Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN PADA ASPEK KEAMANAN DATA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI Nadilla Putri Melisa; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Rizka Licia
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 3 No. 3 (2024): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i3.193

Abstract

Rekam Medis Elektronik merupakan salah satu produk perkembangan teknologi informasi yang dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan kesehatan. Pemanfaatan sistem rekam medis elektronik tentu harus disempurnakan dengan pengamanan dan perlindungan data, termasuk kerahasiaan, autentikasi, dan access control. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekam medis elektronik rawat jalan pada aspek keamanan data pasien di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pengguna yang memiliki hak akses rekam medis elektronik, sedangkan objek yang digunakan adalah sistem rekam medis elektronik di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, sehingga di dapatkan sampel sebanyak 5 informan yaitu kepala rekam medis, koordinator IT, dokter, bidan dan koordinator rawat jalan. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu pedoman observasi dan pedoman wawancara. Cara pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini mennggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan data pasien pada aspek privacy sudah sesuai karena sudah ada username dan password untuk setiap user serta telah memiliki fitur log out otomatis. Keamanan data pada aspek authentication menunjukkan bahwa aspek authentication sudah absah. Hal ini, ditunjukkan dengan menerapkan fitur tanda tangan elektronik dalam bentuk QR-Code. Keamanan data pasien pada aspek access control tidak sesuai karena belum ada SPO tentang kebijakan ataupun prosedur pengoperasian sistem rekam medis elektronik.
Analisis Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Bagian Pendaftaran Menggunakan Metode PIECES Di RSUP Surakarta Zahra; Resia Perwirani; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 3 No. 3 (2024): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i3.198

Abstract

— Rumah Sakit Umum Pusat Surakarta (RSUP) telah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), namun belum pernah dievaluasi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMRS pada bagian pendaftaran RSUP Surakarta dengan metode PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency dan Service). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang melibatkan observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap lima informan utama. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif berdasarkan kerangka PIECES. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan aspek performance dinilai baik, sistem dapat menghasilkan output, sistem cukup efektif dan efisien untuk memproses pendaftaran, serta sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dari aspek information dinilai baik, data yang dimasukkan dan dihasilkan oleh sistem akurat, serta dapat menjaga keamanan data privasi pasien. Pada aspek economic dinilai kurang, sistem ini dapat menghemat biaya dengan mengurangi penggunaan kertas dan sumber daya, namun sumber daya tenga kerja masih kurang. Dari aspek control dinilai baik, terdapat username dan password untuk hak akses, serta pemasangan anti virus. Pada aspek efficiency dinilai baik, sistem ini mudah digunakan dan didukung oleh tim TI yang responsif. Dari aspek service dinilai baik, dapat memberikan informasi yang jelas dan tepat, serta mudah dipahami. SIMRS di bagian pendaftaran Rumah Sakit Umum Pusat Surakarta secara efektif mendukung operasional rumah sakit.
Analisis Duplikasi Dan Kelengkapan Data Sistem Informasi Klinik Anhari Dengan Metode Pieces Anita Marsyahada; Wahyu Wijaya Widiyanto; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 5 No. 1 (2026): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v5i1.206

Abstract

Klinik Anhari Sukoharjo sudah mengimpelentasikan rekam medis elektronk (RME) guna meningkatkan efisiensi pelayanan pada pasien, akan tetapi masih menghadapi masalah duplikasi dan ketidaklengkapan data pasien. Duplikasi in terjadi karena pencatatan tidak konsisten, dan kurangnya verifikasi saat registrasi, akibat dari ketidaklengkapan data salah satunya menghambat keputusan medis. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem. Metode PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Service) dipilih untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan duplikasi dan ketidaklengkapan data. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dengan observsi dan wawancara dengan tenaga medis dan staf administrative. Hasil penelitian diketahui ada 7 hingga 10 kasus duplikasi nomor rekam medis setiap bulan, hal ini menyebabkan keterlambatan akses data serta menambah beban kerja petugas. Selain hal tersebut, meskipun sudah sesuai standar waktu namun proses pendaftaran pasien terasa rumitdan kurang efisien. Tampilan sistem informasi yang kurang fleksibel menyulitkan petugas beradaptasi dalam penggunaan sistem. Penelitian ini memberi saran untuk evaluasi terhadap sistem secara mendalam untuk meningkatkan kualitas data dan efisiensi pelayanan di Klinik Anhari.
Analisis Faktor Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Ratna Sabilla -; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Rizka Licia
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 5 No. 1 (2026): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v5i1.207

Abstract

Data rekam medis memuat informasi esensial mengenai data diri pasien, hasil pemeriksaan dan diagnosis, tindakan medis dan prosedur serta layanan lainnya yang diberikan selama proses perawatan. Kelengkapan rekam medis sangat krusial karena mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan. Pengambilan keputusan yang tepat, pengobatan yang efisien dan pemantauan perkembangan pasien yang tepat dapat terwujud melalui rekam medis yang komprehensif. Namun, tidak akuratnya informasi dalam rekam medis dapar menyebabkan masalah serius dikemudian hari. Studi ini bertujuan untuk meneliti sejumlah faktor pengaruh kelengkaoan pengisian rekam medis elektronik. Metode yang diterapkan yaitu kuantitatif analitik observasional dengan sampel 30 petugas rawat jalan dan 30 rekam medis elektronik pasien rawat jalan. Variabel penelitian meliputi pengetahuan, pelatihan, kedisiplinan dan ketersediaan SOP dengan menerapkan kuesioner dan lembar checklist untuk memperoleh data. Hasil temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan pengetahuan (p=0,034), pelatihan (p=0,000), kedisiplinan (p=0,000) dan ketersediaan SOP (p=0,002). Peningkatan pada faktor tersebut berpotensi memperbaiki kualitas pengisian rekam medis dan mutu pelayanan kesehatan serta menjadi panduan bagi rumah sakit untuk meningkatkan kelengkpaan rekam medis elektronik dan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
Analisis Efektivitas Fungsi Manajemen Penanganan Pending Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap Di RSUD dr. Soeratno Gemolong Aisyah Zakiyah Darojat; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Aries Widiyoko
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 5 No. 1 (2026): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v5i1.209

Abstract

Pending klaim pada pasien rawat inap masih banyak terjadi di RSUD dr. Soeratno Gemolong, yang mengakibatkan kendala pada kelancaran operasional rumah sakit. Hal ini disebabkan oleh beban kerja yang tinggi, job description yang tidak jelas, dan kurangnya evaluasi serta monitoring. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas fungsi manajemen dalam penanganan klaim pending BPJS Kesehatan pasien rawat inap. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, melibatkan 6 informan yang terlibat langsung dalam proses pengajuan klaim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas fungsi manajemen penanganan klaim pending masih kurang efektif. Pada fungsi perencanaan, indikator sumber daya manusia mencapai 79,2% dan sarana prasarana 66,6%. Fungsi pengorganisasian menunjukkan hasil 83,3% untuk job description dan 79,2% untuk SOP. Fungsi pelaksanaan tergolong cukup efektif dengan motivasi pimpinan 79,2% dan kebijakan 91,7%. Sementara itu, fungsi pengawasan menunjukkan efektivitas yang kurang dengan evaluasi 83,3% dan monitoring 70,8%. Perlu adanya perbaikan fungsi manajemen untuk meningkatkan efektivitas penanganan klaim BPJS Kesehatan, melakukan evaluasi, menambah komputer dan scanner, serta pembaruan SOP dan kebijakan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Analisis Kepuasan Pengguna Terhadap Penerapan Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode EUCS di RSUD Kota Salatiga Maria Ervina Damaranti; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Aries Widiyoko
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 5 No. 1 (2026): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v5i1.211

Abstract

System convenience, data access speed, and reliability greatly affect RME user satisfaction. Salatiga City Hospital has been using RME, but there are still some issues that need to be addressed, such as unstable network, double data entry, and complicated flow. This leads to longer queues and longer patient waiting times. By applying the End User Computing Satisfaction (EUCS) method, which includes 5 dimensions: content, accuracy, format, timeliness, and ease of use, the purpose of this study was to measure user satisfaction with RME. The type of research used was quantitative analytical with a cross sectional approach. Purposive sampling was used to select the sample, which included 50 respondents who met the requirements for inclusion. The instrument applied was a questionnaire distributed to outpatient unit officers who used RME, with answers provided. Univariate and bivariate tests were used to analyse the data. The study results proved that there was a significant correlation between electronic medical record user satisfaction and the variables of content (0.000), accuracy (0.002), format (0.001), timeliness (0.000), and ease of use (0.000). As a result, improvements in these aspects are essential to increase user satisfaction and the effectiveness of the RME system in hospitals.
Aanalisis Faktor Penghambat Implementasi Rekam Medis Elektronik di Klinik Pratama Harapan Bunda boyolali Salsabilla Isro'atul Awali'ah; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Rizka Licia
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.274

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut berbagai instansi, termasuk sektor kesehatan, untuk terus beradaptasi. Sebagai respons terhadap kemajuan ini, fasilitas pelayanan kesehatan mulai beralih ke sistem rekam medis elektronik sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022. Namun, dalam proses penerapannya, masih ditemukan berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Klinik Pratama Harapan Bunda Boyolali. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek petugas rawat jalan di Klinik Pratama Harapan Bunda Boyolali. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dianalisis dengan reduksi, triangulasi, penyajian, dan verifikasi. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang menghambat implementasi Rekam Medis Elektronik di Klinik Pratama Harapan Bunda Boyolali. Faktor yang diidentifikasi meliputi man, method, machine, material, dan money. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan petugas, ketersediaan SOP, jaringan internet, dan kendala sistem menjadi penghambat utama, meskipun anggaran untuk pengembangan sudah tersedia.
Analisis Anjungan Pendaftaran Mandiri Pasien di Rumah Sakit UNS dengan Metode EUCS dan TAM Lina Nur FATIMAH; Sri Wulandari; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.281

Abstract

Transformasi digital dalam bidang kesehatan mendorong rumah sakit untuk menggunakan teknologi demi meningkatkan efisiensi layanan. Salah satu inovasi utama adalah Platform Registrasi Mandiri (APM), yang memungkinkan pasien untuk mendaftar sendiriTujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana pasien merasa puas dan menerima APM. di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) dan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menerapkan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain potong lintang, melibatkan 400 responden yang diambil melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas, serta dianalisis dengan regresi logistik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel tampilan, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Di sisi lain, persepsi kegunaan, sikap, dan niat memberikan pengaruh signifikan terhadap penerimaan pasien terhadap APM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan APM dapat meningkatkan efisiensi layanan dan kepuasan pasien apabila faktor-faktor penting diperhitungkan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk rekomendasi dalam pengembangan layanan digital rumah sakit guna meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien.
Evaluasi Program Stunting di Kota Surakarta: Analisis Kinerja TK-KPM dan Efektivitas Program Agustyarum Pradiska Budi; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Deby Davista; Shavitri Chandriani; Aryawan Eka Syahputra
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 4 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i4.5730

Abstract

This research aims at the effectiveness of the stunting alleviation program and the performance of the Human Development Cadre Coordination Team (TK-KPM) in Surakarta City, using collaboration as a mediating variable. The variables studied include HR competency, government regulations, program implementation, information technology infrastructure, collaboration, program effectiveness, and time performance. The quantitative model used reveals that collaboration has quite good predictive power with an R-Square value of 0.644 and a Q-Square of 0.523. Collaboration is significantly influenced by HR competency, program implementation, and IT infrastructure. However, collaboration was not proven to be an effective mediator for program effectiveness (R-Square 0.029; Q-Square -0.002) or team performance (R-Square 0.438; Q-Square 0.193), where all related hypotheses were rejected. These results indicate that although collaboration can be strengthened through improving competence, infrastructure and program implementation, the impact on effectiveness and performance is not significant. These findings recommend developing more effective collaboration structures, optimizing HR competencies in teamwork, and strengthening information technology infrastructure that supports cross-sector communication. Further evaluation is also recommended to understand additional, more relevant factors, such as local policy support and incentives. The results of this research provide insight for the Surakarta City government to develop more targeted policies in supporting the TK-KPM team to increase the effectiveness and performance of the stunting alleviation program in a sustainable manner.
ANALISIS SEBARAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN WERU, KABUPATEN SUKOHARJO: GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM-BASED ANALYSIS OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER CASE DISTRIBUTION IN WERU SUBDISTRICT, SUKOHARJO REGENCY Nina Arifah; Sinta Novratilova; Wahyu Ratri Sukmaningsih
GEMA KESEHATAN Vol. 18 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v18i1.534

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit berbasis vektor yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan pola sebaran yang dipengaruhi faktor lingkungan dan kependudukan. Pendekatan analisis spasial skala mikro masih terbatas, sehingga diperlukan integrasi metode seperti autokorelasi, overlay, dan buffering untuk mendukung intervensi yang lebih tepat sasaran. Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, merupakan wilayah dengan kasus tertinggi pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola sebaran spasial kasus DBD serta hubungannya dengan kepadatan penduduk dan curah hujan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif autokorelasi dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis melalui pemetaan tematik, overlay, buffering, serta uji Bivariate Moran’s I dan Moran scatterplot menggunakan data sekunder tahun 2024 tingkat desa. Hasil menunjukkan bahwa hubungan spasial antara kepadatan penduduk dan curah hujan dengan kasus DBD bersifat lemah dan tidak membentuk klaster signifikan (Moran’s I mendekati nol dan negatif). Namun, terdapat konsentrasi kasus tinggi di Desa Tegalsari dan Karakan yang dipengaruhi faktor lingkungan lokal seperti drainase dan kedekatan spasial. Kesimpulan menunjukkan bahwa distribusi DBD lebih dipengaruhi oleh heterogenitas lingkungan mikro dibandingkan faktor makro, sehingga pengendalian perlu difokuskan pada intervensi berbasis mikro area di sekitar zona risiko. Kata kunci: Analisis Spasial, Curah Hujan, Demam Berdarah Dengue, Kepadatan Penduduk, Sistem Informasi Geografis Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a vector-borne disease that remains a public health problem in Indonesia, with its distribution pattern influenced by environmental and demographic factors. Micro-scale spatial analysis approaches remain limited; therefore, the integrating of methods such as autocorrelation, overlay, and buffering is necessary to support more targeted interventions. Weru Subdistrict, Sukoharjo Regency, recorded the highest number of DHF cases in 2024. This study aimed to analyze the spatial distribution pattern of DHF cases and its relationship with population density and rainfall. The study employed a quantitative spatial autocorrelation approach using a Geographic Information System (GIS) framework, including thematic mapping, overlay, buffering, and Bivariate Moran’s I testing, and Moran scatterplot analysis based on village-level secondary data from 2024. The results showed that the spatial relationship between population density, rainfall, and DHF cases was weak and did not form significant clusters (Moran’s I values were colose to zero and negative). However, a high concentration of cases was identified in Tegalsari and Karakan Villages, which was influenced by local environmental factors such as drainage conditions and spatial proximity. In conclusion, the distribution of DHF was more strongly influenced by micro-environmental heterogeneity than by macro-level factors. Therefore, control strategies should focus on micro-area-based interventions in high-risk zones. Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Geographic Information System, Population Density, Rainfall, Spatial Analysis
Co-Authors Agus Ahmad Arifin AGUSTI DEKY MAHENDRA PUTRA Agustyarum Pradiska Budi Ahmad Sunandar Ahmad Sunandar Aisyah Zakiyah Darojat Anggraini Luthfiyyah Syarry Handoko Anita Marsyahada Apoina Kartini Aprilia Trisiya Dewi Aries Widiyoko Arifin, Agus Ahmad Arisna, Arisna Aryawan Eka Syahputra Astrianda, Veita Awali'ah, Salsabilla Isro'atul Aztiza, Zahra Anggra Bintang Salaam Darmawan, Septa Aulia Deby Davista Dessy Lucia Irawati Devia Eka Permatasari, Devia Elisabrina, Diyah Faisal, Muhamad Zidan FATIMAH, Lina Nur Fauziah Kurnia Permatasari Fauziah, Nurlita Frestiany Regina Putri Habibi, Musta'inul Handoko, Anggraini Luthfiyyah Syarry Hanifah, Mutiara Nur Husna Sarirah Husin Husna Sarirah Husin Iswari Septiana Nindi Wulandari Iswari Septiana Nindi Wulandari Kurniasari, septiana Vivi Kurniawan, Adhitya Wahyu Kusumawati, Pingki Dwi Licia, Rizka Lina Nur FATIMAH Maria Ervina Damaranti Mathar, Irmawati Muhadzib, Naufal Mukaromah, Maulina Munawwarah Munawwarah, Munawwarah Mutiara Nur Hanifah Nadilla Putri Melisa Nadilla Putri Melisa Nina Arifah Novia Novratilova, Sinta Permatasari, Fauziah Kurnia Perwirani, Resia Pingki Dwi Kusumawati Pitaloka, Dyah Ayu Prayoga, Dina Ayu Putri, Wella Niki Rafinda Sinta Sani Ratna Sabilla - Regina Putri, Frestiany Resia Perwirani Resia Perwirani Rizka Licia Rizka Licia Rohmiyati, Sri Salsabilla Isro'atul Awali'ah Saputro, Bayu Ageng Setyawati, Zakiya Murni Shavitri Chandriani Sri Achadi Nugraheni Sri Suparti SRI WULANDARI Sri Wulandari Wahyu Wijaya Widiyanto, M.Kom Wibowo, Lucky Nurcahya Widiyanto, Wahyu Wijaya Wulandari, Novita Sri Zahra Zahra