Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Uji Coba Desain Tracer Terhadap Kejadian Missfile di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonogiri Kota Kurniasari, septiana Vivi; Sinta Novratilova; Sukmaningsih, Wahyu Ratri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.89

Abstract

Abstrak — Tujuan penggunaan Tracer sebagai alat bantu adalah untuk membantu pengelolaan dokumen rekammedis yang salah tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan tracer design dalammencegah kejadian missfile di RSUD PKU Muhammadiyah Kota Wonogiri. Penelitian ini dilakukan denganmenggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui berbagai teknik,antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kepala rekam medis dan filing merupakan subjek utamapenelitian ini, sedangkan dokumen rekam medis merupakan objek penelitian utama. Analisis data dilakukanmelalui teknik analisis deskriptif. Bedasarkan hasil penelitian desain tracer yang dipilih terbuat dari bahan plastikpolyester/polypropylene bentuk persegi panjang ukuran 35cm x 12cm dengan slip peminjaman dokumen rekammedis dan desain Standar Prosedur Operasional (SPO) pengggunaan tracer, uji coba desain tracer dan SPOpengggunaan tracer dapat memberikan kemudahan dan membantu petugas dalam pengembalian dokumen rekam medis, angka kejadian missfile setelah uji coba penggunaan tracer mengalami penurunan drastis dari 20% menjadi 0%. Sebaiknya mengadakan evaluasi pada unit rekam medis terhadap pengelolaan rekam medis bagian filing, penggunaan tracer dapat diterapkan secara terus menerus untuk menghindari kejadian missfile dan mengadakan sosialisasi SPO pengggunaan tracer bagi petugas rekam medis.
Hubungan Aspek Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Karanganyar Fauziah Kurnia Permatasari; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Sinta Novratilova
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.91

Abstract

 Abstrak — Puskesmas dalam memberikan sebuah pelayanan kesehatan harus yang berkualitas atau bermutu, salahsatunya dengan memberikan fasilitas yang lengkap agar meningkatkan kepuasan serta kualitas hidup pasien ataupengguna pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatandengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Karanganyar. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakanmetode analitik observasional. Sampel yang digunakan yaitu 100 pasien rawat jalan. Intrumen penelitianmenggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square dengan p-value ≤ 0,05. Hasil daripenelitian menunjukkan ada hubungan dimensi kehandalan (p-value=0,003), dimensi bukti fisik (p-value = 0,004),dimensi jaminan (p-value = 0,004), dimensi empati (p-value = 0,002) dan dimensi daya tanggap (p-value = 0,002)dengan kepuasan pasien di Puskesmas Karanganyar.
Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pasien Rawat Inap Kasus Bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta Tahun 2022 Pingki Dwi Kusumawati; Wahyu Wijaya Widiyanto, M.Kom; Wahyu Ratri Sukmaningsih, M.K.M
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.103

Abstract

Abstrak — Mutu pelayanan kesehatan dapat dicapai dengan penilaian berbagai aspek, salah satunya kualitaskelengkapan pengisian dari formulir informed consent pada rekam medis pasien. Informed consent adalah suratpersetujuan tindakan kedokteran yang diberikan kepada pasien atau keluarganya setelah memperoleh informasiberupa penjelasan secara lengkap mengenai tindakan medis/kedokteran yang akan dilakukan pada pasien. Adanyaformulir informed consent bertujuan sebagai jaminan hukum jika tindakan yang dilakukan terjadi suatuketidaksesuaian. Tujuan penelitian adalah mengetahui angka kelengkapan pengisian formulir informed consentpasien rawat inap kasus bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta pada tahun 2022. Penelitian ini dilakukandengan metode kuantitatif. Sampel penelitian sejumlah 179 formulir informed consent pada dokumen rekam medispasien rawat inap kasus bedah. Analisis data dilakukan secara univariat yaitu menganalisis setiap variabel darihasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kelengkapan pengisian informed consent sebanyak36 formulir lengkap (20%) dan sebanyak 143 formulir tidak lengkap (80%). Komponen review analisis kuantitatifdengan angka ketidaklengkapan terbanyak yaitu review autentifikasi (41%). Penyebab banyaknya formulirinformed consent tidak terisi atau kosong adalah kesibukan dari dokter penanggung jawab pasien mengakibatkanterburu-buru dalam mengisi data sehingga tidak melengkapi formulir informed consent.
Analisis Aspek Keamanan Ruang Filing Terhadap Kerahasiaan Dokumen Rekam Medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonogiri Kota Prayoga, Dina Ayu; Novratilova, Sinta; Sukmaningsih, Wahyu Ratri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i2.147

Abstract

Keamanan terhadap kerahasiaan merupakan bentuk pengelolaan rekam medis yang paling pentinguntuk penunjang standar terbaik untuk penyimpanan rekam medis di ruang filing, beberapa aspek meliputi aspekfisika, aspek biologi dan aspek kimiawi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek-aspekkeamanan terhadap kerahasiaan dokumen rekam medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonogiri Kota.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakanwawancara, observasi, dokumentasi dan rekam suara. Penelitian dilaksanakan pada ruang penyimpanandokumen rekam medis (filing) di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonogiri Kota. Hasil penelitian yaitu,kurangnya pencahayaan glass block dan lampu, belum terdapat fasilitas AC (Air Conditioner), belum terdapatventilasi di dalam ruang, belum terdapat fingerprint, belum terdapat cairan pembasmi serangga, belum terdapatkamper untuk pengusir serangga, merosotnya kandungan kimia di map dokumen rekam medis, dan terdapat debudi dalam ruang filing. Sehingga keamanan untuk menjaga kerahasian diperlukannya ruang penyimpanan danfasilitas yang baik dan sesuai dengan standar SPO keamanan terhadap kerahasian.
Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pasien Rawat Inap Kasus Bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta Tahun 2022 Kusumawati, Pingki Dwi; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Sukmaningsih, Wahyu Ratri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan dapat dicapai dengan penilaian berbagai aspek, salah satunya kualitaskelengkapan pengisian dari formulir informed consent pada rekam medis pasien. Informed consent adalah suratpersetujuan tindakan kedokteran yang diberikan kepada pasien atau keluarganya setelah memperoleh informasiberupa penjelasan secara lengkap mengenai tindakan medis/kedokteran yang akan dilakukan pada pasien. Adanyaformulir informed consent bertujuan sebagai jaminan hukum jika tindakan yang dilakukan terjadi suatuketidaksesuaian. Tujuan penelitian adalah mengetahui angka kelengkapan pengisian formulir informed consentpasien rawat inap kasus bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta pada tahun 2022. Penelitian ini dilakukandengan metode kuantitatif. Sampel penelitian sejumlah 179 formulir informed consent pada dokumen rekam medispasien rawat inap kasus bedah. Analisis data dilakukan secara univariat yaitu menganalisis setiap variabel darihasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kelengkapan pengisian informed consent sebanyak36 formulir lengkap (20%) dan sebanyak 143 formulir tidak lengkap (80%). Komponen review analisis kuantitatifdengan angka ketidaklengkapan terbanyak yaitu review autentifikasi (41%). Penyebab banyaknya formulirinformed consent tidak terisi atau kosong adalah kesibukan dari dokter penanggung jawab pasien mengakibatkanterburu-buru dalam mengisi data sehingga tidak melengkapi formulir informed consent.
Analisis Uji Coba Desain Tracer Terhadap Kejadian Missfile di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonogiri Kota Kurniasari, Septiana Vivi; Novratilova, Sinta; Sukmaningsih, Wahyu Ratri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penggunaan Tracer sebagai alat bantu adalah untuk membantu pengelolaan dokumen rekammedis yang salah tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan tracer design dalammencegah kejadian missfile di RSUD PKU Muhammadiyah Kota Wonogiri. Penelitian ini dilakukan denganmenggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui berbagai teknik,antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kepala rekam medis dan filing merupakan subjek utamapenelitian ini, sedangkan dokumen rekam medis merupakan objek penelitian utama. Analisis data dilakukanmelalui teknik analisis deskriptif. Bedasarkan hasil penelitian desain tracer yang dipilih terbuat dari bahanplastik polyester/polypropylene bentuk persegi panjang ukuran 35cm x 12cm dengan slip peminjaman dokumenrekam medis dan desain Standar Prosedur Operasional (SPO) pengggunaan tracer, uji coba desain tracer danSPO pengggunaan tracer dapat memberikan kemudahan dan membantu petugas dalam pengembalian dokumenrekam medis, angka kejadian missfile setelah uji coba penggunaan tracer mengalami penurunan drastis dari20% menjadi 0%. Sebaiknya mengadakan evaluasi pada unit rekam medis terhadap pengelolaan rekam medisbagian filing, penggunaan tracer dapat diterapkan secara terus menerus untuk menghindari kejadian missfile danmengadakan sosialisasi SPO pengggunaan tracer bagi petugas rekam medis
Hubungan Aspek Kualitas Pelayananidengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Karanganyar Permatasari, Fauziah Kurnia; Sukmaningsih, Wahyu Ratri; Novratilova, Sinta
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas dalam memberikan sebuah pelayanan kesehatan harus yang berkualitas atau bermutu,salah satunya dengan memberikan fasilitas yang lengkap agar meningkatkan kepuasan serta kualitas hiduppasien atau pengguna pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui hubungan kualitaspelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Karanganyar. Jenis penelitian inikuantitatif menggunakan metode analitik observasional. Sampel yang digunakan yaitu 100 pasien rawat jalan.Intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square dengan p-value ≤ 0,05. Hasil dari penelitian menunjukkan ada hubungan dimensi kehandalan (p-value=0,003), dimensibukti fisik (p-value = 0,004), dimensi jaminan (p-value = 0,004), dimensi empati (p-value = 0,002) dan dimensidaya tanggap (p-value = 0,002) dengan kepuasan pasien di Puskesmas Karanganyar
Analisis Faktor Lama Hari Rawat Pasien Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Iswari Septiana Nindi Wulandari; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Sri Wulandari
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 3 (2024): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i3.189

Abstract

Stroke merupakan penyakit tidak menular yang mengakibatkan kerusakan saraf hingga menyebabkan kematian. Stroke harus ditangani di rumah sakit sehingga membutuhkan perawatan rawat inap. Lama rawat inap merupakan salah satu faktor yang menjadi alat ukur mutu pelayanan rumah sakit. Beberapa faktor dapat mempengaruhi lama rawat inap / ranap pada pasien stroke penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan lama hari rawat pasien stroke di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu Dokumen Rekam Medis (DRM) rawat inap pasien stroke periode tahun 2023 dan sampel berjumlah 300 DRM. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan pendekatan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dengan dengan taraf signifikansi 95% (α = 0,05) dengan uji fisher’s exact test sebagai alternatifnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara komplikasi (p = 0,004) dan jenis stroke (p = 0,025) dengan lama rawat inap pasien stroke, sedangkan usia (p = 0,292) dan komorbiditas (p = 0,334) tidak berhubungan dengan dengan lama rawat inap pasien stroke.
Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap Diagnosis Sirkulasi RS UNS 2023 Hanifah, Mutiara Nur; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Ahmad Sunandar
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 3 (2024): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i3.191

Abstract

Rumah sakit UNS merupakan rumah sakit tipe C yang menyediakan pelayanan rawat inap yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Pending klaim BPJS rawat inap pada kasus penyakit sistem sirkulasi peredaran darah sering terjadi dalam satu tahun dan menjadi kunjungan poli terbanyak di tahun 2023 terjadi pending sebanyak 328 berkas sehingga berkas tersebut harus dikembalikan ke Rumah Sakit UNS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya pending klaim BPJS rawat inap pada diagnosis sistem sirkulasi di Rumah Sakit UNS. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah dokumen berkas ajuan klaim BPJS kesehatan rawat inap pada diagnosis sistem sirkulasi ditahun 2023. Sampel berjumlah 100 dokumen berkas ajuan klaim BPJS kesehatan rawat inap pada diagnosis sistem sirkulasi. Uji statistik menggunakan uji chi square dengan uji chi square menggnakan SPSS. Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aspek koding, aspek medis dan aspek administrasi terhadap pending klaim BPJS (p = 0,00). Pada aspek koding (56%), aspek medis (30%), aspek administrasi (56%).
ANALISIS REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN PADA ASPEK KEAMANAN DATA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI Nadilla Putri Melisa; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Rizka Licia
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 3 (2024): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i3.193

Abstract

Rekam Medis Elektronik merupakan salah satu produk perkembangan teknologi informasi yang dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan kesehatan. Pemanfaatan sistem rekam medis elektronik tentu harus disempurnakan dengan pengamanan dan perlindungan data, termasuk kerahasiaan, autentikasi, dan access control. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekam medis elektronik rawat jalan pada aspek keamanan data pasien di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pengguna yang memiliki hak akses rekam medis elektronik, sedangkan objek yang digunakan adalah sistem rekam medis elektronik di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, sehingga di dapatkan sampel sebanyak 5 informan yaitu kepala rekam medis, koordinator IT, dokter, bidan dan koordinator rawat jalan. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu pedoman observasi dan pedoman wawancara. Cara pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini mennggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan data pasien pada aspek privacy sudah sesuai karena sudah ada username dan password untuk setiap user serta telah memiliki fitur log out otomatis. Keamanan data pada aspek authentication menunjukkan bahwa aspek authentication sudah absah. Hal ini, ditunjukkan dengan menerapkan fitur tanda tangan elektronik dalam bentuk QR-Code. Keamanan data pasien pada aspek access control tidak sesuai karena belum ada SPO tentang kebijakan ataupun prosedur pengoperasian sistem rekam medis elektronik.