited access to training equipment and facilities often restricts the implementation of effective resistance training programs. Bodyweight training has emerged as a practical and cost-effective alternative, yet empirical evidence regarding its effectiveness in improving multiple components of physical fitness among sports college students remains limited. Research Objectives: This study aimed to examine the effect of a circuit bodyweight training program on the physical fitness of sports college students by comparing changes in fitness outcomes between an experimental group and a control group. Methods: This study employed a quasi-experimental design using a two-group pre-test–post-test approach. A total of 43 sports college students were randomly assigned to an experimental group (n = 22) and a control group (n = 21). The experimental group completed a circuit bodyweight training program consisting of eight exercises over 16 training sessions, while the control group followed regular physical activity. Physical fitness was assessed using a battery of tests, including body mass index (BMI), sit-and-reach, leg and back dynamometer, and the Cooper test. Data were analysed using descriptive statistics and analysis of covariance (ANCOVA) with JASP statistical software. Results: The ANCOVA results demonstrated statistically significant differences between the experimental and control groups following the intervention (p < .05). Participants who completed the circuit bodyweight training program showed greater improvements in overall physical fitness compared with those in the control group. These findings indicate that a structured bodyweight training program can effectively enhance physical fitness among sports college students. Conclusion: Circuit bodyweight training conducted over 16 sessions is an effective and economical approach for improving physical fitness in sports college students. The findings support the use of bodyweight exercises as an accessible resistance training strategy in physical education and sports settings, particularly where training facilities are limited. This study contributes to the growing evidence on low-cost exercise interventions and provides practical guidance for educators and coaches. Future studies should compare bodyweight training with other resistance training methods, such as multiple-set or free-weight training, over longer intervention periods and across different populations.
Survey Of Students Learning Interest in Basketball at SMA Negeri 3 Sentani Ansar CS; Eka I Putu Eka Wijaya Putra; Baharuddin Hasan; Syahruddin Syahruddin; Muh. Syaiful Syam; Daniel Womsiwor
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.43

Abstract

The aim of this research is to determine students' interest in basketball at SMA Negeri 3 Sentani. This research method uses a survey method by giving questionnaires (Questionnaire) to students using descriptive survey research because it describes the condition of the respondents. The sample for this research was a total population of 150. The results of the research were 12 or 18% of students who played diligently and actively to become professional basketball players. As many as 72 students or 45% were interested in playing basketball for health purposes, while 17 students or 11% were motivated by social encouragement, and 41 students or 23% played basketball just for fun. The learning aspect of basketball students averages 75% because the personal aspect is obtained from the percentage results for each sub-variable using value intervals and number of students.
The Influence Of Interest In Sports On Student Learning Outcomes In The Subject Of Physical Education In Class VI SD YPKP 1 SENTANI Nasruddin Nasruddin; Junalia Muhammad; Ansar CS; Ipa Sari Kardi; Baharuddin Hasan; Ibrahim Ibrahim; Ivon Marlin Dike; Renata Anastasya Engelique; Meilani Paulina Lewier
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh minat berolahraga dan bagaimana pengaruh pada mata pelajaran pendidikan jasmani di kelas VI SD YPKP 1 Sentani. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pada pendekatan penelitian kuantitatif diartikan sebagai metode yang meneliti populasi atau sampel tertentu, analisis data bersifat statistik yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditentukan. Penelitian menentukan sampel dengan menentukan dan menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah siswa 30 orang. Sedangkan pengumpulan data penelitian menggunakan tes (Pre test dan Post tes), kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah nilai Ftabel Anova didapatkan Fhitung sebesar Fhitung = 8.268 dengan tingkat signifikansi probabilitas 0.040 < 0.050, maka model regresi dipakai untuk memprediksi variabel minat berolahraga. Penelitian ini membahasan tentang minat berolahraga sebesar 60% dengan kategori tinggi, 27% dengan kategori sedang, dan 13% dengan kategori rendah. Sedangkan hasil mata pelajaran pendidikan jasmani sebesar 53% kategori tinggi, 43% kategori sedang, dan 4% kategori rendah. Hasil analisis data berpengaruh secara signifikan antara minat berolahraga terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan jasmani sebesar 43%. Sehingga Ha diterima dan berbunyi terdapat pengaruh secara siginifikan pada minat berolahraga terhadap minat belajar pada mata pelajaran pendidikan jasmani.
The Effect Of Basic Movement Training Methods On Increasing Badminton Forehand Long Service Hitting Ability In PB Children FIK Junalia Muhammad; Onri Charlos Fredo Rahanyaan; Nasruddin Nasruddin; yos wandik; Friska Sari Gracia Sinaga; Yohanis Manfred Mandosir; Ansar CS; Alfius Mawo Paisei; Ferans Meage
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.51

Abstract

Permainan bulutangkis sangat digemari oleh anak-anak sebagai sarana untuk bermain. Proses latihan bulutangkis bagi anak lebih kepada peningkatan keterampilan gerak dasar serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya seperti disiplin, kerjasama, sportivitas, dan menghargai lawan. Dengan demikian, anak bisa bermain dan belajar. Namun, salah satu teknik dasar yang harus dikuasai dengan baik agar bisa bermain adalah servis, karena servis merupakan serangan awal yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan poin atau angka. Servis dapat dilakukan melalui servis panjang maupun servis pendek. Namun kebanyakan anak tergolong pemula, maka jenis servis yang pertama dilatih adalah servis panjang forehand. Servis panjang forehand adalah pukulan servis dalam permainan tunggal yang dicirikan servis yang tinggi dan jauh kebelakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dari pemberian metode latihan gerak dasar terhadap peningkatan kemampuan servis panjang forehand bulutangkis pada anak-anak PB.FIK. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Eksperimen Kuasi dengan model One Group Pretest Posttest Design. Variabel dalam penelitian terdiri atas dua variable yaitu variable bebas adalah metode latihan gerak dasar, dan variable terikat adalah servis panjang forehand. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 anak. Adapun Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Deskriptif, Uji Normalitas, dan Uji t Dependent (berpasangan) dengan bantuan SPSS Version 21 & 22.