Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Investigating Student-Lecturer Interactions in EFL Classroom: A Speech Acts Analysis Afifuddin, Afifuddin
JETLEE : Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of English Language Teaching, Linguistics and Literature (JETLEE)
Publisher : JETLEE: Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/jetlee.v4i1.2570

Abstract

Within educational settings, the exploration of signals presents enough opportunities to analyze the dynamic exchanges between teachers and students. Gaining insight into the consequences of sign usage in educational settings can improve teaching methods and foster a greater understanding of the intricacies of human communication. This study investigates the complexities of speech acts in the process of learning the English language, with a specific emphasis on illocutionary speech actions between students and lecturers. Gathering data from 24 students, who were randomly selected from a single class, was done using Searle's taxonomy of speech acts. Verbal exchanges were documented and examined utilizing pragmatic analytic methodologies. The results demonstrate a prevailing reliance on representatives, underscoring a significant focus on effective communication skills and values. Directives, which are intended to influence the activities of listeners, are commonly used, while expressives and commissives are less frequently employed. This distribution highlights the central emphasis on the exchange of knowledge and the solicitation of information or actions during classroom interactions. The novel finding of this research is the recognition of a distinct hybrid speech act that incorporates components of representatives and directions. This indicates a fresh approach where students can effectively communicate information while also influencing their peers' comprehension and actions.
Reformasi Birokrasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar Abdurrohman, Abdurrohman; Cikusin, Yaqub; Afifuddin, Afifuddin
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i4.3410

Abstract

Reformasi Birokrasi Pelayanan adalah sebuah kebijakan Pemerintah Daerah yang telah diberikan kewenangan oleh Pemerintah Pusat sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dalam ayat 1 bahwa dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dapat melakukan pembaharuan dan innovasi pelayanan publik. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan apa faktor pendukung dan penghambat reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis dari Miles, Huberman (2014) yakni meliputi pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil Kabupaten Blitar dalam kurun waktu lima tahun terkahir telah melakukan reformasi birokrasi pelayanan administrasi. perubahan dan innovasi pelayanan administrasi di tinjau dari kelembagaan terdapat perubahan struktur, dan dari sisi penataan perubahan visi-misi organisasi dan dari sisi sumber daya aparatur terdapat program pelatihan dan bimbingan teknis terhadap pegawai Dispendukcapil dan pihak pelayanan di desa/kelurahan. pada 5 tahun terakhir ditinjau dari pelayanan ada tiga pelayananantara lain pelayanan tersentral, pelayanan online dan pelayanan Lapk Sarah. Adapun faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan Dispendukcapil. Faktor pendukung yakni aplikasi E-SIAP dan aplikasi Lapak Sarah. Sementara faktor penghambat yakni kurangnya SDM untuk di lapangan, anggaran bertahap.
Shopping Model on Traditional Online Market Kurniati, Rini Rahayu; Afifuddin, Afifuddin; Ewaldy, Silvio Maric
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.2 (2022)
Publisher : STMIK Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.504 KB) | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.396

Abstract

This study aims to analyze the shopping model during the Covid-19 pandemic and the role of shopping models in traditional online markets for consumers in traditional online markets in Malang City. This study was a descriptive qualitative method. Data were collected by using technical triangulation through Hyarta Danadipa Raya company and online traditional market consumers as informants. The shopping model at the traditional online market in Malang city used the Tumbasin application. It was accessible by following the two steps to pay online. Moreover, it could be processed directly by the online market service. Within half to one hour, the goods could be received by consumers. The role of the shopping model in traditional online markets provided convenience, fast service, appropriate services according to orders, convenience in payments and security during the Covid-19 pandemic.  
Multicultural-Based Islamic Religious Education in Schools Afifuddin, Afifuddin
Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : FAI UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic religious education in schools, particularly in the context of theological instruction, is often delivered with a primary focus on fostering faith and emphasizing the attainment of spiritual rewards such as paradise. However, this approach frequently overlooks the importance of cultivating an awareness of and engagement with other religious traditions. This paper examines the factors contributing to the exclusivist and intolerant tendencies often found in religious education. In an era characterized by globalization and increasing openness, religious education must undergo a paradigmatic and philosophical reorientation. Such an approach should nurture a more inclusive and pluralistic understanding of religion among students, emphasizing multicultural humanism, dialogical persuasion, and active social engagement.
Peningkatan Skala Usaha UMKM Melalui Inovasi Teknologi Mesin Produksi Kue Lumpur Di Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang Afifuddin, Afifuddin; Rani, Abdul; Nuriyanti, Ika; Agus Salim, Muhammad; Margianto, Margianto; Sholikah, Nisa'us; Chabiburrochman, M. Mas'ud
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i2.6860

Abstract

Usaha  skala rumah tangga IRT “Siti Rochaniyah” menghadapi beberapa masalah. Mereka kekurangan alat produksi seperti penyaring minyak, metode pengolahan produk yang tidak memperhatikan sanitasi dan higienitas, dan tidak ada pembukuan keuangan bisnis. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan mitra Industri Rumah Tangga (IRT) “Siti Rochaniyah” dengan mengajarkan produsen lebih banyak tentang manajemen produksi dan keuangan. Program ini dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada pemilik dan karyawan IRT "Siti Rochaniyah." Salah satu hasil dari program pengabdian adalah peningkatan produksi melalui penyediaan oven kue lumpur; peningkatan pengetahuan mitra tentang prinsip sanitasi dan kebersihan; dan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra tentang pembukuan keuangan dengan pengelolaan usaha menggunakan konsep POAC (Planning Organising Actuating Controlling).
Implementasi Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Santunan Kematian Bagi Penduduk Kabupaten Lumajang Yusni, Berliana Shakinah; Muchsin, Slamet; Afifuddin, Afifuddin
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i9.4540

Abstract

Kebijakan santunan kematian di Kabupaten Lumajang merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan jaminan sosial kepada masyarakat yang mengalami musibah kematian. Namun, dalam pelaksanaannya, kebijakan ini menghadapi berbagai tantangan di lapangan yang memengaruhi efektivitas implementasinya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2019 tentang Santunan Kematian di Kabupaten Lumajang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di beberapa kecamatan dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Van Meter dan Van Horn yang menekankan enam variabel utama: standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik pelaksana, disposisi pelaksana, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian ini menyimpulakan bahwa implementasi kebijakan santunan kematian di Kabupaten Lumajang merupakan bentuk kebijakan top-down yang sangat dipengaruhi oleh inisiatif dan komitmen politik dari kepala daerah. Implementasi kebijakan santunan di Kabupaten Lumajang sudah berjalan secara efektif dan didukung oleh berbagai faktor pendukung sejak ditetapkannya Perbup Lumajang No 3 Tahun 2019, namun masih belum sepenuhnya optimal, dimana masih terdapat faktor penghambat dalam implementasi kebijakan seperti proses verifikasi berulang yang prosesnya masih manual dan kendala Geografis pada daerah Kecamatan yang lokasinya cukup jauh dari pusat administrasi.
Analisis Usaha Padi Sawah Dan Keputusan Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Afifuddin, Afifuddin; Asaad, Mhd.; Sibuea, Mhd. Buhari
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.219-226

Abstract

Pertanian padi di Indonesia menghadapi tantangan berupa penurunan kualitas tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Konsep pertanian organik menjadi solusi dengan manfaat jangka panjang untuk kesuburan tanah. Namun, pemanfaatan pupuk organik masih minim karena dianggap kurang ekonomis dan memerlukan biaya tambahan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, yang memiliki luas lahan sawah 1.224 ha, dengan tujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam menggunakan pupuk organik, pengaruh produktivitas terhadap pendapatan, serta kendala yang dihadapi petani.Metode yang digunakan meliputi SEM untuk analisis faktor keputusan dan kendala, serta analisis R/C dan B/C rasio untuk produktivitas. Data primer dikumpulkan dari 32 petani dengan metode sampel jenuh. Hasil menunjukkan bahwa usaha tani padi layak secara ekonomi (R/C rasio 1,81), meski efisiensinya masih rendah (B/C rasio 0,81). Faktor dominan seperti luas lahan dan dukungan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani menggunakan pupuk organik, sementara manfaat ekonomi dan lingkungan tidak signifikan. Rekomendasi meliputi peningkatan dukungan pemerintah melalui insentif, subsidi, dan penyuluhan untuk mendorong penggunaan pupuk organik, menjaga kesuburan tanah, serta mendukung keberlanjutan lingkungan
Linguistic creativity in music: Analyzing code-switching in the Acehnese regional pop songs Afifuddin, Afifuddin; Murni, Sri Minda; Sumarsih, Sumarsih
Studies in English Language and Education Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v12i3.41631

Abstract

This study explored the types of code-switching in Acehnese songs sung by Bergek, an Acehnese pop musician, and identified additional phenomena of code-switching beyond existing theoretical frameworks. The data consisted of ten purposively selected Bergeks songs collected from YouTube and Smule.com. The data were analyzed using a qualitative data analysis model that involves data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The data were categorized based on types of code-switching, including tag-switching (insertion of brief phrases or tags from one language into another), intra-sentential switching (the switch at the clausal, sentential, or word levels), and inter-sentential switching (alternation between clauses or sentences). The findings show that these three types of code-switching exist in Bergeks songs, with intra-sentential switching being the most prevalent (80 occurrences), reflecting the complex integration of multiple languages within a single sentence. Inter-sentential switching is the second most dominant type, observed 36 times. Tag-switching is the least common type identified, with only four occurrences. Interestingly, other notable patterns were also discovered, including affixation (the combination of Acehnese affixes with Indonesian base words) and phonemic fusion, where phonetic elements from different languages were blended. These patterns occurred 14 times in total. These findings provide a detailed view of the frequency and variety of code-switching in Bergeks songs, contributing to enhancing comprehension of language use in bilingual and multilingual musical contexts.
Tindak Pidana Memperdagangkan Orang sebagai Pekerja Seks Komersial Afifuddin, Afifuddin; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya perdagangan orang sebagai pekerja seks komersial, pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana dan upaya-upaya pencegahan serta hambatan dalam penanggulangan tindak pidana perdagangan orang.Untuk memperoleh data dalam penulisan ini dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari literatur dan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana memperdagangkan orang sebagai pekerja seks komersial adalah faktor ingin mencari kesenangan dan faktor kurangnya uang. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana yang relatif ringan hal ini karena faktor pelaku belum pernah dihukum dan berterus terang serta sopan di persidangan, periode tahun 2011-2012 terjadi 3 kasus, terhadap pelaku dijatuhi hukuman paling singkat 3 tahun penjara dan denda Rp.120.000.000. Upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan seperti tindakan preventif yaitu mengadakan penyuluhan dan seminar bahaya perdagangan orang dan tindakan represif yaitu memproses pelaku melalui lembaga peradilan. Disarankan kepada pihak penegak hukum untuk memberikan ketentuan restitusi kepada korban yang dibebankan kepada pelaku. .
STEROID LEVEL AND PREGNANCY RATE OF ACEH COWS IN RESPONSE TO OVULATION INDUCTION USING PRESYNCHOVSYNCH METHOD Adam, Mulyadi; Siregar, Tongku Nizwan; Wahyuni, Sri; Gholib, Gholib; Ramadhana, Cut Erika; Ananda, Riski; Afifuddin, Afifuddin
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 11, No 4 (2017): December
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v11i4.8994

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan level steroid dan persentase kebuntingan sapi aceh terhadap induksi ovulasi dengan metode presynch-ovsynch. Dalam penelitian ini digunakan sepuluh ekor sapi aceh betina dengan status tidak bunting, minimal dua bulan pascapartus, sudah pernah beranak, dan sehat secara klinis. Sapi dibagi atas dua kelompok, yang masing-masing terdiri atas lima ekor sapi. Kelompok pertama (K1) disinkronisasi berahi dengan metode presynch-ovsynch. Pada kelompok kedua (K2), disinkronisasi berahi menggunakan 5 ml PGF2 secara intramuskulus dengan pola penyuntikan ganda dengan interval 12 hari. Setelah 48 jam akhir perlakuan, sapi pada K1 dan K2 diinseminasi menggunakan semen beku fertil. Observasi berahi dilakukan setelah penyuntikan terakhir. Koleksi darah untuk pemeriksaan level estradiol dilakukan segera setelah inseminasi dilakukan sedangkan koleksi darah untuk pemeriksaan progesteron dilakukan pada hari ke-7 pasca-inseminasi. Level steroid diukur menggunakan teknik enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Pemeriksaan kebuntingan dilakukan 90 hari pasca-inseminasi menggunakan teknik palpasi rektal. Seluruh sapi menunjukkan gejala berahi setelah perlakuan. Level estradiol dan progesteron pada K1 vs K2 masing-masing adalah 294,98110,48 vs 392,7611,6 pg/ml (P0,05) dan 23,8515,14vs 12,695,64ng/ml (P0,05). Persentase kebuntingan pada K1 vs K2 masing-masing adalah 60,0 vs 0,0%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa metode presynch-ovsynch tidak dapat meningkatkan level steroid tetapi dapat meningkatkan persentase kebuntingan pada sapi aceh.